Saturday, May 25, 2024

Pj Gubernur Bustami ke Masyarakat Aceh di Sumut Sukseskan PON 2024

NUKILAN.id | Medan – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, mengharapkan masyarakat Aceh yang berdomisili atau merantau di Sumatera Utara (Sumut) turut mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh dan Sumut pada September 2024.

“Kami mengharapkan dukungan dan perhatiannya, mengingat ke depan Aceh akan melaksanakan salah satu agenda nasional, yaitu PON Aceh-Sumut,” ujarnya, Sabtu (20/4/2024).

Permintaan itu disampaikan dalam acara halal bihalal yang digelar masyarakat Aceh di Medan, di Gedung Aceh Sepakat Medan, Sumut. Selain tokoh Aceh di Medan, kegiatan tersebut turut dihadiri Pj Gubernur Sumatera Utara, Hasanuddin.

Pada kesempatan itu, Bustami bersyukur dan berterima kasih karena bisa bertemu, berkumpul serta bersilaturahmi dengan seluruh masyarakat Aceh di Kota Medan sekitarnya.

Sejatinya, kata dia, halal bihalal setidaknya memberikan empat arti penting, yaitu mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, meningkatkan solidaritas dan menjaga keharmonisan.

“Alhamdulillah, dengan kebersamaan pula, setelah dilantik sebagai Pj Gubernur Aceh, kami segera menuntaskan beberapa agenda yang tertunda bersama dengan Ketua dan seluruh anggota DPR Aceh seperti penyelesaian Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA),” ujarnya.

Bahkan, kata Bustami, proyek pembangunan jalan tol Lhokseumawe-Sigli dan Lhokseumawe-Langsa yang sempat dicoret sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), kini telah kembali masuk dalam PSN.

“Karenanya, kita harus menyadari bahwa silaturahmi merupakan kunci, karena hidup tidak bisa berjalan sendiri. Maka, kerja sama yang kolaboratif dari semua unsur menjadi penting dan memiliki implikasi bagi kita untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Aceh Sepakat, Mukhtar, mengajak seluruh masyarakat Aceh di Sumut untuk mendukung Pj Gubernur Aceh dalam menjalankan tugasnya memimpin Aceh.

“Aceh tidak sederhana, tapi kami yakin dengan berbagai track record beliau bisa menjalaninya,” katanya.

Dia menuturkan, halal bihalal ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah diskusi agar semua pihak berpikir untuk kemajuan Aceh.

“Kita tahu bagaimana narkoba, kemiskinan dan stunting di Aceh, ini adalah masalah yang perlu kita pikirkan bersama,” tandasnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, saat itu terdapat sekitar 500 ribu masyarakat Aceh yang terdaftar berdomisili di Sumut. Sementara jika dihitung dengan mereka yang tak terdaftar, jumlah masyarakat Aceh di Sumut bisa mencapai satu juta orang.

“Kami juga meminta pada Gubernur Sumatera Utara untuk mendukung masyarakat Aceh di Sumut, orang Aceh siap menumbuhkembangkan ekonomi Sumut,” tutup Mukhtar.

Editor: Akil Rahmatillah

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img