Beranda blog Halaman 2139

Arab Saudi Resmi Umumkan Kuota Jamaah Haji 60 Ribu, Ini Pesan Kemenag Aceh

0
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg

Nukilan.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan,  pengumuman resmi pemerintah Arab Saudi menyangkut pelaksanaan haji 1442 H/2021 M menjawab seluruh pertanyaan dan polemik di tengah masyarakat.

Sebelumnya, pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa skema haji 1442 H/2021 M hanya untuk warga negara Saudi dan warga asing (ekspatriat) yang saat ini tinggal di sana, jumlah kuota yang ditetapkan 60 ribu. 

Iqbal mengatakan, pengumuman tersebut membuktikan bahwa pemerintah Arab Saudi juga mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan dibanding aspek lainnya.

“Artinya saat kita mengambil keputusan pembatalan keberangkatan haji tahu ini juga berdasarkan kajian yang mendalam serta diskusi dengan berbagai pihak terkait termasuk pemerintah Arab Saudi,” kata Iqbal, Senin, 14 Juni 2021.

Ia berharap pembatalan keberangkatan haji tahun ini menjadi kesempatan bagi jemaah calon haji untuk lebih mempersiapkan diri untuk haji tahun berikutnya.

“Pertajam manasik hajinya. Kemudian tingkatkan amal ibadah dan doa, semoga Covid-19 segera diangkat dan kita bisa melaksanakan ibadah haji sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” ujar Iqbal.

Sejauh ini, kata Iqbal, Kementerian Agama berkomitmen untuk melalukan persiapan haji tahun 1443 H dengan sebaik-baiknya.

“Batalnya keberangkatan haji tahun ini juga membuat kami terus melakukan persiapan dan skema pemberangkatan tahun berikutnya,” ungkapnya.[]

Terkendala Gas, Pabrik Pupuk Iskandar Muda Berhenti Operasi

0

Nukilan.id – PT. Pupuk Indonesia (Persero) mengungkapkan pabrik milik anak usahanya, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terpaksa berhenti beroperasi. Hal ini disebabkan terkendala pasokan gas.

Menurut Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman, pabrik Pupuk Iskandar Muda di Aceh mengalami kendala pasokan gas. Hal ini pun menjadi concern, karena pabrik tersebut mengalami kesulitan.

“Sudah hampir satu bulan pabrik kami mati, dan kami tidak tahu kapan bisa berjalan lagi karena gas tidak tersalurkan,” ungkap Bakir, dalam rapat bersama Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (14/6/2021).

Kendati demikian, Bakir menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian guna menjaga penyaluran pupuk bersubsidi tetap lancar dan terlayani dengan baik. Salah satunya melalui upaya pengalihan tanggung jawab PT PIM kepada produsen pupuk lainnya.

“Kalau ini terjadi, otomatis nanti yang menjadi tanggung jawab PIM Aceh, akan menjadi tanggung jawab (produsen) pupuk yang lain. Tentu pasti akan ada rayonisasi atau nanti kami dengan Pak Dirjen PSP tentunya punya PR lagi. Mudah-mudahan hal ini tidak mengurangi jumlah pupuk yang ditugaskan kepada kami,” terangnya.[okezone]

Jaksa Agung Copot 3 Kajati dan 8 Kajari karena Main Proyek!

0
Jaksa Agung, Prof. ST Burhanuddin, (Foto: Ist)

Nukilan.id – Jaksa Agung, ST Burhanuddin mencopot 3 kepala kejaksaan tinggi (Kajati) dan 8 kepala kejaksaan negeri (Kajari) yang diduga main proyek, Burhanuddin menegaskan akan menindak siapa pun yang bermain-main dalam tugas.

Soal adanya perilaku penyelewengan Kejari dan Kejati itu disampaikan oleh Anggota Komisi III Fraksi PD, Benny K Harman. Benny mengaku banyak mendapat keluhan kalau penegak hukum di ruang lingkup kejaksaan daerah banyak yang bermain proyek.

“Kami ketika mengunjungi daerah-daerah mendapatkan banyak keluhan mengenai perilaku teman-teman kita yang masih ikut dalam permainan proyek. Jadi, adalah jaksa, apalagi APBN ini, ya nitip proyek. Ada pengusahanya melalui jaksa titip proyek ini. Kalau enggak, ya ditersangkakan,” kata Benny, dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Benny mengatakan banyak yang mengadu adanya alokasi dana ke penegak hukum. Terutama dari proyek pembangunan infrastruktur daerah. Untuk itu lah dia meminta jaksa agung untuk menertibkan.

“Jadi mohon maaf saja. Di daerah-daerah ini banyak keluhan penegak hukum itu mendapat alokasi sekian persen dari nilai projek. Supaya apa? Supaya aman. Kalau nggak aman, ya tahu lah konsekuensinya,” ujarnya.

“Saya mendapatkan banyak sekali keluhan semacam ini di daerah-daerah khususnya yang mendapatkan dana alokasi APBN yang begitu banyak untuk pembangunan infrastruktur, jalan, jembatan, proyek-proyek air minum bersih. Kalau bisa ini ditertibkan,” lanjut Benny.

Menanggapi hal itu, Burhanuddin mengatakan pihaknya sudah mencopot 3 Kajati dan 8 Kajari. Namun, dia tidak menyebut rincian daerah-daerah tersebut.

“Seperti yang tadi disampaikan oleh Pak Benny soal jaksanya yang kerja sama main proyek, sudah banyak kajati udah saya tindak. Beberapa 2, kemungkinan ada 1 lagi saya akan tindak lagi. Kemudian kajari udah lebih dari 7, dan barusan kemarin saya tindak lagi 1 dan saya copot langsung,” ucapnya.

Burhanuddin menegaskan pihaknya akan bertindak tegas kepada siapa pun di jajaran kejaksaan yang bermain proyek. Dia meminta seluruh jajarannya untuk berhati-hati.

“Tapi ini adalah bukti bahwa kami serius, jadi jaksa tidak lagi main-main ikut proyek, dan itu yang selalu ada setiap daerah, mohon maaf. Dan selalu saya katakan dengan teman-teman saya tidak akan pernah untuk berpikir untuk tidak menindaknya,” ujarnya.

Dia berharap dukungan kepada seluruh anggota komisi II untuk melaporkan jika ada penyelewengan.

“Izin saya juga mohon juga teman-teman dari bapak-bapak, berikan kami masukan-masukan jika ada jaksa yang masih melakukan itu. Karena jujur kami juga tidak bisa mengawasi secara penuh teman-teman saya di daerah,” tuturnya.[detikcom]

Sekda Aceh Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala BPKA

0

Nukilan.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah memimpin prosesi serah terima jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) dari Bustami Hamzah kepada Azhari.

Kegiatan itu berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin, 14 Juni 2021 petang.

Pada kesempatan itu Taqwallah juga menyerahkan SK Gubernur kepada Azhari yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, atas penunjukannya sebagai Pelaksana Tugas Kepala BPKA.

Hadir dalam prosesi itu Asisten Sekda Aceh Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh M Jafar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, Kepala Bappeda T. Ahmad Dadek, Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Amrizal J Prang, Kepala Biro Organ Daniel Arca serta Kepala Biro Administrasi Pembangunan Robby Irza.

Taqwallah pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Bustami atas pengabdian dan dedikasinya selama ini. “Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang diberikan Pak Bustami selama ini,” ujar Taqwallah.

Pada kesempatan itu Taqwallah juga menyerahkan surat khusus dari Gubernur Aceh Nova Iriansyah kepada Bustami.
Surat tersebut berisi ucapan terima kasih Gubernur Aceh kepada mantan Kepala BPKA itu.

“Ini surat khusus ucapan terima kasih Pak Gubernur kepada Pak Bustami,” ujar Taqwallah saat menyerahkan surat tersebut kepada Bustami.

Sementara itu Taqwallah juga menyampaikan selamat mengemban amanah baru kepada Azhari selaku pelaksana tugas kepala BPKA. Azhari diminta bekerja lebih keras sebab saat ini Ia harus mengemban dua jabatan sekaligus, yaitu sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh dan Pelaksana Tugas Kepala BPKA. []

Kasus Covid-19 Tambah 166 Orang di Aceh, Enam Meninggal Dunia

0
Juru bicara satgas penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG)

Nukilan.id – Kasus harian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) bertambah lagi sebanyak 166 orang di Aceh. Pasien yang sembuh bertambah 47 orang, dan enam orang dilaporkan meninggal dunia. Total korban meninggal dunia akibat terinfeksi dengan virus corona sudah mencapai 689 orang di Aceh, sejak 27 Maret 2020.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media di Banda Aceh, Senin (14/6/2021).

“Menurut ilmu medis risiko meninggal dunia penderita Covid-19 dapat ditekan serendah mungkin apabila kasus-kasus terinfeksi virus corona diketahui sejak dini,” tuturnya.

Juru Bicara yang akrab dengan panggilan SAG itu menjelaskan, upaya memperkecil risiko keparahan penyakit dan risiko kematian akibat infeksi virus corona dilakukan melalui upaya pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment), yang kadang disingkat sebagai 3T.

Pemeriksaan dini terhadap orang yang dicurigai merupakan upaya menemukan kasus lebih cepat untuk segera mendapat tindakan perawatan, baik perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri. Begitu juga proses pelacakan kontak erat Covid-19 untuk deteksi dini dan bila terkonfirmasi positif langsung dirawat di rumah sakit atau isolasi.

Penemuan kasus lebih awal dan langsung mendapat perawatan medis (treatment) sangat penting untuk menekan tingkat keparahan penyakit dan memperkecil risiko kematian. Mendukung testing dan tracing yang dilakukan oleh petugas kesehatan (tracer), selain  memperkecil risiko kematian juga untuk mencegah penularan virus corona kepada orang lain.

“Satgas Covid-19 gampong hendaknya meningkatkan dukungan dan membantu kegiatan pemeriksaan dini warga maupun proses pelacakan kontak erat demi menyelamatkan lebih banyak jiwa, dan memutuskan penularan virus corona di tengah warganya,” tutur SAG.

Data akumulatif

Selanjutnya ia mengatakan, bila kita lihat secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  14 Juni 2021, telah mencapai 17.542 kasus/orang. Rinciannya, para penyintas yang sudah sembuh dari Covid-19, sebanyak  13.006 orang. Penderita yang sedang dirawat 3.847 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah tercatat 689 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru yang dilaporkan hari ini sebanyak 166 orang. Penderita baru Covid-19 itu meliputi warga Banda Aceh 56 orang, Aceh Besar 24 orang, Nagan Raya 23 orang, dan warga Aceh Barat Daya 13 orang.

Gayo Lues tujuh orang, Lhokseumawe, dan warga Aceh Barat, sama-sama enam orang. Kemudian, warga Aceh Tamiang dan Aceh Selatan, masing-masing lima orang. Selanjutnya warga Pidie Jaya dan Pidie sama-sama tiga orang.

Berikutnya warga Sabang dan Aceh Singkil masing-masing dua orang. Lebih lanjut, warga Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Aceh Jaya sama-sama satu orang. Tujuh orang lainnya warga luar daerah.

Sementara itu, pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah 47 orang, yakni warga Banda Aceh 18 orang, Bireuen 14 orang, Aceh Jaya tujuh orang, dan warga Aceh Tengah enam orang. Sedangkan dua lagi masing-masing warga Sabang, dan warga Aceh Selatan.

“Pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia bertambah lagi enam orang, sehingga secara akumulatif sudah mencapai 689 orang meninggal di Aceh,” katanya.

Para penderita Covid-19 yang dilaporkan meninggal tersebut, lanjut SAG, meliputi warga Banda Aceh sebanyak tiga orang, warga Bireuen, Aceh Besar, dan warga Nagan Raya, masing-masing satu orang.

Lebih lanjut SAG memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 833 orang, meliputi 732 orang selesai isolasi, 21 orang isolasi di rumah sakit, dan 80 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, jelasnya. 

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.520 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.292 orang, sedang isolasi di rumah 187 orang, dan 41 orang sedang diisolasi di rumah sakit, tutupnya.[]

Aceh Masuk 10 Besar Lulusan Perguruan Tinggi melalui SBMPTN

0
Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Pemerintah melalui LTMPT (Lembaga Tes Masuk ke perguruan Tinggi) telah mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021.

Ketua Tim Pelaksana Eksekutif LTMPT, Mohammad Nasih dalam konferensi pers daring melalui zoom meeting dan Kanal YouTube resmi LTMPT menyebutkan bahwa total daya tampung yang disediakan pada SBMPTN pada tahun ini sebanyak 197.657 orang peserta. Sedangkan jumlah peserta yang dinyatakan diterima di SBMPTN sebanyak 184.942 orang peserta

Pada kesempatan yang sama Mohammad Nasih juga menyampaikan sejumlah provinsi yang pesertanya paling banyak diterima di SBMPTN 2021. Menurut Muhammad Nasih ada 10 provinsi yang peserta paling banyak diterima SBMPTN 2021.

“Secara Nasional provinsi Jawa Timur menjadi posisi pertama terbanyak yang diterima di SMBPTN dengan jumlah 25.232 peserta disusul posisi kedua Jawa Barat
18.899 peserta dan Jawa Tengah di posisi ketiga Jawa Tengah dengan jumlah 16.104 orang peserta,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Mohammad Nasih, Sumatera Utara 14.331 peserta, DKI Jakarta 9.526 peserta, Sulawesi Selatan 9.372 peserta, Sumatera Barat 8.028 peserta, Aceh 6.888 peserta, Lampung 5.374 peserta, Sumatera Selatan: 5.113 peserta.

Sedangkan untuk persentase Peserta yang di terima berdasarkan jurusan, untuk Saintek Aceh menduduki peringkat ke 7 Dengan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 16.767 dan yang lulus sebanyak 3.442 dengan persentase kelulusan sebanyak 20,53 persen. Dalam hal ini yang Aceh luar biasa menurut Mohammad Nasih seperti yang disampaikan dalam zoom metting tersebut.

Sedangkan untuk kelompok Soshum, Aceh menduduki peringkat ke 9 dengan jumlah peserta sebanyak 16.767 yang lulus sebanyak 3.446 orang atau sebesar 20,55 persen.

Menanggapi masuknya Aceh kedalam 10 besar nasional yang lolos SMBPTN, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan bahwa, dirinya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas pencapaian dan keberhasilan tersebut.

Apresiasi tersebut ditujukan Nova Iriansyah ini kepada jajaran Dinas Pendidikan Aceh dan warga sekolah yang terdiri dari Kepala sekolah, Wakil kepala sekolah, guru, tenaga Pendidik lainnya, Komite Sekolah dan orang tua murid.

Sementara itu, secara terpisah Kadis Pendidikan Aceh, Alhudri mengajak seluruh masyarakat Aceh terutama kampus untuk bersinergi guna pencapaian Pendidikan Aceh yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“Hasil yang kita banggakan ini tidak terlepas dari hasil kerja keras para warga sekolah walaupun dalam masa pendemik namun prestasi anak didik kita menuju ke perguruan tinggi sudah sangat baik. Ini harus kita apresiasi sebagai hasil kerja keras para Pendidik dan Tenaga Kependidikan kita. Semoga kita dapat terus meningkatkan mutu lulusan kita untuk dapat di terima di perguruan tinggi negeri,” ucap Alhudri.

Selain melalui jalur SBMPTN, Pemerintah juga membuka Jalur Undangan atau lebih dikenal SNMPTN. Melalui jalur tersebut Aceh juga masuk dalam kelompok 10 besar provinsi yang di terima di perguruan Tinggi melalui Jalur SNMPTN. Dari sebanyak 15.290 peserta yang mendaftar sebanyak 5.626 di terima atau sebesar 36.80% Persen.

“Jika kita jumlahkan saat ini jumlah lulusan SMA dan SMK dari Aceh yang telah di terima masuk ke perguruan tinggi adalah sebanyak 12.514. dengan rincian 5,626 (37%) peserta diterima masuk dari SNMPTN dan 6.888 (41%) melalui jalur SBMPTN,”

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pembinaan GTK, meminta kepada para Kepala Sekolah dan Guru agar tetap melakukan pendampingan dan pendataan bagi anak-anak didiknya yang sudah di terima di perguruan Tinggi baik melalui Jalur SNMPTN dan SBMPTN, biasanya setelah pengumuman SBMPTN akan banyak pihak yang melakukan penipuan dengan membuat situs palsu pendaftaran.

“Sehingga kita meminta peran aktif para guru untuk mendampingi anak didiknya saat mendaftar ke perguruan tinggi pilihannya agar tidak menjadi korban penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Jalur Test Pendaftar Diterima Persen SNMPTN 15,290 5,626 37% SBMPTN 16,767 6,888 41% Total 12,514,” ujarnya.[]

Magnet Dahsyat Alam Lauser Ketambe Aceh Tenggara

0
Foto: Steemit. Ketambe Aceh Tenggara

Nukilan.id – Ketambe merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Aceh Tenggara yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL), di kecamatan tersebut sangat terkenal objek wisata alamnya tepatnya di desa Bale Lutu.

Taman Nasional ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pergunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hujan tropis. Dengan ketinggian Gunung lauser mencapai 3404 meter di atas permukaan laut ini, sehingga menciptakan panorama alam yang begitu indah.

Sungai Alas di Kawasan Ketambe

Wisata alam indah nan dahsyat yang berada di gunung lauser tersebut ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Selain itu, di kaki gunung lauser terdapat aliran sungai lawe alas yang jernih nan sejuk, sehingga para wisatawan dapat beraktivitas dalam air seperti bermain Arum jram, dan menangkap ikan, di tepian sungai penggunjung wisata bisa melakukan hiking dan camping.

Sepanjang Aliran Sungai Alas ini di gunakan untuk lokasi Arum Jeram

Tempat wisata ketambe memang sudah ada dari sejak dulu hingga menjadi icon bagi masyarakat kabupaten Aceh Tenggara dan juga bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, karena, tidak sedikit para wisatawan berkunjung ke daerah ketambe untuk menikmati indahnya alam di pergunungan luaser ini.

Dan para wisatawan sampai berminggu-minggu dan bahkan berbulan-bulan untuk menjelajahi alam gunung lauser.

Panaorama yang indah dan suasana yang sejuk menjadi daya tarik wisatawan untuk datang dan berlibur ke daerah ketambe tepatnya di desa bale lutu ini. Sehingga menambah pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

Di sisi lain, masyarakat di sekitaran kaki gunung lauser menyediakan fasilitas tempat menginap, cafee dan alat pelengkapan makanan dan kebutuhan sehari-hari termasuk menyewakan perlengkapan hiking dan camping.

Jadi bagi masyarakat yang ingin berlibur dan belajar dengan alam bisa langsung datang ke tempat wisata ketambe ini.

Dan tempat wisata alam ketambe ini juga dijaga oleh TNI dan Polhut, sehingga keamanan para wisatawan terjamin.[]

Kejari Medan Capai Enam Area Perubahan Wilayah Bebas Korupsi

0
Kejari Medan Teuku Rahmatsyah M.H

Nukilan.id – Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Teuku Rahmatsyah SH, MH menyampaikan bahwa, saat ini Kejaksaan Negeri Medan telah mencapai indikator enam area perubahan untuk menuju wilayah bebas korupsi (WBK).

Rahmatsyah mengatakan pencapaian indikator pertama yaitu di area manajemen perubahan, hal itu dapat dilihat dari agen perubahan yang telah ditetapkan,serta dalam budaya kerja dan pola pikir yang dibangun dalam lingkungan organisasi.

Selain itu, kata dia, pada area tata laksana untuk meningkatkan efensiasi dan efektivitas sistem dan prosedur kerja yang jelas, Kejari Medan telah membentuk SOP kegiatan, mekanisme, dan ketentuan di setiap pelayanan.

“Demi optimalisasi kinerja E-Office kejari Medan telah menyusun 8 sistem yakni: PTSP, Si PEDE, WA Center, Si Kansa, Si Dato, Layanan BOS, Si Bandal, Emak Cemas dan Si Prima,” sebutnya.

Sementara itu, kata Rahmatsyah, pada area penataan sistem manajemen SDM, hal ini dapat diperhatikan dari pola mutasi internal, laporan LH/KPN, dan LH/KSN guna mengetahui jumlah tinggat kepatuhan dari pegawai.

“Dilakukannya penetapan kerja individu yang merujuk pada sasaran kerja pegawai dan penilaian kerja dijadikan dasar untuk pemberian Reward dengan tolak ukur kehadiran 100% kerja, apel, dan senam pagi,” terangnya.

Lalu di area penguatan akuntabilitas dalam peningkatannya, pimpinan dengan seluruh jajaran telah melakukan perencanaan strategis unit kerja, melalui dokumen rencana kerja dan dukomen laporan kinerja intansi pemerintah (LAKIP).

Dan lagi di area penguatan pengawasan kejari Medan telah melakukan pengawasan gratifikasi melalui papan pengumuman dan banner yang tersedia serta, memastikan adanya sarana pengaduan masyarakat, dapat diakses melalui Whistle Blowing System (WBS) dan wibesite Kejari Medan.

Terakhir, di area peningkatan kualitas pelayanan publik, Kejari Medan terus memberikan yang terbaik dengan menyediakan fasilitas untuk masyarakat diantaranya ada ruangan penerimaan tersangka dan barang bukti, menambah loker pengambilan tilang, ruang PTSP yang nyaman dan kursi yang memadai, ruang konsultasi jaksa.

“Juga tersedia ruang laktasi untuk ibu yang menyusui dan ruang klinik sebagai prasarana kesehatan, perpustakaan beserta sudut baca dan tersedianya tempat ibadah juga masih banyak lagi,” lanjutnya.

Sementara itu, Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, juga mendukung Kejari Medan dalam melaksanakan pembangunan Zona integritas menuju wilayah bebas korupsi.

“Semoga segenap upaya yang telah dilakukan kepala Kejari Medan beserta seluruh jajaran dapat mengantarkan Kejari Medan sebagai wilayah bebas korupsi pada tahun 2021 ini,” tutupnya.[]

Lansia 80 Tahun Ikut Vaksin di Kuta Alam Banda Aceh

0
Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Warga antusias mengikuti Pekan Vaksinasi di setiap gampong dalam wilayah Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, mulai hari ini Senin (14/6/2021). Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilakukan oleh Puskesmas Kuta Alam dan Puskesmas Lampulo hingga tanggal 21 Juni 2021 di kantor Keuchik masing-masing gampong. Adapun untuk hari pertama ini dilaksanakan di Gampong Kota Baru dan Gampong Mulia.

Camat Kuta Alam, Reza Kamilin mengatakan, kegiatan Pekan Vaksinasi tersebut dikemas oleh Satgas Covid 19 Kecamatan Kuta Alam menindaklanjuti arahan Walikota Banda Aceh, Aminullah SE.Ak.,MM, agar para Camat untuk dapat bekerja keras dan menjemput bola dalam rangka mempercepat proses vaksinasi bagi kelompok lansia dan pra lansia.

Untuk pelaksanaannya, Muspika Kuta Alam bersama Kepala Pukesmas dan para keuchik sepakat vaksinasi tersebut dilaksanakan di setiap Gampong guna memudahkan. Selain itu untuk mendekatkan pelayanan vaksinasi kepada kelompok lansia serta mencegah terjadinya kerumunan dalam jumlah yang besar.

Reza Kamilin menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan Pekan Vaksin tersebut, salah seorang warga yang ikut melaksanakan Vaksinasi adalah Moina Siahaan yang berusia 80 tahun. Mona Siahaan yang lahir 13 Mei 1941 itu mengikuti vaksin Covid-19 tahap pertama di Kantor Keuchik Mulia Kecamatan Kuta Alam. Dirinya mengikuti vaksinasi tersebut atas keinginan sendiri sebagai ikhtiar mencegah Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi sekaligus senang dan bangga kepada Ibu Moina dengan kesadaran sendiri minta divaksin. Ini jadi contoh bagi warga lain dan mudah mudahan bisa menginspirasi masyarakat lainnya,” kata Reza Kamilin.

Selain itu, Reza menuturkan, pelaksanaan vaksin dengan sistem jemput bola ke gampong-gampong tersebut dimaksudkan untuk memudahkan para lansia dan warga menjangkau lokasi vaksinasi.

Disebutkan pada hari yang sama ada juga lansia berusia 85 tahun yang juga mau divaksin. Namun ditunda karena tensi darah yang bersangkutan tinggi. Tim medis akan menjadwal ulang untuk vaksinasi kepada lansia tersebut.

“Disamping fokus meningkatkan partisipasi lansia dalam proses pelaksanaan vaksin, Satgas Covid 19 Kecamatan Kuta Alam juga fokus dalam penegakan disiplin penerapan prokes dan pengaktifan pemberlakuan PPKM mikro di setiap gampong. Semoga usaha kita bersama ini akan dimudahkan,” pungkas Reza Kamilin.

Berikut jadwal dan tempat vaksinasi di dalam wilayah kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh:

Baca juga: 3.625 Peserta SBMPTN Lulus di USK, Rektor: Selamat, Semoga Ini Jalan untuk Raih Cita-cita

3.625 Peserta SBMPTN Lulus di USK, Rektor: Selamat, Semoga Ini Jalan untuk Raih Cita-cita

0
Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Samsul Rizal

Nukilan.id – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) telah mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021. Berdasarkan pengumuman tersebut, sebanyak 3.625 peserta SBMPTN dari 23.862 yang memilih Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil lulus di perguruan tinggi ini.

Rektor USK Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng mengatakan, pada SBMPTN kali ini USK sebenarnya memiliki kuota sebanyak 3.663 untuk jalur tersebut. Namun beberapa program studi USK yang ada di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Gayo Lues tidak terpenuhi kuota karena sepi peminatnya.

“Kuota PSDKU yang tidak terpenuhi ini akan ditambahkan ke kuota jalur Mandiri, sehingga kesempatan bagi anak-anak kita untuk kuliah di USK lebih besar,” ucap Rektor kepada Nukilan.id, Senin (14/6/2021).

Rektor mengungkapkan, pada SBMPTN kali ini prodi Pendidikan Dokter USK masih menjadi yang tertinggi peminatnya yaitu sebesar 1.785 peserta. Selanjutnya, prodi Farmasi sebanyak 1.431 peserta, Ilmu Hukum sebanyak 1.199 dan Informatika sebanyak 1.107.

Selain itu, kata Rektor, bagi peserta yang telah dinyatakan lulus diminta untuk melakukan tahapan penting proses pendaftaran ulang. Seperti pengisian biodata Uang Kuliah Tunggal Berkeadilan (UKTB), Orientasi Sistem Informasi Kampus (Osimpus), tes kesehatan, pemotretan kartu mahasiswa, kelas perpustakaan, dan juga verifikasi data akademik lainnya.

“Untuk informasi lengkap terkait tahapan pendaftaran masuk perguruan tinggi tersebut, peserta dapat melihatnya pada website unsyiah.ac.id. Atau dapat menghubungi Humas USK pada nomor 08116752000 dan Unit Layanan Terpadu (ULT) USK pada nomor 08116701962,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor mengucapkan selamat kepada peserta yang lulus SBMPTN di USK. Semoga ini jalan untuk meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan.

“Selanjutnya tergantung pada diri kalian sendiri, sekuat apa tekad dan kesabaran untuk mewujudkan impian tersebut,” ucap nya.

Rektor berharap, bagi peserta yang tidak lulus SBMPTN untuk tidak patah semangat. Sebab, mereka masih bisa masuk perguruan tinggi melalui jalur Mandiri, yang merupakan jalur terakhir untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Lanjutnya, Proses pendaftaran jalur Mandiri ini telah dibuka sejak tanggal 17 Mei – 21 Juni 2021 pukul 16:00 WIB. Informasi lengkap untuk jalur Mandiri ini dapat diakses pada website https://smmptnbarat.id/ atau Unsyiah.ac.id.

“Bagi yang gagal di SBMPTN, silakan mendaftar jalur Mandiri yang merupakan jalur terakhir masuk perguruan tinggi negeri. Gunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin untuk mewujudkan cita-cita kalian di masa depan,” ucap Rektor.

Tahun ini, kata Rektor, USK menyediakan kuota untuk jalur mandiri sebesar 30%. Sementara untuk dua jalur lainnya yaitu Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebesar 25% dan SBMPTN sebesar 45%.

Informasi lengkap, terkait Pengumuman hasil SBMPTN tersebut, dapat dilihat langsung pada laman resmi LTMPT atau https://sbmptn.unsyiah.ac.id/.[]