BANDA ACEH – Mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Nella Agustin, sukses meraih predikat sebagai lulusan terbaik Program Studi Hukum Keluarga sekaligus lulusan terbaik tingkat fakultas pada Yudisium Gelombang I Tahun 2026.
Mahasiswi asal Langkat, Sumatera Utara, itu mencatatkan prestasi akademik melalui jalur publikasi ilmiah dengan menerbitkan artikel pada jurnal internasional yang telah terindeks Scopus sebagai pengganti skripsi.
Nella menuntaskan pendidikannya dengan predikat cumlaude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Ia kemudian mengikuti wisuda yang digelar pada 23 Juni 2026.
Keberhasilan tersebut diraih melalui perjuangan panjang. Sebelum mengenyam pendidikan di UIN Ar-Raniry, Nella pernah bekerja sebagai pedagang sayur dan pekerja laundry selepas menamatkan pendidikan sekolah.
Pada Agustus 2022, ia resmi diterima sebagai mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN Ar-Raniry. Namun, perjalanan kuliahnya sempat diwarnai persoalan ekonomi.
Saat memasuki semester dua, keterbatasan biaya membuatnya mempertimbangkan untuk menghentikan kuliah. Keputusan itu muncul karena sang kakak juga sedang menempuh pendidikan di Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry.
“Saat itu saya sempat berpikir untuk berhenti kuliah karena kondisi biaya. Saya merasa mungkin harus mengalah terlebih dahulu agar kakak saya juga bisa melanjutkan pendidikan,” ujar Nella.
Melihat kondisi tersebut, sejumlah pihak di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum memberikan dukungan agar Nella tetap melanjutkan pendidikan. Pihak fakultas menilai sangat disayangkan apabila mahasiswa yang memiliki potensi harus menghentikan studi di tengah jalan.
Dukungan itu akhirnya membuahkan hasil. Memasuki semester tiga, Nella memperoleh beasiswa penuh hingga berhasil menyelesaikan seluruh masa studinya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena diberikan kesempatan untuk tetap melanjutkan kuliah. Banyak pihak yang membantu saya sampai bisa berada di titik ini,” tuturnya.
Sejak semester lima, Nella mulai menyusun target untuk menyelesaikan pendidikan lebih cepat. Pada penghujung semester tersebut, ia berhasil melaksanakan seminar proposal dan menjadi salah satu mahasiswa pertama di angkatannya yang mencapai tahapan itu.
Setelah seminar proposal selesai, ia memutuskan menempuh jalur publikasi ilmiah agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun. Penelitiannya rampung pada akhir semester enam dan kemudian dipersiapkan untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah.
Dengan pendampingan dosen pembimbing serta dukungan berbagai pihak, artikel ilmiahnya akhirnya diterbitkan di El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga yang telah terindeks Scopus pada 31 Desember 2025 tanpa dikenai biaya publikasi.
Artikel tersebut berjudul “The Impact of Delayed Marriage Due to Education and Career on Female Lecturers in Banda Aceh: A Ma’alat al-Af’al Perspective.”
“Pencapaian ini tidak terlepas dari bimbingan para dosen pembimbing saya, Prof. Dr. Mursyid Djawas, M.HI., dan Muhammad Husnul, M.H., serta dukungan dari pimpinan fakultas, Ketua Program Studi Hukum Keluarga, Dr. Agustin Hanafi, dan seluruh pihak yang telah memberikan arahan serta dukungan selama proses perkuliahan hingga penyelesaian studi,” ungkapnya.
Tak hanya berprestasi di bidang akademik, Nella juga aktif mengikuti berbagai kompetisi dan organisasi selama menjadi mahasiswa.
Dalam bidang hukum, ia berhasil meraih Juara 1 Lomba Surat Gugatan pada HK Internal Fair 2024 serta Juara 3 Internal Moot Court Competition pada KPS Law Fair UIN Ar-Raniry 2024.
Ia juga aktif di Komunitas Peradilan Semu (KPS) UIN Ar-Raniry sebagai wadah pengembangan kemampuan praktik hukum. Pada 2025, ia dipercaya menjadi Penanggung Jawab Lomba Surat Gugatan Nasional dalam ajang KPS Law Fair 2025.
Pengalaman internasional turut memperkaya perjalanan akademiknya. Pada 2024, Nella mengikuti Program Magang Internasional di Ban Suanmark School, Bangkok, Thailand, yang diselenggarakan Al-Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development Songkhla bekerja sama dengan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry.
Selanjutnya, pada Januari 2026, ia dipercaya mewakili Program Studi Hukum Keluarga sebagai narasumber dalam Forum Antarabangsa Pemerkasaan Perundangan bertajuk Mencorak Keluarga, Perkukuhkan Akidah bersama mahasiswa Universiti Islam Pahang Sultan Ahmad Shah (UNIPSAS), Malaysia.
Dalam aktivitas kemahasiswaan, Nella pernah menjabat sebagai Sekretaris Bidang Infokom HIMALA serta Sekretaris Bidang Syiar, Dakwah, dan Keummatan LDK Ar-Risalah UIN Ar-Raniry.
Kontribusinya juga terlihat pada berbagai kegiatan sosial. Pada 2023, ia menjadi pengajar dalam Program Brighter Mengajar yang dilaksanakan Bright Scholarship di Desa Cot Bagi, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar.
Sementara pada 2025, ia berpartisipasi dalam Social Project YBM BRILiaN yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM Kerupuk Tiram di Desa Alue Naga.
Bahkan sebelum resmi menyandang gelar sarjana, Nella telah dipercaya menjadi pengurus asrama beasiswa Bright Scholarship YBM BRILiaN sekaligus bekerja sebagai guru les privat di bawah naungan Yayasan Edu Privat.
Menurutnya, seluruh proses yang dilalui selama menjalani pendidikan menjadi pengalaman yang sangat berharga.
“Bagi saya, pencapaian ini bukan hanya tentang sebuah penghargaan. Ada banyak orang yang membantu saya sampai di titik ini. Bisa membawa nama baik keluarga dan memberikan kebahagiaan untuk orang tua menjadi hal yang sangat berarti,” ujarnya.
Kisah Nella menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak harus menjadi penghalang untuk meraih prestasi. Melalui kerja keras, kesempatan, dan dukungan dari berbagai pihak, ia berhasil mengubah berbagai tantangan menjadi pencapaian yang membanggakan. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News
Editor: Akil




