Puncak IMCC XI 2026, Mahasiswa FH USK Tampilkan Kemampuan Terbaik dalam Simulasi Persidangan

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Komunitas Peradilan Semu (KPS) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (FH USK) sukses menyelenggarakan Internal Moot Court Competition (IMCC) XI Tahun 2026 pada 20–21 Juni 2026. Kegiatan tahunan tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan memahami sekaligus mempraktikkan hukum acara melalui simulasi persidangan.

Pada pelaksanaan tahun ini, IMCC XI diikuti oleh 11 delegasi yang berkompetisi dengan menjalankan berbagai peran dalam persidangan. Para peserta diuji tidak hanya dari sisi penguasaan materi dan hukum acara, tetapi juga kemampuan berargumentasi, menyusun strategi persidangan, serta menjaga etika dan profesionalitas selama proses persidangan berlangsung.

Dalam pelaksanaannya, IMCC XI menghadirkan dewan juri yang berasal dari berbagai instansi. Mereka adalah Najmuddin, S.H. selaku advokat, Alfian, S.H. dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh, serta Zulkarnain, S.H., M.H. dari Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Kompetisi tersebut juga menjadi puncak dari rangkaian persiapan panjang yang telah dijalani para delegasi selama kurang lebih tiga bulan. Selama masa pembinaan, peserta mengikuti berbagai tahapan, mulai dari penyusunan dan penyempurnaan berkas, pendalaman materi hukum, penyusunan strategi persidangan, hingga latihan yang dilakukan secara intensif.

Seluruh proses pembinaan tersebut menjadi bekal bagi para delegasi untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam kompetisi. Antusiasme, dedikasi, dan persiapan yang matang tampak dari setiap tahapan yang dijalani peserta selama kegiatan berlangsung.

Lebih dari sekadar kompetisi, IMCC XI menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan berpikir kritis, bekerja secara profesional, serta memahami berbagai dinamika yang terjadi dalam proses persidangan.

Melalui kegiatan ini, KPS FH USK berharap IMCC dapat terus menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Selain itu, kompetisi tersebut diharapkan mampu melahirkan calon-calon praktisi hukum yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia hukum di masa mendatang. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News