NUKILAN.ID | Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat dan datang melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) pada April 2026 mencapai 22.425 orang. Angka tersebut turun 1,89 persen dibandingkan Maret 2026, namun masih tumbuh 9,10 persen dibandingkan April tahun lalu.
Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria, SST, MSi, mengatakan pergerakan penumpang udara domestik masih menunjukkan tren positif secara tahunan meskipun mengalami sedikit penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
“Jumlah penumpang domestik melalui Bandara Sultan Iskandar Muda pada April 2026 tercatat sebanyak 22.425 orang. Secara bulanan terjadi penurunan 1,89 persen, namun secara tahunan masih tumbuh 9,10 persen dibandingkan April 2025,” ujar Agus Andria dalam siaran langsung berita resmi statistik BPS Aceh, sebagaimana dilansir Nukilan, Selasa (2/6/2026).
Menurut Agus, penurunan bulanan tersebut terjadi setelah tingginya mobilitas masyarakat pada periode Ramadan dan Idulfitri yang berlangsung pada Maret 2026. Meski demikian, jumlah penumpang domestik masih berada pada level yang relatif tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah penumpang penerbangan internasional melalui Bandara SIM pada April 2026 tercatat sebanyak 8.740 orang. Angka ini turun 9,73 persen dibandingkan Maret 2026 dan merosot 26,65 persen dibandingkan April 2025.
Agus menjelaskan bahwa fluktuasi jumlah penumpang udara umumnya dipengaruhi oleh faktor musiman, termasuk momentum hari besar keagamaan, libur panjang, serta aktivitas perjalanan bisnis dan wisata.
“Pergerakan penumpang udara sangat dipengaruhi pola musiman. Setelah puncak mobilitas pada masa Ramadan dan Lebaran, biasanya terjadi normalisasi jumlah perjalanan pada bulan berikutnya,” katanya. Berdasarkan data BPS, tren penumpang domestik sepanjang satu tahun terakhir masih menunjukkan ketahanan yang cukup baik dibandingkan sektor penerbangan internasional.
BPS Aceh menilai perkembangan transportasi udara tetap menjadi indikator penting dalam mengukur mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah. Pertumbuhan penumpang domestik secara tahunan menunjukkan bahwa konektivitas dan aktivitas perjalanan di Aceh masih terus bergerak positif di tengah dinamika sektor transportasi nasional. []
Reporter: Sammy



