NUKILAN.ID | TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Aceh Tengah yang berlangsung di Hotel Grand Bayu Hill Takengon, Sabtu (10/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Haili Yoga tampak mengenakan kemeja berwarna kuning.
Musda XI Golkar Aceh Tengah mengangkat tema “Golkar Solid, Indonesia Maju, Aceh Tengah Sejahtera”. Acara diawali dengan pembacaan Pancasila dan Ikrar Panca Bhakti Partai Golkar yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat.
Ketua Panitia Musda, Erik, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda XI mengacu pada Keputusan Munas Partai Golkar ke-XI. Agenda ini juga menjadi bagian dari proses regenerasi kader untuk mempersiapkan penerus partai dalam menjalankan tugas organisasi.
“Musda XI ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Munas Partai Golkar ke-XI. Sasaran Musda kali ini adalah upaya regenerasi penerus Partai Golkar sehingga siap mengemban tugas-tugas Partai Golkar,” ujar Erik.
Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 128 kader menghadiri kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur kepengurusan, mulai dari tingkat provinsi hingga pengurus kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Wakil Bupati Aceh Tengah sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP., menyebut Musda sebagai bagian yang lazim dalam perjalanan sebuah organisasi. Ia juga menyinggung pelaksanaan Musda yang telah berlangsung hingga sebelas kali di tingkat kabupaten tersebut.
“Musda ini merupakan wajar dan lumrah dalam sebuah organisasi, kiranya Musda ke-11 ini sudah dilaksanakan 11 kali sehingga sudah sebanyak 11 pimpinan Partai Golkar yang pernah terpilih,” ungkap Muchsin.
Dalam kesempatan itu, Muchsin turut menegaskan keterbukaan Partai Golkar terhadap masyarakat yang ingin bergabung.
“Partai Golkar bukan partai yang eksklusif, sehingga Partai Golkar selalu membuka pintu untuk seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Tengah bagi yang ingin bergabung bersama Partai Golkar, akan selalu kami sambut dengan bahagia,” lanjutnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan bahwa Musda memiliki peran penting sebagai ruang evaluasi dan refleksi bagi organisasi. Ia berharap pelaksanaan Musda XI Golkar Aceh Tengah berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan ketertiban, demokrasi, dan kebersamaan.
“Musyawarah Daerah (Musda) adalah sebuah momentum strategis untuk melakukan refleksi dan evaluasi. Kami menaruh harapan besar agar Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Aceh Tengah dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan demokratis, serta senantiasa menjunjung tinggi asas kebersamaan,” ujar Bupati Haili Yoga.
Pembukaan Musda secara resmi dilakukan oleh Ketua Pemenangan Partai Golkar Provinsi Aceh, Qamaruzzaman Haqni, M.Sos., yang hadir mewakili Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Aceh. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Musda merupakan mekanisme penting dalam menentukan arah dan kepemimpinan partai.
“Musda merupakan suatu keharusan, karena Partai Golkar itu bukan milik satu orang tapi milik seluruhnya. Maka untuk itu tidak ada yang bisa memaksakan kehendak perorangan melainkan semua itu butuh proses yang jelas,” tegas Qamaruzzaman.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda Golkar di Aceh harus mengutamakan musyawarah tanpa adanya intervensi yang memaksakan kehendak pihak tertentu.
“Dari 7 Musda Golkar yang berlangsung, dan Aceh Tengah ke-8, tidak ada suatu intervensi yang dapat memaksakan kehendak pada Partai Golkar, melainkan musyawarah lah yang sangat cocok untuk kita laksanakan,” jelasnya.
Qamaruzzaman berharap pemimpin yang terpilih nantinya dapat menjaga soliditas organisasi dan merangkul seluruh kader tanpa terkecuali.
“Setelah adanya ketua yang baru, tidak ada yang boleh tersisihkan, sehingga ketua yang baru siapapun itu harus merangkul seluruh kader yang ada,” pungkasnya.
Beberapa jam setelah pembukaan Musda, Muchsin Hasan, M.SP., dikabarkan kembali terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Aceh Tengah untuk periode 2025–2030. Ia memperoleh kembali jabatan tersebut melalui mekanisme aklamasi dalam Musda XI yang digelar di Takengon. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News





