Beranda blog Halaman 972

Tersisa 4 Hari, Ini Syarat Pendaftaran Peliputan PON XXI 2024 Aceh-Sumut untuk Jurnalis

0
Ketua Bidang Promosi dan Pemasaran PB PON XXI 2024 wilayah Aceh, Rahmadhani. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XXI 2024 Aceh-Sumut mengingatkan jurnalis yang berminat meliput perhelatan olahraga terbesar di Indonesia tersebut bahwa waktu pendaftaran peliputan hampir habis. Dengan batas waktu pendaftaran pada 20 Agustus 2024, para jurnalis kini hanya memiliki empat hari tersisa untuk mendaftar.

Pendaftaran yang telah dibuka sejak 8 Agustus 2024 ini dapat dilakukan melalui tautan resmi yang disediakan PB PON. Berikut adalah link pendaftarannya:

Ketua Bidang Promosi dan Pemasaran PB PON XXI 2024 wilayah Aceh, Rahmadhani, menekankan pentingnya proses akreditasi ini.

“Proses akreditasi ini tidak hanya bertujuan memberikan akses kepada jurnalis, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan berkualitas,” ujarnya.

Untuk memperoleh akreditasi, jurnalis harus memenuhi sejumlah persyaratan. Persyaratan ini meliputi:

  • Media harus berbadan hukum pers.
  • Surat tugas resmi dari media yang bersangkutan.
  • Data peliput/jurnalis (termasuk nama, alamat, domisili, dan email).
  • Kartu pers dari media yang bersangkutan.
  • Status peliput (reporter, fotografer, atau kameramen).
  • Pas foto ukuran 4×6.

Setelah semua data dan dokumen diunggah, PB PON akan melakukan verifikasi. Jika semua persyaratan terpenuhi, jurnalis akan menerima email konfirmasi yang berisi informasi lebih lanjut tentang akreditasi dan langkah selanjutnya.

Jurnalis yang berhasil lolos verifikasi akan mendapatkan ID card akreditasi, yang memberikan akses langsung ke berbagai venue pertandingan PON XXI. Rahmadhani menambahkan, “Media memegang peranan penting dalam menyebarluaskan semangat dan prestasi dari PON XXI kepada masyarakat luas.”

Dengan adanya akreditasi ini, diharapkan jurnalis dapat berkontribusi dalam menyebarluaskan kabar baik dari PON, meningkatkan kesadaran publik, dan memotivasi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga.

PON XXI 2024 Aceh-Sumut dijadwalkan berlangsung dari 8 hingga 20 September 2024. Para jurnalis diharapkan dapat segera mendaftarkan diri sebelum batas waktu yang ditentukan.

Editor: Akil

KIP Aceh Sebut Caleg Terpilih Harus Mundur Jika Ingin Maju di Pilkada 2024

0
Ketua KIP Aceh, Saiful. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mempersiapkan diri untuk menyambut Pilkada 2024 dengan pembukaan pendaftaran pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2024.

Amatan Nukilan.id, saat diwawancarai oleh wartawan, Ketua KIP Aceh, Saiful, menggarisbawahi pentingnya tahapan ini dalam memastikan kelancaran proses Pilkada yang demokratis.

“Pendaftaran Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur akan dimulai pada 27 Agustus hingga 29 Agustus 2024. Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk memastikan proses demokrasi ini berjalan sesuai dengan ketentuan,” ujar Saiful saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Jumat (16/8/2024).

Saiful juga menjelaskan bahwa setelah pendaftaran, akan dilakukan penetapan Paslon pada 22 September 2024. Penetapan ini akan menentukan secara resmi siapa saja yang akan berlaga dalam Pilkada Aceh 2024.

Namun, ada ketentuan khusus yang perlu diperhatikan bagi calon legislatif (Caleg) terpilih yang ingin maju sebagai calon Gubernur atau Wakil Gubernur. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 8 tahun 2024, Caleg terpilih yang ingin berpartisipasi dalam Pilkada harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota legislatif.

“Sesuai dengan ketentuan PKPU nomor 8, setiap Caleg terpilih yang berencana maju sebagai Cagub atau Cawagub harus terlebih dahulu mengundurkan diri dari posisi legislatifnya. Ini adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi,” tegas Saiful.

Saiful menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut harus dilakukan secara resmi kepada partai politik (parpol) terkait. Parpol akan mengeluarkan surat pernyataan pengunduran diri sebagai salah satu syarat administrasi pendaftaran.

“Salah satu dokumen penting dalam pendaftaran adalah surat pengunduran diri dari partai politik. Tanpa dokumen ini, pendaftaran tidak akan memenuhi syarat,” imbuhnya.

Meskipun KIP Aceh tidak menetapkan batas waktu pasti untuk pengunduran diri, Saiful menekankan bahwa seluruh dokumen, termasuk surat pengunduran diri, harus sudah lengkap saat pendaftaran.

“Kami tidak menetapkan batas waktu spesifik kapan pengunduran diri harus dilakukan, tetapi saat pendaftaran berlangsung, seluruh administrasi termasuk surat pengunduran diri harus sudah lengkap,” paparnya.

Dengan semakin dekatnya masa pendaftaran Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Saiful berharap semua pihak, baik dari parpol maupun kandidat, dapat mematuhi ketentuan yang ada. Hal ini penting untuk memastikan Pilkada Aceh 2024 dapat berlangsung secara jujur, adil, dan transparan.

“Kami berharap semua pihak dapat mematuhi aturan yang berlaku, sehingga Pilkada Aceh 2024 dapat berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang kita junjung tinggi,” tutup Saiful. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Fachrul Razi Sebut Panglima TNI dan Kapolri Siap Ke Sabang Untuk Perkuat Wilayah Perbatasan

0
Fachrul Razi Sebut Panglima TNI dan Kapolri Siap Ke Sabang Untuk Perkuat Wilayah Perbatasan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi yang juga Calon Walikota Sabang usai Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada hari Jumat (16/8), sempat membicarakan masalah wilayah terluar dan wilayah perbatasan yang menjadi perhatian Komite I DPD RI dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Fachrul Razi juga menyinggung masalah Sabang sebagai pintu gerbang Indonesia wilayah barat yang berbatasan dengan Asia Selatan dan Asia Tenggara. Fachrul Razi mengatakan, Panglima TNI dan Kapolri Siap ke berkunjung Sabang untuk perkuat wilayah perbatasan dan terluar Indonesia.

“Sebagai mitra kerja Komite I DPD RI, TNI dan Polri terus berkomitmen menjaga kedaulatan, keamanan dan ketertiban disuruh Indonesia, khususnya Perbatasan negara,” tegas Fachrul Razi yang juga ketua Pansus Revisi UU TNI dan UU Polri.

 

Fachrul Razi yang memiliki kedekatan dengan Panglima TNI dan Kapolri sebagai Mitra Kerja Komite I DPD RI saat ini memfokuskan pada isu wilayah terluar dan perbatasan agar mendapatkan perhatian pusat dalam sektor anggaran dan pendekatan kesejahteraan di wilayah perbatasan.

DPD RI selama ini menilai TNI dan Polri harus selalu bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan Indonesia Sabang sampai Merauke. Hal itu menjadi komitmen bersama untuk mengamankan dari Aceh sampai Papua. TNI dan Polri menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Editor: Akil

Layani Atlet dan Pengunjung PON XXI Aceh-Sumut 2024, BSI Aceh Hadirkan Mobil Musholla

0
BSI Aceh Hadirkan Mobil Musholla untuk pengunjung PON. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – BSI Aceh menghadirkan Mobil Musholla yang didedikasikan untuk melayani para atlet dan pengunjung PON XXI Aceh-Sumut 2024. Inisiatif ini menegaskan komitmen BSI Aceh dalam memberikan layanan inklusif dan memastikan terpenuhinya kebutuhan spiritual pada saat pesta olahraga nasional mendatang.

Mobil Musholla akan berlokasi di sekitar venue PON dengan menawarkan ruang yang nyaman dan mudah diakses untuk beribadah. Dilengkapi dengan sajadah, Alquran, tempat wudhu dan fasilitas penting lainnya, Mobil Musholla BSI bertujuan untuk meningkatkan pengalaman bagi peserta dan pengunjung dalam mengedepankan nilai-nilai persatuan, rasa hormat, dan spritual.

“PON XXI Aceh-Sumut 2024 bukan sekedar hajatan olahraga; ini adalah kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan menjunjung nilai-nilai spiritual kita. Mobil Musholla adalah cara kami untuk memastikan bahwa para atlet dan pengunjung dapat menjalankan ibadahnya dengan nyaman, di mana pun lokasinya,” ujar Wachjono selaku Regional CEO BSI Aceh.

Selain Mobil Musholla, BSI Aceh juga menyediakan layanan digital payment seperti QRIS, EDC dan layanan-layanan lainnya untuk mempermudah transaksi keuangan atlet dan pengunjung yang hadir selama PON berlangsung

Inisiatif Mobil Mushola sejalan dengan komitmen berkelanjutan BSI terhadap tanggung jawab sosial dan dukungan masyarakat. Sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan layanan perbankan yang optimal, BSI tetap berdedikasi untuk memenuhi beragam kebutuhan masyarakat, termasuk aspek spiritual dan sosial.

BSI Sahabat finansial, sahabat sosial dan sahabat spiritual berkomitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat Aceh.

Editor: Akil

Kasus Kriminal di Aceh Besar Menurun Selama 2023

0
Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustaman, S.I.K M.H didampingi Waka Polres saat konferensi pers. (Foto: Humas Polres Abes)

NUKILAN.id | Jantho – Kasus kriminal di Aceh Besar mengalami penurunan signifikan sepanjang tahun 2023. Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustaman, S.I.K, M.H., menyatakan bahwa Polres Aceh Besar menangani 110 kasus kriminal selama 2023, menurun dibandingkan 128 kasus pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 87 kasus berhasil diselesaikan.

“Penurunan ini menunjukkan upaya kami dalam menjaga keamanan di wilayah Aceh Besar telah berjalan dengan baik. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh anggota Polres dan dukungan masyarakat,” kata AKBP Carlie Syahputra Bustaman dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Besar, Kamis (29/12/2023). Acara ini dihadiri oleh 25 jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, dan online.

Terkait dengan tindak pidana narkotika, AKBP Carlie melaporkan bahwa Satuan Narkoba Polres Aceh Besar menangani 36 kasus selama 2023. Dari kasus-kasus tersebut, 26 berhasil diselesaikan.

“Kami juga berhasil menyita barang bukti narkotika berupa 1.767,93 gram ganja, 49,23 gram sabu, serta memusnahkan 11 hektar ladang ganja yang berisi sekitar 30.000 batang ganja,” tambahnya.

Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas di Aceh Besar juga menjadi perhatian. Sepanjang tahun 2023, tercatat 269 kecelakaan dengan rincian 45 orang meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat, dan 460 orang lainnya luka ringan. Sat Lantas Polres Aceh Besar juga mengeluarkan 1.233 tilang dan memberikan teguran kepada 5.321 pelanggar lalu lintas.

Menjelang Pemilu 2024, Kapolres menegaskan bahwa wilayah Aceh Besar dalam kondisi aman. Polres Aceh Besar telah menetapkan kriteria kerawanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memastikan kelancaran pemilu mendatang. “Kami terus berupaya menjaga stabilitas keamanan demi terselenggaranya Pemilu 2024 yang lancar dan aman,” pungkas AKBP Carlie.

Dengan penurunan angka kriminal dan upaya pengamanan yang maksimal, Polres Aceh Besar optimis bahwa wilayah ini akan semakin aman dan kondusif di tahun-tahun mendatang.

Editor: Akil

Tiga Mantan Pejabat Dinas Pendidikan Aceh Ditahan di Rutan Kajhu Terkait Kasus Korupsi Wastafel

0
Tiga tersangka kasus korupsi wastafel ditahan di Rutan Kajhu. (FOTO: Humas Kejati Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tiga mantan pejabat Dinas Pendidikan Aceh resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh di Rutan Kelas II B Banda Aceh, Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Senin (12/8/2024). Ketiga tersangka yang ditahan adalah RF, mantan kepala dinas; M, pejabat pengadaan; dan ZF, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Mereka terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan wastafel di lingkungan sekolah di Aceh.

Penahanan ini dilakukan setelah Polda Aceh menyerahkan kasus tersebut ke Kejati Aceh. Dalam penyerahan tersebut, turut disertakan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 3,4 miliar dan 14 kotak besar berisi dokumen-dokumen penting terkait kasus ini.

Plt Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, menjelaskan bahwa ketiga tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Penahanan dilakukan mulai hari ini, dan Alhamdulillah, prosesnya berjalan lancar,” ujar Ali Rasab Lubis saat ditemui di Banda Aceh, Senin (12/8/2024).

Kasus ini mencuat sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk membersihkan praktik korupsi di sektor pendidikan, yang sangat merugikan masyarakat, terutama siswa dan tenaga pendidik yang seharusnya mendapatkan fasilitas yang layak.

Dengan penahanan ini, ketiga tersangka diharapkan dapat segera menjalani proses persidangan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat besarnya nilai korupsi yang dilakukan dan dampaknya terhadap dunia pendidikan di Aceh.

Editor: Akil

Pj Sekda Aceh Lantik Pejabat Eselon II, Dorong Percepatan Realisasi APBA dan Sukseskan PON XXI

0
Pj Sekda Aceh Lantik Pejabat Eselon II, Dorong Percepatan Realisasi APBA dan Sukseskan PON XXI. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Azwardi, melantik sejumlah Pejabat Eselon II di jajaran Pemerintah Aceh, Kamis (15/8/2024). Dalam prosesi yang berlangsung di Anjong Mon Mata, kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Azwardi menekankan pentingnya percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) serta kesuksesan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI dan Pilkada 2024.

Azwardi, yang mewakili Pj Gubernur Aceh dalam sambutannya, menekankan bahwa tantangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan di Aceh sangatlah besar. Oleh karena itu, para pejabat yang baru dilantik harus segera menyesuaikan diri dengan tugas baru mereka dan membangun sinergi dalam tim kerja yang solid dan efektif.

“Untuk menjawab tantangan ini, kita perlu bergerak cepat, tidak hanya menyesuaikan diri dengan tugas baru, tetapi juga aktif mencari solusi inovatif untuk setiap tantangan yang dihadapi,” tegas Azwardi.

Ia juga mengingatkan bahwa disiplin dan kinerja yang tinggi dari setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah kunci keberhasilan bersama. Berbagai upaya peningkatan kualitas layanan publik harus terus didorong demi kepentingan masyarakat Aceh.

“Saya mengajak Saudara sekalian untuk tidak hanya melaksanakan tugas, tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga etika kerja dan integritas pribadi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Azwardi menyoroti pentingnya percepatan realisasi APBA. Dengan memasuki triwulan ketiga, target realisasi fisik adalah 65 persen dan realisasi keuangan 60 persen. Namun, hingga saat ini, baru tercapai 50 persen untuk fisik dan 46,9 persen untuk keuangan.

“Segera lakukan langkah-langkah percepatan agar realisasi serapan APBA bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Semua pihak harus bekerja sinergis dengan seluruh jajaran pemerintah dan mitra kerja lainnya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi kesejahteraan masyarakat Aceh,” pesan Azwardi.

Selain itu, Azwardi menegaskan pentingnya memberikan perhatian khusus terhadap suksesnya pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut dan Pilkada 2024. Dua agenda besar ini, menurutnya, akan menjadi tolok ukur kemampuan organisasi pemerintah Aceh dan akan memberikan dampak positif yang besar bagi pembangunan serta promosi daerah di tingkat nasional maupun internasional.

“Mari kita tingkatkan kolaborasi dan sinergi antar-SKPA serta semua pemangku kepentingan untuk mencapai visi dan misi Pemerintah Aceh. Semangat dan tekad yang bulat sangat diperlukan untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik, maju, dan sejahtera bagi semua warganya,” imbau Azwardi.

Pejabat yang dilantik pada kesempatan ini di antaranya adalah Restu Andi Surya sebagai Staf Ahli Gubernur bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan; Taufik sebagai Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Aceh; Teuku Nara Setia sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh; Akkar Arafat sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Aceh; serta Teuku Zaufi sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Aceh.

Pelantikan ini merupakan hasil dari lelang Jabatan Tinggi Pratama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh melalui Tim Panitia Seleksi yang diketuai oleh mantan Sekda Aceh, T Setia Budi. Prosesi ini turut disaksikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, dan Inspektur Aceh, Jamaluddin, serta dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Aceh, Ketua Tim Pansel Seleksi JPT T Setia Budi, dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh lainnya.

Editor: Akil

Pemerintah Aceh Fasilitasi Pemulangan Ibu dan Tiga Anak dari Jakarta Usai Dievakuasi dari Lebanon

0
Pemerintah Aceh Fasilitasi Pemulangan Ibu dan Tiga Anak dari Jakarta Usai Dievakuasi dari Lebanon. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Jakarta – Pemerintah Aceh membantu memulangkan seorang ibu asal Aceh, Rahmatul Ula (27), bersama tiga anaknya setelah dievakuasi dari Lebanon. Mereka tiba di Jakarta dan segera diberangkatkan ke Banda Aceh pada Kamis (15/8/2024).

Rahmatul Ula beserta anak-anaknya, Zainabal Haura (5), Muhammad Zayn Syami (1 tahun 8 bulan), dan Ruqayyah Aliya Najla (6 bulan), pulang ke Tanah Rencong dengan menggunakan pesawat Batik Air yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 15.00 WIB. Pemulangan mereka difasilitasi langsung oleh Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah.

“Pj Gubernur Aceh Bapak Bustami, SE, M.Si, yang menyediakan tiket penerbangan untuk mereka. Sepanjang perjalanan menuju bandara, mereka didampingi oleh staf Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta,” kata Kepala BPPA, Akkar Arafat SSTP MSi.

Rahmatul Ula dan keluarganya, yang berasal dari Lampaseh, Meuraxa, Banda Aceh, sebelumnya berada di Jakarta di bawah pengawasan dan bantuan Pemerintah Aceh melalui BPPA. Selama di Jakarta, mereka tinggal di Rumah Singgah milik Pemerintah Aceh di Cipinang, Jakarta Timur.

“Ini merupakan bentuk perhatian dari Pj Gubernur Aceh, yang telah mengarahkan kami untuk terus memantau dan mendampingi warga Aceh selama di Jakarta,” tambah Akkar.

Evakuasi Rahmatul Ula dan keluarganya dilakukan setelah adanya peningkatan eskalasi konflik di Lebanon. Pemerintah Aceh merespons cepat setelah menerima pemberitahuan dari Kementerian Dalam Negeri, yang mengikuti arahan dari Kementerian Luar Negeri RI untuk menjemput dan memulangkan mereka ke Aceh.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan semua pihak terkait yang telah membantu memulangkan warga Aceh dari Lebanon ke Tanah Air,” ujar Akkar.

Rahmatul Ula juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Aceh, khususnya Pj Gubernur Bustami, yang telah memberikan bantuan dan pendampingan selama mereka berada di Jakarta.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bustami dan jajaran Pemerintah Aceh yang telah mendampingi kami di Jakarta hingga akhirnya bisa kembali ke Aceh,” ungkap Rahmatul Ula.

Diketahui, Rahmatul Ula dan keluarganya termasuk dalam 13 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Lebanon dalam tahap pertama evakuasi pada 11 Agustus 2024. Evakuasi ini dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan KBRI Beirut dan perwakilan RI di Timur Tengah, menyusul meningkatnya ketegangan di Lebanon akibat konflik dengan Israel. Berdasarkan data Kemenlu, masih ada 203 WNI yang berada di Lebanon hingga saat ini.

Editor: Akil

Paduan Suara UKM Seni UTU Raih Juara Pertama di Lomba Kemah Kebangsaan Aceh Barat

0
Paduan Suara UKM Seni UTU Raih Juara Pertama di Lomba Kemah Kebangsaan Aceh Barat. (Foto: Humas UTU)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Paduan Suara Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Paduan Suara pada acara Kemah Kebangsaan II tahun 2024. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Barat, berlangsung di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, dari tanggal 11 hingga 14 Agustus 2024.

Dalam perlombaan tersebut, Paduan Suara UKM Seni UTU membawakan lagu wajib “Gugur Bunga” yang diciptakan oleh Ismail Marzuki. Lagu ini dipilih karena memiliki makna mendalam yang sesuai dengan tema Kemah Kebangsaan, yaitu “Merajut Kebhinekaan Melalui Pemuda Pemersatu Bangsa.” Acara ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP, MTS, SMK, SMA, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Aceh Barat.

Keberhasilan ini bukan tanpa perjuangan. Anggota paduan suara UKM Seni UTU telah melakukan persiapan intensif selama seminggu sebelum perlombaan. Setiap hari, mereka meluangkan waktu untuk latihan, meski harus mengorbankan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Pengorbanan ini terbukti membuahkan hasil ketika mereka berhasil meraih posisi puncak di ajang bergengsi tersebut.

UKM Seni UTU dikenal sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa yang aktif di berbagai bidang seni, seperti paduan suara, musik pop, dangdut, seriosa, keroncong, puisi, musik, fotografi, teater, dan MC. Prestasi yang diraih pada Lomba Paduan Suara ini menambah deretan penghargaan yang pernah diraih UKM Seni UTU. Sebelumnya, mereka juga berhasil meraih sejumlah kejuaraan di ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah, termasuk di kategori menyanyi pop, seriosa, keroncong, fotografi, dan puisi.

Keberhasilan UKM Seni UTU ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kerja keras dapat membawa hasil yang membanggakan, tidak hanya bagi universitas, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh Barat.

Editor: Akil

Program ToT Percepatan Akuntabilitas Keuangan BUMDesa Digelar di Aceh

0
Program ToT Percepatan Akuntabilitas Keuangan BUMDesa Digelar di Aceh. (Foto: Kemenkeu)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Provinsi Aceh, Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) bekerjasama dengan Balai Diklat Keuangan (BDK) Medan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Provinsi Aceh menggelar Program Training of Trainers (ToT) Percepatan Akuntabilitas Keuangan BUMDesa. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Akselerasi yang digagas oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) pada tahun 2024.

Program ToT yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 15 Agustus 2024 ini diadakan di Kantor DPMG Provinsi Aceh. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala DPMG Provinsi Aceh, Dr. T. Aznal Zahri, S.STP, M.Si. Sebanyak 30 orang pendamping desa dari berbagai wilayah di Aceh menjadi peserta dalam pelatihan ini, yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan mereka dalam mendampingi BUMDesa dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan ketentuan.

Dr. T. Aznal Zahri menyatakan bahwa program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan BUMDesa di Aceh.

“Dengan adanya program ToT ini, kami berharap para pendamping desa dapat membantu BUMDesa dalam menyusun laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai dengan regulasi,” ujarnya saat membuka acara.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari PKN STAN yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri dari para dosen berpengalaman, yaitu Siswanto, S.E., Ak., M.Ak., C.A., Raditya Hendra Pratama, S.A.B., M.T., dan Asqolani SST, Ak, M.Ak, CA. Mereka memberikan berbagai materi penting, termasuk pengenalan akuntansi, praktikum siklus akuntansi, dan penggunaan aplikasi PPAK BUMDesa yang dikembangkan oleh PKN STAN. Selain itu, peserta juga dilatih untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran kas serta slip jurnal.

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada ToT, tetapi juga mencakup penjajakan kolaborasi tridarma perguruan tinggi antara PKN STAN dengan Universitas Syiah Kuala dan UIN Aceh. Pertemuan dengan kedua universitas tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerjasama lebih lanjut dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan diselenggarakannya ToT ini, diharapkan para pendamping desa dapat memberikan pendampingan yang lebih efektif kepada BUMDesa di Aceh, sehingga laporan keuangan yang disusun sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta meningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan BUMDesa secara keseluruhan.

Editor: Akil