Beranda blog Halaman 1841

Ketua DPW Partai Ummat Aceh Jamal Suni Yakin Raih 1 Kursi Per-Dapil

0
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Ummat Provinsi Aceh, H. Jamal Suni. (Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – H. Jamal Suni, SE dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Ummat Provinsi Aceh periode 2022-2027.

Pelantikan tersebut dilakukan langsung Ketua Umum Partai Ummat, H. Ridho Rahmadi di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Minggu (23/1/2022) malam.

Kepada Nukilan.id, Jamal Suni mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk meraih kursi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan masing-masing 1 kursi pada setiap Dapil di Aceh pada pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang.

“Dan untuk DPR-RI khususnya di Dapil Aceh 1 kita akan menargetkan 2 kursi, sedangkan Dapil Aceh 2 kita masih sedikit berat, jadi kita targetkan hanya 1 kursi saja,” ungkap Jamal Suni di sela pelantikan.

Selain itu, sebutnya, Partai Ummat di 23 Kabupaten/Kota di Aceh sudah terbentuk, dan baru 19 Kabupaten/Kota yang sudah lengkap semua kepengurusannya.

“Sehingga syarat untuk kita lolos dari verifikasi KPU/KIP di Pemilu kedepan di Aceh sudah tercapai. Dan kami juga yakin, Partai ummat dapat berkembang dan maju cepat di Aceh,” ujar Jamal Suni.

“InsyaAllah kedepan kita juga akan mengajak tokoh-tokoh Aceh untuk bergabung bersama partai Ummat, kita terus mengupayakannya,” sambungnya.

Oleh karena itu, Jamal Suni berharap, dengan lahir Partai Ummat ini, menjadi salah satu kesempatan putra-putri generasi milenial untuk menunjukkan prestasinya sebagai penerus pengelolaan politik di Provinsi Aceh kedepan.

Reporter: Hadiansyah

Resep Bubur Sumsum Lembut dan Nikmat di Mulut

0
Resep Bubur Sumsum Lembut dan Lumer di Mulut. (ilustrasi/copyright by siti mutmainah/Shutterstock

Nukilan.id – Bubur sumsum merupakan salah satu kuliner tradisional yang digemari banyak orang. Bubur sumsum dibuat dari tepung beras yang dimasak dengan santan lalu diberi saus gula merah.

Kuliner yang satu ini bisa dinikmati hangat atau dingin sebagai dessert. Rasanya yang manis dan lumer di mulut pasti bikin kamu ketagihan.

Buat yang mau bikin bubur sumsum sendiri, kamu bisa lihat resepnya di sini ya

Bahan Bubur Sumsum:

  • 700 ml air
  • 100 gr tepung beras
  • 1 sdt garam
  • 2 bungkus santan instan
  • 1 lembar daun pandan

Bahan Saus Gula Merah:

  • 160 gr gula merah, sisir
  • 300 ml air
  • 1 lembar daun pandang
  • 1 sdt tepung maizena, dilarutkan dengan air

Cara Membuat:

Campurkan tepung beras, santan instan dan garam, masukkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.

Masukkan pandan dan masak dengan api sedang sambil diaduk terus sampai menjadi bubur. Sisihkan.

Buat saus gula merahnya, masukkan gula merah, air dan daun pandan, masak hingga gula merah meleleh, lalu saring dan tuang kembali ke dalam panci.

Masukkan larutan tepung maizena dan masak sebentar. Sisihkan.

kemudian saring gula merah lalu tuang kembali kedalam panci,masukkan larutan tepung maizena masak kembali sebentar,sisihkan

Penyajiannya, siapkan mangkuk lalu tuang bubur sumsum dan beri saus gula merah.

Nikmati selagi hangat, Kalau mau dinikmati dingin juga bisa pakai es batu atau dinginkan terlebih dahulu bubur sumsum dan saus gula merahnya di dalam kulkas. Selamat mencoba! [Fimela]

Rekomendasi Minuman yang Bisa Mencerahkan Wajah Secara Alami

0
Rekomendasi 3 Minuman yang Bisa Mencerahkan Wajah Secara Alami / copyrigh shutterstock

Nukilan.id – Setiap perempuan pasti berusaha untuk menjaga kesehatan kulit wajah salah satunya dengan menggunakan skincare.

Tidak perawatan dari luar saja yang bisa sahabat  lakukan. Namun, sangat penting juga menggunakan perawatan dari dalam tubuh.

Perawatan dari dalam tubuh yang bisa kamu lakukan adalah mengonsumsi minuman yang berkhasiat untuk mencerahkan kulit wajah.

Nah, berikut 3 minuman yang bisa mencerahkan wajahmu secara alami:

1. Air putih

Tidak salah jika air putih menjadi minuman nomor satu yang dapat mencerahkan wajah. Sebab, ar putih dapat menjaga elastisitas kulit dan bisa membuat kulit lebih cerah serta lebih lembab. Rajin mengonsumsi air putih juga bisa membuat kulit lebih kenyal serta menghilangkan stretch mark.

2. Teh hijau

Kalau sahabat fimela sangat menyukai teh hijau, ini merupakan pilihan yang tepat. Sebab, kandungan antioksidan dalam teh hijau bisa melindungi kulit dari paparan sinar uv. Tidak hanya itu, mengonsumsi teh hijau tanpa gula juga ampuh untuk menurunkan berat badan.

3. Infused water

Mengonsumsi infused water sangat ampuh mencerahkan kulit. Salah satu infused water yang dapat mencerahkan kulit ialah dengan campuran mentimun. Sebab, kandungan mineral seperti kalium hingga magnesium dalam mentimun bisa menjaga ph kulit.

Diatas merupakan 3 minuman yang bisa mencerahkan wajahmu secara alami. [Fimela]

Tanda yang Menunjukkan Kamu Orang yang Kreatif

0
Ilustrasi/copyrightshutterstock/paulaphoto

Nukilan.id – Kepribadian kreatif dapat dimiliki setiap orang. Beberapa memiliki kepribadian bawaan, dan sementara yang lainnya mengasahnya untuk menjadi lebih kreatif. Orang yang kreatif dapat berpikir dan bertindak dari kebanyakan orang. Mereka memiliki cara kerja yang unik dan berbeda dari yang lainnya.

Ada begitu banyak banyak tanda yang menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang kreatif. Penasaran? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Berani Megambil Risiko

Orang-orang kreatif menurut definisi sangat berani. Tindakan mereka tidak diragukan lagi dapat dibenarkan karena mereka seimbang dengan semua yang mereka yakini. Setiap kali mereka dihadapkan dengan tantangan, mereka tidak melarikan diri, mereka akan menghadapinya.

2. Suka Santai Tapi Disiplin

Ketika mengerjakan sebuah projek, orang-orang kreatif cenderung menunjukkan tekad. Mereka akan bekerja berjam-jam pada sesuatu dan sering begadang demi mereka mendapatkan kepuasan dan pekerjaannya. Mereka dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.

3. Realistis

Orang-orang kreatif cenderung suka melamun dan membayangkan berbagai kemungkinan. Meskipun mereka dapat menanamkan diri dalam dunia imajinasi, mereka tetap melihat segala sesuatu secara realistis.

4. Membuat Siklus Kerja Sendiri

Jadwal kerja orang yang sangat kreatif tidak hanya dalam siklus seperti kebanyakan karyawan atau pelajar. Mereka lebih suka menentukan sendiri jadwal kerjanya.

5. Butuh Ruang untuk Berkreasi

Orang yang sangat kreatif butuh ruang untuk berkreasi. Ruang yang dimaksud adalah keleluasaan untuk bekerja tanpa intervensi dan campur tangan orang lain. Di sinilah mereka akan terkesan seolah-olah hidup di dunia yang berbeda dengan kamu.

Nah, itu tadi adalah beberapa tanda jika kamu menunjukkan orang yang kreatif. Tentunya, meskipun mereka suka berhayal mereka memiliki cara pandang yang realistis. [fimela]

Amin Rais Lantik 87 Pengurus DPW Partai Umat Aceh di Hotel Hermes

0

Nukilan.id – Pendiri Partai Umat Dr. Amin Rais melantik 87 Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Umat Aceh bersamaan dengan Permata Umat dan Garda Umat Propinsi Aceh periode 2021-2025 di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Minggu (23/1/2022)

Pelantikan tersebut mengusung tema “Bersatu demi kejayaan dan kemakmuran Indonesia”

Ketua panitia Auria Saputra S.TP pada laporannya menyampaikan agenda malam ini adalah melantik 87 orang yang di akan di lantik yang terdiri dari permata umat, garda Umat dan pengurus DPW Partai Umat Aceh.

“Dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan (SK) struktur pengurus DPW Partai Umat,”

Reporter : Hadiansyah

Koloni Sarang Ikan Terbesar di Dunia, Capai 24000 Hektar

0
Koloni sarang ikan di bawah es Antartika (Alfred Wegener Institute / PS124 AWI OFOBS team)

Nukilan.id – Koloni sarang ikan terbesar yang pernah terlihat telah ditemukan di bawah lapisan es di Laut Weddel dekat Antartika.

Koloni sarang ikan tersebut memiliki luas mencapai 24000 hektar dan diperkirakan menampung 100 miliar telur.

Mengutip New Scientist, Sabtu (15/1/2022) Autun Purser dari Alfred Wegener Institute di Jerman bersama rekan-rekannya menemukan tempat berkembang biak itu secara kebetulan ketika mereka melakukan ekspedisi enam minggu di wilayah kutub Februari 2021.

Dan ketika peneliti sedang melakukan analisis rutin dasar laut, mereka menemukan ribuan sarang yang dibuat oleh ikan es Jonah (Neopagetopsis ionah), sejenis ikan kecil bersirip yang biasanya ditemukan di Samudra Selatan.

“Kami kemudian terus bergerak selama empat jam dan terus melihat lebih banyak sarang ikan,” tutur Purser menceritakan pengalamannya.

Pengamatan kemudian berlanjut selama empat hari berikutnya untuk mendokumentasikan koloni tersebut. Sarang ikan-ikan itu terlihat seperti lingkaran biru di dasar laut dan masing-masing memiliki kedalaman sekitar 15 sentimeter.

Peneliti juga memperkirakan bahwa koloni memiliki lebih dari 60 juta sarang dan mencakup luas setidaknya 24000 hektar. Setiap sarang memiliki satu ikan dewasa dengan sekitar 1500 hingga 2000 telur.

“Kami tak tahu berapa lama mereka akan menetas atau bahkan berapa banyak yang akan bertahan hidup,” kata Purser.

Peneliti mengaku telah mengamati spesies ikan es ini sebelumnya. Namun, mereka hanya terlihat dalam koloni kecil dan peneliti hanya tahu sedikit tentang ikan itu.

“Saya melakukan ekspedisi ke wilayah itu sekitar 25 tahun yang salalu. Dan salah satu pertanyaan besar saat itu adalah di mana ikan es ini berkembang biak,” papar Katrin Linse dari British Antartic Survey.

Jadi menemukan kumpulan pada skala ini sungguh menjadi hal yang menakjubkan.

Lebih lanjut, Purser bersama timnya menemukan pula sarang ikan es yang tak berpenghuni sekitar 20 kilometer jauhnya dari koloni baru yang ditemukan.

Tidak jelas mengapa atau seberapa sering ikan berpindah tempat untuk berkembang biak. Untuk mengetahuinya para peneliti telah meninggalkan dua kamera di dasar laut dekat sarang aktif, sehingga dapat menangkap aktivitas ikan-ikan. [kompas]

Penjelasan YEL Terkait Perdagangan Satwa Lindung Sulit di Hentikan

0
Petugas Badan Konservasi Alam Indonesia (BKSDA) bersiap untuk melepaskan Kukang Sumatra (Nycticebus coucang) di kawasan hutan Aceh Besar, Aceh, Kamis (1/8/2019). BKSDA Aceh melepasliarkan dua ekor satwa langka dan lindungi yakni Kukang Sumatra dan elang laut dada putih. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Nukilan.id – Pengurus Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), Teuku Muhammad Zulfikar, mengatakan perdagangan satwa lindung sulit dihentikan. Karena aktor utama dari kasus tersebut belum tersentuh hukum, walaupun penegakan hukum terus berjalan.

“Sulit dihentikan karena aktor utama dan pembeli masih bebas (tidak ditahan),” kata Zulfikar, dalam meeting expert kajian data penegakan hukum dalam kasus perdagangan satwa lindung di Aceh, digagas Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh didukung oleh Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA, kemarin.

Berdasarkan FJL, sepanjang tahun 2020 hingga 2021 aparat penegak hukum menangani sebanyak 19 perkara kasus perburuan dan perdagangan satwa lindung. Sedangkan total pelakunya berjumlah 42 orang.

Ketua FJL Aceh, Zulkarnaini Masry, menyebutkan para pelaku mayoritas warga Aceh, hanya sebagian kecil warga luar Aceh. Namun, pelaku yang ditangkap oleh aparat penegak hukum umunya kurir dan eksekutor lapangan, sedangkan penampung akhir belum tersentuh.

“Padahal satwa lindung dari Aceh diperjualbelikan ke pasar internasional,” kata Zulmasry.

19 perkara tersebut, kata dia, masih ada sembilan tersangka yang belum ditangkap atau buron. Untuk itu, FJL mendesak aparat penegak hukum menangkap mereka. “Karena informasi dari pelaku penting untuk mengungkap kasus secara tuntas. Sebagian besar buronan adalah pemilik satwa, namun ada juga penampung dan eksekutor,” kata Zulmasry.

Zulmasry berharap, para pemodal ditangkap. Supaya kasus kejahatan terhadap satwa dapat dihentikan. Ditinjau dari besaran vonis, kata dia, putusan paling tinggi 3,5 tahun penjara, seperti kasus pembunuhan gajah di Aceh Timur. Sedangkan pembunuhan gajah di Pidie hanya dihukum 6 bulan penjara.

Zulmasry mengatakan dalam kasus perdagangan paruh rangkong sebanyak 71 buah, pelaku hanya dihukum 1 tahun 3 bulan. “Padahal jumlah satwa yang mati sangat banyak. Ini menunjukkan aparat penegak hukum belum punya semangat yang sama,” ujar Zulmasry.

Zulmasry menyebutkan, jenis satwa lindung yang kerap diburu dan diperdagangkan ialah, gajah, orangutan, harimau, siamang, beruang madu, rangkong, trenggiling. Sedangkan yang termasuk opsetan, seperti kulit harimau, tulang belulang beruang madu, paruh rangkong, sisik trenggiling, tanduk kambing hutan, dan tanduk kijang.

“Penegakan hukum yang adil menjadi komitmen negara untuk menyelamatkan satwa lindung di Aceh,” kata Zulmasry. [rmolsumsel]

Wamenag Buka Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Masjid Se-Aceh

0

Nukilan.id – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi. M.Si membuka secara resmi kegiatan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Masjid se Aceh, Sabtu malam, (22/01/2022), di Hotel Grand Arabia.

Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi. M.Si, menyebutkan masjid merupakan pusat peradaban Islam, maka itu dengan peningkatan layanan perpustakaan juga sejalan dimana Masjid untuk membangun peradaban dan pilar menguatkan umat.

“Aceh kaya akan bukti peradaban, banyak literatur, enskripsi, dan artefak yang menunjukkan Aceh melimpah dengan literasi karya ulama masa lalu,” ungkap Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi. M.Si dalam sambutannya.

Wamenag juga berharap perpustakaan Masjid dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperoleh pengetahuan keagamaan maupun umum.

“Bahwa ini (perpustakaan ini) menginsiasi kita bersama dalam menyahuti era digitalisasi, lalu kita kawal bersama”. tambahnya.

Wamenag,menambahkan diera digital saat ini literasi juga sangat dibutuhkan, agar masyarakat juga dapat lebih bijak dalam bermedsos.

Wamenag mengharapkan perpustakaan masjid dapat dibangun dengan baik dan lokasi – lokasi yang strategis agar benar – benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Mari kita tanamkan dalam diri kita, bahwa kita punya hajat besar. Hajat akan perpustakaan masjid yang kita bisa dan terus upayakan bisa cepat terwujud,” tambahnya.

Sementara itu , Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Edi Yandra, STP, M.SP, mengatakan, dengan hadirnya perpustakaan masjid menambah kekuatan dunia literasi di Aceh, maka itu untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan terbaik maka bimbingan teknis bagi para pengelola perpustakaan masjid ini sangat dibutuhkan.

“Kita (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh) siap untuk bekerjasama dengan Kementrian Agama, dalam hal ini terkait peningkatan layanan perpustakaan masjid, yang mana tadi sudah kita tandatangani MoU soal itu,” ujar Dr. Edi Yandra, STP, M.SP.

Dr. Edi Yandra, STP, M.SP, menambahkan Perpustakaan merupakan sarana sumber belajar yang efektif untuk menambah pengetahuan melalui beraneka bacaan. Pemberdayaan perpustakaan masjid merupakan salah satu upaya meningkatkan minat baca masyarakat.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatangan MoU peningkatan layanan perpustakaan masjid antara Kanwil Kemanag Aceh dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. []

Kuburan Kuno Dinasti Ming, Ruang Pemakaman Penuh Mural dan Koin Perunggu

0
Makam keluarga dari awal zaman Dinasti Ming (1368-1644) ditemukan di Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, China utara. Foto/The History Blog

Nukilan.id – Tiga makam keluarga dari awal zaman Dinasti Ming (1368-1644) ditemukan di Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, China utara. Dua makam masih utuh, sedangkan satu makam kondisinya sudah rusak dan isi dalam ruang makam bawah tanah juga berantakan.

Para arkeolog menemukan makam yang rusak ini berbentuk persegi panjang terbuat dari batu bata, namun bagian langit-langit kubahnya runtuh. Sedangkan dua makam lainnya masih terjaga, ruang bawah tanah yang terbuat dari bata dan atap piramidal dalam kondisi baik.

Mural dalam dinding ruang makam bawah tanah masih tampak cerah warnanya, gaya, dan subjeknya terlihat jelas. Mural-mural itu menggambarkan motif dan pemandangan religius dari kehidupan sehari-hari, yang mencerminkan gagasan bahwa orang-orang akan menjalani kehidupan yang sama setelah kematian.

Mural juga mencakup citra surgawi. Ada bintang di atap. Di dinding timur adalah cakram merah dengan burung di tengahnya yang melambangkan matahari dan gagak atau phoenix mitologis yang terkait dengan matahari.

Makam keluarga dari awal zaman Dinasti Ming (1368-1644) ditemukan di Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, China utara. Foto/The History Blog

Ruang pemakaman dicat dengan motif bunga dan fitur arsitektur termasuk pintu kayu, jendela kisi, pilar, atap, dan kasau yang meniru gaya tempat tinggal dari periode tersebut. Di dinding yang berlawanan adalah bulan, piringan putih tempat Kelinci Giok mitologis berdiri di bawah pohon, terus-menerus menumbuk ramuan kehidupan.

Sebuah struktur segi delapan bata yang ditemukan dalam penggalian tampaknya memiliki beberapa fungsi ritual yang berhubungan dengan makam. Berukuran diameter lima kaki dan memiliki enam relung di dinding interiornya untuk menempatkan patung-patung dan benda-benda lainnya.

Makam keluarga dari awal zaman Dinasti Ming (1368-1644) ditemukan di Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, China utara. Foto/The History Blog

Dikutip dari laman The History Blog, penggalian menemukan 18 benda termasuk keramik besar, koin perunggu dan cermin perunggu. Institut Arkeologi Provinsi Shanxi mulai menggali situs itu tahun lalu sebelum pembangunan jalan. Mereka menemukan sebuah makam di tenggara, satu di utara dan satu di barat daya situs. [Sindonews]

Cabang Persiapan IMM Aceh Tenggara adakan Darul Arqom Dasar

0

Nukilan.id – Pimpinan Cabang Persiapan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Aceh Tenggara selenggarakan Darul Arqom Dasar pada (21/1/2022) sampai (23/1/2022) bertepat di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Kutacane yang diikuti 32 peserta dari perguruan tinggi yang ada di Aceh Tenggara.

Dengan mengusung tema “Penanaman Trilogi IMM melahirkan kader Persyarikatan Muhammadiyah” kata Wahyu Maulana, S.Pd dalam keterangannya kepada Nukilan.id Sabtu, (22/1/2022).

Panitia Pimpinan cabang persiapan IMM Aceh Tenggara Wahyu Maulana, S.Pd menyampaikan dalam sambutannya dengan munculnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Aceh Tenggara dapat bersinergi dengan seluruh elemen baik dilingkungan Muhammadiyah, aktivis kemahasiswaan dan pemerintah daerah Aceh tenggara sendiri.

Untuk itu, menjadikan IMM sebagai wadah kepada seluruh mahasiswa Aceh Tenggara untuk mengobati haus organisasinya. Dengan munculnya IMM ini kami berharap terciptanya juga amal usaha baru Muhammadiyah di Aceh Tenggara berupa universitas yang nantinya rumah untuk kembalinya kader-kader IMM.

“Adik-adik ini adalah pencetak sejarah dalam terbentuknya IMM disini, dan melanjutkan cita-cita kami yang tertunda,” ucapnya.

Pimpinan Muhammadiyah Aceh Tenggara yang diwakili oleh H. Rulli Persian, S.Ag , M.H menyampaikan menyambut hangat ikatan mahasiswa Muhammadiyah dan mensupport segala kegiatan yang nantinya dijalankan serta berharap dapat mengembangkan sayap dakwah Muhammadiyah di ruang lingkup mahasiswa Aceh Tenggara.

Selanjutnya, DPD IMM Aceh diwakili oleh Hakiki, S.H mengapresiasi terlaksananya kegiatan pengkaderan di cabang persiapan IMM Aceh Tenggara.

Dengan harapan, semoga ghiroh dakwah Muhammadiyah sampai ke mahasiswa dan menjadi generasi penerus persyarikatan,” ungkap Hakiki.

Kegiatan Darul Arqom Dasar ini juga dihadiri oleh Pimpinan Muhammadiyah Aceh Tenggara, Aisyiyah Aceh Tenggara, Nasyiatul Aisyiyah Aceh Tenggara, Pemuda Muhammadiyah Aceh Tenggara, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Aceh Tenggara, rekan-rekan Cipayung Aceh Tenggara, serta BEM Seuniversitas Aceh Tenggara.[]