Beranda blog Halaman 989

Maraknya Baliho Calon Kontestan Pilkada di Aceh, Warga: Percaya Diri Itu Baik, Tapi Sadar Diri Lebih Penting

0
Ilustrasi Pilkada. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Memasuki tahun politik, pemandangan baliho calon kontestan pemilihan kepala daerah (Pilkada) mulai marak di berbagai sudut Aceh. Wajah-wajah baru hingga tokoh lama menghiasi ruang-ruang publik, dari perempatan jalan hingga pasar tradisional. Fenomena ini memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Menanggapi fenomena tersebut, Nukilan.id melakukan wawancara lapangan dengan sejumlah warga untuk mengetahui tanggapan mereka. Sejumlah warga menilai bahwa berpolitik memang merupakan hak setiap individu, namun ada yang berpendapat bahwa kesadaran akan kapasitas diri juga sangat penting dalam dunia politik.

“Banyak yang terlalu percaya diri, bahkan tanpa bekal pengalaman yang memadai. Baru saja dipuji di meja kopi, besoknya sudah pasang baliho nyatakan diri sebagai calon walikota,” ujar Hendra, seorang warga Banda Aceh, saat ditemui di kawasan Simpang Mesra, Kamis (8/8/2024).

Hendra melanjutkan, bahwa ada pula yang mendapat jabatan secara cuma-cuma, namun tiba-tiba merasa diri mereka layak memimpin seluruh provinsi.

“Ini kan tidak tahu diri namanya. Tidak semua orang yang diberi jabatan layak untuk menjadi pemimpin besar,” tambahnya.

Tak hanya Hendra, Fadil, juga menyuarakan keprihatinannya terhadap fenomena ini. Menurut Fadil, ada juga yang hanya punya basis komunitas kecil, tapi merasa mewakili seluruh kabupaten atau kota.

“Padahal, memimpin daerah itu bukan perkara mudah. Belum lagi yang hanya bermodalkan jargon, merasa punya solusi untuk masalah kompleks, padahal hal sepele saja belum tentu bisa ia atasi,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Warga juga menyayangkan bahwa Pilkada seolah menjadi ajang ‘bercanda’ bagi sebagian orang yang memiliki modal finansial.

“Mereka punya uang, pasang baliho di tiap simpang. Padahal, nasib jutaan masyarakat tergantung pada hasil Pilkada itu. Ini bukan sekadar permainan,” kata Fadil.

Warga berharap para calon yang ingin maju dalam Pilkada bisa lebih introspektif. Sebab, warga menilai bahwa percaya diri itu penting, tapi sadar diri jauh lebih penting.

“Jangan sampai mereka hanya dimanfaatkan oleh segelintir orang yang punya kepentingan. Kita tidak ingin pemimpin yang hanya jadi boneka, sementara nasib masyarakat dibiarkan terkatung-katung,” pungkas Fadil.

Dengan semakin dekatnya waktu Pilkada, masyarakat berharap para calon yang muncul benar-benar memiliki kapabilitas dan niat tulus untuk memajukan daerah, bukan sekadar mencari popularitas atau keuntungan pribadi. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Usain Bolt Tantang Kylian Mbappe Lomba Lari 100 Meter

0
Kylian Mbappe. (Foto: AP Photo)

MDI Ventures Gelar Nex-BE Fest 2024: Percepat Transformasi Digital BUMN dan Startup

0
Nex-BE Fest 2024. (Foto: MDI Ventures)

NUKILAN.id | Jakarta – MDI Ventures, perusahaan modal ventura milik Telkom Group, kembali mengadakan acara tahunan Next Billion Ecosystem Festival (Nex-BE Fest) pada kuartal terakhir 2024. Acara ini bertujuan mempertemukan startup digital inovatif dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna mempercepat transformasi digital di Indonesia.

CEO MDI Ventures, Donald Wihardja, menyampaikan bahwa tema Nex-BE Fest 2024 adalah ‘Transformasi Digital’. Tema ini dipilih untuk mendorong implementasi solusi teknologi dari startup portofolio MDI Ventures ke dalam ekosistem Telkom Group dan BUMN lainnya.

“Tema ini dipilih karena MDI Ventures ingin berperan aktif dalam memfasilitasi implementasi solusi teknologi dari startup portofolio kami ke dalam ekosistem Telkom Group dan BUMN lainnya,” ujar Donald melalui keterangan tertulis, Rabu (7/8/2024).

Donald menambahkan, MDI Ventures percaya bahwa transformasi digital adalah kunci untuk meningkatkan daya saing bisnis di era digital.

“Oleh karena itu, kami tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada membangun sinergi bisnis yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pada penyelenggaraan sebelumnya, Nex-BE Fest telah berhasil menciptakan sejumlah kolaborasi strategis antara startup dan BUMN. Beberapa contoh suksesnya adalah kerjasama FitAja dan Admedika di bidang kesehatan digital, serta OPSIGO dan Kimia Farma dalam pengelolaan pariwisata korporasi.

“Kami bangga dengan keberhasilan sinergi antar-perusahaan yang terus berlanjut, seperti startup Privy dengan Finnet, Cakap dengan Pijar Belajar, dan OPSIGO dengan Indonesia Financial Group,” tambah Donald.

MDI Ventures akan melakukan seleksi ketat terhadap startup yang akan berpartisipasi dalam Nex-BE Fest 2024. Selain itu, perusahaan juga akan memetakan kebutuhan dari berbagai entitas di Telkom Group dan BUMN lainnya.

“Kami menargetkan setidaknya ada 50 startup, 25 entitas Telkom Group, dan 25 entitas BUMN yang berpartisipasi dalam acara tahun ini,” ungkap Donald.

Hingga akhir tahun 2023, nilai sinergi yang terbentuk antara startup dan BUMN melalui Nex-BE Fest telah mencapai lebih dari USD 780 juta. Angka tersebut menunjukkan bahwa acara ini telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Nex-BE Fest diharapkan dapat terus menjadi platform strategis yang mendukung transformasi digital di Indonesia, menciptakan kolaborasi yang inovatif, dan meningkatkan daya saing bisnis di era digital.

Editor: Akil

Polda Aceh Siapkan 10.350 Personel untuk Pengamanan Pilkada 2024

0
Mapolda Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Polda Aceh menyiapkan 10.350 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada 2024 di seluruh wilayah Aceh. Langkah ini diambil setelah melakukan pemetaan terhadap tingkat kerawanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di provinsi tersebut.

Amatan Nukilan.id di lokasi, Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol. Heri Heriyandi, S.I.K., mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, terdapat 10.814 TPS yang masuk kategori kurang rawan, 1.957 TPS yang tergolong rawan, dan 91 TPS yang dinyatakan sangat rawan.

“Polda Aceh akan mengerahkan 10.350 personel dalam pengamanan Pilkada kali ini. Kami juga akan dibantu oleh 4.799 personel TNI dan 25.782 anggota Linmas untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya pilkada,” ujar Heri Heriyandi saat Rapat Koordinasi Terpadu terkait persiapan Pilkada 2024 yang digelar oleh Komisi I DPRA pada Senin (5/8/2024) lalu.

Heri menambahkan, pada Pilkada 2024 ini, setiap TPS akan melayani maksimal 600 pemilih. Jumlah tersebut berbeda dengan Pemilu Februari lalu, di mana satu TPS hanya melayani maksimal 300 pemilih.

Persiapan matang ini diharapkan dapat menjamin pelaksanaan Pilkada yang aman dan tertib di seluruh Aceh, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

UIN Ar-Raniry Banda Aceh Segera Miliki Fakultas Kedokteran, Mahasiswa Sambut Antusias

0
Potret Gedung Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terus memperluas cakupan pendidikan dengan membangun Fakultas Kedokteran yang diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2025.

Dari pantauan di lokasi, gedung Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pihak universitas menargetkan tahun 2025 Fakultas Kedokteran sudah siap menerima mahasiswa baru.

Antusiasme datang dari bebrbagai kalangan, termasuk dari mahasiswa juga menyambut positif rencana ini. Rizky Maulana, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry, menyatakan harapannya terhadap fakultas baru tersebut.

“Ini langkah besar bagi UIN Ar-Raniry. Sebagai mahasiswa, saya sangat bangga dengan kemajuan ini. Kami berharap Fakultas Kedokteran ini dapat beroperasi tepat waktu dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Aceh,” kata Rizky kepada Nukilan.id, Kamis (8/8/2024).

Senada dengan Rizky, Salsabila, mahasiswa Fakultas Syariah, juga menyampaikan antusiasmenya. Ia berharap Fakultas Kedokteran ini akan membuka peluang besar bagi SDM Aceh untuk belajar ilmu kedokteran dalam konteks Islam.

“Semoga kehadirannya bisa menjadi kebanggaan bagi kampus dan meningkatkan reputasi UIN Ar-Raniry di tingkat nasional,” kata Salsabila.

Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry juga diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih baik di Aceh. Fasilitas yang disiapkan meliputi laboratorium, ruang praktik, serta rumah sakit pendidikan yang akan menjadi sarana bagi para mahasiswa kedokteran untuk mendapatkan pengalaman klinis langsung. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Kontes Waria di Jakarta, Jas Biru Minta DPR Aceh Periksa Disbudpar

0
Ketua Pembina Komando Brigade Aceh, Dr. Yusuf Al-Qardhawy. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh Ketua Pembina Komando Brigade Aceh, Dr. Yusuf Al-Qardhawy, yang dikenal dengan panggilan Abu Kutaraja, meminta DPR Aceh untuk segera meminta klarifikasi dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh (Disbudpar) terkait kontes kecantikan waria yang baru-baru ini viral di Jakarta. Kontes tersebut menghebohkan publik Aceh setelah diketahui bahwa salah satu pesertanya yang berasal dari Aceh, Ayu Saree, berhasil meraih juara pertama dalam ajang Miss Beauty Star Indonesia 2024.

“Kami mendapatkan informasi bahwa biasanya setiap kegiatan kontes harus mendapatkan rekomendasi dari Kadisbudpar Aceh,” ujar Abu Kutaraja, yang juga dikenal sebagai aktivis pro syariat Islam, kepada awak media, Rabu (9/7/2014).

Abu Kutaraja menegaskan bahwa kegiatan sebesar ini sulit untuk tidak diketahui oleh Disbudpar Aceh atau bahkan Gubernur Aceh. “Mustahil kegiatan besar seperti ini Disbudpar Aceh atau Gubernur Aceh tidak tahu,” tambahnya.

Kontroversi ini mencuat setelah video dan foto-foto Ayu Saree, yang sebelumnya juga telah mengikuti beberapa kontes kecantikan waria, viral di media sosial. Ayu Saree tercatat telah memenangkan beberapa gelar, seperti Miss Queer Puan 2024, Putri MMH Prada 2023, dan runner-up 3 Miss Prada 2022. Namun, penampilannya di ajang Miss Beauty Star Indonesia 2024, yang dinilai melanggar norma syariat Islam yang diterapkan di Aceh, menuai kritik tajam dari berbagai kalangan di Aceh.

“Ini sungguh memalukan bagi Aceh dan mencoreng nama baik Aceh yang telah mendeklarasikan syariat Islam,” ujar Abu Kutaraja. Ia mendesak agar DPR Aceh segera meminta klarifikasi dari Disbudpar Aceh untuk menghindari kesalahpahaman yang bisa merugikan pemerintah daerah.

Abu Kutaraja juga meminta semua pihak di Aceh, termasuk para pengambil kebijakan, untuk tidak merusak citra dan marwah Aceh. “Kami sangat berharap semua pihak di Aceh menjaga bumi indatu ini. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tutupnya.

Editor: Akil

Pemerintah dan Gopay Bersinergi Berantas Judi Online

0
GoTo Financial, unit bisnis financial technology PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi meluncurkan aplikasi GoPay. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Jakarta – Pemerintah semakin serius dalam memberantas judi online yang merugikan masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah. Berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), transaksi judi online pada tahun 2023 mencapai angka fantastis, yakni Rp 327 triliun.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Slamet Santoso, menyatakan bahwa sebagian besar korban judi online berasal dari kalangan menengah ke bawah.

“Itu (transaksi) yang satu arah disedot oleh bandar judi online tanpa ada dampak positif untuk perekonomian sekitar. Korban judi online 80 persen adalah orang-orang kalangan menengah ke bawah,” ungkap Slamet dalam sebuah diskusi yang digelar oleh Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Tidak hanya pemerintah, penyedia layanan finansial Gopay juga turut serta dalam memberantas judi online melalui teknologi dan edukasi. Head of Regulatory and Public Affairs GoTo Financial, Budi Gandasoebrata, menekankan pentingnya upaya bersama dalam memberantas judi online.

“Sebagai perusahaan karya anak bangsa, GoPay berkontribusi secara aktif dalam menciptakan ekosistem keuangan digital yang aman dan terpercaya di Indonesia,” ujar Budi, Rabu (7/8/2024).

Untuk mencegah judi online, Gopay menerapkan prosedur operasional yang ketat, termasuk pengecekan setiap tahap aktivitas yang dilakukan oleh pengguna. “Guna mencegah judi online, Gopay menjalankan prosedur operasional yang ketat, termasuk mengecek tiap tahapan aktivitas yang dilakukan oleh pengguna,” kata Budi.

Gopay menggunakan berbagai teknologi canggih untuk memberantas judi online, di antaranya:

  • Know Your Customer (KYC): Verifikasi pengguna melalui teknologi pengenalan wajah yang wajib dilakukan saat upgrade ke Gopay Plus, untuk mencegah pencurian dan penyalahgunaan akun.
  • Penggunaan AI: Gopay memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau setiap pergerakan uang dan mendeteksi transaksi mencurigakan secara real-time dan otomatis. Hal ini dilakukan baik di akun Gopay maupun Gopay Plus.

Edukasi dan Kerja Sama Lintas Sektor

Gopay menyadari bahwa rendahnya literasi keuangan masyarakat menjadi salah satu faktor maraknya judi online. Oleh karena itu, Gopay juga memberikan edukasi kepada konsumen terkait bahaya judi online.

“Untuk menunjukkan dampak buruk nyata dari aktivitas judi online, Gopay meluncurkan gerakan di media sosial yang mengajak publik untuk selalu waspada dan turut berbagi pengalaman atas dampak buruk judi online kepada diri sendiri dan orang-orang terdekat,” jelas Budi.

Selain itu, Gopay juga bekerja sama dengan otoritas lintas sektor, termasuk Bank Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta PPATK. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan melakukan pelaporan kepada regulator secara berkala jika terindikasi adanya tindakan ilegal.

Dengan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta seperti Gopay, diharapkan pemberantasan judi online dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Editor: Akil

Awasi Penggunaan Dana Desa, Inspektorat Aceh Besar Lakukan Pemerikasaan

0
Inspektur Aceh Besar, Zia Ul Azmi, SH, MH. (Foto: MC Aceh Besar)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Inspektorat Aceh Besar mulai melakukan pemeriksaan dana desa di 160 gampong, sesuai dengan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) dan keputusan Bupati Aceh Besar Nomor 1 Tahun 2024. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran desa berjalan sesuai dengan perencanaan dan menghindari penyalahgunaan anggaran.

Inspektur Aceh Besar, Zia Ul Azmi, SH, MH, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Inspektorat telah memeriksa 88 dari total 160 gampong yang direncanakan. Pemeriksaan dilakukan oleh empat Inspektur Pembantu (Irban), masing-masing memantau 40 gampong di wilayahnya.

“Pemeriksaan ini dilakukan secara reguler untuk memastikan dana desa digunakan sesuai perencanaan dalam Musrenbang dan sesuai aspirasi masyarakat gampong,” ujar Zia Ul Azmi dalam keterangannya, Rabu (7/8/2024).

Zia menjelaskan bahwa dana desa harus dikelola sesuai dengan qanun Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) dan memiliki prioritas pada pemberdayaan masyarakat, penanganan kemiskinan, serta program-program prioritas seperti stunting. Pengawasan ini penting untuk memastikan dana desa dikelola secara transparan dan efektif.

Pemeriksaan kali ini fokus pada anggaran dana desa yang belum diperiksa sebelumnya. Tujuannya adalah untuk memastikan pengelolaan keuangan berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami lebih memprioritaskan pembinaan agar aparat gampong tidak menyalahi aturan dan terhindar dari masalah hukum di kemudian hari,” tambahnya.

Jika ditemukan pelanggaran, Inspektorat akan memberikan Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) untuk perbaikan sebelum mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). Gampong diberikan waktu 60 hari untuk menindaklanjuti NHP tersebut. Jika tidak ada tindak lanjut, maka aparat penegak hukum (APH) akan terlibat.

Zia Ul Azmi menegaskan bahwa tujuan pemeriksaan bukanlah untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memberikan edukasi kepada aparat gampong mengenai pengelolaan keuangan yang tepat sasaran dan efisien. Ia berharap tidak ada lagi aparat gampong yang terlibat dalam kasus hukum akibat penyalahgunaan dana desa.

“Penting bagi keuchik dan aparatur gampong untuk menggunakan dana desa sesuai ketentuan dan menghindari kesalahan dalam penggunaan anggaran serta pembayaran pajak,” pungkasnya.

Editor: Akil

Dinilai Cemarkan Nama Aceh, Fachrul Razi Surati Kapolri Terkait Kontes Transgender

0
Senator Aceh Surati Kapolri Terkait Kontes Transgender. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi, yang juga merupakan Senator asal Aceh, mengeluarkan pernyataan tegas terkait kasus penistaan agama dan pencemaran nama Aceh yang diduga terjadi pada sebuah kontes kecantikan transgender. Dalam surat resmi yang dikirimkan kepada Kapolri, Fachrul Razi menegaskan bahwa kontes tersebut, yang diduga diadakan di Hotel Orchardz, mencatut nama “Aceh” untuk salah satu kontestannya.

Surat Nomor HM. 02/89/PIMP.KOMITE I/DPDRI/VIII/2024 yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia tersebut menyebutkan bahwa pencatutan nama Aceh dalam acara itu dapat mencoreng nama baik provinsi tersebut dan merusak citra Indonesia sebagai negara yang menghargai toleransi beragama.

“Saya sebagai Ketua Komite I DPD RI, yang membidangi Hukum dan mewakili masyarakat Aceh, melalui surat ini meminta perhatian khusus dari Bapak Kapolri untuk memproses hukum indikasi penistaan agama dan penghinaan terhadap syariah Islam di Aceh oleh panitia penyelenggara serta peserta yang membawa nama Aceh pada kontes kecantikan transgender tersebut,” ujar Fachrul Razi dalam suratnya yang disampaikan kepada media.

Fachrul Razi juga meminta Ketua DPD RI, Ir. AA Lanyalla Machmud Mattalitti, untuk turut mengawal surat tersebut dan memastikan bahwa proses hukum terhadap kasus ini dapat berlangsung dengan baik. Meski telah mendapatkan informasi bahwa pihak kepolisian telah mulai memproses panitia penyelenggara, Fachrul Razi menegaskan pentingnya pengawasan dari Kapolri agar kasus ini mendapat penanganan yang serius.

“Menurut kami, ini merupakan skenario jahat yang bertujuan merusak Aceh secara struktur dan masif dari pihak-pihak yang tidak menyukai hukum Islam di provinsi Serambi Mekkah. Ini sudah termasuk penghinaan terhadap masyarakat Aceh,” jelas Fachrul Razi.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, dengan masyarakat Aceh dan berbagai pihak menantikan langkah-langkah konkret dari aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan ini.

Editor: Akil

Tahapan Pilkada 2024: Pendaftaran Pasangan Calon Mulai 27 Agustus

0
Ketua KIP Aceh, Saiful. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengungkapkan bahwa jadwal tahapan Pilkada 2024 yang akan dimulai dengan pendaftaran bakal pasangan calon pada 27-29 Agustus 2024. Ketua KIP Aceh, Saiful, menyampaikan informasi ini dalam Rapat Koordinasi Terpadu bersama Komisi I DPRA yang digelar pada Senin (5/8/2024) lalu.

Amatan Nukilan.id di lokasi, Saiful mengatakan, setelah masa pendaftaran, tahapan Pilkada akan berlanjut dengan penetapan pasangan calon pada 22 September 2024. Masa kampanye, yang merupakan salah satu tahapan krusial, akan berlangsung dari 23 September hingga 25 November 2024, disertai dengan audit kampanye.

Saiful juga menekankan bahwa pemungutan dan perhitungan suara dijadwalkan berlangsung dari 27 November hingga 16 Desember 2024. Mengenai penetapan calon terpilih, KIP Aceh akan mengikuti prosedur sesuai ketentuan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jika tidak ada permohonan perselisihan hasil pemilihan (PPHP), penetapan calon terpilih dilakukan paling lama lima hari setelah KPU menerima pemberitahuan dari MK. Namun, jika terdapat PPHP, penetapan calon terpilih akan dilakukan paling lama lima hari setelah KPU menerima salinan putusan MK,” jelas Saiful.

Tahapan ini menjadi sorotan publik mengingat pentingnya proses pemilihan kepala daerah yang akan menentukan arah pembangunan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh. KIP Aceh memastikan bahwa semua tahapan akan dilaksanakan sesuai jadwal dan transparansi tetap menjadi prioritas utama. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah