Beranda blog Halaman 2207

Mudik Antar Kabupaten/Kota di Aceh Wajib Punya Surat Bebas Covid-19, Perbatasan Ditutup

0
Foto: Kombes Dicky Sondani. (Munsir-detikcom)

Nukilan.id – Penumpang angkutan umum dan mobil pribadi yang melakukan perjalanan antar kabupaten/kota di Aceh wajib mengantongi surat bebas Corona. Aturan itu berlaku sejak 3-17 Mei mendatang.

“Apabila tidak membawa surat tes antigen, maka kendaraan tersebut akan diputar balik,” kata Dirlantas Polda Aceh Kombes Dicky Sondani kepada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Penumpang mobil pribadi dan angkutan umum bakal diperiksa di setiap terminal di Aceh. Aturan itu dibuat untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Tanah Rencong.

Baca juga: Gubernur Sumut Siapkan 7 Lokasi Karantina untuk Masyarakat yang Nekat Mudik

Menurut Dicky, petugas pemeriksaan terdiri dari TNI-Polri, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Dia meminta pihak Organda dan pengusaha angkutan umum menolak penumpang yang tidak membawa tes antigen.

“Diharapkan masyarakat Aceh melakukan tes antigen sebelum melakukan perjalanan antar kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh,” ujar Dicky.

Selain mudik lokal, polisi juga bakal melarang warga dari luar daerah masuk ke Aceh. Perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara (Sumut) di empat titik yaitu Aceh Tamiang, Aceh Singkil, Subulussalam dan Aceh Tenggara bakal ditutup total.

“Tanggal 6 Mei semua kita close perbatasan,” ujar Dicky.[detikcom]

Begini Harapan Kepsek SMAN 9 Banda Aceh di Hardiknas 2021

0

Nukilan.id – Hari Pendidikan Nasional 2021 (Hardiknas 2021), Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 9 Kota Banda Aceh Hj. Nilawati S.Pd. M.Pd, sangat berharap kepada pemerintah Aceh untuk dapat memperbaiki peringkat dan kualitas pendidikan di Aceh.

“Saya menaruh ekspektasi yang tinggi pada pemerintah pak Nova Iriansyah agar dapat memperbaiki peringkat pendidikan di Aceh,” kata Nilawati saat dihubungi Nukilan.id, Sabtu (1/5/2021).

Kendati demikian, Nilawati mengatakan bahwa, kebijakan Pemerintah Aceh dalam meningkatkan mutu pendidikan sudah baik.

“Menurut saya Kebijakan pemerintah Aceh sudah bagus,” ujarnya.

Namun, kata Nilawati, kemajuan pendidikan di Aceh masih belum memberi hasil yang mengembirakan. Walau angka kelulusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini mencapai 36,8% di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Serambi Mekah dari jumlah 15.290 l peserta yg mendaftar.

“Tetapi, peserta yang dari luar Aceh persentase pun semakin meningkat yang lulus di prody favorit di Universitas Syiah Kuala (USK),” tambahnya.

Oleh karena itu, Nilawati meminta pemerintah Aceh harus memberi perhatian khusus untuk bidang pendidikan dalam hal rekrutmen tenaga pengajar.

“Pemerintah dalam mengurus bidang pendidikan harus mempunyai perhatian khusus dalam hal rekrutmen tenaga pengajar,” ujarnya.

Bukan itu saja, ia juga meminta pejabat pengambil kebijakan harus profesional, sehingga dapat diberi waktu yang cukup minimal 4 tahun, agar program-program pendidikan yang sudah disusun bisa berkelanjutan.

“Tentunya dengan pengawasan yang ketat terhadap keterlaksanaan program, mengingat penggunaan anggaran yang sangat besar,” tuturnya.

Ahli BMKG Jelaskan Pergeseran Poros Bumi dan Perubahan Iklim

0
Foto. KalderaNews

Nukilan.id – Penelitian terbaru mengungkap perubahan iklim telah membuat pergeseran poros Bumi. Perubahan iklim meningkatkan pencairan gletser di daerah kutub selama beberapa dekade.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Geophysical Research Letters menyebutkan bahwa banyaknya redistribusi air menyebabkan lokasi kutub utara dan selatan bergeser ke timur sejak pertengahan 1990-an.

Peneliti menyebut poros bumi mulai bergeser secara drastis pada 1995 sehingga arah pergeseran kutub tersebut berubah dan menjadi sangat cepat. Es yang mencair mengubah bagaimana berat bumi didistribusikan.

Sebelum pertengahan 1990-an, data satelit menunjukkan kutub bergerak perlahan ke selatan. Tapi kemudian berbelok ke kiri dan mulai bergeser ke timur dengan kecepatan yang dipercepat, bergerak sekitar sepersepuluh inci per tahun.

Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Herizal, menyampaikan, pergeseran poros bumi yang justru menyebabkan perubahan iklim.

Baca juga: BMKG: Waspada, Aceh Berpotensi Hujan Lebat

Dia mengatakan sudut poros bumi terhadap true north disebut memiliki pengaruh terhadap jumlah radiasi yang diterima tempat-tempat di permukaan bumi, dikenal sebagai efek eccentricity dan obliguity.

Herizal menjelaskan perubahan eccentricity atau obliguity yang signifikan akan mempengaruhi secara signifikan budged kesetimbangan energy di permukaan bumi yang pada akhirnya mempengaruhi sistim iklim.

“Variabilitas obliguity ini dikenal dengan siklus 33 tahunan,” ujar Herizal kepada CNNIndonesia.com, Jumat (30/4).

Pada sisi lain, Herizal juga menjelaskan hubungan langsung antara gletser yang mencair dengan poros bumi yang semakin miring. Dia berkata pada saat sistem iklim bumi berubah maka akan mengubah semua komponen sistem iklim bumi yang terdiri dari sistem atmosfer, hidrosfer (termasuk lautan), kriosfer (termasuk gletser), dan biosfer (daratan).

Melansir Business Insider, Greenland telah kehilangan lebih dari 4,2 triliun ton es sejak 1992, yang menaikkan permukaan laut global 0,4 inci. Tingkat pencairan itu meningkat tujuh kali lipat, dari 36 miliar ton per tahun pada 1990-an menjadi 280 miliar ton per tahun dalam dekade terakhir.

Pencairan gletser Antartika juga disebut semakin cepat pada 1980-an. Antartika kehilangan 40 miliar ton es setiap tahun. Dalam satu dekade terakhir, angka tersebut melonjak hingga rata-rata 252 miliar ton per tahun.

Lihat juga: Pecahan Komet Halley Terangi Langit Malam Hingga Mei
Sumbu rotasi bumi tidak lurus ke atas dan ke bawah seperti sumbu Merkurius atau Jupiter. Sebaliknya, sumbu Bumi miring dengan sudut 23,5 derajat.

Baca juga: BMKG: Waspada Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Itulah mengapa belahan bumi utara dan selatan mendapatkan jumlah sinar matahari yang berbeda-beda pada waktu yang berbeda sepanjang tahun, itulah juga sebabnya Bumi memiliki musim.

Perubahan poros bumi baru-baru ini diklaim tidak akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia, tetapi itu bisa sedikit mengubah waktu dalam satu hari.

Bumi membutuhkan waktu kurang dari 24 jam untuk menyelesaikan satu rotasi. Tetapi perubahan poros dapat menambahkan milidetik ke waktu putaran itu, membuat satu hari sedikit lebih lama.[cnn]

Liga Italia, Milan Kembali ke Jalur Kemenangan dan Naik ke Posisi Kedua

0

Nukilan.id – AC Milan kembali ke jalur kemenangan dan naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Italia seusai menundukkan Benevento 2-0 dalam laga pekan ke-34 di Stadion San Siro, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).

Gol-gol Hakan Calhanoglu dan Theo Hernandez menyudahi tren buruk Milan yang selalu menelan kekalahan di dua pertandingan sebelumnya.

Tambahan tiga poin membuat tim besutan Stefano Pioli sementara naik ke posisi kedua dengan koleksi 69 poin, melompati Atalanta (68), Napoli (66) dan Juventus (66) yang baru memainkan pertandingan masing-masing Minggu malam nanti.

Sedangkan Benevento (31) kini terperosok ke zona degradasi turun ke urutan ke-18 di bawah Cagliari (31) yang belum memainkan laga pekan ke-34, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Milan memasuki laga dengan misi bulat menyudahi tren buruk mereka dan enam menit selepas sepak mula Calhanolgu dengan sempurna menyelesaikan umpan kiriman Alexis Saelemaekers untuk membuka keunggulan tuan rumah.

Keunggulan itu berusaha digandakan oleh Milan, tetapi kiper Lorenzo Montipo beberapa kali berjibaku menyelamatkan gawangnya dari tembakan Diogo Dalot, Zlatan Ibrahimovic dan Rafael Leao.

Montipo kembali dibuat sibuk pada menit ke-36 untuk mementahkan tembakan keras Hernandez yang melakukan tusukan ke dalam kotak penalti Benevento.

Lantas di pengujung babak pertama, pada menit ketiga injury time, Montipo lagi-lagi melakukan penyelamatan gemilang untuk menghalau tembakan Ibrahimovic dengan kakinya.

Benevento berusaha memasuki babak kedua dengan lebih agresif tetapi tembakan Iago Falque dari tepian kotak penalti masih melenceng dari sasaran.

Milan justru berhasil menggandakan keunggulannya pada menit ke-60 saat Hernandez dengan sigap menyambar bola muntah hasil tembakan Ibrahimovic yang tak diselamatkan sempurna oleh Montipo.

Delapan menit kemudian, Roberto Insigne membuang sia-sia ruang tembak yang terbuka lebar di dalam kotak penalti Milan dan malah melepaskan sepakan melengkung yang jauh melenceng dari sasaran.

Di sisa waktu yang ada Milan cukup nyaman mengendalikan pertandingan dan menjaga keunggulan 2-0 bertahan hingga peluit tanda bubaran terdengar.

Kedua tim akan memain pertandingan lanjutan masing-masing pada Minggu (9/5) pekan depan, saat Milan melawat ke Stadion Allianz menghadapi Juventus dan Benevento menjamu Cagliari di Ciro Vigorito.[antara]

Asal Mula Nama Bluetooth yang Terinspirasi dari Raja Viking

0

Nukilan.id – Bluetooth menjadi salah satu fitur penting yang wajib ada di smartphone, PC, atau perangkat wearable device.

Secara umum, Bluetooth adalah teknologi koneksivitas jarak pendek tanpa kabel (wireless), yang berfungsi mengirim dan menerima sejumlah data atau file.

Bluetooth bisa digunakan untuk mengirim dokumen berupa gambar, audio, video, dan data lainnya dari satu perangkat ke perangkat yang lain.

Saat ini, fungsi Bluetooth semakin luas karena semakin banyak perangkat nirkabel yang harus terkoneksi dengan perangkat lain lewat sambungan Bluetooth.

Namun, pernahkah bertanya-tanya mengapa dinamakan “Bluetooth” yang jika diartikan secara harfiah dalam bahasa Indonesia, berarti “gigi biru”?

Nama “Bluetooth” ternyata terinspirasi dari sejarah Skandinavia dan logo ikoniknya memiliki arti tersembunyi.

Coba perhatikan lekat-lekat logo Bluetooth. Logo tersebut sejatinya adalah dua huruf rune Younger Futhark, yakni “Hagall” (H) dan “Bjarkan” (B) yang digabung menjadi satu seperti ilustrasi di bawah ini.

Sedikit informasi, Younger Futhark atau yang dikenal pula dengan sebutan rune Skandinavia dalah alfabet rune yang terdiri dari 16 karakter.

Rune ini ditemukan di Skandinavia dan pemukiman zaman Viking yang ada di luar negeri yang digunakan sekitar abad ke-9 dan seterusnya.

Jika dicocokan dengan alfabet saat ini, dua huruf tersebut merujuk pada huruf “H” dan “B” yang merupakan inisial dari King Harald “Blatand” Gormsson. Ia adalah Raja Viking yang menguasai Denmark dan Norwegia dari tahun 958-985.

Salah satu pencapaian terbesarnya adalah menyatukan Denmark dan Norwegia di bawah kekuasaannya.

“Blatand” sendiri merupakan bahasa Denmark yang berarti gigi biru atau dalam bahasa Inggris “bluetooth”. Mengapa dijuluki demikian?

Dokumen pertama yang merujuk asal muasal panggilan “Blatand” kepada Raja Viking, ditemukan di karya Chronicon Roskildense (sejarah Roskilde) yang ditulis dalam Bahasa Latin.

Dalam dokumen tersebut diceritakan bahwa Harald “Blatand” dikenal memiliki gigi mati yang bewarna biru keabu-abuan yang sangat gelap. Dari ciri khasnya itulah, julukan “Blatand” alias si gigi biru disematkan kepada Harald.

Dicetuskan petinggi Intel

Berabad-abad setelahnya, tepatnya pada 1996, tiga petinggi dari pemimpin industri teknologi saat itu berkumpul. Mereka adalah perwakilan dari Intel, Ericsson dan Nokia.

Saat itu, ketiganya membicarakan standarisasi teknologi radio jarak pendek untuk mendukung koneksivitas dan kolaborasi antara produk dan industri yang berbeda.

Di tengah-tengah diskusi, perwakilan Intel, yakni Jim Kardach mengusulkan nama “Bluetooth” sebagai kode sementara teknologi itu.

“King Harald ‘Bluetooth’, dikenal karena menyatukan Skandinavia, seperti kita yang ingin menyatukan industri PC dan seluler dengan tautan nirkabel jarak pendek,” ungkap Kardach kala itu, dirangkum KompasTekno dari blog resmi Bluetooth, Minggu (2/5/2021).

Mulanya, nama Bluetooth hanya akan digunakan untuk sementara saja. Sebab ada kandidat nama lain yang diusulkan, seperti RadioWire dan PAN (Personal Area Networking).

Saat melakukan pengecekan merek dagang, PAN ternyata sudah banyak digunakan, sementara penelusuran untuk merek dagang RadioWire, dirasa terlalu lama dan tidak akan terburu waktu hingga jadwal peluncuran.

Walhasil, Bluetooth tampil sebagai satu-satunya pilihan. Nama Bluetooth sebagai teknologi nirkabel jarak pendek pun sangat cepat dikenal dan menyebar ke seantero industri.

Hingga saat ini, “Bluetooth” menjadi nama yang sangat melekat dengan teknologi koneksivitas jarak pendek tanpa kabel.[]

Kasus Covid-19 Bertambah 124 Orang di Aceh, Seribu Lebih Kini Dirawat

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Kasus harian konfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi 124 orang di Aceh. Akibatnya, kasus aktif pun ikut melonjak menjadi seribu orang lebih dalam perawatan. Sementara itu, penderita yang sembuh bertambah sebanyak 119 orang, dan dua meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Sabtu (1/5/2021).

“Ini merupakan penambahan kasus harian tertinggi dalam empat bulan terakhir,” ujarnya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menuturkan, penambahan kasus harian yang lebih seratus orang ini hendaknya menjadi alarm bagi semua orang untuk ikut menghambat laju penularan virus corona di dalam masyarakat. Penularan virus corona dalam komunitas melalui interaksi sosial antarpersonal, dan dari personal kepada komunitasnya.

Karena itu, katanya, pencegahan penularan Covid-19 dalam suatu komunitas sangat tergantung pada kesadaran setiap individu untuk bertanggung jawab melindungi orang lain di sekitarnya. Protokol kesehatan merupakan instrumen pengendalian perilaku baru yang paling efektif melindungi diri dan masyarakat dalam setiap komunitas. 

Setiap individu harus didorong untuk memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan memakai sabun sesering mungkin, menghindari kerumunan, dan mengkonsumsi makanan yang baik dan halal, katanya. Alih-alih menciptakan kerumunan, malah harus menghindari kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.

Masyarakat juga tidak bersikap permisif terhadap oknum yang petantang-petenteng mengabaikan protokol kesehatan. Mereka yang mengabaikan protokol kesehatan dapat langsung diberikan teguran.

Pada skala rumah tangga, kepala keluarga sudah selayaknya mewajibkan setiap anggota keluarganya menjalankan protokol kesehatan, mendorongnya ikut vaksinasis Covid-19 untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok.

Pada sisi yang lain, sambung SAG, setiap individu dalam masyarakat harus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap Pandemi Covid-19.  Siapa pun yang mengabaikan protokol kesehatan harus diberikan teguran agar ia peduli terhadap situasi pandemi yang sedang meng ancaman semua orang dan menjadi musuh bersama masyarakat dunia saat ini, katanya.

“Bentuk sanksi sosial yang diberikan  harus terukur dan tidak terjatuh pada tindakan main hakim sendiri yang melanggar hukum. Tujuan baik harus dilakukandengan cara-cara yang baik pula,” katanya mewanti-wanti.

Perkembangan terakhir

Lebih lanjut, seperti biasa, SAG melaporkan data akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  1 Mei 2021. Kasus Covid-19 sudah mencapai 11.169 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 9.717 orang. Pasien masih dirawat 1.012 orang, dan jumlah meninggal dunia sebanyak 440 orang.

Data akumulatif tersebut sudah tercatat 124 kasus konfirmasi baru Covid-19 dalam waktu 24 jam terakhir, pasien sembuh bertambah 119 orang, dan dua orang yang dilaporkan meninggal dunia.

Kasus baru meliputi warga Banda Aceh 28 orang, Aceh Besar 18 orang, Pidie 16, Aceh Tengah 15 orang, dan Lhokseumawe 14 orang. Kemudian warga Langsa dan Aceh Jaya, sama-sama lima orang. Warga Aceh Timur 4 orang. Selanjutnya, warga Aceh Tamiang dan Bener Meriah masing-masing tiga orang.

Virus corona juga menginfeksi warga Gayo Lues, Sabang,  dan Aceh Barat, masing-masing dua orang. Sedangkan warga Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, dan Nagan Raya, sama-sama satu orang. Sementara tiga orang lainnya merupakan warga dari luar daerah. 

Selanjutnya, rinci SAG, pasien sembuh bertambah 119 orang, meliputi warga Banda Aceh 36 orang, Aceh Tamiang sembilan orang, Aceh Besar delapan orang, Pidie enam orang, dan warga Gayo Lues sebanyak empat orang.

Sedangkan warga Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Barat, dan Aceh Singkil, masing-masing satu orang. Sisanya, sebanyak 49 orang merupakan warga dari luar Aceh.

“Dua orang yang dilaporkan meninggal dunia masing-masing warga Gayo Lues dan Pidie Jaya,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata SAG, kasus probable secara akumulatif sebanyak 709 orang, meliputi 624 orang sudah selesai isolasi, 9 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19.

“Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 8.891 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 8.695 orang, sedang isolasi di rumah 151 orang, dan 45 orang sedang isolasi di rumah sakit,” tutupnya.[]

Sembilan Berkas Perkara Tahap Pertama Dugaan Korupsi PT ASABRI Dilimpahkan Kepada JPU

0
PT. ASABRI (Persero).

Nukilan.id – Sebanyak 9 (sembilan) berkas perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada PT ASABRI atas nama 9 orang tersangka telah diserahkan oleh Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Direktorat Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Jumat (30/4/2021) kemarin.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH. MH dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/5/2021) mengatakan berkas perkara milik 9 orang tersangka yang telah diserahkan ke JPU, antara lain ARD selaku Dirut PT Asabri periode tahun 2011 s/d Maret 2016; SW selaku Direktur Utama PT. Asabri (Persero) periode Maret 2016 s/d Juli 2020; BE selaku Mantan Direktur Keuangan PT. Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014; HS selaku Direktur PT. Asabri (Persero) periode 2013 s/d 2014 dan 2015 s/d 2019.

Baca juga: Kejagung Sita 30 Bidang Tanah Milik Tersangka BTS Terkait Kasus Korupsi PT ASABRI

“Selanjutnya, IWS selaku Kadiv Investasi PT. Asabri Juli 2012 s/d Januari 2017; LP selaku Direktur Utama PT. Prima Jaringan; BTS selaku Direktur PT. Hanson Internasional; HH selaku Direktur PT. Trada Alam Minera dan Direktur PT. Maxima Integra; dan terakhir, JS selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relation,” urai Leonard.

Leonard menjelaskan, pasal sangkaan yang diberikan kepada para tersangka terdiri dari primair dan subsidair. Pasal primair yang dikenakan adalah Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

“Sementara pasal subsidairnya, yaitu Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” katanya.

Baca juga: Kejagung Sita Barang Bukti BTS Terkait Kasus Korupsi ASABRI

Selama 14 hari, Jaksa Peneliti akan mempelajari kelengkapan 9 berkas perkara tersebut, baik mengenai kelengkapan syarat formal maupun kelengkapan syarat materiil.

“Penelitian Berkas Perkara Tahap Pertama difokuskan pada kelengkapan syarat formal dan kelengkapan syarat materiil. Jika Jaksa Peneliti atau JPU berpendapat hasil penyidikan masih kurang lengkap, maka Jaksa Peneliti/JPU akan mengembalikan Berkas Perkara disertai petunjuk untuk dilengkapi,” pungkas Leonard.[]

Kadisdik Aceh: Guru Unjung Tombak Pembentukan Jati Diri Bangsa

0

Nukilan.id – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei Tahun 2021, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, Drs. Alhudri MM mengatakan bahwa, guru menjadi ujung tombak pembentukan kualitas dan jati diri bangsa.

Merespon hari sakral Hardiknas, Drs Alhudri MM mengungkapkan dunia pendidikan harus menyesuaikan proses belajar mengajar dengan kebiasaan baru di masa pandemik COVID-19. Memaksimalkan pembelajaran secara virtual, mengoptimalkan pustaka digital, pelatihan secara daring dengan tetap berpedoman pada standar mutu yang telah ditetapkan.

“Selain itu mengajak semua organisasi guru seperti PGRI, IGI, JSDI, dan Kobar GB untuk saling bahu membahu bersama-sama meningkatkan kemapuan guru dalam penguasaan Teknologi Informasi (TI) untuk mendukung pembelajaran dalam masa COVID-19,” ujar Alhudri saat dihubungi, Sabtu (1/05/2021). 

Baca juga: Hari Pendidikan Nasional 2021: Sejarah, Tema, dan Link Download Logo

Masih menurut Drs Alhudri MM guru adalah komponen yang berhubungan langsung dengan siswa melalui proses PBM (proses belajar mengajar), sehingga guru menjadi ujung tombak peningkatan mutu pendidikan Aceh.

“Kita fahami semua sudah banyak berbuat guru-guru kita di seluruh Aceh namun masih banyak hal yang perlu ditata lagi. Itu menjadi tanggung jawab pemerintah dan kita semua.  Tentu hasilnya masih belum mengembirakan. Terpenting guru harus tetap belajar sebelum dia mengajar. Guru harus memiliki motivasi sebelum memberikan motivasi kepada siswa. Guru menjadi panutan bagi siswa dan lingkungan sekolah. Insyallah dengan demikian pendidikan kita akan lebih baik lagi,” pesan Kadisdik Aceh.

Perlu Dukungan Kementerian 

Terkait dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Drs Alhudri MM menyebutkan, ada beberapa bentuk dukungan yang dibutuhkan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Aceh.

Baca juga: Menparekraf dan Pemerintah Aceh Kejar Investasi 1 Milyar Dolar dari UEA

Dukungan itu antara lain, kata Alhudri, terutama bagi kepala sekolah untuk dapat memperoleh sertifikat CAKEP (Calon Kepala Sekolah) melalui LP2KS (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepala Sekolah) Solo.Dukungan Program Profesi Guru (PPG) bagi guru yang belum memiliki Sertifikat Pendidik.

Berikutnya, kata Kadisdik, dukungan Program Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak yang terdistribusi merata di semua daerah. Dukungan DAK Fisik dan Non Fisik dengan memperhatikan kebutuhan real sekolah. Dukungan untuk penyedian guru produktif melalui P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) serta dukungan sekolah-sekolah boarding yang bermutu di semua kabupaten/kota.[UH]

Setelah 2,5 Tahun, Nelayan Aceh Timur yang Ditangkap di Myanmar Bebas

0

Nukilan.idDirektorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengantarkan Jamaluddin Abubakar (39), nelayan asal Idi, Kabupaten Aceh Timur kepada Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA).

Kepulangan Jamaluddin Abubakar yang sebelumnya ditangkap otoritas Myanmar 2,5 tahun lalu, tepatnya 6 November 2018 disambut hangat oleh BPPA, Sabtu (1/5/2021) di Ruang Rapat Kantor BPPA, Jakarta Pusat.

“Atas kerja semua pihak, terutama Kemenlu melalui KBRI Yangon, pada 15 April 2021, akhirnya Jamaluddin berhasil dipulangkan setelah mendapatkan pengurangan kurungan oleh otoritas penegak hukum Myanmar,” ujar Kepala BPPA, Almuniza Kamal, SSTP, MSi, yang disampaikan melalui Kasubid Hubungan Antar Lembaga dan Masyarakat, Ir Cut Putri Alyanur.

Sebagai informasi, Jamaluddin dinyatakan bersalah karena menangkap ikan di wilayah perairan Myanmar, yang berbuntut pada vonis kurungan selama lima tahun penjara oleh pengadilan Kwathaung, Myanmar, terhitung sejak 2018.

Cut Putri mengungkapkan, Jamaluddin adalah Kapten dari KM Bintang Jasa yang sering beroperasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PNN), Idi Aceh Timur.

“Sebelum dipulangkan ke daerah asal, Jamaluddin telah melakukan karantina selama lima hari di Wisma Atlet Pademangan, dan dinyatakan negatif Covid-19 sesuai dengan hasil tes PCR,” jelas Cut Putri.

Jamaluddin akan dipulangkan besok, Minggu (2/5/2021), pukul 12.00 WIB menggunakan Garuda Indonesia, dan akan disambut oleh Dinas Sosial Aceh beserta keluarga. 

Atas penyerahan Jamaluddin, Pemerintah Aceh melalui BPPA mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memulangkan nelayan asal Aceh dari Myanmar, terutama Kemenlu RI, KBRI di Yangon, Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu.

Sementara itu, Jamaluddin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan dirinya, setelah mendekam dalam kurungan selama 2,5 tahun di Myanmar.

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan dan semua perhatian pihak Kemenlu, juga kepada Pemerintah Aceh. Kalau tidak, mungkin saya belum bisa menghirup udara bebas,” kata dia. [HA]

Menparekraf: Aceh Opsi Berwisata Bagi Wisatawan Nusantara

0

Nukilan.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno menyatakan Aceh merupakan salah satu opsi tujuan wisata bagi wisatawan nusantara selama pandemi COVID-19.

“Kita ketahui bahwa Aceh memiliki banyak sekali potensi, dan untuk wisatawan nusantara ini merupakan satu opsi untuk berkunjung, yang sangat-sangat berpotensi,” kata Sandiaga Uno di Banda Aceh, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Menparekraf dan Pemerintah Aceh Kejar Investasi 1 Milyar Dolar dari UEA

Tentunya, kata dia, berwisata saat ini harus mengikuti panduan protokol kesehatan yang lengkap dan disiplin, baik bagi pelaku usaha wisata maupun para wisatawan.

Kunjungan wisatawan nusantara menjadi salah satu satu yang ditargetkan Kemenparekraf RI dalam membangkitkan ekonomi pariwisata di tengah pandemi COVID-19.

“Kita punya 5 juta kelas menengah wisata nusantara baru yang sekarang ini memiliki opsi utama untuk berwisata di Indonesia aja, ini yang akan kita targetkan,” ujarnya.

Sandiaga Uno bersama istrinya Nur Asia tiba di Aceh sekitar pukul 10.17 WIB pada Sabtu. Ia direncanakan berada di Aceh hingga Minggu (2/5/2021), dan akan meninjau beberapa destinasi wisata di Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Sabang.

Kunjungan kerja ke daerah Tanah Rencong itu sebagai upaya dalam membangkitkan sektor pariwisata dengan panduan protokol kesehatan.

Baca juga: Kunjungi Sabang, Sandiaga Uno Berharap BPKS Ciptakan Event Bertaraf Internasional

Kemudian juga sebagai langkah untuk membangkit ekonomi kreatif yang juga sangat berdampak selama pandemi, apalagi Aceh menurut dia memiliki produk kreatif unggulan.

“Kita ingin produk-produk ekonomi kreatif di Aceh ini bangkit,” katanya.

“Salah satunya fashion, seperti yang saya pakai ini, batik dari Aceh dan beberapa produk ekonomi kreatif unggulan lain seperti kopi yang akan kita pasarkan dalam skala dunia dalam bentuk gastronomi,” katanya.

Sandiaga beharap pandemi COVID-19 segera berakhir agar pemerintah bisa melanjutkan agenda pembangunan kedepannya.

“Ini kita gunakan untuk membangkitkan, memulihkan ekonomi, membuka peluang kerja, mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan pandemi ini,” katanya.[antara]