Beranda blog Halaman 1765

TPID Banda Aceh Pastikan Ketersediaan Stok Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

0
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banda Aceh melaksanakan High Level Meeting (HLM) di Ruang Auditorium, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Selasa (22/3/2022). Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banda Aceh melaksanakan High Level Meeting (HLM) di Ruang Auditorium, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Selasa (22/3/2022).

Pertemuan ini dihadiri oleh Walikota Aceh, H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM. yang sekaligus membuka kegiatan HLM TPID. Selain itu, hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani, Sekda Banda Aceh, Amiruddin, SE, M.Si, Wakapolres, Satya Yudha Prakasa, S.IK, dan Kepala BPS Banda Aceh, Amir Fadli. Seluruh tim TPID di Banda Aceh juga hadir secara langsung.

High Level Meeting kali ini diselenggarakan dalam rangka untuk memperkuat strategi, koordinasi dan sinergi seluruh stakeholders dalam menjaga inflasi di Banda Aceh supaya tetap terkendali dan rendah.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani mengatakan bahwa inflasi Banda Aceh pada Februari 2022 terealisasi sebesar 2,88% secara tahunan dan -0,34% secara bulanan.

Disampaikan bahwa deflasi pada bulan Februari disumbang utamanya oleh komponen bahan makanan pokok. Secara rata-rata 3 tahun terakhir, inflasi Banda Aceh mencatatkan 2,21% secara tahunan. Nilai tersebut mendekati batas bawah dari sasaran inflasi nasional 3%±1%. Inflasi yang rendah tersebut juga merupakan cerminan kinerja dari Tim Pengendalian Inflasi (TPID) dalam mengendalikan inflasi di Banda Aceh.

“Inflasi yang lebih rendah serta stabil menunjukkan bahwa harga-harga relatif terkendali dan terjangkau oleh masyarakat” ujar Achris.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman menyampaikan arahan kepada anggota TPID Banda Aceh dan sekaligus membuka HLM TPID.

Dalam arahannya, Walikota menyampaikan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga laju inflasi di Kota Banda Aceh supaya tetap rendah dan stabil.

“Pemerintah Kota Banda Aceh sepanjang tahun 2021 telah melaksanakan banyak hal dalam upaya menjaga stabilitas inflasi daerah, diantaranya melalui Kegiatan Pelaksanaan Pasar Murah/Operasi Pasar, Pengawasan Ketersediaan Barang Pokok dan Pemanfaatan Cold Storage” ungkap Aminullah.
Setelah sambutan, Walikota Banda Aceh dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Kota Banda Aceh yang mencakup pengendalian inflasi, pengembangan ekonomi, peningkatan daya saing daerah, investasi dan promosi perdagangan.

Selanjutnya, dilakukan pemaparan kondisi inflasi terkini oleh Kepala BPS Banda Aceh, Amir Fadli. Ia menyampaikan Perkembangan Inflasi dan Data Strategis Kota Banda Aceh 2021-2022. Dijelaskan pula bahwa pertumbuhan ekonomi jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, yang pernah terjadi penurunan karena COVID-19. Pada bulan Februari 2022 terjadi deflasi sebesar 0,34%. Penyumbang deflasi antara lain ikan tongkol, telur ayam, daging ayam ras, minyak goreng, dan ikan kembung.

Lebih lanjut upaya pengendalian inflasi untuk menjaga keseimbangan Supply – Demand sangat penting. Agar di saat perekonomian kita mulai pulih dan daya beli masyarakat telah kembali normal, tidak terjadi tekanan signifikan terhadap harga-harga.

Kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga, namun juga diarahkan pada upaya untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor UMKM.

Pemerintah daerah diharapkan memperkuat kebijakan pemerintah pusat dengan mempercepat realisasi APBD terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi termasuk sektor UMKM. Penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dilakukan dengan mengarahkan belanja pada produk-produk dalam negeri maupun UMKM.

Ketersediaan data informasi pangan yang akurat diperlukan untuk mendukung perumusan kebijakan di tingkat pusat dan daerah. Pemerintah daerah diharapkan dapat membangun optimisme pemulihan ekonomi degan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah kebijakan dan penanganan pandemi COVID-19 di pusat dan daerah.

High Level Meeting TPID dilanjutkan dengan diskusi menyambut bulan Ramadhan 1443H yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banda Aceh Jalaluddin, Kepala Tim Perumusan Kebijakan Bank Indonesia Yon Widiyono, dan Kepala Bagian Ekonomi Nella Vanesa. Diskusi membahas langkah-langkah konkrit pengendalian inflasi menjelang bulan Ramadhan 1443H. []

YARA Somasi Kepala SKK Migas dan Dirut Pertamina

0

Nukilan.id – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, melakukan somasi kepada Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Direktur Utama (Dirut) Pertamina.

Dimana, dalam surat somasi yang ditandatangani langsung Ketua YARA, Safaruddin dalam keterangan tertulis Kepada Nukilan.id Selasa (23/3/2022), meminta kepada Kepala SKK Migas dan Dirut Pertamina untuk segera melakukan penutupan terhadap sumur minyak yang meledak di Blok Perlak Kecamatan Ranto Perlak, Aceh Timur.

Blok tersebut, kata safar, adalah wilayah kerja PT Pertamina yang berkontrak dengan SKK Migas dan masih belum di kembalikan kepada Badan Pengelola Migas Aceh sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2015. Sehingga, sampai saat ini, masih menjadi tanggung jawab Pertamina dengan SKK Migas.

“Kebakaran yang terjadi di Sumur yang ada di Wilayah Kerja Pertamina sudah kerap terjadi dan telah menelan banyak korban jiwa dan belum ada perhatian serius dari Pertamina dan SKK Migas,” ucapnya.

Untuk itu, Safar meminta agar Pertamina dan SKK Migas melakukan penutupan sumur yang terbakar di Blok Perlak Kecamatan Ranto Perlak, Aceh Timur paling lama satu minggu setelah surat somasi ini.

Surat somasi itu, ditembuskan kepada Komisi VII DPR RI, Menteri ESDM, Irjen Kementerian ESDM, BPMS, Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Timur,” tuturnya.

Pelatihan Pemasaran Online bagi UMKM dihelat, Aminullah: Manfaatkan Digital untuk Bersaing

0

Nukilan.id – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman membuka secara resmi kegiatan pelatihan Kewirausahaan dan Pemasaran Online bertema “Strategi Melejitkan Omzet UMKM” yang merupakan Program Peningkatan Kapasitas dan UMKM (PK2UMK) DAK NF Tahun 2022, Selasa (22/3/2022) di Hotel Grand Permata Hati Blang Oi.

Turut hadir Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdangangan Kota Banda Aceh, M Nurdin, para nara sumber, dan peserta pelatihan UMKM.

Wali Kota Aminullah mengungkapkan, walau di tengah pandemi Covid-19 pun, UMKM di Banda Aceh terus tumbuh.

“Data menunjukkan UMKM tetap tumbuh subur di tahun 2021, yakni mencapai 16.970. Selain itu, data terbaru per Februari 2022, UMKM di Banda Aceh sudah mencapai 17.080 unit. Jika dilihat dari tahun 2016 hingga saat ini, pertumbuhannya mencapai 92%,” terang Aminullah.

“Pertumbuhan yang ada saat ini tentunya harus dibarengi dengan kesiapan kita menghadapi dunia digital, upaya ini dilakukan agar para UMKM di Kota Banda Aceh dapat bersaing di dunia bisnis. Dan melalui kegiatan ini kita ingin para pelaku UMKM dapat meningkatkan literasi dalam memanfaatkan digital untuk bersaing di dunia bisnis,” kata Aminullah.

Ia menuturkan, ekonomi kreatif umumnya banyak berhubungan dengan UMKM, termasuk industri kuliner, souvenir dan juga barang-barang kerajinan.

“Dan kegiatan ini dapat menjadi salah satu simbol kebangkitan dari ekonomi kreatif dan di Kota Banda Aceh. Selain itu juga kita tentu berharap melalui workshop ini peluang usaha dan lapangan kerja bisa terbuka luas,” jelasnya.

Oleh karenanya, Aminullah melihat kolaborasi antara pemerintah dan berbagai lintas sektor, tidak terkecuali para pelaku usaha ekonomi kreatif khususnya UMKM sangat diperlukan. Dimana peran semuanya sebagai salah satu penggerak roda perekonomian serta menjadi salah satu sektor pendukung yang penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

“Mengingat potensi ekonomi kreatif sangat besar dan peran penting yang dapat dimainkan UMKM dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, maka perlu adanya pengembangkan program dan kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas Sumber Daya Manusia (SDM) UMKM,” kata Mantan Dirut Bank Aceh itu

Di samping itu, ke depan akan memasuki era digital (metaverse), dimana teknologi merupakan suatu hal yang menjadi keharusan, supaya tidak tertinggal dari negara-negara lain. Oleh karena itu, mari kita sedikit demi sedikit meninggalkan pola-pola lama dan menuju arah digital, karena ini adalah cara baru dalam meningkatkan omset para pelaku UMKM.

“Apalagi kini di tengah pandemi Covid-19 kita ingin bangkit dari keterpurukan, meskipun industri kreatif menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling terdampak pandemi Covid-19. Namun, sektor ini kita nilai memiliki peluang yang sangat besar,” ungkapnya.

Untuk itu Aminullah berpesan, kepada para peserta pelatihan UMKM, agar mampu memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya.

“Kegiatan ini mampu meningkatkan wawasan dan pemikiran kreatif peserta, sehingga dapat terus berkarya dengan bekal materi kreativitas, permodelan bisnis, promosi digital dan pengelolaan keuangan serta permodalan,” kata Wali Kota.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman pun memberikan apresiasi Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Banda Aceh serta seluruh pihak yang terlibat atas terlaksananya kegiatan pelatihan Kewirausahaan dan Pemasaran Online. []

Achris Sarwani: Bank Indonesia Dorong Pembiayaan Sektor Prioritas dan Inklusif

0
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani.

Nukilan.id – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani menyampaikan bahwa Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Provinsi Aceh yang tercermin dari indikator Dana Pihak Ketiga (DPK), Pembiayaan, dan Non Performing Financing (NPF) tetap terjaga dan melanjutkan tren perbaikan pada Februari 2022.

“Berdasarkan data menurut lokasi bank, simpanan masyarakat yang tercermin dari DPK per Februari 2022 sebesar Rp38,18 T atau meningkat dibandingkan bulan Januari 2022 yang tercatat sebesar Rp37,86 T. Selanjutnya, pembiayaan per Februari 2022 sebesar Rp31,2 T atau meningkat dibandingkan bulan Januari 2022 yang tercatat sebesar Rp30,87 T,” jelas Achris dalam keterangannya kepada Nukilan, Selasa (22/3/2022).

Dengan angka tersebut, kata dia, Financing to Deposit Ratio (FDR) di Aceh tercatat pada level 81,7% atau meningkat dari bulan sebelumnya yang berada di level 81,5%. Ini menandakan bahwa dari seluruh DPK atau simpanan yang dihimpun, sebesar 81,7% nya telah disalurkan perbankan sebagai pembiayaan kepada masyarakat. Selanjutnya, kualitas pembiayaan yang tercermin dari rasio NPF masih dalam level yang terjaga di angka 1,97%.

Sementara itu, lanjut Achris, pertumbuhan pembiayaan UMKM menunjukkan peningkatan pada Februari 2022 secara month to month. Meski demikian, pertumbuhan pembiayaan pada sektor prioritas masih relatif stabil.

Pembiayaan pada sektor prioritas (38 sektor) di Aceh sampai dengan Februari 2022 masih terpantau stabil. Pembiayaan pada sektor prioritas per Februari 2022 sebesar Rp8,4 T atau masih sama dengan bulan sebelumnya.

“Adapun sektor prioritas yang mendapatkan pembiayaan tertinggi berasal dari sektor perdagangan, perkebunan, perikanan, konstruksi, serta industri makanan dan minuman,” kata Achris.

Lebih lanjut, kata dia, penyaluran pembiayaan kepada UMKM per Februari 2022 sebesar Rp8,57 T atau lebih tinggi dibandingkan Januari 2022 yang tercatat Rp8,54 T. Adapun rasio pembiayaan UMKM terhadap total pembiayaan masih stabil di level 27,5% atau belum banyak perubahan dari periode sebelumnya yang tercatat di level 27,7%.

Menurut Achris, secara umum risiko pembiayaan yang tercermin dari indikator NPF masih berada pada level yang terjaga pada bulan Februari 2022. Berdasarkan lokasi bank, NPF pada periode tersebut tercatat pada level 1,97% atau masih sama dibandingkan posisi bulan Januari 2022 yang juga tercatat pada level 1,97%. Sedangkan berdasarkan lokasi proyek, NPF berada pada level 4,44% atau sedikit meningkat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat pada level 4,36%.

Dalam rangka mendorong pembiayaan pada sektor prioritas dan pembiayaan inklusif, Achris Sarwani menyampaikan bahwa Bank Indonesia menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 24/3/PBI/2022 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM), dan PBI Nomor 24/5/PBI/2022 tentang Insentif bagi Bank yang Memberikan Penyediaan Dana untuk Kegiatan Ekonomi tertentu dan Inklusif. PBI Nomor 24/3/PBI/2022 mengatur tentang RPIM yang mewajibkan perbankan menetapkan target RPIM berdasarkan penilaian mandiri Bank sesuai dengan keahlian dan model bisnis.

“Besaran kewajiban pemenuhan RPIM ditetapkan harus meningkat dibandingkan RPIM Bank pada posisi akhir bulan Desember tahun sebelumnya,” jelasnya.

Selain target yang ditetapkan secara mandiri, Bank Indonesia juga mensyaratkan RPIM Bank pada posisi akhir bulan Desember 2024 harus mencapai paling sedikt 30%. Pemenuhan RPIM Bank dapat melalui pembiayaan langsung dan rantai pasok (UMKM, kelompok/klaster/korporasi UMKM, inklusif perorangan berpenghasilan rendah), pembiayaan melalui LJK/BLU/Badan Usaha, serta pembelian surat berharga pembiayaan inklusif.

Selanjutnya, PBI Nomor 24/5/PBI/2022 mengatur tentang pemberian insentif kepada perbankan yang memberikan penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu dan inklusif. Insentif berupa pelonggaran atas kewajiban pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) dalam rupiah yang wajib dipenuhi secara rata-rata dengan besaran insentif maksimal 1% (100 basis points). Insentif dapat diperoleh jika perbankan memberikan pembiayaan pada sektor prioritas dan mencapai nilai rata-rata pertumbuhan pembiayaan sektor prioritas paling sedikit 1%.

“Selain itu, insentif juga dapat diperoleh jika bank dapat memenuhi target RPIM yang telah tercantum dalam rencana bisnis bank dan mencapai nilai RPIM paling sedikit 10%,” pungkas Achris Sarwani. []

Hujan Reda Saat MotoGP, BMKG: Bukan Karena Pawang Tapi Faktor Durasi

0
Sirkuit Mandalika saat diguyur hujan jelang balapan MotoGP Mandalika 2022 dimulai, Minggu (20/3/2022). Foto: CNNIndonesia

Nukilan.id – BMKG buka suara terkait pawang hujan Rara Istiani Wulandari yang menjadi sorotan di perhelatan MotoGP Mandalika. BMKG menyebut pawang hujan itu merupakan kearifan lokal yang sulit dibuktikan secara sains.

“Ya sebenarnya kalau dilihat pawang hujan itu adalah suatu kearifan lokal yang dimiliki masyarakat. Secara saintis itu sulit untuk dijelaskan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto kepada wartawan, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/3/2022).

Guswanto mengatakan BMKG memiliki prediksi tersendiri terkait prakiraan cuaca. Sebelumnya, BMKG telah memprakirakan akan terjadi hujan di Mandalika dengan intensitas ringan hingga lebat pada 17-20 Maret 2022.

“Namun untuk BMKG sendiri sebenarnya memiliki (prakiraan) sendiri. Kalau kita lihat fenomenanya kemarin sejak 3 hari yang lalu tanggal 17, 18, 19 itu sudah diprakirakan BMKG, bahwa di Mandalika itu akan terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat. Kemudian tanggal 20 diperkirakan juga hujan lebat disertai badai petir, kenapa perkiraannya itu? Karena pada waktu itu terjadi bibit siklon tropis 93F yang dampaknya itu memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di Mandalika,” ujarnya.

Meskipun ada momen hujan berhenti saat pawang hujan bekerja, Guwanto mengatakan itu merupakan kebetulan. Dia mengatakan hujan berhenti karena faktor durasi hujan yang sudah selesai.

“Dan buktinya, kan dari awal pawang itu sudah bekerja, tapi kan nggak berhenti juga. Artinya itu jadi sebenarnya kemarin waktu berhentinya itu bukan karena pawang hujan, karena durasi waktunya sudah selesai. Kalau dilihat prakiraan lengkap di tanggal itu memang selesai di jam itu. Kira-kira jam 16.15 itu sudah selesai, tinggal rintik-rintik itu bisa dilakukan balapan kalau dilihat dari prakiraan nasional analisis dampak yang kita miliki BMKG,” ujarnya.

Guswanto kembali menegaskan pawang hujan itu merupakan kearifan lokal yang tidak bisa dicampur dengan sains. “Sebenarnya kalau cerita tentang pawang hujan itu adalah kearifan lokal yang mereka miliki, dan itu tidak bisa dicampuradukkan dengan antara sains dan kearifan lokal,” imbuhnya.

Ia mengatakan hujan memang bisa diatur dengan teknik modifikasi hujan. Hal itu berarti mempercepat terjadinya hujan. Namun, hal itu hanya bisa dilakukan jika terdapat awan hujan.

“Sebenarnya begini, kalau tentang modifikasi cuaca itu adalah teknologi modifikasi cuaca, yang dimaksud itu adalah mempercepat terjadinya hujan. Kan awan itu dalam membuat teknologi modifikasi cuaca itu sarat pertama adalah adanya awan hujan,” ujarnya.

“Kalau tidak ada awan hujan, tidak bisa. Sehingga gimana ceritanya teknologi modifikasi cuaca itu jadi, pada awan-awan tertentu awan-awan konvektif yang mengandung uap air, itu diberikan inti kondensasi, inti yang berupa ditabur NaCL, garam. Dengan adanya inti kondensasi itu mempercepat untuk pembentukan awan hujan. Jadi demikian kira-kira jadi teknologi yang dimaksud adalah teknologi mempercepat terjadinya hujan. Bukan untuk menahan, bukan. Jadi mempercepat bisanya,” lanjut Guwanto.

Untuk diketahui, kehadiran pawang hujan di perhelatan MotoGP Mandalika sempat disoroti sejumlah media internasional. Sebagian menganggap cara mengusir hujan termasuk cara unik. [Detik]

Catatan MaTA: Tidak Ada Alasan Berhentikan JKA

0
Koordinator MaTA, Alfian (Foto: Dialeksis com)

Nukilan.id – Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Alfian mengetakan, tidak ada alasan bagi Pemerintah Aceh untuk menghentikan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Karna JKA merupakan salah satu program unggulan Pemerintahan Irwandi-Nova.

Hal ini meliputi pemenuhan akses layanan kesehatan gratis yang lebih mudah, berkualitas dan terintegrasi bagi seluruh rakyat, pemberian santunan untuk kalangan masyarakat usia lanjut, pembangunan Rumah Sakit Regional tanpa menggunakan utang Luar Negeri (Loan), serta mengembalikan ruh JKA yang pernah dirasakan oleh rakyat Aceh,” kata Koordinator MaTA Alfian kepada Nukilan.id Selasa, (22/3/2022).

“Jika mareka utarakan dengan alasan anggaran tidak cukup, jelas tidak mendasar. Rakyat Aceh sangat paham terkait anggaran saat ini, jangan dikira apa yang mareka utarakan rakyat terima dan percaya,” sebut Alfian.

Menurutnya, tidak ada alasan bagi pemerintah menghentikan JKA. Walaupun dipaksakan untuk penghentian layanan JKA, maka patut diduga Anggaran Aceh 2022 sudah dibajak oleh para kartel dan ini menjadi kewajiban bagi rakyat aceh untuk melawan secara menyeluruh.

Alfian mengatakan, dari pelayanan untuk warga yang  sudah mendapatkan layanan JKA, masih banyak keluhan. Seharusnya warga aceh mendapatkan layanan kesehatan yang lebih, karna pemerintah aceh tiap tahun melakukan subsidi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Ini menjadi masalah yang tidak pernah dituntaskan oleh pemerintah sejak tahun 2010 JKA di berlakukan,” kata Alfian.

Oleh karena itu, persoalan penting yang harus segera terselesaikan, secara administrasi maupun penegakan hukum. Karna secara tranparansi, Pemerintah Aceh sampai saat ini tidak memiliki data, berupa nama dan alamat yang pernah mendapatkan layanan JKA.

Anehnya lagi, sejak tahun 2010 pemerintah tidak pernah serius ingin tau dan data tersebut kesannya sangat tertutup dan di kuasai oleh BPJS. Sedangkan pihak BPJS sangat susah untuk diakses oleh publik hanya tau jumlah jiwa tapi siapa pasien dan alamatnya yang terima layanan JKA sangat tertutup,” ucap Alfian.

“Ada fase yang menurut kami perlu di bongkar secara serius, mulai tahapan verifikasi data, kontrak, layanan, klem pihak rumah sakit ke BPJS dan tahapan akuntabilitas dan transparansi. tahapan ini sangat rawan terjadi tindak pidana korupsi,” Tegas Alfian.

Ia menyampaikan seperti pada tahun 2016 rekonsiliasi dengan pihak BPJS Kesehatan, hanya tercatat 2.066.979 jiwa sebagai peserta JKRA. Artinya ada 460.061 jiwa data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang fiktif tetapi Pemerintah Aceh tetap membayar ke BPJS.

“Akibat adanya 460.061 jiwa data NIK yang fiktif, telah terjadi kerugian keuangan Aceh pada saat itu sebanyak Rp 63,4 miliar dari total Rp 506 miliar anggaran JKRA. parah lagi yang sampai saat ini belum ada kepastian hukumnya,” ungkapnya.

Dilanjutkan dengan fase kontrak, kami mendengar ada indikasi terjadi komitmen fee, siapa yang terima selama ini, Aparatur Penegak Hukum (APH) perlu memastikan apa benar atau tidak terjadi sehingga tidak menjadi liar sebagaimana dari dulu sampai sekarang berkembang,” tutur Alfian.(Irfan)

BMKG: Waspada, Aceh Berpotensi Hujan Disertai Petir

0
Ilustrasi Hujan dan Petir. (iStock)

Nukilan.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan Siklon Tropis Charlotte terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah dengan kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot dan tekanan rendah 985 HPa.

Dalam kanal Youtube InfoBMKG diikuti di Jakarta, Selasa (22/3/2022), sistem siklon tersebut bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia dan diperkirakan intensitasnya akan menurun dalam 24 jam ke depan.

Dijelaskan, sistem ini menginduksi peningkatan Kecepatan angin atau low level jet hingga mencapai lebih dari 25 knot di Samudra Hindia sebelah Selatan Jawa Timur hingga Jawa Barat, serta membentuk daerah konvergensi yang panjang dari Samudra Hindia Barat Daya Banten hingga perairan Selatan Jawa Barat.

Kondisi ini mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, Kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet tersebut.

Sirkulasi siklonik terpantau di Laut Arafuru dan di perairan utara Papua, yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Laut Arafuru dan Samudra Pasifik Utara Papua.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari perairan Utara Aceh hingga Laut Andaman, dari Laut Jawa bagian timur hingga laut Bali, dari perairan timur Kalimantan Utara hingga Kalimantan Utara, dari perairan kepulauan Sangihe Talaud hingga Halmahera, di Pulau Seram dari Laut Banda hingga Papua bagian selatan, dari Papua Barat bagian utara hingga Papua Barat dan Papua bagian tengah .

Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Di pulau Sumatera, secara umum kondisi cuaca berawan hingga hujan ringan, kecuali untuk wilayah Jambi berpotensi kabut, dan waspada potensi hujan disertai petir terjadi di Aceh.

Kemudian di wilayah Jawa secara umum hujan ringan, kecuali untuk wilayah Surabaya dan Bandung berpotensi hujan sedang.

Sementara di wilayah Pulau Kalimantan, kondisi cuaca secara umum berawan hingga hujan ringan .

Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di Kupang. Waspada potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi di Mataram, dan hujan petir yang diperkirakan terjadi di Denpasar.

Di wilayah Sulawesi, secara umum diperkirakan berawan hingga hujan ringan, kecuali untuk wilayah Gorontalo berpotensi hujan sedang.

Waspada potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi di Mamuju, dan hujan petir yang diperkirakan terjadi di Palu dan di Manado.

Terakhir di wilayah paling timur Indonesia, secara umum kondisi cuaca hari berawan hingga hujan ringan, untuk wilayah Manokwari berpotensi hujan sedang. [Antara]

PB IPPEMAS Gelar Silaturahmi Keakraban Aneuk Rantoe Sabang

0

Nukilan.id – Pengurus Besar Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kota Sabang (PB-IPPEMAS) sukses gelar Keakraban Aneuk Rantoe Sabang (Karang).

Silaturahmi tersebut dilaksanakan di Pantai Krueng diikuti 165 orang termasuk pengurus PB IPPEMAS dan Alumni, Minggu (20/3/2022).

Ketua Panitia Alvi, menyampaikan bahwa Karang adalah kegiatan rutinitas organisasi itu disetiap tahun dalam rangka menyambut kedatangan adek-adek yang menempuh pendidikan di Banda Aceh dan Aceh besar.

Ia berterimakasih pada seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, silaturahmi bisa terus terjaga dan kekompakan dalam perantauan dapat terus dijaga,” ucap Alvi.

Ketua umum PB IPPEMAS Zarman Syahputra
meminta, seluruh mahasiswa baru untuk dapat berkontribusi penuh dalam memberikan ide pembangunan Kota Sabang yang lebih baik.

IPPEMAS adalah rumah kita bersama dalam perantauan, sudah sewajarnya menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya. Tidak ada batasan antara kita, semua dari kita adalah IPPEMAS,” kata Zarman dalam keterangan tertulis kepada Nukilan.id Selasa (22/3/2022).

“Walaupun kondisi saat ini hujan ringan, ini tidak meyusutkan semangat dan antusias para mahasiswa sabang untuk bersilaturahmi dan bermain game justru itu yang mampu mengikat tali persaudaraan di perantauan”, tuturnya.

Selanjutnya, turut hadir Marzuki Al-latief yang juga pendiri IPPEMAS, menyampaikan sedikit sejarah terbentuknya IPPEMAS, perjuangan pembangunan asrama Sabang, yang saat ini menjadi rumah bagi mahasiswa di perantauan,

Ia meminta, agar aset berharga ini bisa terus dirawat, agar bisa terus dirasakan oleh generasi selanjutnya.[]

IMAM Minta MUI Keluarkan Fatwa Terkait Pawang Hujan Mandalika dan Kendi di IKN

0
Ketua IMAM, Tgk Muslim At Thahiri. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Menyikapi berbagai praktek perdukunan yang dipertontonkan oleh petinggi negara kepada dunia seperti kendi di Ibu Kota Negara (IKN) dan Dukun/Pawang Hujan di MotoGP Mandalika.

Ketua Ikatan Muslimin Aceh Meudaulat (IMAM), Tgk Muslim At Thahiri mengharapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat untuk mengeluarkan fatwa terkait praktik perdukunan tersebut.

“Apakah pawang hujan dan kendi di IKN ini bahagian dari kesesatan atau tidak?,” tanya Tgk Muslim dalam keterangannya kepada Nukilan, Selasa (22/3/2022).

Menurutnya, MUI harus menyeru ummat Islam meninggalkan segala bentuk sihir, kahin dan segala perdukunan yang tidak sesuai dengan syariat.

“Kami atas nama Ikatan Muslimin Aceh Meudaulat menolak segala bentuk perdukunan yang tidak berdasarkan kepada ketuhanan yang Maha Esa karena itu bahagian dari yang bertentangan dengan Pancasila,

Kata dia, jangan pancasila digunakan sekedar pengakuan tapi pengamalannya ajaran yang menyimpang dengan agama dan Pancasila. Jadi jika yang dilakuan oleh presiden atau pejabat negara ajaran yang betentangan dengan Pancasila maka hukum harus ditegakkan, karena negeri ini tidak didirikan atas dasar perdukunan dan kesyirikan.

“Tapi negeri ini didirikan atas dasar ketuhanan Yang Maha Esa dan dengan terikan Allahuakbar Indonesia merdeka, bukan dengan sim salabin Indonesia merdeka bukan dengan pawang ini pawang itu, bukan dengan ritual  kendi, negeri ini merdeka dengan berkat Rahmat Allah bukan dengan pertolongan iblis dan syaithan,” tambah Tgk Muslim.

Oleh karena itu, kata Tgk Muslim, IMAM menyerukan untuk menghentikan segala macam bentuk pemujaan iblis. IMAM mengajak seluruh ummat Islam untuk melawan segala macam yang bertentangan dengan nilai ketuhanan yang maha Esa.

“Dan kami juga mengajak bangsa Aceh untuk memperkuat diri dan menyatukan diri untuk mempertahankan ketauhidan yang sesuai ahlussunnah waljamaah, jika di Indonesia sudah bebas kesyirikan maka kita doakan agar Allah mengembalikan kedaulatan Aceh seperti dulu dengan cara Allah, karena Allah maha kuasa dan mampu atas segala sesuatu. Dan saya serukan seluruh dayah dan pesantren untuk meningkatkan membaca hizib dan doa untuk kemenangan Islam,” tutupnya. []

Kadis DPKA Siap Isi Sarana Moderen di Perpustakaan Wilayah Aceh

0
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), Dr. Edi Yandra, STP. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), Dr. Edi Yandra, STP, mengatakan Gedung perpustakaan dan kearsipan Aceh akan diisi dengan sarana-sarana moderen.

“Kita juga akan lakukan startegi publikasi, sosialisasi, ke seluruh kabupaten/kota bahwa kita Aceh sudah punya pustaka yang moderen,” kata Dr. Edi Yandra, STP pada peresmian Gedung Baru  Perpustakaan dan Kearsipan Aceh yang dilakukan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Selasa (22/3/2022).

Hal itu disampaikan sekalikus memperkuat bahwa minat baca 2022 di Aceh meningkat sesuai dengan indeks literasi.

“Khususnya literasi digital 34, Acegh menduduki peringkat 9,” ujarnya

Dijelaskan juga, minat baca langsung Aceh saat ini memang masih rendah, karena kondisi Aceh yang belum memiliki fasilitas memadai.

“Kita optimis berdirinya gedung baru ini kita bisa lebih mudah meningkatkan angka pengunjung,” lanjutnya.

Reporter: Hadiansyah