NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Pedagang musiman perlengkapan kemerdekaan di Kota Banda Aceh mulai memadati sejumlah titik menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Namun, tingginya aktivitas menjelang 17 Agustus belum diikuti peningkatan penjualan.
Dian, pedagang bendera musiman di kawasan depan Masjid Raya Baiturrahman, mengatakan permintaan perlengkapan kemerdekaan tahun ini cenderung lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Menurut Dian, kondisi tersebut terlihat dari omzet harian yang diperolehnya. Saat ini, penjualan rata-rata hanya berada di kisaran Rp6 juta per hari.
“Kalau tahun lalu bisa di atas Rp10 juta per hari,” kata Dian kepada Nukilan dilapaknya, Selasa (12/8/2026).
Ia menjelaskan, berbagai perlengkapan untuk menyambut HUT RI yang dijualnya didatangkan dari Bandung. Produk tersebut meliputi bendera untuk rumah dan kendaraan, umbul-umbul, hingga backdrop dekorasi.
Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp400 ribu, tergantung jenis dan ukuran produk.
Dian menyebut umbul-umbul, bendera rumah, dan backdrop menjadi sejumlah produk yang paling banyak dicari. Backdrop dan perlengkapan dekorasi lainnya umumnya dipesan oleh instansi maupun perkantoran untuk mempercantik lingkungan kerja selama bulan kemerdekaan.
Meski permintaan tetap ada, ia melihat masyarakat maupun sejumlah instansi lebih selektif dalam berbelanja tahun ini. Salah satu faktornya adalah perlengkapan yang masih tersedia dari perayaan tahun sebelumnya.
“Mungkin karena kantor masih pakai bendera yang tahun kemarin. Mungkin juga ada efisiensi anggaran,” ujarnya.
Dian menilai kondisi daya beli menjadi salah satu tantangan bagi pedagang perlengkapan kemerdekaan. Lonjakan pembelian yang biasanya terjadi menjelang puncak perayaan belum terlihat secara signifikan.
“Untuk daya beli sekarang masih melemah. Belum seperti tahun kemarin yang sempat melonjak tinggi,” katanya.
Meski begitu, Dian masih berharap permintaan akan meningkat beberapa hari menjelang 17 Agustus. Ia membuka lapaknya setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB untuk mengantisipasi pembeli yang baru melakukan persiapan mendekati hari perayaan.
Reporter: Rezi


