Beranda blog Halaman 2096

KPK Buka Suara Soal Hasil Audit BPK

0
KPK - RI

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK) menanggapi terkait hasil audit BPK terhadap kinerja pencegahan KPK.

Menurut KPK, audit yang dimaksud adalah pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) atas audit kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada semester II tahun 2020 untuk unit kerja Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi).

“Atas inisiatif KPK, cakupan audit kinerja diminta untuk diperluas mencakup Kedeputian Pencegahan. KPK ingin mendapatkan penilaian yang objektif dari pihak lain tentang kinerja fungsi pencegahan yang dilakukan oleh Direktorat LHKPN, Gratifikasi, Litbang, Dikyanmas, dan Korsupgah,” papar keterangan resmi KPK, Minggu (11/72021).

Dalam penjelasannya, menurut KPK, BPK menyetujui namun hanya unit kerja Korsupgah yang akan diaudit kinerja, karena keterbatasan sumber daya BPK. Direktorat Dikyanmas dan Korsupgah pada 2020, masih berada di bawah Kedeputian Pencegahan.

Hasil audit kinerja yang disampaikan untuk ditindaklanjuti antara lain terkait dengan Peraturan Komisi (Perkom) No. 7 tahun 2020. Rekomendasi BPK untuk perbaikan Perkom antara lain:

  1. Perkom menyebutkan tugas dan fungsi Direktorat Labuksi membuat aplikasi terkait pengelolaan aset, barang bukti dan eksekusi. Ini merupakan tugas pada Direktorat Pengelolaan Data dan Informasi atau sekarang bernama Direktorat Manajemen Informasi.
  2. Perkom tidak menyebutkan secara eksplisit fungsi pencegahan pada Kedeputian Korsup. Sehingga, dikhawatirkan akan membuat pelaksanaan tugas Korsupgah tidak efektif.

“KPK menghormati hasil audit BPK dan telah menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan. Tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan Perkom 7 tahun 2020 saat ini sedang berjalan, sebagaimana telah diputuskan dalam rapat evaluasi atas audit kinerja pada April 2021,” papar KPK.

Selain itu, rekomendasi lain tentang Korsupgah, yaitu BPK menilai bahwa Monitoring Center for Prevention (MCP) Korsupgah untuk mengukur kemajuan pembangunan tata kelola pemerintahan daerah untuk pencegahan korupsi dalam 8 (delapan) elemen, sangat efektif dan strategis.

Bahkan direkomendasikan untuk memperkuat regulasi terkait MCP dalam bentuk Perpres atau aturan lainnya, sehingga kemudian dapat dikelola bersama-sama dengan kementerian/lembaga dan instansi lainnya.

Rekomendasi berikut diberikan terkait dengan kelemahan MCP berdasarkan pengamatan BPK di lapangan.

Perbaikan MCP direkomendasikan berupa (a) penguatan dukungan sarana dan prasarana di pemda, (b) revisi indikator penilaian agar lebih tajam dan realistis dan pelibatan kementerian/lembaga/pemda sebagai stakeholder, serta (c) penerapan pedoman monitoring pencegahan korupsi pada tata kelola pemda.

Atas rekomendasi tersebut, KPK telah menindaklanjutinya, yaitu dengan:

  1. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Korsup dengan Deputi Bidang Akuntan Negara dan Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP. Antara lain untuk pengelolaan MCP melalui perwakilan BPKP di 34 provinsi.
  2. Saat ini KPK sedang memproses pengelolaan 8 elemen MCP bersama 6 (enam) unit eselon 1 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), 2 (dua) unit eselon 1 BPKP dan 34 Kantor Perwakilan BPKP.

Permintaan KPK agar BPK mengaudit pencegahan yang dilakukan oleh KPK juga didasarkan pada tujuan untuk terus meningkatkan kinerja di bidang pencegahan.

“Sehingga, menurut kami kurang tepat jika menyimpulkan efektifitas upaya pencegahan KPK hanya dengan sampel dari unit Korsupgah,” pungkas KPK. [cnn]

9 Aplikasi Android Ini Bisa Curi Password Facebook

0

Nukilan.id – Kasus pencuri data pribadi di internet kerap kali terjadi. Banyak cara yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuri data pribadi seseorang, seperti melalui surel phishing dan aplikasi tertentu.

Baru baru ini, pengembang aplikasi antivirus Dr. Web mengklaim ada sembilan aplikasi Android yang diduga telah disusupi oleh program berbahaya (malware) jenis trojan yang bisa mencuri informasi kredensial atau kata sandi (password) akun Facebook.

Menurut Dr. Web, aplikasi-aplikasi yang diklaim telah diunduh lebih dari lima juta kali tersebut sebenarnya berjalan normal, namun dengan fitur terbatas.

Konon, jika ingin menggunakan fitur-fitur ekstra lainnya atau menghilangkan iklan, pengguna harus masuk (login) menggunakan akun Facebook mereka terlebih dahulu.

Laman login Facebook yang muncul sendiri terlihat normal dan meyakinkan, sebagaimana ilustrasi gambar berikut. Namun, ternyata ada proses pencurian data yang berjalan di baliknya.

Berdasarkan laporan situs Dr. Web, para oknum ini menyematkan sejumlah kode khusus yang bisa mengumpulkan informasi kredensial yang dimasukkan pengguna, termasuk username dan password Facebook.

Kemudian, informasi tersebut bakal dikirimkan ke server peretas (hacker) dan bakal disimpan di sana.

Tidak hanya informasi kredensial, para hacker ini juga bakal menerima data-data lainnya, seperti riwayat pencarian atau penelusuran (cookies) Facebook yang sedang aktif dan belum di-logout.

Masih dari sumber yang sama, para peretas ini juga bisa saja mencuri password dari layanan lainnya, apabila laman Facebook tadi diubah dengan laman login palsu dari layanan internet lainnya.

Hal itu karena pengaturan program trojan yang tersemat di dalam sembilan aplikasi itu bisa diubah sedemikian rupa dengan mudah, tentunya dari jarak jauh.

Dirangkum KompasTekno dari Dr.Web, berikut daftar sembilan aplikasi yang dianggap bisa mencuri informasi kredensial Facebook, lengkap dengan nama pengembangnya:

  • PIP Photo (Lillians)
  • Processing Photo (chikumburahamilton)
  • Rubbish Cleaner (SNT.rbcl)
  • Horoscope Daily (HscopeDaily momo)
  • Inwell Fitness (Reuben Germaine)
  • App Lock Keep (Sheralaw Rence)
  • Lockit Master (Enali mchicolo)
  • Horoscope Pi (Talleyr Shauna)
  • App Lock Manager (Implummet col)

Namun pantauan dari KompasTekno, seluruh aplikasi itu kini sudah dihapus dari Google Play Store.

Mengingat risiko yang cukup berbahaya, pengguna yang masih memasang aplikasi-aplikasi tersebut di smartphone sebaiknya menghapusnya secara manual, apabila ingin terhindar hal-hal yang tidak diinginkan.[kompas.com]

Penyekatan dan Pemeriksaan Surat Vaksin di Aceh Mengingatkan Masa Konflik

0

Nukilan.id – Penyekatan dan Pemeriksaan Surat vaksinisasi covid-19 yang dilakukan petugas dibeberapa pos penyekatan di Aceh mengingatkan masyarakat Aceh pada masa konflik.

” Secara tidak langsung upaya penyekatan untuk kendaraan lintas kabupaten/kota di Aceh seperti yang di lakukan di Pos penyekatan Leupeung dan lainnya mengingatkan kita masyarakat Aceh kepada masa-masa konflik. Pada di masa konflik masyarakat yang melintas wajib membawa KTP merah putih dan harus menunjukkannya ketika pemeriksaan oleh aparat di pos-pos, saat ini masyarakat yang melintas diwajibkan untuk membawa surat atau kartu vaksin. Seakan-akan kartu/surat bukti vaksin saat ini menyangkut dengan nyawa seseorang, sama seperti KTP merah putih di masa konflik,”ungkap ketua Yayasan Aceh Kreatif (AK) Delky Nofrizal Qutni kepada media, Senin (12/07/2021).

Menurut Delky, pengaktifan posko penyekatan sebagaimana termaktub dalm instruksi gubernur nomor 12 tahun 2021 tanggal 6 Juli 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro terlalu lebay.

“Terkesan ada pemaksaan dari Gubernur Aceh bahwa setiap masyarakat harus vaksin. Padahal yang patut diingatkan oleh Gubernur Aceh, bukannya masyarakat tidak mau untuk vaksin, namun masyarakat malah berpikir dan mengambil ikhtibar dari Gubernur Aceh sendiri yang terlihat sangat rajin vaksin malah terkena long covid-19 ketika KPK ke Aceh. Sehingga menunjukkan ikut melakukan vaksinisasi atau tidak sama saja, tidak menghindarkan masyarakat dari Covid-19. Terlepas bahwa ada rumor bahwa long covid-19 untuk menghindari penyelidikan KPK, namun sebagai publik figur di Aceh, kondisi Gubernur Nova Iriansyah tersebut memberi kesan tersendiri di masyarakat,” katanya.

Delky menyarankan agar pemerintah Aceh tidak melakukan pemaksaan dalam hal vaksinisasi, namun bagaimana membangkitkan kesadaran dan antusias masyarakat untuk mengikuti Vaksinisasi.

“Penyekatan yang dilakukan melalui pos-pos dengan menyuruh penumpang dan pengemudi angkutan itu terkesan sebagai bentuk pemaksaan. Padahal kondisi Covid-19 di Aceh tidak seperti di Jawa dan Bali. Ini kan aneh, mestinya Gubernur punya cara yang lebih menarik perhatian masyarakat untuk melakukan vaksin tanpa main paksa-paksa gitu,”ujarnya.

Mantan Kabid Advokasi Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) itu menyebutkan, Gubernur Aceh harus menyadari bahwa masyarakat sudah lelah dengan hal-hal yang berbau pemaksaan seperti itu. Apalagi WHO pun melarang adanya bentuk pemaksaan terkait Vaksinisasi.

“Masyarakat Aceh sudah lelah 30 tahun dalam konflik, jangan lagi ada pemaksaan semacam itu yang mengingatkan masyarakat kepada masa konflik. Ajak masyarakat ikut vaksin dengan lebih elegan, misalkan dengan memberi doorprize dan sebagainya. Bukan main paksa-paksa bung, justru malah menghadirkan ketidakpuasan yang berujung perlawanan dari rakyat nantinya. Bikin kebijakan yang rasional dan menggugah hati rakyat bukan mengada-ngada,” pungkasnya.[]

Euro 2020: Ronaldo Top Skor, Donnarumma Pemain Terbaik

0

Nukilan.id – Cristiano Ronaldo keluar sebagai top skor Euro 2020. Gianluigi Donnarumma dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Euro 2020 diakhiri dengan laga Italia vs Inggris di Wembley, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 1-1 sampai extra time dan pemenang ditentukan lewat adu penalti dengan Italia keluar sebagai juara.

Donnarumma, yang tampil apik dalam adu penalti, dinobatkan sebagai pemain terbaik selama turnamen Euro 2020. Dia juga sebelumnya tak kebobolan selama fase grup dan cemerlang di adu penalti melawan Spanyol.

Ronaldo pada ajang ini dinobatkan sebagai top skor dengan lima gol, meski timnya sudah tersingkir sejak babak 16 besar. Striker Republik Ceko, Schick, juga mencatatkan lima gol setelah timnya melaju sampai perempatfinal.

Meski punya catatan gol yang sama dengan Schick, Ronaldo lebih berhak mendapatkan trofi sepatu emas. Hal itu dikarenakan ada satu assist yang dikemas Ronaldo dan Schick tidak punya.

Ronaldo juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang ajang Euro. Pemain berusia 36 tahun itu tahun itu mengemas 14 gol dari lima edisi Euro.

Bagi Italia, ini adalah galar juara Euro yang kedua setelah sebelumnya didapat pada 1968. Inggris masih puas gelar di ajang ini meski untuk pertama kalinya bisa merasakan injak kaki di final.[sport.detik.com]

Dukcapil Subsidi Provider Telkom Sebesar Rp1,9 Triliun

0

Nukilan.id – Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus mendukung praktik baik dalam implementasi registrasi Kartu Perdana provider selular. Fokusnya adalah menolak kartu perdana yang dijual dengan sudah ada namanya.

“Mari kita bangun ekosistem telekomunikasi yang lebih sehat. Mari bersama menggelorakan penjualan kartu prabayar yang betul-betul kosong, kartu yang belum ada nama penggunanya. Bagi masyarakat yang membeli kartu perdana harus betul-betul mengisi nama, NIK dan nomor KK sendiri. Ini seiring dengan cita-cita nasional membangun single identity number dengan menggunakan segala sesuatu secara lebih bertanggung-jawab untuk keutuhan dan keselamatan bangsa,” kata Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh dalam arahannya pada Webinar ‘Ayo Dukung Kartu Perdana dalam Keadaan Tidak Aktif’ oleh Ditjen Penyelenggaran Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Kementerian, Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Praktik baik dalam registrasi kartu perdana ini, kata Zudan, tentu saja demi kemudahan dalam berkomunikasi sosial dan bertransaksi ekonomi.

“Termasuk transaksi politik yang ke depan bisa jadi melalui elektronik voting yang berbasis kartu prabayar atau dengan nomor HaPe,” kata Dirjen Zudan.

Zudan menyebutkan, kolaborasi Dukcapil dan Kominfo sudah berlangsung sangat intensif lebih dari 5  tahun yang lalu. Saat ini sudah 3.707 lembaga pusat dan daerah yang menandatangani perjanjian kerja sama pemanfaatan data kependudukan Dukcapil.

“Dari 10 pengakses data terbesar untuk verifikasi, lima di antaranya adalah provider seluler. Urutan 10 pengakses terbesar selengkapnya adalah: Telkomsel, BPJS Kesehatan, XL Axiata, Indosat, Kemensos, Hutchison 3, BRI, BPJS Naker, Smartfren, Kemenkes,” papar Zudan.

Berdasarkan data Dukcapil hingga 14 Juni 2021, sudah 6,2 miliar kali data kependudukan diakses seluruh lembaga pengguna untuk verifikasi.

Khusus untuk perusahaan kartu prabayar, hingga 7 Juli sudah sebanyak 2,6 miliar kali data NIK diakses. Jumlah ini terdiri Hit NIK dan No. KK berhasil diverifikasi sebanyak 1,9 miliar kali, NIK tidak ditemukan 381 ribu kali, NIK dan No. KK tidak sesuai sebanyak 300 ribu kali.

“Sekarang untuk akses verifikasi data Dukcapil masih gratis, tetapi ke depan akan berbayar. Sekarang Dukcapil sedang berkoordinasi dengan Kemenkeu dan Kementerian Hukum dan HAM. Andai sekali akses verifikasi yang berhasil berbiaya Rp1000, maka Dukcapil sudah mensubsidi dunia telko sebesar Rp 1,9 triliun selama 5 tahun lebih. Angka 1.000 itu sekadar asumsi saja, ke depan kita belum tahu apakah akan berbayar 500, 1.000 atau 2.000 rupiah per sekali akses berhasil,” urai Zudan.

Puspen Kemendagri

Menang Pinalti, Italia Juara Euro 2020

0
(Foto: Getty Images/Carl Recine - Pool)

Nukilan.id – Timnas Italia mengalahkan Timnas Inggris di final Euro 2020 via adu penalti di pertandingan final Euro 2020 di Stadion Wembley, Senin (12/07/2021) dini hari WIB.

Di pertandingan final ini, Italia tak melakukan pergantian sama sekali dari tim yang terakhir kali berduel lawan Spanyol. Sementara itu Inggris melakukan satu pergantian pemain saja dari skuat yang sebelumnya bermain lawan Denmark.

Gol Timnas Inggris dicetak oleh Luke Shaw. Sementara gol Timnas Italia dihasilkan Leonardo Bonucci.

Duel berlangsung imbang di waktu normal dan extra time. Pemenang harus ditentukan via adu penalti.

Babak Pertama

Italia melakukan kickoff di pertandingan final Euro 2020 ini. Mereka pun berusaha menekan Inggris lebih dahulu. Tapi, malah Inggris yang akhirnya bisa mencetak gol lebih dahulu. Pada menit kedua, serangan balik The Three Lions dipungkasi oleh tendangan keras kaki kiri Luke Shaw di tiang jauh. Ia memanfaatkan umpan crossing matang Trippier dari sisi kanan.

Pada menit ke delapan, Italia mendapat kans mencetak gol melalui tendangan bebas sedikit di luar area kotak penalti Inggris. Namun bola eksekusi Insigne masih melambung di atas mistar gawang.

Inggris berada di atas angin. Perubahan taktik mereka membuahkan hasil. Pasukan Gareth Southgate kokoh dalam bertahan dan saat menyerang Italia, mereka menemukan sejumlah celah untuk dieksploitasi, khususnya di area sayap dan antara lini tengah dan belakang.

Pada menit ke-35, Italia mendapatkan peluang, hasil kerja keras Chiesa. Dari tengah lapangan ia melewati adangan Rice dan saat mendekati kotak penalti, ia melepas tendangan keras dengan kaki kirinya. Sayang, bola cuma melipir ke samping kiri gawang Pickford.

Setelah setengah jam, Inggris menurunkan tempo permainan. Ini membuat permainan Italia sedikit berkembang. Namun mereka tetap kesulitan membongkar pertahanan The Three Lions. Hal ini jelas membuat pasukan Gli Azzuri frustrasi.

Inggris sendiri beberapa kali melancarkan serangan balik. Justru serangan mereka yang terlihat berbahaya meski pada akhirnya masih bisa dinetralkan Chiellini cs.

Italia sempat mendapat peluang apik pada menit ke-46. Namun tendangan Immobile dari tengah kotak penalti memanfaatkan umpan silang dari Di Lorenzi dari sisi kanan masih membentur bek Inggris.

Pada akhirnya babak pertama berakhir tanpa ada gol tambahan. Italia 0-1 Inggris.

Babak Kedua

Italia berusaha tancap gas di babak kedua. Mereka tentu ingin segera menyamakan kedudukan. Namun Inggris tentu juga tak berdiam diri. Mereka juga berusaha mencetak gol lagi.

Dari sini terjadi kontroversi. Pada menit ke-48, Sterling mengejar umpan Shaw. Namun ia kemudian terlihat jatuh di area kotak penalti. Para pemain Inggris bersikukuh Sterling dilanggar Bonucci. Namun wasit Bjorn Kuipers tak melihat ada pelanggaran terjadi. Play on. Namun dari tayangan ulang, terlihat pergerakan Sterling memang diganggu oleh Bonucci.

Italia tak kunjung bisa mencetak gol penyeimbang. Akhirnya mereka pun mengganti taktiknya. Immobile dan Barella ditarik keluar, digantikan Cristante dan Berardi.

Pada menit ke-57, Italia mendapat peluang emas pertamanya di laga ini. Tusukan Chiesa dari kiri membantu Insigne bisa mendekati gawang Inggris. Ia pun melepas tendangan keras dari jarak dekat, namun masih bisa ditahan oleh Pickford.

Italia berada di atas angin. Mereka mengepung pertahanan Inggris. Peluang pun didapat pada menit ke-62 melalui tendangan keras Chiesa dari luar kotak penalti. Namun bola masih bisa ditepis Pickford.

Italia akhirnya berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-67. Bonucci menjebol gawang Inggris dengan tendangan kaki kirinya, memanfaatkan kemelut dari sepak pojok dari sisi kiri yang dieksekusi Insigne. 1-1.

Italia makin ngegas usai mencetak gol. Mereka terus berusaha menekan pertahanan Inggris. Hal ini direspon oleh Southgate dengan pergantian pemain. Saka masuk pada menit ke-70, menggantikan Trippier.

Tiga menit kemudian, Italia mengancam lagi. Berardi mengejar umpan lambung dari tengah. Pickford gagal menghalau bola namun tendangan Berardi untungnya masih melambung. Beberapa saat kemudian, Inggris melakukan pergantian pemain lagi; Henderson masuk, Rice keluar.

Italia kemudian mendapatkan pukulan berat. Sebab Chiesa cedera dan terpaksa digantikan Bernardeschi pada menit ke-85.

Sayangnya sampai akhir, tak ada gol tambahan tercipta. Italia 1-1 Inggris. Laga pun dilanjutkan ke babak extra time.

Extra Time

Italia langsung mengganti pemain di awal babak pertama extra time. Belotti masuk menggantikan Insigne. Mereka pun terus berusaha menggedor pertahanan Inggris.

Usaha merek masih belum membuahkan hasil. Verratti akhirnya ditarik keluar dan digantikan Manuel Locatelli. Inggris kemudian merespon dengan memasukkan Jack Grealish. Ia menggantikan Mason Mount.

Pada menit ke-103, Italia mendapat peluang apik. Emerson sukses melepas umpan crossing dari sisi kiri. Bola gagal diraih Bernardeschi, namun bisa dihalau Pickford. Untungnya bola rebound gagal disambar pemain Italia lainnya. Bola akhirnya keluar lapangan setelah terjadi kemelut.

Pada akhirnya, tak ada gol yang tercipta sampai babak pertama extra time berakhir.

Pada awal extra time babak kedua, Italia mendapat peluang melalui free kick jarak jauh Bernardeschi. Bola tendangan mengarah tepat ke tengah dan bisa dihalau Pickford. Bola sempat terlepas namun sebelum disambar pemain Italia, ia bisa mengamankan si kulit bundar.

Italia kemudian melakukan pergantian pemain lagi. Florenzi masuk menggantikan Emerson. Tak berselang lama, Jadon Sancho dan Marcus Rashford masuk menggantikan Walker dan Henderson.

Namun tak ada gol tercipta. Duel Italia vs Inggris ini pun harus dilanjutkan ke babak penalti.

Adu Penalti

Domenico Berardi jadi eksekutor pertama Italia. Ia bisa mengecoh Pickford. Gol. Eksekutor pertama Inggris adalah Harry Kane. Powerful kick. Gol. 1-1.

Andrea Belotti jadi penendang kedua Italia. Pickford membaca arah bola dengan baik. Gagal gol! Harry Kane jadi penendang kedua Inggris. Mudah saja. 1-2.

Leonardo Bonucci jadi eksekutor ketiga Italia. Masuk, meski nyaris ditepis Pickford. Marcus Rashford jadi eksekutor berikutnya bagi Inggris. Bola membentur tiang kanan! 2-2.

Federico Bernardeschi penendang keempat Italia. Gol. Jadon Sancho menjadi eksekutor Inggris berikutnya. Ditepis Donnarumma! 3-2!

Jorginho menjadi eksekutor kelima Timnas Italia. Ditepis Pickford! Bukayo Saka menjadi penendang kelima Timnas Inggris. Ditepis Donnarumma! It’s going Rome! Azzuri jadi juara Euro 2020!

Susunan Pemain:

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Emerson; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Federico Chiesa, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne.

Cadangan: Domenico Berardi, Federico Bernardeschi, Alessandro Bastoni, Bryan Cristante, Alessandro Florenzi, Rafael Toloi, Alex Meret, Andrea Belotti, Manuel Locatelli, Francesco Acerbi, Matteo Pessina, Salvatore Sirigu.

Pelatih: Roberto Mancini

Inggris (3-4-2-1): Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire; Kieran Trippier, Kalvin Phillips, Declan Rice, Luke Shaw; Mason Mount, Raheem Sterling; Harry Kane.

Cadangan: Dominic Calvert-Lewin, Conor Coady, Reece James, Jack Grealish, Marcus Rashford, Sam Johnstone, Jordan Henderson, Jadon Sancho, Tyrone Mings, Aaron Ramsdale, Jude Bellingham, Bukayo Saka.

Pelatih: Gareth Southgate  [bola.net]

 

KPK Buka Suara soal Hasil Audit BPK dan Tidak Efektifnya Kinerja Pencegahan

0
Juru Bicara (Jubir) Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati.

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya angkat bicara mengenai tidak efektifnya program pencehan korupsi berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Melalui pernyataan tertulis dijelaskan bahwa, audit BPK atas kinerja pencegahan tersebut merupakan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) yang dilakukan atas permintaan KPK.

Audit dilaksanakan BPK pada semester 2 tahun 2020 untuk unit kerja Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi). Menurut Juru bicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding, KPK sempat meminta agar cakupan audit diperluas ke seluruh Kedeputian Pencegahan.

”KPK ingin mendapatkan penilaian yang objektif dari pihak lain tentang kinerja fungsi pencegahan yang dilakukan oleh Direktorat LHKPN, Gratifikasi, Litbang, Dikyanmas, dan Korsupgah,” ujar Ipi dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Minggu (11/72021).

Tetapi karena keterbatasan SDM, BPK hanya menyetujui untuk mengaudit kinerja unit Korsupgah yang pada tahun itu masih berada di bawah Kedeputian Pencegahan. Hasil audit kinerja yang disampaikan BPK untuk ditindaklanjuti KPK antara lain terkait dengan Peraturan Komisi (Perkom) No. 7 tahun 2020.

IPI menjabarkan poin rekomendasi BPK untuk perbaikan Perkom antara lain, pertama, perkom menyebutkan tugas dan fungsi Direktorat Labuksi membuat aplikasi terkait pengelolaan aset, barang bukti dan eksekusi. Ini merupakan tugas pada Direktorat Pengelolaan Data dan Informasi atau sekarang bernama Direktorat Manajemen Informasi

Kedua, Perkom tidak menyebutkan secara eksplisit fungsi pencegahan pada Kedeputian Korsup sehingga dikhawatirkan akan membuat pelaksanaan tugas Korsupgah tidak efektif

”KPK menghormati hasil audit BPK dan tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan Perkom 7 tahun 2020 saat ini sedang berjalan, sebagaimana telah diputuskan dalam rapat evaluasi atas audit kinerja pada April 2021,” tutur Ipi.

Rekomendasi lain tentang Korsupgah, lanjut Ipi, BPK menilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Korsupgah untuk mengukur kemajuan pembangunan tata kelola pemerintahan daerah demi pencegaham korupsi dalam 8 (delapan) elemen, sangat efektif dan strategis. Bahkan direkomendasikan untuk memperkuat regulasi terkait MCP dalam bentuk Perpres atau aturan lainnya, sehingga kemudian dapat dikelola bersama-sama dengan kementerian/lembaga dan instansi lainnya.

Akan tetapi, BPK mencatat kelemahan MCP berdasarkan pengamatan BPK di lapangan sehingga memberikan rekomendasi berupa pertama, penguatan dukungan sarana dan prasarana di pemda. Kedua, revisi indikator penilaian agar lebih tajam dan realistis dan pelibatan kementerian/lembaga/pemda sebagai stakeholder, Ketiga, penerapan pedoman monitoring pencegahan korupsi pada tata kelola pemda.

Rekomendasi tersebut telah ditindaklanjuti KPK dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Korsup dengan Deputi Bidang Akuntan Negara dan Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP. Antara lain untuk pengelolaan MCP melalui perwakilan BPKP di 34 provinsi.

Selain itu, saat ini KPK sedang memproses pengelolaan 8 elemen MCP bersama 6 (enam) unit eselon 1 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), 2 (dua) unit eselon 1 BPKP dan 34 Kantor Perwakilan BPKP.

”Permintaan KPK agar BPK mengaudit pencegahan yang dilakukan oleh KPK juga didasarkan pada tujuan untuk terus meningkatkan kinerja di bidang pencegahan. Sehingga, menurut kami, kurang tepat jika menyimpulkan efektifitas upaya pencegahan KPK hanya dengan sampel dari unit Korsupgah,” kata Ipi.[sindonews]

2.353 Kepala Keluarga di Aceh Jaya Terdampak Banjir

0

Nukilan.id – Sebanyak 2.353 kepala keluarga di Kabupaten Aceh Jaya terdampak banjir yang melanda kawasan itu sejak Jumat (9/7/2021) akibat hujan lebat mengguyur daerah itu dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya Fajri mengatakan sesuai data di lapangan sebanyak 2.353 kepala keluarga atau 7.039 jiwa itu tersebar 51 gampong.

“Saat ini ada 289 rumah yang tersebar di 11 gampong di Kecamatan Darul Hikmah terendam banjir dan warga di Gampong Panton Krueng harus mengungsi ke Meunasah Gampong Lam Teungoh karena ketinggian air mencapai satu meter dan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” kata Fajri di Calang, Minggu (11/7/2021).

Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mencari tempat yang lebih aman, karena hujan terus mengguyur Aceh Jaya dan kemungkinan debit air akan bertambah.

“Kami minta masyarakat tidak bertahan di rumah, sebab hujan masih mengguyur kawasan Aceh Jaya,” katanya.

Ia juga berharap Keuchik Gampong untuk dapat berkoordinasi dengan pihak keamanan TNI/Polri terkait harta benda warga sehingga nantinya saling menjaga.[antara]

BMKG: Waspada Hujan Disertai Pertir dan Angin Kencang di Aceh

0
Ilustrasi Hujan Lebat dan Angin Kencang. (Foto: BNPB)

Nukilan.id – Berikut Prakiraan Cuaca ekstrem dari BMKG untuk 25 wilayah di Indonesia pada Senin (12/7/2021).

Sebanyak 22 daerah berpotensi alami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Di antaranya adalah Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, dan Jambi.

Sementara itu,tiga wilayah lainnya diperkirakan diguyur hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem Senin, 12 Juli 2021, dilansir Bmkg.go.id:

Wilayah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang

1. Sumatera Barat

2. Riau

3. Kep. Riau

4. Bengkulu

5. Jambi

6. Sumatera Selatan

7. Kep. Bangka Belitung

8. Lampung

9. Kalimantan Barat

10. Kalimantan Tengah

11. Kalimantan Utara

12. Kalimantan Timur

13. Kalimantan Selatan

14. Sulawesi Utara

15. Gorontalo

16. Sulawesi Tengah

17. Sulawesi Barat

18. Sulawesi Tenggara

19. Maluku Utara

20. Maluku

21. Papua Barat

22. Papua

Wilayah berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang

1. Aceh

2. Sulawesi Selatan

Wilayah berpotensi angin kencang

1. Nusa Tenggara Timur

[tribunnews.com]

Baitul Mal Aceh Bantu Keluarga Miskin Korban Kebakaran di Lamtamot

0
Foto: Baitul Mal Aceh

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA) menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga miskin korban kebakaran atas nama M Sufi, Gampong Lamtamot, Lembah Selawah Aceh Besar, Sabtu (10/7/2021).

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Komisi VI DPRA, Tgk H. Irawan Abdullah S.Ag selaku mitra kerja Baitul Mal Aceh didampingi Anggota Badan BMA, Muhklis Sya’ya di lokasi kebakaran.

“Bantuan yang kita berikan berupa uang tunai sebesar Rp3 juta, untuk masa panik. Meskipun tidak terlalu besar setidaknya sudah meringankan beban keluarga korban yang sedang dirundung musibah,” ungkap Tgk Irawan Abdullah di sela-sela penyerahan bantuan.

Tgk Irawan menambahkan, semakin hari kebutuhan masa panik sangat tinggi. Apalagi Aceh salah satu provinsi yang rawan bencana. Oleh karena itu pemerintah butuh perhatian khusus terhadap kebutuhan riil masyarakat.

“Kita harapkan alokasi anggaran untuk bantuan-batuan insidentil atau bahasa lain tanggap darurat seperti ini perlu ditingkat sehingga begitu ada musibah dengan cepat kita Pemerintah memberikan bantuan, pinta Tgk Irawan sebagai Ketua Komisi VI DPR Aceh yang mebidangi keistimewaan dan kekhususan Aceh.

Tgk H. Irawan Abdullah mengapresiasi langkah Baitul Mal Aceh yang memberikan perhatian nyata terhadap masyarakat. Menurutnya selama ini kehadiran Baitul Mal Aceh telah dirasakan manfaatnya melalui program-program dana zakat yang tepat sasaran.

Sementara itu, Anggota Badan BMA, Mukhlis Sya’ya menyebutkan korban kebakaran yang baru saja dibantu merupakan keluarga binaan BMA melalui program satu keluarga satu sarjana (SKSS). Saat ini putri M Sufi, Riska tercatat sebagai mahasiswa smester VI di Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Mukhlis menjelaskan setiap tahun BMA rutin menganggarkan bantuan untuk program insidentil. Begitu ada musibah, tim BaGAH BMA langsung mendata serta memproses pencairan bantuan.

“Kalau mampu kita datang sendiri untuk antarkan, maka kita langsung turun, namun di di kabupaten/kota kita kirim melalui Baitul Mal Kabupaten masing-masing, artinya kita pastikan bantuan itu sampai. Selain itu kita harapkan Baitul Mal Kabupaten juga harus berpartisipasi aktif dalam membantu masyarakat,” ujarnya.

Mukhlis dan Tgk Irawan mengucapkan terimakasih kepada para muzaki BMA yang sudah mempercayakan zakatnya melalui BMA. Semoga rezeki para muzaki semakin berkah dan ditambahkan rezekinya.

M Sufi, korban kebakaran mengucapkan terima kasih atas kesediaan Baitul Mal Aceh bersama rombongan. Kehadiran BMA sangat meringankan bebannya di saat-saat seperti ini.

“BMA telah membantu banyak keluarga kami, kami sangat bersyukur, semoga Allah melindungi para muzaki dan amil semua,” tutup M Sufi.[BMA]