Beranda blog Halaman 2176

Anies Baswedan: Jangan Pernah Kau Khianati Negeri Ini!

0

Nukilan.idFilm Tjoet Nja’ Dhien yang tayang perdana pada tahun 1988 lalu, saat ini sudah direstorasi dan diputar lagi di bioskop mulai hari Kamis, 20 Mei 2021. Film tersebut dibintangi oleh aktris ternama Tanah Air, Christine Hakim.

Tidak hanya masyarakat umum saja, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga ikut menyaksikan film Tjoet Nja’ Dhien. Anies mengunggah foto-foto yang menampilkan dirinya beserta keluarga tengah menonton film tersebut di bioskop. 

“Jangan pernah kau khianati negeri ini!” Itu kalimat terakhir yang keluar dari Tjoet Nja’ Dhien di film ini. Badannya renta tapi imannya kokoh. Matanya rabun tapi hatinya jernih. Pakaiannya gelap tapi sinar mukanya cerah,” tulis Anies dalam keterangan foto, mengungkapkan kesannya terhadap yang baru saja ditontonnya.

“Tjoet Nja’ Dhien adalah kisah perempuan tangguh. Dia memancarkan aura kecemerlangan hati dan keteguhan iman. Pancaran yang membuat ribuan terpanggil untuk perang sabil. Gema Takbir bergema di hutan dan pilihan yang dia tawarkan sederhana: Menang atau Syahid,” lanjutnya.

Perjuangan Cut Nyak Dhien yang digambarkan dalam film pun menggerakkan Anies untuk mengajak masyarakat agar meresapi kisahnya. Menurutnya, kenyamanan hidup yang dinikmati oleh rakyat Indonesia saat ini tak lepas dari perjuangan para pahlawan yang merelakan nyawa mereka.

“Tontonlah film ini. Resapi kisahnya. Refleksikan kondisinya. Bayangkan bila kita hidup di masa itu: ada di pihak manakah kita berada? Sanggupkah kita pilih jalan terjal tapi mulia? Jalan perjuangan? Sanggupkah?” tulis Anies.

“Bagi yang saat ini sudah bisa hidup nyaman, sejahtera di negeri ini. Ingatlah bahwa di bawah kenyamanan saat ini, ada pondasi yang dibentuk dari jutaan orang tak dikenal yang menghibahkan nyawanya sebagai ongkos untuk negeri ini bisa merdeka,” tulis Anies menambahkan.

Anies juga memuji tangan dingin sutradara Eros Djarot yang mampu menghidupkan suasana heroik sang pahlawan bersama rakyat Aceh dalam perjuangan melawan penjajah, hingga getaran semangatnya dirasakan juga olehnya. Anies pun menyebut Eros Djarot sutradara fenomenal.

“Menonton beberapa kali saat film ini keluar pertama kali di tahun 1988. Saat itu masih duduk di bangku SMA. Kini film Tjoet Nja’ Dhien diputar ulang. Getaran semangat dalam film ini masih tetap kuat,” tulis Anies.

“Eros Djarot memang fenomenal. Dia sanggup mengejawantahkan gelora heroik masa itu menjadi rangkaian gambar dan narasi yang dahsyat. Dia serap gelora perjuangan rakyat Aceh, lalu dipancarkannya dalam berbagai adegan dengan memesona. Ya, Eros Djarot memang dahsyat!” tulisnya.

Di akhir kalimatnya, Anies mengungkapkan bagaimana Tanah Aceh harum karena telah tersiram oleh darah para syuhada. 

“Tontohlah film ini dan kita akan makin sadar mengapa Aceh itu tanahnya harum. Di Aceh inilah tanahnya disiramirata dengan darah para syuhada. Ya, pengharum tanah di Aceh itu adalah darah syuhada. Tontonlah film ini, ada hikmah dan pelajaran amat dalam dari menonton filem Tjoet Nja’ Dhien ini…. #ABW,” lanjut dia.[viva]

Pemkab Aceh Timur Buka 1.511 Formasi PPPK, Guru Honorer Diprioritaskan

0

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera membuka penerimaan 1.511 formasi untuk calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kebutuhan ini diprioritaskan untuk tenaga pendidik atau guru honorer.

Sekretaris BPKSDM Aceh Timur, Didi Farisha mengatakan, penerimaan PPPK yang diberikan adalah khusus untuk kebutuhan guru TK, SD dan SMP. Kuotanya sebanyak 1.511 formasi.

“Tahun ini kami mendapatkan kuota 1.511 formasi PPPK. Sedangkan, CPNS tidak ada,” kata Didi di Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (22/5/2021).

Adapun kebutuhan tersebut untuk guru bahasa Indonesia sebanyak 48 orang. Kemudian, guru bahasa Inggris 17 orang, guru bimbingan konseling 126 orang, guru IPS 15 orang, guru kelas 717 orang, guru matematika 27 orang.

Berikutnya, guru penjasorkes 277 orang, guru PPKN 40 orang, guru prakarya dan kewirausahaan 54 orang, guru seni budaya 64 orang dan guru TIK 126 orang.

Mereka yang berhak mendaftar dan mengikuti seleksi PPPK merupakan guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan pemerintah daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud.

Serta guru yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud dan lulusan pendidikan profesi guru.

“Proses seleksi akan dilaksanakan tiga kali dengan sistem ujian CBT Kemendikbud yang dilaksanakan pada Agustus, Oktober, dan Desember mendatang,” kata Didi Farisha.

Seleksi PPPK dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Karena itu, peserta jangan percaya calo yang hanya menjanjikan kelulusan PPPK.[iNews]

Dinas Pendidikan Aceh Instruksikan Sekolah Wajib Lockdown di Zona Merah

0

Nukilan.id – Dinas Pendidikan Aceh melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Mohd Iqbal menyampaikan instruksi berdasarkan arahan Kadisdik Aceh, Drs Alhudri, MM, agar menutup (lockdown) satuan pendidikan yang berada di zona merah.

Selanjutnya, proses pembelajaran dan ujian dapat dilaksanakan dengan sistem dalam jaringan (daring).

“Kemudian untuk zona orange, proses pembelajaran dan ujian dilaksanakan secara shift. Namun apabila ada siswa, guru, atau karyawan terdeteksi positif Covid-19, maka satuan pendidikan wajib ditutup,” kata Iqbal kepada media, Sabtu (22/5/2021).

Iqbal menambahkan bahwa, untuk zona kuning, proses pembelajaran dan ujian dilaksanakan secara shift dengan berpedoman pada SOP, melaksanakan 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan, dan Menunda berpergian), serta menetapkan langkah-langkah konkrit apabila terjadi perubahan status zona di masing-masing satuan pendidikan.

“Untuk zona hijau, melaksanakan proses pembelajaran dan ujian secara tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 5M dan menetapkan langkah-langkah konkrit apabila terjadi perubahan status zona di masing-masing satuan pendidikan,” lanjutnya.

“Kebijakan ini diambil karena meningkatnya penyebaran Covid-19 secara signifikan di Aceh dengan jumlah penderita per 20 Mei 2021 mencapai 13.013 kasus terkonfirmasi positif dan 518 orang meninggal dunia,” sambung Iqbal.

Selain itu, kata Iqbal, instruksi selanjutnya yakni mempercepat proses pelaksanaan ujian semester. Untuk SMA/SMK dan PKLK jadwal ujian pada 28 Mei hingga 12 Juni 2021, khusus Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) disesuaikan, serta meniadakan seluruh kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan akademik lainnya setelah ujian.

“Selanjutnya, pembagian rapor pada 19 Juni 2021 dengan memperhatikan kondisi
zona Covid-19,” ujarnya.

“Kepada Satgas Covid-19 di masing-masing satuan pendidikan diwajibkan memantau (mengupdate) informasi perkembangan status zona dalam area sekolah dan sekitarnya serta melakukan koordinasi kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar,” sambung Iqbal.

Selanjutnya, kata Iqbal, pengawas pembina bersama dengan kepala satuan pendidikan melaksanakan evaluasi secara berkala dan menyampaikan laporan secara lisan maupun tertulis kepada Cabang Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di satuan pendidikan.

“Satuan pendidikan mengusulkan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar untuk melakukan Test PCR pada siswa, guru dan karyawan secara berkala,” demikian instruksi Kacabdin.

Ia melanjutkan, hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan proses pembelajaran tahun pelajaran 2021/2022 akan diberitahukan lebih lanjut sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Seluruh satuan pendidikan wajib mematuhi dan menindaklanjuti instruksi ini, apabila ditemukan pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan dan kewenangan yang berlaku,” pungkasnya.[]

Vaksinasi Lansia Nihil, Kasus Positif Covid-19 Tambah 104 Orang

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bagi kalangan usia lanjut (Lansia) umur di atas 60 tahun terbilang bergerak lamban. Bahkan nihil vaksinasi Lansia dalam laporan terakhir Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Sementara itu, kasus positif baru Covid-19 bertambah lagi 104 orang, pasien sembuh 93 orang, dan enam orang meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Minggu (23/5/2021).

“Progres vaksinasi Lansia nihil, tidak ada progres, dalam laporan terakhir yang kita terima,” tuturnya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, target sasaran vaksinasi Lansia sebanyak 435.651 orang. Lansia yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 4.317 orang, atau masih sekitar 1,0 persen dari sasaran. Sedangkan Lansia yang telah menuntaskan vaksinasi dosis II sebanyak 2.567 orang, atau sekitar 0,6 persen.

Progres vaksinasi petugas pelayanan publik juga kurang menggembirakan. Target vaksinasi Covid-19 pelayan publik sebanyak 478.489 orang. Vaksinasi dosis I sudah diterima sebanyak 63.346 orang, atau sekitar 13,2 persen dari target sasaran. Sedangkan petugas publik yang sudah tuntas vaksinasi dosis II sebanyak 48.313 orang, atau 10,1 persen.

Sedangkan vaksinasi tenaga kesehatan sudah mencapai 55.229 orang, atau 97,8 persen dari target sasaran sebanyak 56.470 orang. Nakes yang sudah menuntaskan vaksinasi dosis II sebanyak 51.542 orang atau sekitar 91,3 persen.

Selanjutnya, Jubir SAG menyerukan kepada Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten/kota untuk mendorong progres vaksinasi Lansia dan petugas pelayanan publik menjadi lebih cepat. Lansia adalah kelompok berisiko sangat tinggi tertular virus corona dan bahkan memiliki risiko tinggi terjadinya kematian bila terkena Covid-19.

Begitu juga petugas pelayanan publik, lanjut SAG. Petugas pelayan publik setiap hari kerja berinteraksi dengan individu atau kelompok masyarakat, dan memiliki risiko tinggi untuk tertular dan menularkan virus corona. Memotivasi petugas publik untuk vaksinasi Covid-19 memiliki peran strategis memutuskan penularan virus corona di masyarakat.

“Kelompok risiko tinggi harus menjadi prioritas dalam penanganan penyakit menular untuk melokalisasi penyebaran penyakit dan memperkecil risiko kematian,” tutur SAG.

Data Akumulatif

Selanjutnya SAG mengatakan, bila kita lihat secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per 23 Mei 2021, telah mencapai 13.229 kasus/orang. Rinciannya, para penyintas, yang sudah sembuh dari Covid-19 sebanyak 10.674 orang. Penderita yang kini dirawat 2.019 orang, dan pasien yang meninggal dunia sudah mencapai 536 orang.

“Angka-angka tersebut mencakup penambahan kasus konfirmasi baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, pasien yang sembuh, dan meninggal dunia,” tuturnya.

Kasus baru konfirmasi positif Covid-19 hari ini mencapai 104 orang, yang meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak 29 orang, Aceh Besar 15 orang, Aceh Tenggara sembilan orang, Pidie delapan orang, Aceh Tamiang enam orang, dan warga Bireuen lima orang.

Kemudian, warga Aceh Timur, Langsa, Aceh Utara, Nagan Raya, dan warga Aceh Selatan, sama-sama empat orang. Selanjutnya warga Aceh Tengah dua orang, warga Aceh Barat dan Aceh Singkil masing-masing satu orang. Sedangkan delapan lagi warga luar daerah.

Sementara itu, tambah SAG, pasien Covid-19 yang sembuh juga bertambah 93 orang, yakni warga Banda Aceh sebanyak 64 orang, Lhokseumawe 19 orang, Pidie Jaya lima orang, Aceh Tamiang empat orang, dan satu lagi warga Kota Sabang.

Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah enam orang lagi hari ini, masing-masing dua orang warga Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe, dan warga Kota Banda Aceh.

“Korban Covid-19 yang meninggal dunia secara keseluruhan di Aceh sudah mencapai 536 orang,” katanya.

Lebih lanjut ia laporkan kasus probable yang secara akumulatif sebanyak 727 orang, meliputi 633 orang sudah selesai isolasi, 14 orang isolasi di rumah sakit, dan 80 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.313 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.086 orang, sedang isolasi di rumah 156 orang, dan 71 orang sedang isolasi di rumah sakit, tutupnya.[]

Mahkamah Syariah Aceh Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Keponakan

0

Nukilan.id – Mahkamah Syar’iyah Acehmemvonis bebas terdakwa berinisial DP dalam kasus pemerkosaan keponakan. DP sebelumnya divonis 200 bulan penjara.

Persidangan ditingkat banding dipimpin ketua majelis Misharuddin dengan hakim anggota masing-masing M Yusar dan Khairil Jamal. Dalam persidangan, majelis hakim menyatakan menerima banding yang diajukan terdakwa dan membatalkan putusan Mahkamah Syar’iyah Jantho nomor 22/JN/2020/MS.jth.

Dalam putusannya, Hakim Mahkamah Syar’iyah Aceh menyatakan DP tidak terbukti bersalah memperkosa orang yang memiliki hubungan mahram dengannya dakwaan alternatif kedua, yang diatur dalam pasal 49 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

“Membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum. Memerintahkan agar terdakwa untuk dikeluarkan dari tahanan seketika itu juga,” putus hakim seperti dikutip detikcom, Minggu (23/5/2021).

Selain hakim juga memutuskan memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat martabatnya. Putusan itu diketuk majelis hakim, Kamis (20/5).

Insiden pemerkosaan

Untuk diketahui, kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi terhadap anak di bawah umur itu yang diduga dilakukan ayah kandung korban MA dan paman korban DP. Keduanya diadili dalam berkas terpisah.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut DP dengan hukuman 200 bulan penjara. Majelis hakim memvonis DP pada Selasa (30/3) sesuai tuntutan JPU.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan jarimah pemerkosaan terhadap orang yang memiliki hubungan mahram dengannya, sebagaimana dakwaan alternatif kedua,” putus majelis hakim MS Jantho.[]

Didampingi Sekda, DKP Aceh Serahkan Makan Siang untuk Nakes di RICU Pinere RSUDZA

0

Nukilan.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes, mendampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Aliman, menyerahkan sumbangan makan siang kepada
Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Respiratory Intensif Care Unit (RICU) Pinere Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin.

Sumbangan yang terdiri dari 150 box nasi, 50 paket kopi/teh dan buah-buahan itu, diterima langsung oleh Direktur RSUDZA, dr. Isra Firmansyah pada Minggu (23/5/2021).

“Terima kasih atas perhatian dari teman-teman di DKP, yang telah memberikan sumbangan makan siang kepada para Nakes di Pinere. Insha Allah bentuk perhatian dari teman-teman akan memberikan semangat kepada kami untuk terus melakukan upaya terbaik dalam upaya penanggulangan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Serambi Mekah,” kata dr. Isra.

Penyerahan sumbangan tersebut juga disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh dr. Taqwallah, M.Kes yang mendampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh.

Sekda mengatakan bahwa donasi ini merupakan gerakan dari teman-teman di SKPA atas kerja keras para Nakes yang telah mencurahkan waktu, pikiran dan tenaga bagi upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19. 

“Jadi, ini adalah bentuk solidaritas dari teman-teman SKPA,” ujar Sekda.

Sebagaimana diketahui, penyerahan bantuan makan siang dari Satuan Kerja Perangkat Aceh ini, merupakan kelanjutan dari sumbangan buka puasa dan santap sahur yang telah berlangsung sejak Ramadhan 1442 Hijriah lalu.[]

Tolak Dipindahkan, Pedagang Ricuh dengan Satpol-PP di Pasar Peunayong

0
Ricuh Pedagang dengan Aparat, Pasar Kartini, Peunayong [Dok. Pribadi]

Nukilan.id – Ratusan pedagang menolak program pemindahan pasar Peunayong oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh ke Pasar Al Mahirah Lamdingnin.

Aksi penolakan tersebut berakhir ricuh. Ratusan pedagang baku hantam dengan Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Banda Aceh. Kejadian ini terjadi pada pukul 00.28 dini hari di pasar Kartini, Peunayong, Banda Aceh, Senin (24/05/2021).

Hal itu disebabkan, Kejadian ricuh ini dimulai ketika anggota Satpol-PP membuat barisan tameng untuk mengamankan lokasi kejadian, pedagang yang berada dilokasi kejadian langsung menghadang petugas dan melempari tempat keranjang buah dan sayur ke arah petugas.

Diketahui, tidak ada korban yang terluka dalam kejadian tersebut. Semua pedagang yang berada dilokasi kejadian menyauarakan aspirasi. Para pedagang juga meminta Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman untuk hadir dilokasi kejadian.

“Panggil walikota kita kemari, jangan hanya tidur dirumah.”

“Kami pedagang di sini menolak digusur.”

“Warkop dibiarkan, pasar digusur. Kami juga punya hak untuk ada disini.”

“Pergi kalian semua, ini tempat kami mencari nafkah.”

“Walikota datang kemari, dengar permintaan kami sekarang,” begitulah teriakan para pedagang di lokasi kejadian.

Diketahui juga, untuk program relokasi ini yang mendapat tempat di pasar Al Mahirah itu hanya untuk pedagang ikan, sedangkan untuk pedagang sayur dipasar Kartini Peunayong tidak mendapatkan tempat yang layak berjualan.

Para pedagang mengatakan, untuk lokasi berjualan itu lokasinya tidak strategis dan tidak layak untuk berjualan karena ukuran lapak berjualannya kecil untuk satu lapak. Sedangkan pedagang yang berada di pasar kartini itu jumlahnya sangat banyak.

Selain itu, mereka juga mengeluh bahwa, tidak mampu membayar lapak untuk berdagang di pasar Al Mahirah tersebut. Pasalnya mereka harus membayar administrasi sebesar Rp.4 juta rupiah untuk satu tempat berdagang.[]

Peluang Lulus CPNS 2021, Berikut 13 Formasi yang Sepi Peminat

0

Nukilan.id – Bagi kamu yang ingin lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2021, memilih formasi CPNS 2021 saingan sedikit bisa menjadi salah satu solusi yang tepat.

Bagi para peserta CPNS 2021, bisa lolos seleksi tentunya jadi mimpi setiap peserta. Hanya saja, ketatnya persaingan CPNS 2021, ditambah lagi tingkat kesulitan untuk masuk formasi pilihan turut jadi tantangan tersendiri.

Selain butuh belajar lebih ekstra agar lolos seleksi, peserta perlu juga mempertimbangkan pilihan formasi yang diinginkan.

Diketahui, pemilihan formasi CPNS 2021 berdasarkan kualifikasi latar belakang pendidikan hingga syarat-syarat khusus.

Jadi, jika kamu masih belum mempunyai pilihan formasi CPNS 2021 secara pasti namun sangat berharap untuk lolos, kamu bisa memilih formasi cpns dengan saingan sedikit atau sepi peminat.

Sebaliknya, jika memang kamu sudah menentukan formasi yang dituju, pastikan untuk mempersiapkan diri dari sekarang agar semakin yakin dan percaya diri pada tahap seleksi.

Nah, buat kamu yang akan mendaftar CPNS 2021 dan ingin lolos, berikut ini formasi CPNS 2021 saingan sedikit yang peluang kelulusannya terbuka lebar.

Dokter Spesialis

Formasi dokter spesialis bisa dibilang selalu sepi peminat, terlebih lagi dokter spesialis gigi dan spesialis jantung. Inilah yang membuat sejumlah daerah kekurangan dokter spesialis.

Oleh karena itu, buat kamu yang lulusan dokter spesialis, kamu bisa memilih formasi tersebut karena peluang kelulusannya lebih besar.

Analis Konten Media Sosial

Formasi berikutnya yang saingannya sedikit yaitu formasi Analis Konten Sosial Media. Perlu diketahui, kebutuhan formasi ini penting di dunia, terlebih lagi sekarang ini kehidupan kita tak lepas dari internet dan teknologi.

Oleh karena itu, bagi kamu yang berminat dengan dunia teknologi dan internet, kamu bisa memilih formasi Analis Konten Sosial Media saat seleksi CPNS 2021 karena saingannya sedikit.

Pengawas Olahraga

Formasi pengawas olahraga juga salah satu formasi yang sepi peminat, bahkan pada tahun 2019 lalu, formasi ini tidak ada yang memilih.

Oleh karena itu, jika kamu masih bingung memilih formasi apa namun ingin lulus CPNS 2021, kamu bisa memilih formasi pengawas olahraga.

Analis Informasi Kebudayaan

Formasi berikutnya yang juga rendah peminatnya yaitu Analis Informasi Kebudayaan. Tahun 2019 lalu, formasi ini tidak ada yang memilih sama seperti formasi Pengawas Olahraga.

Oleh karena itu, jika ingin lulus seleksi CPNS 2021 dan masih samar ingin memilih formasi yang mana, memilih formasi Analis Informasi Kebudayaan adalah pilihan yang tepat.

Penyusun Kebutuhan Perlengkapan Jalan

Formasi Penyusun Kebutuhan Perlengkapan Jalan juga bisa menjadi pilihan tepat jika ingin lulus seleksi CPNS 2021.Formasi ini bisa dibilang sepi peminat, bahkan tahun sebelumnya formasi ini tidak ada yang mendaftar.

Oleh karena itu, kamu bisa manfaatkan peluang tersebut untuk pilihan formasi CPNS 2021 karena peluang kelulusannya terbuka lebar.

Selain formasi di atas, terdapat beberapa formasi CPNS 2021 saingan sedikit lainnya juga yang bisa kamu pilih, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan)
  • Pengadministrasian Izin Kawin dan Izin Cerai
  • Pengelola Grafik Perjalanan Kereta Api
  • Pengelola Jaringan Antar Moda Perkeretaapian
  • Pengelola Kelistrikan Perkeretaapian
  • Pengelola Pemeliharaan Laboratorium
  • Pengelola Pengembangan Sumberdaya Pendidikan Anak Usia Dini
  • Pengelola Penggerak Peran serta Masyarakat di Bidang Kesehatan.

Demikianlah informasi mengenai formasi CPNS 2021 yang sepi peminat. Jadi, mau pilih formasi yang mana nih?

[suara.com/foto: Antara]

Petugas Segel Warkop, Nasir Djamil: Dukung Langkah Pemerintah Cegah Covid-19

0

Nukilan.id – Ketua Forbes Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Aceh, M. Nasir Djamil mengajak semua pihak, terutama para pengusaha warung, baik minuman maupun makanan untuk dapat berpartisipasi dan mendukung penuh langkah pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Aceh.

Hal itu disampaikan Nasir Djamil terkait penyegelan sejumlah warung kopi oleh Satgas Covid-19 di Banda Aceh yang beroperasi di atas jam 23.00 WIB.

“Saya paham bahwa tentu ada pihak yang tidak setuju. Tapi demi untuk menyelamatkan sesama maka mari kita patuhi dan dukung upaya penertiban yang dilakukan oleh polisi itu,” kata Nasir.

Ia mengatakan bahwa, tugas polisi selain meringkus penjahat, juga berkewajiban menjaga keteritiban dan keamanan warga.

Dalam kondisi covid-19 yang masih berstatus pandemi ini, kata Nasir, tentu polisi yang merupakan bagian dari masyarakat bertanggungjawab penuh agar warga tertib dan aman dari virus corona.

“Virus corona itu nyata dan bukan bohong. Di Aceh, sejumlah orang dari berbagai lapisan dan strata sosial di tengah masyarakat telah terinfeksi. Bahkan ada diantara mereka yang meninggal dunia,” ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Selain itu, Nasir mengingatkan kepada para kepala daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Aceh bahwa, penggunaan dana reforcusing untuk melawan Covid-19 harus tepat sasaran dan tepat guna.

“Agar masyarakat percaya bahwa, kita sungguh-sungguh melindungi warga dari bahaya penularan virus corona. Karena itu kolaborasi yang transparan dan akuntabel adalah saah satu kuncinya,” tambahnya.

Langgar Aturan, Tujuh Warkop Disegel Satgas Covid-19 Banda Aceh

0

Nukilan.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyegel tujuh warung kopi (warkop) di Kota Banda Aceh, karena tidak mematuhi Peraturan Wali Kota Banda Aceh nomor 20 tahun 2020 tentang pencegahan dan penyebaran Covid-19.

Dalam peraturan itu disebutkan, usaha jual beli makanan dan minuman hanya dibolehkan buka dari pukul 05.00 hingga 23.00 WIB.

Namun tujuh warung kopi di antaranya Dhapu Kupi, Warkop KPK, Like Kupi, Remember Caffee, Dua Satu Dua Atjeh Coffee, Sumber kopi dan Awayna Kopi, serta sejumlah warung makan di Simpang Surabaya, kota Banda Aceh, melanggar aturan itu dengan membuka usahanya sampai pukul 23.00 WIB pada Sabtu malam (22/5/2021).

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Kepolisian Daerah Aceh Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, petugas terpaksa membubarkan pengunjung warkop dan kemudian memasang garis polisi.

Dia menyebut, penyegelan warung kopi ini adalah langkah membubarkan kerumunan masyarakat yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Banda Aceh.

“Kegiatan semalam bukan lagi peringatan, tapi melakukan penindakan berupa pembubaran kerumunan dan penyegelan,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (23/5/2021).

Usai operasi penindakan dengan menyegel warung kopi dan warung makan tersebut, tutur Agus, nantinya pihak Satpol PP Kota Banda Aceh akan melakukan proses penegakan hukum.

“Pengelola akan diberi sanksi atas pelanggaran tersebut,” ungkapnya.[merdeka]