Tuesday, 20 October 2026 Banda Aceh 31°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Uncategorized

Mualem Ajak Mahasiswa Kritis dan Berkontribusi dalam Pembangunan Aceh

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XX Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) 2026 di Banda Aceh, Senin (19/10/2026). (FOTO: FOR NUKILAN)
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XX Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) 2026 di Banda Aceh, Senin (19/10/2026). (FOTO: FOR NUKILAN)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengajak mahasiswa untuk mempertahankan sikap kritis, berani menyampaikan kebenaran, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Gubernur Aceh yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Aceh, Taufik, saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XX Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) 2026 di Banda Aceh, Senin (19/10/2026).

Mualem menyebut mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kekuatan intelektual, penjaga kualitas demokrasi, sekaligus mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, penyampaian aspirasi oleh mahasiswa perlu didukung kajian yang mendalam dan pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga mampu menawarkan gagasan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh terbuka terhadap masukan dan kritik dari kalangan mahasiswa. Karena itu, mahasiswa didorong untuk membangun komunikasi serta kerja sama dengan pemerintah agar gagasan dan inisiatif yang bermanfaat dapat mendukung pembangunan Aceh.

Selain itu, Mualem menekankan pentingnya memperkuat ketahanan masyarakat hingga tingkat akar rumput sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat dari berbagai lapisan, terutama kelompok paling bawah.

Dalam pembangunan Aceh, mahasiswa diharapkan turut berkontribusi dalam pemulihan pascabencana, peningkatan kualitas pendidikan, perluasan peluang ekonomi, serta pelestarian lingkungan. Mahasiswa juga diharapkan menjadi penggerak kepedulian sosial, mitra dalam memberikan pemikiran, dan pengawas sosial yang konstruktif.

Sebagai upaya membuka ruang keterlibatan generasi muda, Pemerintah Aceh menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman melalui program magang di lingkungan perangkat daerah. Pelaksanaannya akan menyesuaikan kebutuhan, ketentuan, dan mekanisme yang berlaku.

Pemerintah Aceh juga menyatakan kesiapan untuk mendorong berbagai kegiatan mahasiswa yang produktif di bidang pendidikan, sosial, kewirausahaan, lingkungan, kebudayaan, serta pengembangan kepemimpinan generasi muda.

Mualem berharap Rakernas XX BEM SI dapat menjadi kesempatan untuk mempererat persatuan mahasiswa, menyusun program kerja yang terarah, dan menghasilkan rekomendasi yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjadi generasi yang teguh pada prinsip, memiliki wawasan luas, santun dalam bertutur, dan bijaksana dalam bertindak. Dengan sikap tersebut, pemikiran dan keputusan mahasiswa diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News