Beranda blog Halaman 1810

PNA Kubu Tiyong Gugat Kemenkumham Aceh ke PTUN

0
Tim Kuasa Hukum DPP PNA KLB yang diwakili Imran Mahfudi SH (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres Luar Biasa (KLB) tahun 2019 kali ini menumpuh jalur hukum dengan menggugat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Aceh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, Senin (14/2/2022).

Upaya tersebut dilakukan setelah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna Laoly menguatkan keputusan Kanwil Kemenkumham Aceh yang pada pokoknya tidak dapat mengesahkan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta kepengurusan DPP PNA hasil KLB.

Tim Kuasa Hukum DPP PNA KLB yang diwakili Imran Mahfudi SH mengatakan bahwa gugatan tersebut didaftarkan secara e-court dan telah teregister dengan nomor perkara 6/G/2022/PTUN.BNA.

“Gugatan ini diajukan karena kita menilai sikap Kanwil Kemenkumham Aceh yang menolak mengesahkan AD/ART dan Kepengurusan DPP PNA hasil KLB tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta melanggar asas-asas umum pemerintahan yang baik,” katanya memberi alasan.

Imran menguraikan kronologi bahwa DPP PNA hasil KLB yang dipimpin Samsul Bahri alias Tiyong telah mendaftar permohonan perubahan AD/ART dan kepengurusan ke Kanwil Kemenkumham Aceh pada 30 September 2019 dan seluruh dokumen persyaratan yang diminta telah dipenuhi.

“Tapi dikarenakan ada gugatan sengketa kepengurusan yang diajukan oleh Irwandi Yusuf ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kanwil Kemenkumham Aceh saat itu belum bersedia menerbitkan keputusan karena masih ada sengketa kepengurusan,” terangnya.

Namun, sambung Imran, setelah gugatan Irwandi Yusuf telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Agung, pihak Kanwil Kemenkumham juga tidak bersedia menerbitkan keputusan dengan alasan putusan Mahkamah Agung tidak menyelesaikan perselisihan.

Bahkan yang lebih mengherankan, tambah Imran, alasan yang disampaikan oleh Kanwil Kemenkumham Aceh pada 6 Desember 2021 melalui surat Nomor W.1.AH.11.03-877 menyatakan bahwa Kanwil Kemenkumham Aceh tidak dapat mengabulkan permohonan yang diajukan karena pelaksanaan KLB PNA dianggap tidak sesuai dengan AD/ART Partai.

“Setelah dua tahun lebih sejak didaftarkan, baru pada tanggal 6 Desember 2022 Kanwil Kemenkumham Aceh menegaskan bahwa pelaksaan KLB tidak sesuai dengan AD/ART Partai, dan ternyata verifikasi faktual atas permohonan baru dilakukan pada tanggal 20 April 2021,” ungkap Imran lagi.

Imran menilai Kanwil Kemenkumham Aceh telah bersikap tidak netral dalam konflik PNA. “Hal ini terlihat dari sikapnya yang tidak konsisten dan bahkan ketidaknetralannya semakin terlihat pada saat kami sedang mengajukan upaya administratif berupa keberatan dan banding, tapi justru Kanwil Kemenkumham menerbitkan SK perubahan kepengurusan yang diajukan oleh Irwandi Yusuf,” beber Imran.

“Kami berkesimpulan setidaknya Kanwil Kemenkumham Aceh, dalam penolakan permohonan yang dijakukan oleh DPP PNA hasil KLB telah melanggar asas kepastian hukum, asas ketidakberpihakan dan asas kecermatan,” demikian Imran Mahfudi.[]

Jumlah Pohon Di Bumi Diperkirakan Mencapai 73.300 Spesies

0
Ilustrasi Pohon (Foto; SMPN2Cikpus)

Nukilan.id – Jumlah spesies pohon di bumi diperkirakan mencapai 73.300 spesies, sebanyak 9.000 diantaranya belum ditemukan. Para peneliti memperkirakan jumlah spesies pohon ini menggunakan estimasi frekuensi Good-Turing, yang dibuat oleh pemecah kode Alan Turing dan asistennya Irving Good dalam perang dunia kedua.

Selama ini para peneliti di 90 negara mengumpulkan data lapangan tentang 38 juta pohon. Mereka terkadang berjalan selama berhari-hari dan berkemah di tempat terpencil. Studi ini menemukan ada sekitar 14 persen lebih banyak spesies pohon daripada yang dilaporkan sebelumnya.

Sepertiga dari spesies pohon yang dinyatakan langka, rentan punah karena perubahan penggunaan lahan oleh manusia dan krisis iklim.

Penulis utama makalah dan Profesor Ekologi Hutan Kuantitatif di Universitas Purdue Indiana, Amerika Serikat. Jingjing Liang, menyatakan perolehan para peneliti ini merupakan upaya besar bagi seluruh dunia untuk mendokumentasikan hutan.

“Menghitung jumlah spesies pohon di seluruh dunia seperti teka-teki dengan potongan-potongan yang tersebar di seluruh dunia. Kami memecahkannya bersama sebagai sebuah tim, masing-masing berbagi bagian kami sendiri,” kata dia seperti dikutip dari Guardian.

Makalah yang diterbitkan dalam jurnal ‘Proceedings of the National Academy of Sciences’ (PNAS) mencatat pohon adalah organisme paling besar dan paling tersebar luas. Masih ada ribuan pohon yang harus ditemukan, 40 persen spesies diantaranya tidak diketahui dan diyakini berada di Amerika Selatan.

Beberapa dari spesies yang tidak terdokumentasi ini mungkin telah diketahui oleh masyarakat adat tetapi berada di daerah yang paling sulit dijangkau, dan mungkin belum pernah ditemukan sebelumnya.

Cekungan Amazon tampaknya memiliki keanekaragaman spesies pohon tertinggi di tingkat lokal, dengan 200 spesies pohon per hektar. Para peneliti lingkungan yang hangat dan basah cocok untuk mendukung lebih banyak spesies.

Para ilmuwan menggunakan estimasi frekuensi Good-Turing untuk melacak jumlah spesies yang tidak diketahui. Teknologi ini yang dibuat oleh pemecah kode Alan Turing dan asistennya Irving Good ketika mencoba memecahkan kode Jerman dalam mesin Enigma selama perang dunia kedua.

Teori menggunakan metode Good-Turing ini dikembangkan oleh ahli statistik Taiwan, Anne Chao, pada studi spesies yang tidak terdeteksi. Para peneliti terbantu mengetahui terjadinya peristiwa langka, dalam hal ini spesies pohon yang tidak diketahui, menggunakan data pada spesies langka yang diamati.

Pada dasarnya, kode tersebut menggunakan informasi tentang spesies yang hanya terdeteksi satu atau dua kali dalam data untuk memperkirakan jumlah spesies yang tidak terdeteksi.

Liang menyebutkan ide menginventarisasi pohon-pohon di bumi muncul 10 tahun yang lalu ketika ia menemukan data tentang pohon-pohon Alaska yang tersimpan di laci. Dia terkesan dengan temuan tersebut dan menjadikannya sebagai misi pribadinya untuk mendapatkan data secara online. Dia kemudian menulis proposal untuk melakukan inventarisasi seluruh dunia.

“Orang-orang awalnya menertawakan saya,” katanya.

Tidak ada data tentang bagaimana jumlah spesies pohon dapat berubah dari waktu ke waktu, meskipun banyak spesies dianggap terancam punah karena deforestasi dan krisis iklim. Para ilmuwan khawatir banyak yang akan hilang sebelum didokumentasikan.

Liang berharap makalah ini dapat memberikan data benchmark sehingga dapat mengetahui jika jumlah total spesies pohon di dunia telah menurun, terutama selama peristiwa kepunahan massal.

“Kita perlu melihat hutan bukan hanya sebagai reservoir karbon, atau sumber daya untuk ekstraksi; kita harus melihat hutan kita sebagai habitat yang berisi puluhan ribu spesies pohon, dan bahkan lebih banyak lagi flora dan fauna, kita perlu memperhatikan keanekaragaman hayati ini,” kata dia

Ahli ekologi tanaman-tanah di James Hutton Institute di Skotlandia, Dr Ruth Mitchell, berkomentar penelitian itu menunjukkan bahwa bahkan untuk organisme sebesar pohon, spesies baru masih ditemukan. Baginya makalah ini sangat menarik, namun kini harus berpacu dengan kian menyusutnya jumlah pohon.

“Studi ini menyoroti keragaman luar biasa di dalam hutan kita, banyak di antaranya masih menunggu di luar sana untuk kita temukan,” jelasnya.

Profesor ilmu ekosistem di Universitas Reading, Martin Lukac, menyebutkan makalah tersebut menunjukkan bahwa hampir setengah dari spesies pohon dunia ada di Amerika Selatan. ini adalah bukti keras yang brilian dan menekankan bahwa kita tidak boleh merusak hutan tropis di sana.

“Keragaman spesies pohon membutuhkan waktu miliaran tahun untuk terakumulasi di Amazon. Akan sangat sembrono untuk menghancurkannya dalam satu abad,” tegasnya. [Betahita]

KLHK Catat Populasi Harimau Sumatera Tinggal 604 Ekor

0
Harimau sumatra. (Foto: canva.com)

Nukilan.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI mencatat jumlah populasi harimau sumatra yang hidup di habitat aslinya tinggal 604 ekor. Pemerintah juga terus meningkatkan upaya untuk menjaga kelestarian harimau.

Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian LHK, Wiratno menjelaskan, saat ini pihaknya mencatat populasi harimau sumatra di alam habitatnya mencapai sebanyak 604 ekor.

“Sedangkan yang ada di lembaga konservasi berjumlah 370 ekor, dan 258 diantaranya berada di lembaga konservasi di luar negeri,” katanya dalam acara seminar Masa Depan Harimau Sumatera di Universitas Andalas (Unand) Padang yang disiarkan lewat zoom meeting, Senin (14/2/2022).

Menurutnya, upaya perlindungan terhadap hewan langka menjadi penting untuk dilakukan semua pihak.

Dia berharap, mulai saat ini, satwa liar dilindungi termasuk harimau sumatra yang berada di luar kawasan konservasi dapat terlindungi seperti halnya satwa liar lainnya di dalam kawasan konservasi.

“Semangat kerja sama menjadi kunci untuk sinergi selanjutnya, penyelamatan masa depan harimau sumatra sama dengan penyelamatan masa depan hutan,” katanya.

Dijelaskannya, dalam usaha penyelamatan hewan dengan nama latin phantera tigris sumatrae itu juga seiring dengan penyelamatan hutan sebagai habitatnya.

Dalam hal ini, ada tiga pilar konservasi penyelamatan hutan yaitu perlindungan sistem kehidupan, pengawetan keanekaragaman hayati dan ekosistem, dan pemanfaatan sumberdaya alam yang berkelanjutan.

“KLHK bersama para pihak terus berupaya mencegah dan menanggulangi konflik yang terjadi antara manusia dan satwa liar. Ketika konflik terjadi, sering satwa liar menjadi korban sehingga diperlukan kesadaran masyarakat yang berada di sekitar habitat harimau,” ujarnya.

Apabila daerahnya merupakan area rawan konflik maka segera laporkan ke Balai Konservasi Daya Alam (BKSDA) terdekat agar mendapatkan arahan terkait upaya mitigasi dan penanganan konflik satwa liar.

Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik mencatat sepanjang tahun 2020 terdapat 23 konflik yang terjadi antara manusia dan harimau. Kasus terbanyak terdapat di BKSDA aceh yaitu sebanyak 8 konflik.

Pihaknya menilai upaya konservasi harimau berupa mitigasi konflik akan membantu membangun kemandirian masyarakat. Masa depan harimau berarti juga masa depan manusia generasi selanjutnya.[langgam.id]

BNPT Lantik FKPT Aceh Periode 2022-2025

0
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar (tengah) foto bersama pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh. (Foto: Ist..)

Nukilan.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, melantik pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Se-Indonesia periode 2022-2025 di Singhasari Resort Batu Malang, Jawa Timur, Senin (14/2/2020) .

Pada pelantikan itu Dr Mukhlisuddin Ilyas dilantik sebagai ketua FKPT Aceh mengantikan Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad. Pada kesempatan itu turut dilantik Pengurus FKPT Aceh, Mahdi Efendi sebagai sekretaris, Dedy Andrian sebagai bendahara, Dr Wiratmadinata sebagai Kabid Hukum dan Media Massa, Suraiya Kamaruzzaman sebagai Kabid perempuan dan anak, Dr Sulaiman Tripa sebagai Kabid Agama Sosial dan Budaya, Rizkika Lhena Darwin sebagai kabid Penelitian dan Azwar A Gani sebagai kabid Pemuda dan Pendidikan.

Komjen Boy Rafli Amar pada sambutannya mengatakan, perjalanan FKPT harus tetap berlanjut, selalu membangun sinergi dengan pengurus sebelumnya dan membangun komunikasi dengan semua stakeholder khususnya dalam hal pencegahan radikalisme.

“FKPT harus terus bergerak, khususnya dalam hal pencegahan radikalisme dan terorisme. Indonesia nomor 4 dunia pengguna media sosial di dunia. Untuk itu diperlukan sinergi mencegah penyebaran radikalisme berbasis media digital dan cara-cara lainnya” Ujar Boy Rafli Amar, Ketua BNPT.

Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang berperadaban. Harus terus bergerak untuk menebar kebaikan dalam Indonesia harmoni.

Ketua FKPT Aceh Periode 2022-2025, Mukhlisuddin Ilyas beserta pengurus akan terus menjaga tradisi FKPT Aceh dalam mewujudkan Aceh dan Indonesia yang harmoni, saling asah, dan salih asuh, bersatu membangun Aceh harmoni.

“Kami akan melanjutkan tradisi ketua-ketua FKPT Aceh sebelumnya. Untuk membangun sinergi yang sesuai dengan tugas dan fungsi FKPT sebagai sebuah forum untuk pencegahan radikalisme” Ujar Dr Mukhlisuddin Ilyas.

Menurut Mukhlis, FKPT berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat di daerah dalam membangun sinergi dengan BNPT RI dalam melaksanakan koordinasi dan program serta kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme di Aceh.[]

DPRA Nilai TAPA Tidak Serius Kelola Uang Rakyat Aceh

0
Anggota DPR Aceh Ihsanuddin MZ (Foto: irfan/nukilan)

Nukilan.id – Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Ihsanuddin MZ nilai Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) tidak serius mengelola Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA), ini dibuktikan setiap tahun Aceh masuk dalam daftar termiskin dan pengangguran tinggi.

“Seharusnya TAPA menelusuri dasar Persoalan kenapa Aceh masih di nobatkan Termiskin setiap tahunya dan kenapa itu bisa terjadi,” kata Ihsanuddin MZ kepada Nukilan.id di kediamannya Pango, Banda Aceh Senin, (14/2/2022).

Jika sudah dipahami penyebab Aceh miskin–kata Ihsan–tentu yang harus di telusuri adalah variabel-variabel yang menyebabkan Kemiskinan.

menurutnya, setelah di ketahui tentu divariabel itulah untuk disusun rencana anggaran yang harus prioritaskan dan memasukan pogram penunjang masyarakat atau kegiatan yang bisa mengurangi kemiskinan itu sendiri.

“Tentu kegiatan-kegiatan yang pro Rakyat. Seperti rumah duafa itu adalah item atau varibel yang dihitung miskin atau tidaknya suatu keluarga dan kategori kelompok kemiskinan juga harus di prioritaskan. Tapi nyatanya, Ini sudah sekian tahun tidak dilaksanakan oleh pemerintah dan saya fikir itu menjadi kesalahan,” jelasnya

Menurut Ihsan, di Aceh sangat banyak daerah dan lokasi-lokasi perkebunan yang tidak produktif. Apasalahnya Pemerintah Daerah atau TAPA mengusulkan pengembangan jalan ke lokasi-lokasi perkebunan itu sehingga masyarakat dimudahkan untuk membuka kebun lalu bisa menanam pisang, ubi dan segala macam jenis tanaman untuk menghidupkan perekonomian masayarakat.

“Tahun 2020 dana SiLPA Aceh Rp 3,9 Triliun dan tahun 2021 diperkirakan bisa mencapai Rp 4 Triliun, jika anggaran tersebut diusulkan untuk membuat jalan ke lokasi perkebunan, dengan contoh 1 ruas jalan dengan Rp 1 Milyar maka jalan yang terbangun dari Anggaran Rp 4 Triliun selesai 4000 Ruas Jalan,” kata Ihsan.

Kata Ihsan, adanya jalan untuk perkebunan maka hiduplah perekonomian masayarakat, dan itu tidak terfikir oleh pemerintah.

“Di Provinsi lain sangat terbatas anggaran tapi bisa menunjang ekonomi masyarakat, sedangkan Aceh ada anggaran tapi tidak mampu kita habiskan. Ini bukti pemerintah atau TAPA tidak serius dalam mengelola uang Rakyat” ungkapnya.

Selanjutnya, dari buku Kerja Pemerintah Aceh di bawah TAPA hanya untuk Pencitraan dan gagah-gagahan.”Seperti kayu lapuk yang di cat perak, terlihat sangat kokoh dari luar padahal dia sudah Kropos,” tuturnya.[Irfan]

Madura United Menang, Laskar Rencong Tak Beranjak dari Dasar Klasmen

0
Pemain Madura United berselebrasi usai Alberto da Silva mencetak gol ke gawang Persiraja Banda Aceh, Senin (14/2/2022).

Nukilan.id – Madura United  menang  1-0 melawan Persiraja Banda Pekan ke-25  BRI Liga 1 di Stadion Gelora Ngurah Rai Denpasar Bali, Senin (14/2/2022).

Gol kilat Beto Goncalves membantu Madura United menaklukkan Persiraja Banda Aceh 1-0

Kontribusi Beto mengangkat Madura United ke peringkat 11 klasemen sementara. Pasukan Fabio Lafundes mengoleksi 29 angka hasil 23 pertandingan.

Sebaliknya Persiraja makin terbenam di dasar tabel BRI Liga 1. Laskar Rencong baru memiliki 12 poin meski sudah melakoni 25 laga. Defisit 10 nilai dari zona aman, kans mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sistem kompetisi sepak bola Indonesia semakin menipis.

Madura United selanjutnya bersua Arema FC, Sabtu (19/2/2022). Sedangkan Persiraja meladeni Persebaya Surabaya sehari sebelumnya.

Susunan Pemain

Madura United (4-3-3): Hong Jung-nam (kiper); Novan Sasongko, Jaimerson, Fachruddin Ariyanto, Andik Rendika (belakang); Jaja Hugo, Asep Berlian, Renan Silva (tengah); Bayu Gatra, Beto Goncalves, Greg Nwokolo (depan).

Pelatih: Fabio Lefundes.

Persiraja Banda Aceh (5-4-1): Aji Bayu (kiper); M. Rifaldi, Chaerul Rifan, Leo Lelis, Andika Kurniawan, Rendy Syaputra (belakang); Defri Rizky, Alvin Nasution, Khairil Anwar, Arya Gerryan (tengah); Paulo Henrique (depan).

Pelatih: Sergio Alexandre.

Reporter: Reji

Soal Kekerasan Seksual, YLBHA Minta DPRA Merujuk pada UU Perlindungan Anak

0
Rapat Komisi I DPRA bersama YLBHA, Senin (14/2/2022). Foto: Nukilan/Hadiansyah

Nukilan.id – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Aceh (YLBHA) melaksanakan rapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) membahas perbandingan Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Direktur Eksekutif YLBHA, Tarmizi Yakub, SH, MH menilai Qanun Jinayat tentang jarimah pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap anak ini masih lemah, banyak sekali kekurangan kalau dibandingkan dengan UU Perlindungan Anak.

“Hari ini Qanun Jinayat khususnya terhadap permasalahan anak ini belum cukup memadai, banyak hal yang sangat kurang apabila dibandingkan dengan UU Perlindungan Anak,” ungkap Tarmizi di ruang rapat Komsisi I DPRA, Senin (14/2/2022).

Menurutnya, apabila perkara pelecehan seksual terhadap anak merujuk pada Qanun Jinayat maka perkara tidak bisa dilanjutkan. Namun, jika perkara ini merujuk kepada UU Perlindungan Anak maka akan ada kepastian hukum bagi korban.

“Karena itu, kita berharap kepada Komisi I dan seluruh Anggota DPRA agar perkara kekerasan seksual terhadap anak merujuk pada UU Perlindungan Anak agar perkara ini dapat dituntaskan,” pungkas Tarmizi.

Reporter: Hadiansyah

Kapolres Aceh Timur Serahkan Rumah Bantuan untuk Dhuafa

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.I.K. menyerahkan bantuan berupa satu unit rumah kepada masyarakat ekonomi lemah atau dhuafa, Senin (14/2/2022).

Penerima bantuan tersebut adalah Ibu Mariani, yang merupakan warga Dusun Utara, Desa Seunebok Peunteut, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

Dalam kesempatannya, Mahmun Hari Sandy Sinurat menyampaikan, bantuan berupa rumah tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar Polres Aceh Timur kepada dhuafa yang ada di wilayah hukumnya.

Nantinya, sambung Mahmun, pemberian bantuan berupa rumah tersebut akan dijadikan program unggulan Polres Aceh Timur yang akan dilaksanakan secara continue.

“Insyaallah ke depan, program ini akan kita lanjutkan untuk membantu dhuafa yang ada di wilayah hukum Polres Aceh Timur. Ini juga bagian dari pemulihan dan peningkatan ekonomi selama pandemi,” kata Mahmun.

Penyerahan rumah tersebut ikut disaksikan oleh Muspika Peudawa, personel Polres Aceh Timur, Keuchik beserta Perangkat dan masyarakat Desa Seunebok Peunteut.

Sementara itu, di kesempatan terpisah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasinya terhadap apa yang dilakukan Keluarga besar Polres Aceh Timur.

“Ini adalah program yang bagus untuk dilanjutkan. Apalagi, ini sejalan dengan apa yang diprogramkan Kapolri dalam hal pemulihan ekonomi,” pungkasnya. []

Disperindag: 2000 Ton Minyak Goreng Masuk ke Aceh

0
Kepala Disperindag Aceh, Ir. Mohd. Tanwier, MM (Foto: Nukilan/Irfan)

Nukilan.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Ir. Mohd. Tanwier, MM menyampaikan, sebanyak 2000 ton minyak goreng curah telah masuk ke Aceh pada Sabtu (12/2/2022) kemarin.

“Dua hari yang lalu sudah mulai masuk minyak curah sebanyak 2000 ton ke Aceh, tapi yang kita sayangkan, distributor masih menjual minyak dengan harga Rp12.800, yang seharusnya itu Rp11.500,” ungkap Tanwier kepada Nukilan di Banda Aceh, Senin (14/2/2022).

Kata dia, Disperindag akan terus berusaha dan berupaya untuk memastikan stock minyak goreng curah di Aceh tetap tersedia dengan harga terjangkau.

“Sekarang kita sedang berusaha untuk menurunkan harga tersebut, sesuai dengan yang disampaikan Kementerian Perdangangan Republik Indonesia,” ungkap Tanwier.

“Seharusnya harga yang dijual untuk masyarakat itu Rp11.500, jadi distributor sekarang harus menjual lebih rendah lagi di bawah angka itu kepada pedagang baik di ritel modern maupun di pasar tradisional,” sambungnya.

Oleh karena itu, kata dia, Disperindag Aceh sudah melaporkan permasalah tersebut kepada Departemen terkait.

“Intinya sampai hari ini kita tetap melakukan koordinasi. Harapan kita minyak goreng mencapai harga sesuai yang diinginkan masyarakat,” pungkas Tanwier. []

Reporter: Hadiansyah

Akhyar Kamil: PAS Tidak Akan Pernah Jadi Partai Politik

0
Ketua Umum DPP PAS, Akhyar Kamil saat melantik pengurus DPW dan DPD PAS Aceh masa bakti 2022-2025 di Anjong Mon Mata Banda Aceh, Sabtu (12/2/2022). Foto: Nukilan/MIR.

Nukilan.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persaudaraan Aceh Serantau (PAS), Akhyar Kamil, SH menjelaskan bahwa, PAS merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial kemanusian yang bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah Aceh dan lembaga terkait lainnya.

“PAS tidak ada unsur politik, dan saya tegaskan PAS tidak akan pernah menjadi Partai Politik,” tegas Akhyar di sela acara pelantikan dan rapat kerja DPW serta DPD PAS Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (12/2/2022).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, awal berdirinya PAS pada tahun 2012 lalu, kala itu masih memakai nama Persatuan Aceh Serantau, namun pada tahun 2020 nama tersebut diubah menjadi Persaudaraan Aceh Serantau, hal itu dikarenakan banyaknya saudara-saudara kita dari berbagai daerah yang ingin bergabung bersama PAS.

“Untuk saat ini PAS telah terbentuk di 9 provinsi yang ada di Indonesia dan sudah terbentuk hampir di semua Kabupaten/Kota di provinsi tersebut, InsyaAllah kami akan terus berkembang,” ungkap Akhyar.

Selain itu, Akhyar menyebutkan, PAS memiliki tiga program utama, yaitu pertama, memulangkan seluruh jenazah putra putri Aceh yang meninggal di perantauan tanpa memandang latar belakang, kaya atau miskin, pejabat atau bukan.

“Pastinya, siapapun orang Aceh yang meninggal di perantauan jika ada yang meminta bantuan, maka insyaaAllah PAS bekerjasama dengan pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh akan segera memulangkan jenazah putra putri Aceh yang meninggal di perantauan ke daerah asalnya sampai ke pemakaman, dan itu semua gratis,” ujarnya.

“Dan Alhamdulillah Badan Penghubung Pemerintah Aceh telah memberikan 2 unit mobil ambulance untuk operasional PAS dalam menjalankan tugas sosialnya,” tambah Akhyar.

Kemudian kedua, sebutnya, program utama PAS adalah melakukan sunnat massal untuk anak yatim dan fakir miskin dari seluruh Indonesia.

“InsyaaAllah tanggal 20 Februari 2022 nanti, PAS bekerja sama dengan Forkopimda Majalengka melakukan sunnat masal di Kabupaten Majalengka dengan jumlah 259 orang anak, dan sekaligus melantik pengurus PAS Provinsi Jawa Barat. Kita juga sudah melakukan kegiatan serupa di DPD PAS Aceh Singkil pada tahun 2021 lalu,” jelas Akhyar.

“Jadi sunnat massal ini bukan kita yang mencari, tetapi apabila ada Kepala Desa yang melaporkan ke DPD PAS InsyaaAllah kita siap untuk melakukannya,” sambung Ketum DPP PAS itu.

Terkahir, kata dia, yang ketiga adalah menyekolahkan anak-anak yang putus sekolah, anak-anak yatim atau fakir miskin di Aceh. Kita akan membantu memberikan pendidikan terhadap anak-anak tersebut melalui pondok pesantren terpadu.

“Jadi kita bukan memberi bantuan atau santuanan kepada keluarga miskin tapi langsung menyekolahkan dengan semua biaya pendidikan kita tanggung langsung dan berkerja sama dengan pihak pondok pesantren terpadu. Karena itu, PAS siap membantu dan menjembatani program tersebut atas dukungan semua pihak,” pungkas Akhyar.

Reporter: Hadiansyah