Beranda blog Halaman 2141

Sah! OJK Tegaskan MotionBanking Sebagai Bank Digital

0

Nukilan.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan kembali MotionBanking milik PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) telah resmi menjadi bank dengan layanan perbankan digital (digital banking).

Pada webinar “Kolaborasi Bank Digital dan Fintech dalam Menopang Perekonomian Nasional”, OJK menegaskan bahwa MNC Bank (BABP) telah meraih izin layanan perbankan digital dari OJK.

“MNC [MNC Bank/BABP] baru mendapat izin. MotionBanking menobatkan diri menjadi bank digital,” kata Tony, Deputi Direktur Basel dan Perbankan Internasional OJK, dalam webinar yang digelar Kamis (10/6/2021) itu.

Seperti diketahui, BABP telah mendapatkan izin OJK untuk menjalankan layanan perbankan digital (digital banking) sejak Mei 2021.

Dengan demikian, BABP jauh lebih dulu mendapat izin sebagai bank layanan digital dari OJK dibandingkan dengan 7 bank yang sedang mendaftar di OJK, yaitu Bank BCA Digital, PT BRI Agroniaga Tbk, PT Bank Neo Commerce Tbk, PT Bank Capital Tbk, PT Bank Harda Internasional Tbk, PT Bank QNB Indonesia Tbk, dan PT Bank KEB Hana.

Dengan konfirmasi dan penegasan OJK bahwa MotionBanking dari MNC Bank (BABP) dan Aladin milik PT Bank Aladin Syariah Tbk merupakan bank dengan layanan perbankan digital (digital banking), maka kini ada tujuh bank yang telah menobatkan diri sebagai bank digital, yaitu:

  1. MotionBanking dari MNC Bank (BABP)
  2. Bank Aladin (BANK)
  3. Jenius dari Bank BTPN
  4. Wokee dari Bank KB Bukopin
  5. Digibank milik Bank DBS
  6. TMRW dari Bank UOB
  7. Jago milik Bank Jago.

Seperti diketahui, dengan adanya izin digital onboarding dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nasabah MNC Bank (BABP) dapat membuka rekening simpanan di MNC Bank secara online (digital), tanpa perlu ke cabang. Layanan perbankan digital BABP tersebut diusung dengan nama MotionBanking.

Dengan layanan pembukaan rekening secara digital, pertumbuhan MNC Bank tidak lagi bergantung pada kantor cabang fisik, sehingga layanan perbankan dapat diakses dimanapun dan kapanpun juga.

MotionBanking (BABP) akan memungkinkan ratusan juta masyarakat Indonesia untuk mengakses layanan perbankan digital dan kemudahan membuka rekening simpanan tanpa perlu mengunjungi kantor cabang atau ATM.

Ke depan, MotionBanking juga akan meningkatkan layanannya untuk mengaktifkan fungsi e-money, e-wallet, transfer digital, poin loyalitas, dan QRIS, menyajikan pembayaran billing dan pembelian dalam aplikasi secara nyaman, serta menawarkan pelayanan perbankan digital yang lengkap bagi penggunanya.

“Dengan teknologi inovatif yang sedang dikembangkan seperti credit scoring berbasis Artificial Intelligence (AI), pengguna MotionBanking dapat mengajukan kartu kredit virtual dan fisik secara online dengan persetujuan sangat cepat,” ujar manajemen.

Menurut perusahaan, kombinasi rekening tabungan dan kartu kredit dalam MotionBanking, memungkinkan penggunanya untuk membayar cicilan kartu kredit dari rekening tabungan mereka dengan mudah, mengurangi risiko cicilan, serta meningkatkan kualitas kredit dan pengalaman pengguna.

Pengguna MotionBanking juga dapat mengajukan cicilan kartu kredit secara digital dalam jangka waktu tertentu setelah transaksi terdaftar di aplikasi. MotionBanking akan memanfaatkan ekosistem MNC Group yang besar.

“Guna mengejar target pertumbuhan, MotionBanking akan memanfaatkan ekosistem MNC Group dengan user base yang sangat besar untuk menjadi pelanggan layanan perbankan digital MotionBanking (BABP),” ujar manajemen.

User base tersebut a.l. lebih dari 9 juta pelanggan TV berbayar yang telah terdaftar, dengan tambahan 3-4 juta pelanggan baru setiap tahun; 63 juta Monthly Active User (MAU) dari layanan Over The Top (OTT) seperti RCTI+ & Vision+; dan 50 persen populasi Indonesia yang menjadi pemirsa TV Free To Air (FTA).

User base lainnya mencakup 75 juta MAU dari portal berita MNC Group dan 230 juta User base akun sosial media MNC Group di YouTube, Facebook dan Tiktok dengan traffic yang dihasilkan saat ini hampir mencapai 45 miliar views.

Selain itu, MNC Group memiliki koneksi ke hampir 400 artis dan entertainer papan atas dalam naungan MNC Group, yang siap menjadi influencer atau brand ambassador untuk MotionBanking. [bisnis.com]

Bertemu PSSI di UEA, FIFA: Indonesia Negara yang Sangat Potensial

0

Nukilan.id – PSSI dan FIFA memanfaatkan Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan sangat baik, terbukti dari pertemuan yang dilakukan keduanya.

Pertemuan antara PSSI dan FIFA dilakukan usai timnas Indonesia menyelesaikan pertandingan terakhirnya melawan Uni Emirate Arab (UEA).

Untuk Indonesia diwakilkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSSI, yaitu Maaike Ira Puspita.

Sedangkan untuk FIFA diwakilkan oleh tiga orang, yakni Kenny Jean Marie yang menjabat Chief Member Associations Officer, Sanjeevan C Balasingam selaku Director Member Associations Asia and Oceania, dan Lavin Vignesh sebagai Regional Office Development Manager FIFA Development.

Pertemuan sendiri membahas tentang banyaknya program dari kedua belah pihak.

Terkhusus soal sepak bola indonesja, FIFA menyebutkan bahwa sebetulnya mereka merupakan salah satu negara yang sangat potensial.

Terlebih FIFA menilai bahwa Indonesia merupakan mitra strategis di sepak bola.

“Kami mendukung penuh apa yang bisa FIFA lakukan untuk Indonesia demi meraih potensi terbesar mencapai pengembangan sepak bola dari seluruh lini secara menyeluruh kedepannya,” kata Kenny Jean Marie.

“Dengan komunikasi yang sudah terjalin selama ini. FIFA percaya bahwa tingkat optimalisasi dapat terwujud kedepannya,” tambahnya.

Selain itu, di pihak lain Maaike Ira Puspita sangat menyambut pertemuan yang dilakukan oleh FIFA dan PSSI.

Apalagi selama ini diakuinya PSSI selalu berkomunikasi baik dengan FIFA.

“PSSI menyambut baik pertemuan yang diadakan untuk pertama kali sejak pandemi Covid-19 ini. Kami selama ini terus menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan FIFA,” kata Maaike Ira Puspita.

Yang menjadi garis besar dalam pertemuan tersebut adalah terkait Piala Dunia U-20 2023 mendatang.

Tidak hanya itu, FIFA bahkan akan memberikan beberapa program kepada PSSI ke depannya.

“Pertemuan ini kami membicarakan sejumlah hal, diantaranya rencana program-program FIFA yang akan diberikan kepada Indonesia kedepannya, dukungan FIFA terhadap PSSI terkait pengembangan sepak bola.”

“Selain itu, kami juga membahas terkait program FIFA Forward dan Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” jelasnya.[bolasport.com]

YLBHI: Yang Tidak Berwawasan Kebangsaan Itu Firli Bahuri

0
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri

Nukilan.id – Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati mengatakan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri tidak memiliki wawasan kebangsaan.

Sebab, menurut Asfinawati, Firli menggunakan tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk menyingkirkan 75 pegawai yang tidak lolos tes.

“Yang tidak berwawasan kebangsaan adalah Firli Bahuri karena dia melanggar hukum dan dia melanggar undang-undang dasar pada akhirnya,” kata Asfinawati dalam konferensi pers, Minggu (13/6/2021).

Asfinawati menegaskan, TWK terhadap pegawai KPK sebagai syarat alih status kepegawaian menjadi aparatur sipil negara (ASN) tidak dimuat dalam undang-undang (UU) dan peraturan pemerintah (PP).

Menurut dia, Firli telah melakukan tindakan malaadministrasi.

“Kalau ada pejabat publik melakukan suatu hal yang tidak bersumber dari undang-undang, kalau dalam bahasa Ombudsman, dia melakukan administrasi menggunakan wewenang di luar kewenangan yang diberikan,” ucap dia.

Selain menyebut Firli melakukan tindakan malaadministrasi, Asfinawati berpandangan, tindakan Firli terkait TWK pegawai KPK juga dapat dikatakan melanggar kebebasan berpikir dan berpendapat.

Ia juga menilai Firli melanggar putusan Mahkamah Konstitusi yang sudah menyatakan seharusnya tidak ada pegawai KPK yang dirugikan dalam proses alih status menjadi ASN.

“Jadi sebetulnya tindakan Firli Bahuri dan kawan-kawan itu dalam dalam bahasa Ombudsman malaadiministrasi,” ujar Asfinawati.

“Di dalam bahasa hak asasi manusia, melanggar tadi kebebasan berpikir berpendapat dan lain-lain, dan di dalam bahasa konstitusi dia melanggar penafsir konstitusi yaitu Mahkamah Konstitusi,” lanjutnya.

Diketahui, sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos TWK.

Dari jumlah itu, ada 24 pegawai KPK yang diberikan kesempatan untuk mengikuti pembinaan, meski masih memiliki potensi gagal diangkat menjadi ASN.

Sementara itu, 51 pegawai lainnya akan diberhentikan karena dinilai memiliki katagori “merah” dan tidak bisa dibina.[kompas.com]

Istighfar Sembuhkan Komplikasi Jiwa Manusia, Terungkap dalam Alqur’an dan Sains

0

Nukilan.id – Membaca istighfar merupakan salah satu bentuk kepasrahan seorang Muslim. Ini sekaligus mengingat Allah Subhanahu wa ta’ala ketika sedang terjadi sesuatu dalam diri, termasuk saat jiwa merasa tidak tenang.

“Membaca istigfar dapat membuat hati lebih tenang, dan sebagai pengingat agar kita selalu berserah diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala,” kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin kepada MNC Portal beberapa waktu lalu.

Ternyata Alquran dan sains telah menerangkan bahwa istighfar dapat menyembuhkan komplikasi jiwa manusia. Hal ini juga dibuktikan dalam penelitian oleh para ilmuan.

Seperti dikutip dari ‘Buku Pintar Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah’ karya Dr Nadiah Thayyarah, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam Surah Ali Imran:

وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا۟ فَٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ

Wallazina iza fa’alu fahisyatan au zalamu anfusahum zakarullāha fastagfaru lizunubihim, wa may yagfiruz-zunuba illallah

Artinya: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah?” (QS Ali Imran: 135)

Selain ayat Alquran tersebut, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam juga mengatakan bahwa dengan membaca istigfar, maka Allah Azza wa jalla akan memberi jalan keluar dari kesempitan serta kemudahan lainnya ketika jiwa seorang Muslim sedang dilanda kesakitan.

“Siapa yang terbiasa beristighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar dari kesempitannya dan kelapangan dari kesedihannya, serta memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (HR Abu Dawud)

Sementara para ahli jiwa mengatakan orang-orang yang menderita komplikasi kejiwaan biasanya diakibatkan tekanan batin sejak anak-anak, atau akibat peristiwa traumatik yang mereka alami.

Saat beranjak dewasa, perasaan tertekan itu makin besar hingga menyebabkan komplikasi kejiwaan, bahkan dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Oleh karena itu, dalam ilmu psikologi modern sangat sesuai dengan hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, yakni tentang istihfar dan faedahnya dalam menghilangkan tekanan jiwa manusia. Hal ini merupakan mukjizat nabawi di bidang ilmu kejiwaan.

Saat seseorang mengakui kesalahan dan dosanya lalu memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan sungguh-sungguh, maka perbuatan itu akan menimbulkan ketenangan batin, sehingga tidak lagi merasa bersalah dan berdosa.

Wallahu a’lam bishawab. [okemuslim]

Bustami Hamzah Mundur, Pegawai BPKA: Tidak Ada Info Apa-apa di Group WA Struktural

0
Mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) Bustami Hamzah. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Beredar kabar, Bustami Hamzah dikabarkan mundur dari Jabatannya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA), Minggu, (13/6/2021).

Namun, kepastian mundurnya orang dekat Gubernur Aceh Nova Iriansyah tersebut belum dapat dipastikan, karena pihak terkait dari badan Kepegawaian belum dapat dihubungi tentang informasi tersebut.

Namun Kasubbid Dana Perimbangan dan Lain Pendapatan Yang Sah BPKA, Helmi, SH mengatakan, dirinya belum mengetahui informasi terkait kabar pengunduran diri Kepala BPKA tersebut.

“Belum ada informasi itu, kamipun belum terima berita tersebut, di group tidak ada juga info apa-apa soal berita itu,” kta Helmi kepada Nukilan.id, Minggu (13/6/2021) malam.

Dikatakannya, kabar tersebut juga tidak beredar di group WhatsApp struktural BPKA. Menurutnya, kalau informasi itu benar adanya, pasti sudah beredar di group WhatsApp struktural BPKA.

“Kalau ada info, pasti ada digroup struktural kami. Tapi ini tidak ada,” ujarnya.

Sementara itu, Helmi mengatakan, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, silahkan hubungi langsung Badan Kepagawaian Aceh (BKA).

“Coba ditanya kebenarannya langsung ke BKA lebih akurat infonya,” pungkas Helmi.

Sementara itu, setelah dihubungi, pihak BKA belum memberikan jawaban terkait pengunduran diri Kepala BPKA tersebut.

Informasi yang diterima Nukilan.id sejak pagi Minggu sebagian kalangan membicarakan apabila Badan Kepegawaian Aceh sedang memproses pemindahan Bustami dari Jabatannya sebagai kepala BPKA, karena Bustami dianggap orang yang terkait erat dengan “Penumpang gelap” pada program APBA bernama Appendix yang tidak diketahui Gubernur Aceh.

Namun hingga berita ini ditayang, belum ada pihak terkait yang dapat dihubungi. [red]

Resmikan Pusat Kendali Kampung Patani, AHY: Saya Senang Jadi Bagian dari Petani

0

Nukilan.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Pusat Pengendalian Nasional Kampung Pandu Tani Indonesia (Patani) di Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin, (11/6/2021).

“Tentu saya bangga, langsung kerja nyata, langsung bukti nyata di lapangan. Oleh karena itu, tentu saya senang bisa menjadi bagian dari keluarga besar Patani,” kata AHY saat meresmikan yang disambut tepuk tangan para peserta acara.

AHY menyampaikan rasa terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Sarjan Tahir Direktur Utama Patani, yang gigih sejak berdirinya Patani sampai dengan hari ini terus bersemangat, berinisiatif untuk bisa mengembangkan dan memajukan para petani di seluruh Indonesia.

Ia berharap, Pusat Pengendalian Nasional Kampung Pantani di Cimande ini, bisa menjadi rumah bersama, bisa menjadi pusat inspirasi yang akan ditularkan ke berbagai daerah di Indonesia, ke berbagai kantor wilayah di 34 provinsi Indonesia, bahkan sampai dengan 514 kabupaten/kota.

“Kita juga berharap Kampung Patani benar-benar bisa menyejahterakan masyarakat Indonesia terkhusus para petani, nelayan, peternak, dan juga masyarakat pelaku UMKM,” tambah AHY.

Pada kesempatan yang sama, AHY juga berkesempatan bersilaturahmi secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dengan para anggota Patani di sembilan provinsi yaitu, Provinsi Sulawesi Selatan berlokasi di Maros, Tompobulu; Provinsi Sumatera Selatan berlokasi di Pamulutan Kabupaten Ogan Ilir; Provinsi Bangka Belitung, Koba, Kabupaten Bangka Tengah; Provinsi Kepulauan Riau berlokasi di Bintan Bunyu, Teluk Bintan, Provinsi Kalimantan Barat, berlokasi di Kota Pontianak; Provinsi Kalimantan Utara berlokasi di Kota Tarakan; Provinsi Jawa Barat berlokasi di Kabupaten Bandung Barat; Provinsi Maluku Utara berlokasi di Ternate Tengah, dan Provinsi DKI Jakarta di Kp. Pulo Kambing, Klender, Jakarta Timur.

“Assalamualaikum, Mas AHY. Kami adalah salah satu binaan kampung Patani yang menyuplai sayur di Kota Pontianak dan beberapa kabupaten yang lainnya. Tujuh puluh persen kami yang menyuplai sayur-sayuran di Kota Pontianak ini. Kami semua berharap Mas AHY bisa berkunjung langsung di Kampung Patani di sini. Kami siap menunggu,” sapa Ermin Elviani, perwakilan Patani dari Pontianak.

“Insya Allah Bu, terima kasih banyak, nanti saya datang kembali ke sana ya,” jawab AHY.

Kepada para Generasi Muda Patani yang baru dilantik, AHY memberikan pesan penyemangat. “Semangat ya adik-adik, karena saya melihat generasi pembaharu, generasi milenial yang aktif dan berinisiatif memajukan pertanian Indonesia harus terus kita dukung sampai dengan berhasil meyakinkan bahwa profesi tani itu bukanlah profesi yang tidak keren, justru sebaliknya, tanpa petani kita susah makan, tanpa petani kita bingung apalagi Indonesia, negara agraria yang besar penuh dengan potensi sumber daya alamnya,” tuturnya.

“Semoga dengan hadirnya adik-adik generasi muda Patani bisa juga menginspirasi anak-anak muda di berbagai daerah untuk terjun ke dalam dunia pertanian dan sekaligus memodernisasi pertanian, memajukan, meningkatkan produktivitas dan tentunya menyejahterakan kehidupan mereka,” sambung AHY.

AHY juga menyampaikan arti pentingnya Patani di masa covid seperti sekarang. “Kita keluarga besar Patani harus menunjukkan kepedulian. Patani hadir untuk bisa membuat para petani kita semakin bahagia, sesuai dengan taglinenya “make farmers happier”, membuat para petani kita bahagia karena kesejahteraannya meningkat, komoditas petaninya juga memiliki nilai yang lebih tinggi lagi,” terangnya.

Di masa covid ini, kata AHY, yang masih mengalami pertumbuhan secara positif adalah sektor pertanian. Inilah mengapa Patani menjadi penting peranannya di masyarakat, kita ingin para petani juga terlindungi, kita ingin petani kita dapat terus berproduksi dengan baik dan semakin hari semakin meningkat kesejahteraannya.

“Mengapa? Karena sekali lagi Indonesia adalah negara agraria yang harus terus dimajukan sehingga pertaniannya tidak hanya sifatnya tradisional tetapi menjadi modern yang didukung dengan pendekatan dan teknologi terkini,” ujarnya.

“Patani bisa menjadi model yang baik bagi hadirnya komunitas-komunitas lain yang juga peduli dengan petani, hadirnya tokoh-tokoh lain yang juga peduli dengan petani, artinya saya AHY bersama keluarga besar Patani mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, marilah kita bergandengan tangan untuk memajukan pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan di Indonesia dengan segala upaya yang bisa kita lakukan hari ini dan ke depan,” lanjut AHY.

Acara ditutup dengan penanaman pohon Trembesi atau dalam bahasa latin Samanea Saman oleh Ketum AHY, di pekarangan kantor pusat pengelolaan Kampung Patani pada titik koordinat 6”43’35.8” LS 106 51’39.2”BT. Pohon Trembesi adalah salah satu jenis pohon yang mempunyai daya serap CO2 terbesar.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim, hari ini bersama para pimpinan dan keluarga besar Patani, saya mewakili yang lainnya menanam pohon Trembesi. Semoga pohon ini bisa tumbuh dengan baik,” tutup Ketum AHY.

Dikabarkan, KPK Akan Kunjungi Aceh Tamiang

0

Nukilan.id – Beredar kabar, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) akan mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang pada Senin, (14/6/2021).

Saat dikonfirmasi, Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, membenarkan adanya kunjungan KPK ke Kabupaten Aceh Tamiang.

Devita mengatakan bahwa, kunjungan tersebut berdasarkan Surat KPK Nomor: B/3455/KSP.00/70-72/06/2021 tertanggal 08 Juni 2021, yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi, Pahala Nainggolan yang ditujukan kepada Bupati Aceh Tamiang.

“Sesuai isi surat, terdapat dua agenda kegiatan KPK selama di Aceh Tamiang yaitu monitoring dan evaluasi rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi tahun 2021 dan sosialisasi program pencegahan korupsi terintegrasi dengan DPRK Aceh Tamiang,” jelasnya kepada media, Sabtu (12/6/2021).

Disamping itu, KPK juga meminta partisipasi Kepala OPD terkait serta Kepala Kantor Pertanahan Aceh Tamiang dan pengembang perumahan yang ada di Aceh Tamiang, dalam pembahasan percepatan persertifikatan dan penertiban aset.

“Dalam surat tersebut, KPK juga meminta agar peserta tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid 19 sesuai aturan pemerintah,” pungkas Devita. [lintasnasional.com/photo]

Arab Saudi Umumkan Kuota Haji 60 Ribu, Begini Respons Menag RI

0
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas

Nukilan.id – Penyelanggaraan haji 2021 tetap dilaksanakan.

Hal ini menyusul pengumuman resmi Kerajaan Arab Saudi bahwa haji 1442 H/2021 M, hanya untuk warga negara Saudi dan warga asing (ekspatriat) yang saat ini tinggal di sana.

“Pemerintah Saudi mengumumkan haji hanya dibuka untuk domestik dan ekspatriat,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Sabtu (12/6).

Keputusan Arab Saudi itu lanjutnya, karena menimbang keselamatan dan keamanan jemaah dari ancaman Covid-19 yang belum reda.

Seperti halnya yang dilakukan pemerintah Indonesia lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan jemaah.

“Jumlah kuota ditetapkan 60 ribu, ini jauh lebih banyak dibanding tahun lalu,” sambungnya.

Menag mengapresiasi Kerajaan Saudi Arabia yang akhirnya menyampaikan keputusan resmi terkait penyelenggaraan haji 2021.

Keputusan ini menjadi pedoman yang jelas bagi umat muslim seluruh dunia, tidak hanya Indonesia, dalam konteks penyelenggaraan haji 1442 H.

“Keputusan ini menunjukkan Saudi menomorsatukan aspek keselamatan dan kesehatan jiwa jemaah,” ucapnya.

Dengan pembatasan ini, lanjut Gus Yaqut-sapaan akrab Menang, maka protokol kesehatan akan tetap bisa berjalan baik, sekaligus mengantisipasi potensi penularan wabah dengan jumlah yang masif.

Dia berharap, keputusan ini juga mengakhiri polemik atau munculnya informasi hoaks selepas pengumuman pembatalan keberangkatan jemaah calon haji Indonesia pada 3 Juni lalu.

“Keputusan Saudi senapas dengan semangat Indonesia yang ingin menjaga keselamatan jemaah,” tegasnya

Dia berharap, masyarakat tetap patuh menjaga protokol kesehatan agar Covid-19 segera tertangani sehingga bila tahun depan haji bisa dilaksanakan lagi semua sudah siap

Menag mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari peristiwa ini. Jemaah calon haji diharapkan tetap bersabar dan tawakal.

“Mari sama-sama berdoa semoga pandemi segera berlalu. Ibadah haji tahun depan bisa berjalan normal dan tenang kembali. Innallaha ma’ana,” harap Menang.

Pemerintah, kata Gus Yaqut, sekarang akan fokus pada persiapan penyelenggaraan haji 1443 H.

Pemerintah Indonesia akan secara aktif dan lebih dini melakukan komunikasi dengan pemerintah Saudi untuk mempersiapkan pelaksanaan haji 2022 bila ibadah haji dibuka kembali. (jpnn/fajar)

Lepas Samput Kapolres Aceh Tenggara

0

Nukilan.id – Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo, S.H.,S.I.K, menggelar apel lepas sambut kepada AKBP Bramanti Agus Suyono, S.H, S.I.K., M.H di lapangan Mapolres Aceh Tenggara pada Sabtu (12/6/2020).

Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo, S.H.,S.I.K, berpesan kepada seluruh personil, agar dapat menjaga kekompakan sesama anggota serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Mungkin saat menjalankan tugas kita selaku manusia biasa pasti ada kesalahan. Maka dari itu perbaiki diri, karena orang baik pasti memperbaiki dirinya,” tambahnya.

AKBP Wanito juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, karena selama 22 bulan dirinya menjabat sebagai Kapolres Aceh Tenggara, mereka telah banyak membantu menyelesaikan tugas, sehingga dapat terlaksana dengan baik.

Apel tersebut turut hadir, Wakapolres, Para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Personel Polres Aceh Tenggara dan juga beberapa Muspida pemerintahan serta Ketua Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Tenggara.[Iwan]

Kasus Covid-19 Bertambah 159 Oang, CJH Diimbau Tuntaskan Vaksinasi

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Kasus baru positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi 159 orang, sembuh 38 orang, dan enam orang meninggal dunia di Aceh. Sementara itu, Calon Jamaah Haji (CJH) Aceh diimbau tuntaskan vaksinasi meski Arab Saudi telah umumkan Haji 1442 H/2021 M terbatas bagi warga Saudi dan ekspatriat yang menetap di negara itu saja.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Minggu (13/6/2021).

“Vaksinasi Covid-19 hendaknya dituntaskan dual dosis agar efikasinya optimal membentuk antibody dari serangan virus corona,” katanya.

Juru Bicara yang nama singkatnya SAG itu menuturkan, menurut data terakhir per tanggal 25 Mei 2021, CJH Aceh yang telah melakukan vaksinasi dosis I sebanyak 3.847 orang, atau 91,88 persen dari total kuota haji 2021 yang sebanyak 4.187 orang. CJH yang sudah menuntaskan vaksinasi dosis II sebanyak 3.264 orang, atau sekitar 77,96 persen.

Berdasarkan data tersebut, lanjut SAG, ada 331 CJH yang belum melakukan vaksinasi dosis I, atau sekitar 8,22 persen. Sedangkan CJH yang sudah vaksinasi dosis I tapi belum menuntaskan dosis II sebanyak 583 orang, atau 15,15 persen. CJH yang belum vaksinasi ini karena penundaan atas alasan medis, atau belum saatnya menerima vaksinasi dosis II.

“CJH yang belum atau tertunda vaksinasi ini diimbau melanjutkan vaksinasi Covid-19 hingga tuntas dengan vaksinasi dosis II, apabila kondisinya sudah memungkinkan,” katanya.

Sementara itu, vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes), petugas publik, dan kelompok lanjut usia (Lansia) terus dipacu melalui vaksinasi massal di provinsi dan kabupaten/kota di Aceh, kata SAG.

Berdasarkan data progres per tanggal 12 Juni 2021, Nakes yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 56.010 orang, atau sekitar 99,2 persen dari sasaran 56.470 orang. Nakes yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 51.835 orang, atau sekitar 91.835 orang, atau sekitar 91,8 persen.

Kemudian SAG melaporkan, petugas publik yang tekah vaksinasi dosis I sebanyak 145.905 orang, atau 30,5 persen. Mereka yang telah menuntaskan vaksinasi dosis II sebanyak 56.619 orang, atau sekitar 11,8 persen.

Selanjutnya, Lansia yang telah vaksinasi dosis I sebanyak 13.376 orang, atau sekitar 3,1 persen. Sedangkan Lansia yang telah menuntaskan dual dosis hanya sebanyak 3.343 orang, atau sekitar 0,8 persen. Masa tungu vaksinasi dosis kedua bagi Lansia lebih panjang, 28 hari.

Lebih lanjut SAG mengatakan, vaksinasi Covid-19 diselenggaran dengan melibatkan semua elemen masyarakat. Vaksinasi dilakukan oleh vaksinator terlatih dilingkungan Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota, dan juga vaksinator terlatih dari TNI, Polri, dan sektor swasta.

“Vaksinator terlatih itu tenaga profesional medis, yakni dokter, perawat kesehatan, dan juga bidan,” tuturnya.

Data akumulatif

Selanjutnya ia mengatakan, bila kita lihat secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  13 Juni 2021, telah mencapai 17.376 kasus/orang. Rinciannya, para penyintas yang sudah sembuh dari Covid-19, sebanyak  12.959 orang. Penderita yang sedang dirawat 3.734 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah tercatat 683 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru yang dilaporkan hari ini sebanyak 159 orang. Penderita baru Covid-19 itu meliputi warga Banda Aceh 52 orang, Pidie 22 orang, Bireuen 20 orang, Aceh Besar 18 orang, Aceh Tengah 17 orang, dan warga Lhokseumawe sebanyak 11 orang.

Kemudian warga Pidie Jaya dan Simeulue sama-sama empat orang. Selanjutnya warga Bener Meriah tiga orang, warga Aceh Utara, Aceh Jaya, Nagan Raya, dan warga Aceh Selatan, masing-masing satu orang. Sisanya, empat warga dari luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah 38 orang, yakni warga Banda Aceh 24 orang, Pidie lima orang, warga Aceh Tamiang, Sabang, dan warga Aceh Barat Daya, sama-sama tiga orang.

“Pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia bertambah lagi enam orang, sehingga secara akumulatif sudah mencapai 683 orang meninggal di Aceh,” katanya.

Para penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal tersebut, lanjut SAG, meliputi warga Aceh Barat Daya dua orang, warga Aceh Timur, Aceh Besar, Banda Aceh, dan warga Simeulue, masing-masing satu orang.

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 833 orang, meliputi 732 orang selesai isolasi, 21 orang isolasi di rumah sakit, dan 80 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya. 

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.517 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.287 orang, sedang isolasi di rumah 190 orang, dan 40 orang sedang isolasi di rumah sakit, tutupnya.[]