Beranda blog Halaman 526

Bupati Nagan Raya dan Wabup Hadiri Penutupan Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

0
Bupati Nagan Raya dan Wabup Hadiri Penutupan Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Magelang – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati, Raja Sayang, turut serta dalam penutupan Orientasi Kepemimpinan (Retret) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat, 28 Februari 2025.

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini resmi ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih serta pejabat negara lainnya, menjadikan forum ini sebagai ajang strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi, industrialisasi, serta semangat patriotisme dan nasionalisme sebagai kunci dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Peluang dan Sinergi untuk Pembangunan

Bupati TR. Keumangan mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam retret ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih erat dengan pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, kami telah selesai mengikuti acara retret ini bersama para kepala daerah dan wakil kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga menjadi wadah bagi kepala daerah untuk bertukar pengalaman, memperdalam wawasan kepemimpinan, serta memahami arah kebijakan nasional yang akan diterapkan di daerah masing-masing.

“Selain menambah ilmu dan wawasan, dalam momen retret ini kami juga dapat berkomunikasi langsung dengan bapak/ibu para menteri dari Kabinet Merah Putih,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Nagan Raya menegaskan bahwa hasil dari retret ini akan diimplementasikan dalam kebijakan dan program kerja di daerahnya.

“Kami siap melaksanakan semua arahan Bapak Presiden dalam membangun Kabupaten Nagan Raya tercinta menuju Nagan Raya yang mandiri dan madani,” tegas TR. Keumangan.

Dukungan terhadap Visi Nasional

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kebijakan nasional, TR. Keumangan menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menyelaraskan program kerja dengan visi Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami juga mendukung penuh pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Sebagai informasi, retret kepala daerah ini telah berlangsung sejak 21 Februari 2025 dan diikuti oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia. Sementara itu, para wakil kepala daerah menyusul bergabung pada 27 Februari 2025, sebelum acara resmi ditutup pada 28 Februari 2025.

Retret ini diharapkan menjadi titik awal bagi para pemimpin daerah dalam merumuskan kebijakan yang selaras dengan arah pembangunan nasional, sekaligus memperkuat komitmen mereka dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Editor: Akil

Naik-turun Penjualan Daging Meugang dari Tahun ke Tahun

0
Aktivitas penjualan daging sapi dan kerbau meugang di seputaran Simpang Galon, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Jumat (28/2/2025). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Rusdi tampak sedang menyayat potongan daging kerbau yang tergantung di lapak miliknya di seputaran jalan Simpang Galon, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Jumat (28/2/2025) pagi. Selain menjual daging lembu, ia juga menjual daging kerbau yang dibawa dari Lambaro Angan, Aceh Besar.

Untuk harga sapi untuk meugang menjelang Ramadan 1446 H ini, ia membanderol Rp180 ribu per kilogram, sementara daging kerbau dijual seharga Rp200 ribu per kilogramnya. Pada Kamis (27/2/2025) ia sudah berhasil menjual dua ekor sapi. Ia baru menjual kerbau hari ini.

“Kerbau hanya dijual hari ini saja,” ujarnya kepada Nukilan, Jumat (28/2/2025).

Ia mengaku, penjualan daging sapi dan kerbau meugang dalam beberapa tahun ini mengalami penurunan pembelian dari beberapa tahun sebelumnya dulu.

“Kalau kita lihat kondisi sekarang ini, (pembelian) agak sedikit lemah. Tapi kalau pagi ini masih baguslah,” katanya.

Rusdi menyebutkan menurunnya aktivitas jual-beli daging meugang ini tak terlepas dari kondisi ekonomi masyarakat sendiri. Hal itu menyebabkan berkurangnya daya beli masyarakat sendiri menjelang meugang.

“Pengaruh ekonomi. Sama dengan kondisi meugang tahun kemarin juga, agak berkurang. Kondisi seperti ini sudah terjadi sejak lima tahun terakhir. Gitulah kira-kira,” sebutnya.

Dia mengakui, kondisi pandemi covid-19 yang terjadi beberapa tahun sebelumnya menjadi awal dari menurunnya perekonomian masyarakat di Banda Aceh, Aceh Besar, dan sekitarnya.

“Kalau sebelum covid, kalau dibandingkan dengan kondisi sekarang, dulu kita bisa menghabiskan sebanyak dua ekor sapi, sekarang hanya laku satu ekor saja,” akunya.

Rusdi mengatakan penurunan pembelian daging meugang yang terjadi saat ini mencapai 40 persen atau hampir setengah dari penjualan sebelum covid-19 dulu. Tapi jika dibandingkan dengan tahun lalu, Rusdi mengaku penjualan tahun ini agak lebih lumayan dari tahun sebelumnya.

“Kalau yang nggak laku sampai malam itu terpaksa kita lelang terus biar laku, gimana lagi,” katanya.

Sementara pedagang lainnya, Waled mengatakan bahwa pembelian daging meugang saat ini masih stabil mengingat tradisi ini adalah momentum sakral bagi masyarakat Aceh. Dia menjual daging sapinya seharga Rp170 ribu per kilogram pada Kamis (27/2/2025) dan Rp180 ribu per kilogram hari ini.

“Kemarin kan meugang kecil, hari ini sudah masuk meugang besar. Bagi kami penjual tidak ada masalah, tapi mungkin bagi pembeli kita tidak tahu, mungkin morat-marit juga ya,” tuturnya.

Namun demikian, ia mengakui para pedagang sapi dan kerbau meugang sempat mengalami kendala yang sangat sulit pada masa pandemi covid-19 beberapa tahun yang lalu. Saat itu, penjualan sangat seret karena kondisi ekonomi masyarakat yang sangat lemah dan dan tak bisa beraktivitas kemana-mana.

“Kalau masa covid dulu bisa jadi ya, karena kan kondisi ekonomi masyarakat lagi menurun drastis,” sebutnya.

Pandangan serupa disampaikan Basri. Menurut penjual asal Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh ini, penjualan daging meugang beberapa tahun terakhir ini masih stabil dan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau di posisi saya saat ini sama saja, mungkin nggak tahu kalau sama orang lain berbeda ya, harganya sama juga,” ujarnya.

Dia menyebutkan sudah menjual daging sapi selama empat hari dan berhasil menjual sebanyak empat ekor sapi. Namun saat pandemi dulu, penjualannya taklah selancar saat ini.

“Masa covid itu menurun habis. Alhamdulillah sekarang sudah mengalami peningkatanlah untuk penjualannya,” katanya seraya tersenyum. []

Reporter: Sammy

Ustaz Armiadi Musa Ajak Jemaah Masjid Oman Manfaatkan Golden Time di Bulan Ramadan

0
Ustaz Armiadi Musa Ajak Jemaah Masjid Oman Manfaatkan Golden Time di Bulan Ramadan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kajian ba’da Subuh di Masjid Oman Al-Makmur, Sabtu (1/3/2025), menghadirkan Ustaz Dr. Armiadi Musa sebagai penceramah. Dalam kajian yang bertajuk Manfaatkan Golden Time di Bulan Ramadan, Ustaz Armiadi menekankan pentingnya memanfaatkan setiap momen berharga selama bulan suci ini agar tidak menjadi golongan yang merugi.

“Sebagai pagi perdana Ramadan, saya kira ini adalah waktu yang tepat untuk mengajak kita sekalian berkontemplasi dan merenung,” katanya.

Amatan Nukilan.id, ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa ada orang-orang yang merugi, yakni mereka yang memasuki bulan Ramadan, namun Ramadan berlalu tanpa mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

“Merugilah orang-orang yang ketika dia masuk ke dalam bulan suci Ramadan, kemudian Ramadan berlalu tetapi dosanya tidak diampuni,” lanjutnya.

Menurutnya, Ramadan datang membawa sejuta peluang dan kesempatan bagi umat Islam untuk memperoleh ampunan serta menebus kesalahan masa lalu. Namun, jika kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik, maka itu adalah suatu kerugian yang besar.

“Ramadan yang datang membawa sejuta peluang, Ramadan yang datang membawa berbagai macam kesempatan yang di dalamnya adalah dapat mengampuni dosa-dosa hamba, menebus segala kesalahan yang dilakukan. Tapi, jika tidak dimanfaatkan, ini sungguh melampaui batas, ini sungguh keterlaluan,” tegasnya.

Dalam kajian tersebut, Ustaz Armiadi juga mengibaratkan bulan Ramadan sebagai golden time, yakni waktu terbaik untuk meraih keberkahan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia mencontohkan bahwa dalam kehidupan, terdapat golden time pada anak-anak usia 0 sampai 5 tahun, di mana karakter mereka mulai dibentuk. Begitu pula dalam satu tahun, terdapat 12 bulan yang ditetapkan oleh Allah SWT, dan di antaranya, Ramadan adalah waktu terbaik yang penuh dengan keberkahan.

“Ada 12 bulan yang ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan golden time-nya adalah di Ramadan. Sepanjang Ramadan, golden time-nya adalah lailatul qadar. Setiap hari Ramadan, golden time-nya adalah pada waktu sahur dan menjelang berbuka,” paparnya.

Oleh karena itu, ia mengajak jamaah untuk senantiasa beristighfar, terutama pada waktu sahur, sebagaimana kebiasaan orang-orang yang bertakwa.

“Beristighfar pada waktu sahur itu adalah kebiasaan orang bertakwa, maka hendaknya kita memanfaatkan momen ini,” ujarnya.

Di akhir kajian, Ustaz Armiadi menegaskan pentingnya memperbaiki ibadah selama Ramadan agar lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Maka kita perlu memperbaiki ibadah kita di Ramadan tahun ini, agar menjadi lebih baik daripada Ramadan sebelumnya,” tutupnya.

Kajian ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk lebih serius dalam memanfaatkan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (XRQ)

Reporter: Akil

Masjid Oman Al-Makmur Banda Aceh Bagikan Ratusan Takjil Selama Ramadan

0
Masjid Oman Al-Makmur Banda Aceh Bagikan Ratusan Takjil Selama Ramadan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Masjid Oman Al-Makmur, Kota Banda Aceh, kembali menggelar program berbagi takjil selama Ramadan 1446 H. Setiap harinya, sebanyak 300 hingga 350 paket takjil disiapkan untuk para jemaah yang berbuka puasa di masjid tersebut.

Amatan Nukilan.id, hal ini disampaikan oleh Bendahara Umum Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Oman, Ustaz Fauzan Zakaria, dalam khutbahnya usai salat tarawih pertama pada Jumat (28/2/2025) malam. Ia mengungkapkan bahwa takjil tersebut merupakan sumbangan dari ibu-ibu Gampong Bandar Baru.

“Kami masih membuka kesempatan bagi para jemaah yang ingin berdonasi, baik dalam bentuk uang maupun bahan makanan, untuk mendukung kegiatan buka bersama di masjid ini,” kata Ustaz Fauzan.

Selain itu, ia juga mengajak para jemaah untuk memberikan masukan jika ada pelayanan panitia yang dirasa belum maksimal.

“Jika ada hal yang perlu diperbaiki, silakan sampaikan kepada panitia agar pelayanan semakin baik dan jemaah merasa nyaman dalam menjalankan ibadah selama Ramadan,” tambahnya.

Masjid Oman Al-Makmur dikenal sebagai salah satu masjid terbesar di Banda Aceh yang selalu aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan, terutama di bulan suci Ramadan. (XRQ)

Reporter: Akil

Malam Pertama Ramadan, Masjid Oman Al-Makmur Dipadati Jemaah Tarawih

0
Jemaah Masjid Oman Al-Makmur sedang mendengarkan khutbah salat tarawih pada malam pertama. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Masjid Oman Al-Makmur di kawasan Lampriet, Kota Banda Aceh, mulai menggelar salat tarawih berjemaah pada malam pertama Ramadan 1446 H, Jumat (28/2/2025) malam. Ribuan umat Muslim memadati masjid megah tersebut, menciptakan suasana penuh kekhusyukan.

Dari pantauan Nukilan, jemaah sudah mulai berdatangan sejak pukul 19.30 WIB. Mereka datang berbondong-bondong, baik bersama keluarga maupun sahabat. Kesibukan terlihat di sekitar masjid, dengan lalu lalang kendaraan dan aktivitas warga yang hendak menunaikan ibadah di bulan penuh berkah ini.

Begitu adzan Maghrib berkumandang, beberapa warga langsung memasuki area dalam masjid. Mereka terlihat khusyuk melaksanakan salat dan merapalkan doa dengan penuh penghayatan. Seusai salat, sebagian jemaah memilih untuk langsung pulang, sementara yang lain tetap berada di dalam masjid untuk mengaji dan berzikir, menambah kekhidmatan suasana malam pertama Ramadan.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan awal Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Penetapan ini diumumkan dalam sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Jumat (28/2/2025) sore.

Masjid Oman Al-Makmur menjadi salah satu pusat ibadah yang selalu ramai selama bulan Ramadan. Dengan desain arsitektur yang indah dan fasilitas yang nyaman, masjid ini menjadi tempat favorit warga Banda Aceh untuk menunaikan ibadah tarawih, mempererat silaturahmi, dan meraih keberkahan Ramadan. (xrq)

Reporter: Akil

MNCTV Hadirkan Program-program Terbaik di ‘Berkah Cinta Ramadan’ Menemani Selama Bulan Ramadan

0
MNCTV Hadirkan Program-program Terbaik di ‘Berkah Cinta Ramadan’ Menemani Selama Bulan Ramadan. (Foto: MNCTV)

NUKILAN.id | Iklan – MNCTV menghadirkan program-program terbaik selama bulan Ramadan siap menemani keluarga Indonesia mulai dari saat sahur hingga berbuka puasa.

Berbagai program terbaik menjadi dalam rangkaian ‘Berkah Cinta Ramadan’, menyuguhkan program terbaik yaitu Suparman Reborn 4, Layangan Terbang, Ngabuburit Bareng Upin & Ipin, Cahaya Tauhid, Entong, Family 100, DMD Panggung Rezeki, dan Blockbuster Jadul Mantul.

Suparman Reborn
‘Berkah Cinta Ramadan’ dimulai dengan sinetron Suparman Reborn 4 pada pukul 02.00 WIB hadir dengan episode dan karakter baru. Diperankan oleh Damar Rizal (Suparman), Asep Mulyana (Bomber), Eldania Zahra (Nopi), Kokom Kumalasari (Tante Leni), Erawati Handayani (Rosita), dan Tanti Nurlina (Mimah).

Kisah dimulai ketika setelah satu tahun, Suparman kembali dari Bandung karena merindukan kampung halamannya, Garut. Di waktu yang sama, di kampung halamannya, keadaan sedang tidak aman, meskipun di sana ada tiga orang petugas Hanter yang dikomandoi oleh Hendarsa.

Kisah dimulai saat Suparman diajak Bomber ke warung kopi Novi, calon pelanggan jasa ojeg-nya dan Suparman mendengar kalo Geng Maling yang dipimpin oleh Momon, melakukan aksinya dengan mengambil sepeda milik Pepen secara paksa.

Layangan Terbang
Dilanjutkan dengan sinetron “Layangan Terbang” ditayangkan mulai 12 Maret 2024, setiap hari pukul 05.15 WIB. Serial ini mengisahkan tentang Budi, seorang anak yang gemar bermain layang-layang bersama dua sahabatnya, Candra dan Danu. Petualangan mereka dalam bermain layangan tidak hanya sekadar permainan, tetapi juga menjadi kenangan berharga yang penuh inspirasi. 

Sinetron ini dibintangi oleh Muhammad Rafi Ar-Rasyd, Gaby Marissa, dan Bayu Akbar Kurniawan. Mereka berusaha menggambarkan masa kecil yang penuh keceriaan dan persahabatan melalui kisah Budi dan teman-temannya.

Ngabuburit Bareng Upin & Ipin
Selama menunggu berbuka puasa di bulan Ramadan, MNCTV menayangkan program spesial “Ngabuburit Bareng Upin & Ipin” yang menampilkan berbagai episode tayang setiap hari, pukul 16.00 WIB, termasuk yang bertema pendidikan agama seperti mengaji. Dalam episode-episode tersebut, Upin, Ipin, dan teman-temannya belajar mengaji, mengenal huruf hijaiyah, serta membaca surat-surat pendek dari Al-Qur’an. Salah satu episode populer adalah “Alif Ba Ta”, di mana mereka belajar huruf hijaiyah dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Selain itu, tersedia juga kompilasi episode yang berfokus pada pembelajaran surat-surat pendek, seperti “Himpunan Surah-Surah Pendek bersama Upin & Ipin”. Episode-episode ini tidak hanya menghibur tetapi juga edukatif, membantu anak-anak memahami dasar-dasar membaca Al-Qur’an dengan cara yang menarik.

Cahaya Tauhid
Sebelum memasuki adzan Maghrib, MNCTV menghadirkan Cahaya Tauhid, merupakan program religi yang ditayangkan selama bulan Ramadan. Program ini menampilkan ceramah dari Mamah Dedeh yang membahas berbagai topik keislaman dan kehidupan sehari-hari, disertai dengan nilai-nilai tauhid. Acara ini biasanya ditayangkan menjelang waktu berbuka puasa.

Entong
Saat berbuka puasa, dilanjutkan dengan Entong adalah serial animasi yang diadaptasi dari sinetron religi populer berjudul Si Entong animasi yang hanya hadir saat ramadan dan selalu di tunggu kehadirannya. Serial ini mengisahkan petualangan seorang anak laki-laki bernama Entong, yang berasal dari keluarga sederhana di Jakarta. Ia dikenal sebagai anak yang baik, cerdas, dan taat beribadah.

Dalam animasi ini, Entong sering menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitarnya, termasuk berurusan dengan teman-temannya yang nakal, menghadapi permasalahan keluarga, serta menegakkan kebaikan dengan nilai-nilai Islami. Dengan kecerdasannya dan bimbingan sang ibu, Entong selalu menemukan cara untuk menyelesaikan masalah dengan bijak.

Family 100
Game show Family 100 selalu menjadi tontonan favorit yang selalu ditunggu-tunggu pada setiap penayangannya oleh para pemirsa. MNCTV menayangkan game show Family 100 setiap hari, pukul 19.30 WIB.

Family 100 hadir dengan konsep yang makin seru dan penuh kejutan. Setiap episode semakin seru dan menegangkan dengan beragam jawaban tak terduga dari peserta. Dipandu oleh Irfan Hakim, yang terkenal dengan kelucuan dan semangatnya yang tinggi, membuat acara ini penuh tawa dan keceriaan.

DMD Panggung Rezeki
Ajang pencarian bakat Dangdut Mania Dadakan (DMD) Panggung Rezeki selalu memberikan warna baru dan menghasilkan talenta-talenta bindang dangdut tanah air. DMD Panggung Rezeki ditayangkan secara langsung di MNCTV setiap Senin – Rabu pukul 21.30 WIB

Para kontestan dapat dari berbagai profesi dapat mewujudkan mimpinya, serta mendapatkan uang dengan jumlah yang besar dalam satu malam. DMD Panggung Rezeki, bukan sekedar acara hiburan biasa melainkan tempat para peserta bisa meraih kesempatan luar biasa. Dengan tantangan seru hingga hadiah jutaan rupiah siap di bawa pulang.

Blockbuster Jadul Mantul
Semarak di bulan Ramadan dengan tayangan film-film Blockbuster paling di hati bernostalgia penuh aksi dan drama yang ditayangkan setiap hari pukul 24.00 WIB.

Menghadirkan film-film terbaik yang diperankan oleh para actor legendaris seperti Rhoma Irama, Advent Bangun, Barry Prima, Deddy Mizwar, dan George Rudy.

Editor: AKil

Ribuan Jamaah Padati Tarawih Perdana di Masjid Raya Baiturrahman

0
Suasana malam tarawih pertama di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, pada Jum'at 28 Februari 2025. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh  Ribuan masyarakat Kota Banda Aceh dan sekitarnya memadati Masjid Raya Baiturrahman untuk melaksanakan salat tarawih pertama Ramadan 1446 H, pada Jumat, 28 Februari 2025.

Pantauan Nukilan, setelah salat Magrib jamaah sudah mulai berdatangan dan memenuhi pelataran masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.

Di bawah payung-payung raksasa yang menaungi area luar masjid, para jamaah mengatur saf dengan tertib dan rapi. 

Salat tarawih yang dimulai pukul 20.50 WIB berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan khusyuk.

Salah seorang jemaah, Muhammad Rizal (27),  mengaku sangat bersyukur bisa kembali melaksanakan tarawih di Masjid Raya Baiturrahman. Ia datang bersama temannya sore hari supaya dapat tempat di dalam masjid.

“Rasanya sangat haru bisa kembali menjalani Ramadan dengan penuh semangat di masjid raya kita ini, saya tadi datang lebih awal untuk mendapatkan saf di dalam masjid,” katanya.

Diketahui, Kemenag telah menetapkan 1 Ramadan 1446 H/2025 M jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025 berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

“Sidang Isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025,” kata Menag dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (28/2/2025).

Reporter: Rezi

The Rebel Datang Menyebarkan Lolipop, Kiko dan Kawan-kawan Penasaran. Saksikan Kiko : Adventure in the Future

0
The Rebel Datang Menyebarkan Lolipop, Kiko dan Kawan-kawan Penasaran. Saksikan Kiko : Adventure in the Future. (Foto: MNCTV)

NUKILAN.id | Iklan – Animasi Kiko selalu menghadirkan tayangan petualangan seru musim terbaru yang membawa penonton menjelajahi dunia futuristik pada tahun 2200 dalam Kiko : Adventure in the Future. Animasi ini ditayangkan di MNCTV pada Senin 3 Maret 2025, pukul 15.00 WIB.

Hari itu Kiko bersama kawan-kawan dan Quizee sedang bermain di taman kota. Tiba-tiba pesawat The Rebel datang menyebarkan lolipop, membuat anak-anak dan Karkus-Pupus berebutan. Robot penjaga segera merebut lolipop itu.

Tindakan The Rebel membuat Kiko dan kawan-kawan penasaran, apa yang sebenarnya terjadi. Quizee pun membawa mereka ke beberapa tahun lalu. Pada saat itu, ada festival kesenian dan olahraga di taman kota yang dihadiri seluruh warga Neo Asri, termasuk Walikota dan istrinya yang bernama Lana.

Sayangnya, pertandingan motorball yang menggunakan bola terbang, berlangsung rusuh. Bola itu melesat dengan sangat kencang menghantam kompor hingga terjadi ledakan besar. Ledakan itu membuat banyak warga cedera termasuk Lana.

Lana yang terluka parah pun harus memakai kursi roda hingga sekarang. Sejak saat itu, Walikota mengeluarkan peraturan yaitu larangan memasak dan melakukan kegiatan yang melibatkan seni dan olahraga berbahaya.

Editor: Akil

PLN Aceh Diminta Tak Lakukan Pemadaman Listrik Selama Ramadhan

0
Ilustrasi kelistrikan (Foto: pln.co.id)

NUKILAN.id | Aceh Barat – Ombudsman RI Perwakilan Aceh meminta PT PLN Persero Unit Induk Distribusi (UID) Aceh untuk memastikan tidak terjadi pemadaman listrik selama bulan Ramadan.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Muammar, dalam sebuah acara di Meulaboh, Aceh Barat, Jumat (28/2/2025).

“Kami harap setiap keluhan masyarakat cepat direspon dan tidak ada pemadaman selama Ramadan,” tegas Muammar kepada Nukilan.

Menanggapi hal tersebut, pihak PLN Aceh menyatakan telah melakukan persiapan intensif selama tiga bulan menjelang Ramadan. PLN mengidentifikasi beberapa komponen penting dalam sistem kelistrikan yang perlu mendapat perhatian khusus, yaitu komponen pembangkit dan sistem transmisi.

Senior Manager Distribusi PT PLN Persero UID Aceh, Fauzan, menjelaskan bahwa untuk wilayah Aceh, pembangkit listrik utama berlokasi di Nagan Raya dan Arun. Sementara itu, sistem transmisi berperan dalam distribusi listrik dari pusat pembangkit ke gardu induk hingga sampai ke rumah-rumah pelanggan.

“PR besar kami ada pada jaringan distribusi dari gardu induk ke rumah-rumah pelanggan,” jelas Fauzan.

Untuk mengatasi permasalahan distribusi, Fauzan menambahkan bahwa PLN telah melakukan upaya preventif dengan memangkas pohon-pohon yang berpotensi mengganggu tiang atau kabel listrik dan juga mencegah mobilitas hewan-hewan yang bisa menghambat lancarnya distribusi kelistrikan.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PT PLN UID Aceh, Nurlana menyampaikan PLN sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Menurutnya, PLN telah menyediakan beberapa saluran pengaduan seperti media sosial dan aplikasi PLN Mobile.

“Segala masukan-masukan akan kami pertimbangkan untuk pelayanan yang lebih baik. PLN akan terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,” pungkas Nurlana.

Merespon keluhan tersebut, pihak Humas PLN mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan kondisi rawan melalui aplikasi PLN Mobile atau langsung ke unit pengaduan di Kantor Layanan PLN terdekat.

Reporter: Rezi

Antusiasme Warga Aceh di Hari Meugang, Pembeli Masih Serbu Pasar Hingga Sore

0
Antusiasme Warga Aceh di Hari Meugang, Pembeli Masih Serbu Pasar Hingga Sore. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tradisi meugang masih terasa begitu kuat di Aceh. Hingga sore hari, warga terus memadati pasar daging di kawasan Kopelma Darussalam untuk membeli daging menyambut Ramadan 1446 H.

Pantauan Nukilan.id, Jumat (28/2/2025), sejumlah warga memilih membeli daging di sore hari karena berbagai alasan. Misna, seorang mahasiswi, mengaku baru sempat berbelanja karena daging tersebut akan disiapkan sebagai menu sahur pertama Ramadan.

“Saya beli di sore ini karena untuk menu sahur di hari pertama puasa,” kata Misna.

Senada dengan Misna, Iskandar, seorang pembeli lainnya, juga baru membeli daging di sore hari. Menurutnya, tradisi meugang sangat penting sehingga ia harus memastikan bisa membawa pulang daging.

“Saya baru mendapatkan uang untuk membeli. Menurut saya, meugang sangat krusial dan berarti makanya saya harus bisa beli daging,” katanya.

Adapun harga daging sapi di kawasan Simpang Galon, Kopelma Darussalam, dibanderol Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram. Sementara itu, daging kerbau dijual lebih mahal, mencapai Rp200 ribu per kilogram.

Meski harga daging terbilang tinggi, antusiasme masyarakat Aceh dalam menyambut meugang tak surut. Tradisi ini menjadi momen penting bagi warga untuk berkumpul dan menikmati hidangan berbasis daging sebelum memasuki bulan suci Ramadan. (XRQ)

Reporter: Akil