Nukilan.id – Fungsional statistisi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Wahyu Agung Sutikno menyebutkan nilai ekspor barang dari Aceh pada November 2023 mencapai 24,04 juta dolar AS. Jumlah ini turun 41,19 persen dibandingkan dengan nilai ekspor pada Oktober 2023.
“Angka ini juga mengalami penurunan sebesar 58,62 persen dibandingkan dengan November 2022,” ujar Wahyu Agung Sutikno, Senin (18/12/2023).
Dia menambahkan, nilai ekspor dari pelabuhan yang ada di Aceh pada November 2023 mencapai 10,33 juta dolar AS atau 42,99 persen. Sementara 57,01 persen atau senilai 13,71 juta dolar AS diekspor melalui pelabuhan di luar Aceh.
“Sebagian besarnya diekspor dari pelabuhan di Sumatera Utara, yaitu sebesar 13,59 juta dolar AS,” kata Wahyu.
Sementara untuk nilai impor Provinsi Aceh pada November 2023 adalah senilai 26,30 juta dolar AS. Angka ini naik sebesar 177,77 persen jika dibandingkan dengan nilai impor pada Oktober 2023.
Nilai impor Aceh pada November 2023 didominasi oleh komoditas minyak bumi dan gas (migas) yaitu sebesar 17,97 dolar AS. Sedangkan sisanya senilai 8,33 juta dolar AS berupa komoditas nonmigas.
Impor terbesar Aceh pada November 2023 berasal dari Amerika Serikat yaitu sebesar 17,97 dolar AS dengan komoditas utama gas butana dan propana. Peringkat kedua impor Aceh yaitu Pakistan sebesar 4,09 juta dolar AS dan terakhir Vietnam sebesar 3,90 juta dolar AS dengan komoditas utama beras. [Sammy]







