Thursday, May 16, 2024

Rampung 2018, Proyek Rehab Bangungan Rp 2 Miliar Belum Dibayar

Nukilan.id – Manajemen Rumah Sakit PMI Aceh Utara belum membayar biaya pengerjaan proyek rehab bangunan dan instalasi pengolahan air limbah rumah sakit senilai Rp 2 miliar.

Kontraktor memutuskan menyegel seluruh bangunan rumah sakit itu di Jalan Sultanah Nahrisyah, Kota Lhokseumawe, Selasa (2/2/2021).

Direktur PT Peugot Konstruksi, Abdullah di Lhokseumawe, menyebutkan penyegelan bangunan dilakukan di bagian pintu Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Langkah tersebut terpaksa dilakukan karena berbagai upaya agar dana tersebut dicairkan menemui jalan buntu. “Kami sudah bertemu dengan Ketua PMI Aceh Utara Muhammad Thaib. Janjinya akan dibayar. Sudah lama kami tunggu tak dibayar-bayar,” kata Abdullah.

Padahal proyek itu selesai dikerjakan 2018 lalu. “Sudah berkali-kali kami tagih. Tapi tidak digubris. Terakhir itu bulan Juni 2020. Janjinya setelah dibayar tagihan rumah sakit oleh BPJS Kesehatan maka akan dibayarkan ke kami. Sampai hari ini tidak ada,” katanya.

Dia berharap utang itu segera dilunasi. Kontraktor bahkan menggembok seluruh pintu rumah sakit itu. Sehingga tidak ada aktivitas karyawan di sana.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit PMI, M Ifani Syarkawi, menyebutkan dirinya belum berani memberi keterangan. “Saya rapat internal dulu. Sekarang saya tidak ada konfirmasi apa pun ya,” pungkasnya. (kompas.com)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here