NUKILAN.ID | LONDON – Xabi Alonso mencatat torehan buruk setelah Chelsea kembali kalah dan kebobolan tiga gol dari Brentford pada pekan kelima Premier League 2026/2027.
Chelsea takluk 0-3 dari Brentford di Gtech Community Stadium, Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat persoalan pertahanan The Blues semakin menjadi sorotan pada awal musim.
Alonso kini menjadi salah satu dari enam manajer dalam sejarah Liga Inggris yang timnya kebobolan sedikitnya dua gol dalam masing-masing lima pertandingan pertama.
Chelsea telah kemasukan 12 gol dari lima pertandingan liga musim ini. Catatan tersebut menjadi salah satu awal terburuk dalam sejarah kompetisi.
Torehan itu menempatkan Alonso sejajar dengan sejumlah manajer yang pernah mengalami masalah serupa. Terry Connor menjadi yang terburuk setelah timnya kebobolan 16 gol dalam lima pertandingan pertama.
Sammy Lee dan Scott Parker masing-masing mencatat 13 gol kebobolan. Sementara Alonso dan Slavisa Jokanovic sama-sama berada di angka 12 gol. Mick McCarthy melengkapi daftar tersebut dengan 10 gol.
Masalah Chelsea juga terlihat dari situasi bola mati. Gol Jaidon Anthony dalam laga melawan Brentford menjadi gol keenam yang diterima Chelsea melalui situasi set-piece musim ini. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Premier League sejauh ini.
Masalah Pertahanan Sudah Muncul Sejak Awal 2026
Buruknya performa lini belakang Chelsea bukan sepenuhnya persoalan yang muncul setelah Alonso mengambil alih tim.
Sejak awal 2026, Chelsea telah kebobolan 43 gol dalam 24 pertandingan Premier League. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di kompetisi pada periode tersebut.
Dari total tersebut, 31 gol tercipta dalam 19 pertandingan sebelum Alonso menangani Chelsea.
Beberapa tim lain juga mencatat jumlah kebobolan tinggi sepanjang periode yang sama. Crystal Palace telah kebobolan 42 gol dari 24 pertandingan, Newcastle 39 gol dari 23 laga, Tottenham 39 gol dari 24 pertandingan, sedangkan Burnley kemasukan 38 gol dari 19 pertandingan.
Situasi tersebut semakin rumit karena Alonso juga harus menghadapi sejumlah masalah kebugaran pemain. Moises Caicedo dan Marco Palestra absen, sementara Reece James tidak tampil saat Chelsea menghadapi Brentford.
Alonso juga mulai menggunakan sistem tiga bek, tetapi perubahan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan di lini belakang. Chelsea masih beberapa kali memberikan ruang yang dapat dimanfaatkan lawan, terutama ketika menghadapi transisi dan bola mati.
Chelsea sebelumnya telah mendatangkan Maxence Lacroix dari Crystal Palace untuk memperkuat pertahanan. Namun, kebutuhan terhadap pemain berpengalaman di sektor belakang masih menjadi salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan klub.
Pada bursa transfer musim panas, Chelsea juga mendatangkan sejumlah pemain senior, seperti Emiliano Martinez yang berusia 34 tahun, Danny Welbeck (35), dan Jordan Henderson (36).
Kini, Alonso dituntut segera membenahi pertahanan Chelsea agar masalah kebobolan tidak terus berlanjut pada pertandingan-pertandingan berikutnya. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

