NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam menggelar Pekan Dakwah Kolaborasi selama dua hari di tiga lokasi berbeda, Rabu-Kamis, 23-24 September 2026.
Kegiatan yang menghadirkan Ustadzah Aisyah Farid BSA sebagai pengisi utama itu meliputi Ceramah Maulid Umum bagi perempuan di Amel Convention Hall, Blang Oi, bedah buku Jangan Sedih di UIN Ar-Raniry, serta dakwah dan pembinaan bagi warga binaan di Lapas Perempuan Lhoknga.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan gerakan dakwah merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Gerakan dakwah menjadi komitmen kami. Karena itu, dakwah tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh stake holder” ujar Illiza.
Menurutnya, semangat tersebut diwujudkan melalui konsep Dakwah Kolaborasi yang telah diluncurkan Pemerintah Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu.
“Berkolaborasi dalam dakwah adalah tagline yang telah kami luncurkan beberapa waktu lalu. Bagi kami, dakwah akan semakin kuat ketika dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja untuk menghidupkan syiar Islam di Kota Banda Aceh,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, mengatakan Pekan Dakwah Kolaborasi dirancang tidak hanya dalam bentuk ceramah umum, tetapi juga melalui sejumlah kegiatan lain.
“Ustadzah Aisyah Farid selain mengisi ceramah Maulid Umum bagi perempuan, juga akan melaksanakan bedah buku bagi mahasiswi di UIN Ar-Raniry serta safari dakwah bagi warga binaan di Lapas Lhoknga. Ini menjadi bagian dari upaya kita menghadirkan dakwah secara lebih luas dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat,” kata Alimsyah.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Syariat Islam memperluas ruang dakwah sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan pemahaman keislaman, serta membangun semangat bersama dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai syariat Islam di Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Rabu, 23 September 2026, pukul 09.30-13.00 WIB melalui Ceramah Maulid Umum di Amel Convention Hall dengan tema “Perempuan Hebat, Keluarga Kuat, Generasi Berkualitas”.
Selanjutnya, pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan bedah buku Jangan Sedih di Aula Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Pada Kamis, 24 September 2026, pukul 08.30 WIB, rangkaian Pekan Dakwah Kolaborasi dilanjutkan dengan agenda dakwah dan pembinaan bagi warga binaan di Lapas Perempuan Lhoknga.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat kehidupan keagamaan, keluarga, dan generasi melalui kolaborasi dakwah di tengah masyarakat. (xrq)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News


