Beranda blog Halaman 1724

Kejari Medan Hentikan Tuntutan Empat Tersangka Kasus Penadah Berdasarkan RJ

0
Kajari Medan, Teuku Rahmatsyah memberikan surat penghentian penuntutan berdasarkan RJ kepada para tersangka. (Foto/Istimewa)

Nukilan.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menghentikan penuntutan berdasarkan Restorative Justice (RJ) terhadap empat tersangka kasus penadah barang curian, Selasa (19/4/2022).

Empat tersangka yang mendapat keadilan restoratif yakni Ade Rohliana Sianturi alias Ade, Devi Pratiwi, Didi Sahputra alias Didi dan Raja Muda Firdaus Amri.

“JPU yang bertindak sebagai fasilitator melakukan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif kepada empat tersangka yang disangka melanggar Pasal 480 ke-1 KUHPidana,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/4/2022).

Dijelaskan Teuku Rahmatsyah, penghentian penuntutan keempat tersangka ini dilakukan setelah adanya koordinasi dengan penyidik untuk dapat menghadirkan korban, tersangka, saksi dan tokoh masyarakat agar perdamaian dapat dicapai dengan tulus serta ikhlas.

Di mana, korban memaafkan tersangka dengan ketentuan yakni tersangka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, tersangka mengganti kerugian yang dialami korban, tersangka menyesali dan mengakui perbuatannya serta tersangka meminta maaf dihadapan fasilitator dan para saksi lain.

“Adapun syarat penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif sudah terpenuhi antara lain tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, ancaman pidana tidak lebih dari 5 tahun dan pidana dilakukan dengan nilai barang bukti atau kerugian yang ditimbulkan tidak lebih dari Rp 2.500.000,” jelasnya.

Menurut orang nomor satu di Kejari Medan itu, dasar hukum keadilan berdasarkan restorative justice ini adalah Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Sebelumnya, Kejari Medan telah mengusulkan perkara pidana umum ini untuk dihentikan penuntutannya dengan menerapkan keadilan restoratif dan disetujui oleh Jampidum Dr Fadil Zumhana.

“Kejari Medan mengambil momentum tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat/trust public kepada kejaksaan RI yang lebih berkeadilan dan dekat dengan masyarakat dalam menyelesaikan suatu perkara tindak pidana,” tandas mantan Aspidsus Kejati Aceh itu. [Apacerita.id]

Warga Kampung Sriwijaya Aceh Tamiang Gelar Buka Puasa Bersama dan Satuni 35 Anak Yatim

0

Nukilan.id – Warga Kampung Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang mengadakan buka puasa bersama sekaligus menyantuni 35 anak yatim di mesjid Al ikhlas, Selasa (26/4/2022).

Sebelum acara dimulai, seluruh warga yang telah berhadir ikut mendengar tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Suzai.D

Datok Sriwijaya Ismail Lubis mengatakan satunan anak yatim dan buka puasa bersama ini terlaksana berkat partisipasinya aparatur desa dan tokoh masyarakat Kampung Sriwadaya.

“Satunan anak yatim kita berikan sebanyak 35 orang berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu dan sembako. Santunan ini diberikan untuk dapat meringankan beban hidup mereka, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” ungkap Ismail dalam keterangannya kepada Nukilan, Rabu.

Ia menambahkan, tujuan utama dari buka puasa ini untuk meningkatkan tali silaturahmi bersama seluruh elemen masyarakat.

“Dan kita berharap tahun depan kepada tokoh masyarakat, alim ulama dan aparatur desa dapat lebih meningkatkan perhatiannya kepada anak yatim,” ujar Ismail.

Dalam acara buka puasa dihadiri, Datok Perdamaian, Babinkamtibmas, Sertu Wagianto, Babinsa, Aipda Ishan Perdana dan Mukim Kota Kuala Simpang, Ismail.

Reporter: Poris

Triwulan Pertama, Kejari Medan Terus Berkarya Meningkatkan Output Capaian Kinerja

0
Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) Kejaksaan Negeri Medan. (Foto: Turut Sanjaya)

Nukilan.id – Kejaksaan Negeri Medan menerbitkan rilis output capaian kinerja triwulan I tahun 2022, Rabu 27 April 2022.

Kepala Kejaksaan Negeri Medan melalui Kasi Intelijen (Kastel) Simon menjelaskan di bidang Pembinaan Kejaksaan Negeri Medan mencatat setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 8.500.000,- (Delapan milyar lima ratus juta rupiah) yang bersumber dari hasil penjualan lelang, tilang dan denda di Bidang Pidum dan Pidsus. Dukungan penerapan Kejaksaan digital melalui Sistem Informasi Persuratan Disposisi Elektronik (SiPeDe) dan absensi online Kejaksaan.

Di bidang intelijen, Kejaksaan Negeri Medan berperan aktif mengadakan sosialisasi / penerangan hukum  melalui program Jaksa Sahabat Guru (Jabat Guru) sebagai bentuk pencegahan korupsi yang diikuti oleh kepala sekolah dan bendahara SD, SMP se-Kota Medan

Selain itu, sebagai langkah preventif pengenalan hukum sejak dini, dilaksanakan giat penyadaran hukum melalui penyuluhan / penerangan hukum Jaksa Masuk Sekolah kepada siswa/i SMA/sederajat di Kota Medan dengan tagline “kenali hukum, jauhi hukuman”.

Selain Jaksa Masuk Sekolah, Kejari Medan juga melaksanakan penyuluhan/ penerangan hukum Jaksa Sahabat Mahasiswa On The Spot di Kejari Medan untuk melihat langsung bagaimana proses penanganan perkara pidana pada Jaksa Penuntut Umum yang dimulai dari Penerimaan SPDP sampai dengan pelimpahan dan Persidangan di Pengadilan.

Di Bidang Tindak Pidana Umum, selama menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Medan Teuku Rahmatsyah telah menuntut mati perkara narkotika sebanyak 33 perkara, tuntutan rehabilitasi sebanyak 20 perkara dengan rincian 9 perkara telah incracht dan 11 perkara lainnya menunggu Putusan Pengadilan.

Kejaksaan Negeri Medan juga turut melaksanakan Peraturan Kejaksaan Nomor 15 tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif (Restorative Justice). Untuk triwulan satu ini, telah diselesaikan dengan pendekatan Restorative Justice sebanyak 2 perkara dengan total 4 tersangka.

Di Bidang Pidsus Kejari Medan sedang menangani 10 kasus dengan rincian 2 kasus masing-masing 1 kasus dalam tahap penyelidikan dan penyidikan, 3 kasus dalam tahap penuntutan serta eksekusi sebanyak 5 kasus.

Sedangkan, di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, selama triwulan 1 tahun 2022 bidang datun telah berhasil melakukan penyelamatan aset negara senilai Rp 24.800.888.800 (dua puluh empat milyar delapan ratus juta delapan ratus delapan puluh delapan ribu delapan ratus rupiah) dan pemulihan keuangan negara senilai Rp 8.352.488.761 (delapan milyar tiga ratus lima puluh dua juta empat ratus delapan puluh delapan ribu tujuh ratus enam puluh satu rupiah). Selain itu, bidang datun juga menerima sebanyak 22 (dua puluh dua) Surat Kuasa Khusus, 11 (sebelas) diantaranya telah diselesaikan.

Menyongsong 3 triwulan yang tersisa, Kejaksaan Negeri Medan akan terus bergerak dan berkarya dengan mengimplimentasikan Trapsila Adhyaksa Berakhlak yang bangga melayani bangsa. []

Kapolda Terima Audiensi Kepala PT Jasa Raharja Cabang Aceh

0
Dok.Ist

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar menerima audiensi Kepala PT Jasa Raharja Cabang Aceh Regy S Wijaya di Ruang Kerjanya, Jeulingke, Kota Banda Aceh, Rabu, 27 April 2022.

“Audiensi tersebut merupakan bentuk koordinasi Jasa Raharja dengan Polda Aceh tentang rencana launching layanan syariah PT Jasa Raharja pada 6 Mei mendatang yang juga akan dihadiri Menteri BUMN,” kata Ahmad Haydar, Rabu, 27 April 2022.

Dalam kesempatan itu, Mantan Kapuslabfor Polri itu juga mengapresiasi Jasa Raharja dan jajarannya yang selama ini berperan aktif membantu Polri dalam hal pelayanan, terutama dalam pendataan kecelakaan lalulintas.

Hal itu, sebutnya, terbukti dengan adanya penghargaan atas juara I Pendataan Kecelakaan Lalulintas Online atau IRMS tahun 2001. Prestasi tersebut tidak terlepas dari peran dan sinergisitas Jasa Raharja dengan Ditlantas dalam mendata lakalantas secara online.

“Saya bangga atas prestasi Jasa Raharja dan Ditlantas. Semoga ke depan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kapolda Aceh.

Kena OTT KPK, Ade Yasin Punya Harta Rp4,1 Miliar

0
Bupati Bogor, Ade Yasin. /Chris Dale/Diskominfo Kabupaten Bogor

Nukilan.id – Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) memiliki harta sekitar Rp4,1 miliar.

Ade terakhir kali melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Maret 2021 untuk periode 2020. Dalam laporan tersebut, total kekayaan Ade Yasin mencapai Rp4.111.181.641.

Dari jumlah itu, harta kekayaan terbanyak berasal dari tanah dan bangunan. Ade tercatat memiliki tiga bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Bogor dengan nilai Rp2.290.000.000.

Kemudian, Ade juga tercatat memiliki dua unit kendaraan roda empat dengan total Rp635.000.000. Rinciannya, mobil Mitsubishi Xpander 1.5L Ultimate Tahun 2019 seharga Rp200 juta dan Mobil BMW 320i CKD AT Tahun 2016 seharga Rp435 juta.

Selain itu, Ade tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp600 juta, serta kas dan setara kas senilai 726.788.687. Kendati begitu, Ade memiliki utang sejumlah Rp140.607.046.

Ade Yasin terjaring OTT oleh tim penindakan KPK di Jawa Barat. Penangkapan dilakukan dua hari pada 26-27 April 2022.

Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK juga menangkap perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

“Benar, tadi malam sampai 27/4/2022 pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Rabu (27/4).

Ade dan pihak-pihak yang ditangkap diduga terseret kasus suap. Namun KPK belum merinci kasus suap tersebut.

“Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap,” ucap dia.

Wakil Ketua KPK berkata KPK menyita sejumlah uang dan barang bukti lainnya saat OTT Ade Yasin dan pihak lain. [cnn]

KPK Tangkap Bupati Bogor Ade Yasin

0
Bupati Bogor Ade Munawaroh yasin. (Foto: Instagram/@ademunawarohyasin)

Nukilan.id – Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bogor Ade Yasin dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada 26-27 April 2022. OTT dilakukan di wilayah Jawa Barat.

Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK juga menangkap perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

“Benar, tadi malam sampai 27/4/2022 pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Rabu (27/4).

Ali berujar penangkapan tersebut terkait dengan kasus dugaan tindak pidana suap.

“Kegiatan tangkap tangan ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap,” ucap dia.

Lembaga antirasuah mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap tersebut.

“Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut,” ucap Ali.

Sumber: CNNIndonesia

Kenaikan Permukaan Laut, Kota Besar di Pesisir Asia Tenggelam Lebih Cepat

0
Bencana banjir yang terjadi di Manila, Filipina pada 2012 lalu. Ibu kota Filipina yang merupakan salah satu kota di Asia ini cepat tenggelam./Foto: AusAID (CC BY 2.0).

Nukilan.id – Manila dan beberapa kota pesisir Asia lainnya, termasuk sejumlah kota di Indonesia, tenggelam lebih cepat daripada laju kenaikan permukaan laut, menurut sebuah penelitian yang menyerukan tindakan regulasi yang ketat untuk mengurangi pengambilan air tanah, yang diidentifikasi sebagai penyebab utama penurunan tanah.

Sejak 1993, kenaikan permukaan laut telah terjadi dengan kecepatan sekitar tiga milimeter per tahun, menurut Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim .

Namun, ibu kota Filipina itu mengalami penurunan tanah lebih dari 2 sentimeter per tahun antara 2015 dan 2020, hampir tujuh kali lebih cepat dari rata-rata kenaikan permukaan laut, sehingga meningkatkan kemungkinan banjir. Fenomena penurunan tanah lebih cepat dari kenaikan permukaan laut lebih menonjol di kota-kota Asia daripada di tempat lain, kata penelitian yang diterbitkan di Geophysical Research Letters.

Studi ini mencakup 99 kota pesisir di seluruh dunia, 33 di antaranya memiliki area atau bagian yang mengalami penurunan lebih dari satu sentimeter per tahun. Peneliti Pei-Chin Wu, Matt Wei dan Steven D’Hondt dari Graduate School of Oceanography di University of Rhode Island menggunakan Interferometric Synthetic Aperture Radar berbasis satelit untuk mengidentifikasi “daerah yang surut cepat”.

Studi tersebut mengatakan ekstraksi air tanah yang berlebihan kemungkinan besar menjadi alasan tenggelamnya beberapa daerah di kota-kota ini berpotensi mempengaruhi 59 juta orang. Studi sebelumnya telah menyebutkan peningkatan populasi yang cepat, perluasan produksi industri dan pertanian, tidak adanya pengolahan air dan kualitas air yang buruk dari air permukaan yang tersedia karena polusi adalah salah satu alasan utama untuk meningkatkan ketergantungan pada air tanah.

“Di sebagian besar kota, sebagian tanahnya surut lebih cepat daripada naiknya permukaan laut,” kata studi tersebut.

“Jika penurunan tanah terus berlanjut pada tingkat saat ini, kota-kota ini akan ditantang oleh banjir lebih cepat daripada yang diproyeksikan oleh model kenaikan permukaan laut. Penurunan paling cepat terjadi di Asia Selatan, Tenggara, dan Timur. Namun, penurunan tanah yang cepat juga terjadi di Amerika Utara, Eropa, Afrika, dan Australia.”

Wei mengatakan, penurunan tanah telah berkurang di Manila, meskipun ekstraksi air tanah yang tidak diatur dapat meniadakan keuntungan apa pun.

“Menurut satu penelitian, Manila telah surut 3 sentimeter per tahun dari 2003 hingga 2010. Jadi, pengamatan kami 2 sentimeter per tahun antara 2015 dan 2020 lebih lambat,” kata Wei.

Wei dan rekan-rekan penelitinya mengatakan bahwa temuan mereka menunjukkan bahwa tingkat penurunan tanah di Jakarta, Indonesia dan Shanghai, Cina telah melambat secara signifikan, kemungkinan karena penurunan tingkat ekstraksi air tanah yang diterapkan sebagai peraturan pemerintah.

Antara 1982 dan 2010, tanah di Jakarta mengalami penurunan tanah sebanyak 28 sentimeter. Di Shanghai, tingkat penurunan tanah antara 1990 dan 2001 adalah 1,6 sentimeter per tahun. Namun sejak 2015 hingga 2020, penurunan tanah turun dan paling drastis terjadi di Jakarta yang mencapai 3 sentimeter per tahun.

Sementara mencari sumber air tanah alternatif adalah solusi yang diperlukan, Manila perlu mengubah bagaimana pembangunan ekonomi dikejar secara keseluruhan, kata Rodrigo Narod Eco, mantan peneliti di Institut Ilmu Kelautan di Universitas Filipina.

“Saya pikir masalahnya pada dasarnya adalah masalah pembangunan, di mana kita memiliki konversi bentang alam dan bentang laut yang tak henti-hentinya. Sebagai contoh, daerah yang menyusut di Kota Manila sebagian besar merupakan tanah reklamasi. Sama seperti beberapa tempat lain juga, seperti di Dagat-Dagatan, yang direklamasi pada masa kediktatoran Marcos. Sebelumnya, itu adalah tempat pemancingan komunal,” katanya.

“Saya kira bisa mencari sumber air alternatif, tapi kita harus tetap bertanya dari mana kebutuhan airnya. Apakah dari perusahaan komersial, pabrik, perkebunan, tambak? Bahkan jika kita memiliki sumber air alternatif, apakah akan tersedia untuk rumah tangga? Apakah pembagiannya akan adil?”

Sementara itu, ancaman penurunan tanah tetap ada. Indonesia terpaksa memindahkan ibu kotanya ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur–yang kemudian disebut Nusantara–dari Jakarta, yang mana seperti yang ditunjukkan oleh studi tersebut, tempat-tempat seperti Kabupaten Bekasi di ibu kota Indonesia menyusut dua sentimeter per tahun karena pengambilan air tanah.

Studi itu juga menyebutkan, Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, mengalami penurunan tanah tiga sentimeter per tahun seperti halnya Tianjin di Cina. Ini mengerdilkan kenaikan permukaan laut rata-rata global hampir 15 kali lipat, kata studi tersebut.

Wei mengatakan pihak berwenang di kota-kota pesisir ini harus dapat mengembangkan solusi yang akan mengatasi masalah penurunan tanah dan kenaikan permukaan laut.

“Pemerintah harus memasukkan penurunan muka air pantai dalam rencana mereka untuk kenaikan permukaan laut,” katanya.

Kunjungi Yonif Raider Khusus 115/ML, Pangdam IM Ingatkan Kedisiplinan Prajurit

0

Nukilan.id – Usai melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Mohamad Hasan didampingi Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda Ny. Ririx Hasan mengunjungi Yonif Raider Khusus (RK) 115/Macan Leuser di Tapaktuan, Selasa (26/4/2022).

Kedatangan Pangdam IM beserta rombongan di Markas Yonif RK 115/Macan Leuser disambut oleh Danyonif RK 115/Macan Leuser, Letkol Inf Raden Herman Sasmita beserta Staf dan Danki jajaran Yonif RK 115/Macan Leuser. Kunjungan kerja Pangdam ini dilakukan untuk meninjau keterampilan dan kecakapan prajurit, serta keefektifan satuan.

Dalam kunjungan kerja di Yonif RK 115/Macan Leuser, Pangdam IM Mayjen TNI Mohamad Hasan berpesan kepada prajurit TNI agar selalu meningkatkan dan mempertahankan kedisiplinan serta jiwa korsa dalam melaksanakan tugas.

“Disiplin satuan adalah mutlak diimiliki oleh masing-masing prajurit, dan jiwa korsa dalam melaksanakan tugas serta motivasi dalam pelaksanaan tugas dari satuan,” pesannya.

Selain itu, Pangdam IM menghimbau kepada prajurit TNI agar memanfaatkan fasilitas latihan dan olahraga yang ada disatuan untuk meningkatkan kebugaran fisik, agar selalu siap melaksanakan tugas.

“Yonif RK 115/Macan Leuser adalah salah satu satuan operasional Kodam Iskandar Muda. Oleh karena itu, tanamkan dalam hati masing-masing prajurit Yonif RK 115/Macan Leuser untuk siap kapan pun ditugaskan. Kesiapan itu harus tertanam bagi prajurit sekalian,” pesannya lagi.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Mohamad Hasan juga berpesan kepada prajurit dan anggota Persit agar lebih bijak dalam bermedia sosial, tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Manfaatkan alat komunikasi untuk hal–hal yang positif serta ketahui dampak negatifnya.

“Kemudian pesan saya, katakan tidak kepada Narkoba, serta hindari jangan sampai kita terjerumus. Hindari pelanggaran sekecil apapun. Jika ada anggota yang ada permasalahan laporkan kepada komandan satuan masing-masing,” tutupnya.

Pada kunjungan kerja ke Yonif RK 115/Macan Leuser, Pangdam IM turut didampingi Danrem 012/Teuku Umar, Asintel Kasdam IM, Asops Kasdam IM, Aspers Kasdam IM dan Aslog Kasdam IM. []

Kadisdik Aceh Apresiasi Siswa SMKN 1 Bener Meriah Rehab Rumah Warga Kurang Mampu

0
SMK Negeri 1 Bener Meriah kembali merenovasi rumah warga duafa, setelah sukses merenovasi dua rumah warga di daerah setempat.

Nukilan.id – SMK Negeri 1 Bener Meriah kembali merenovasi rumah warga duafa, setelah sukses merenovasi dua rumah warga lainnya pekan lalu.

Kepala SMKN 1 Bener Meriah, Drs Samsuddin mengatakan, keluarga besar SMKN 1 Bener Meriah kembali merenovasi rumah warga di Kampung Kute Lintang dan Kampung Blang Panas, Kecamatan Bukit.

“Target kita selama Bulan Ramadhan 1442 H ini, ada enam rumah warga duafa yang akan direnovasi oleh para siswa dari jurusan Teknik Bisnis Konstruksi dan Properti. Saat ini total sudah empat rumah, sisanya dua rumah lagi,” kata Samsuddin, Senin, (26/4/2021) malam.

Ia menambahkan, program ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan Mobile Training Unit (MTU) I di SMK Negeri 1 Bener Meriah yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh.

“Dalam latihan ini, para siswa dilatih bidang joinery, plumbing, cabinet making, dan briycline khususnya para siswa jurusan Bisnis Konstruksi dan Properti. Hasil kegiatan tersebut perlu diimplementasikan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan kedua ini, turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah Bener Meriah, Sukardi MSi beserta jajarannya.

Selain program rehab rumah, juga diberikan sembako kepada penghuni rumah, sebagai bagian dari Program Keluarga Besar SMKN 1 Bener Meriah Masuk Desa.

Dalam kesempatan itu, Sukardi mengapresiasi program dari SMKN 1 Bener Meriah itu.

Menurutnya, program ini merupakan kontribusi baru dalam dunia pendidikan di Bener Meriah untuk membantu kaum duafa agar memiliki rumah yang layak huni.

“Ini sekaligus praktik bagi siswa sambil belajar mengasah kepekaan antarsesama yang kurang mampu. Kita akan terus mendukung,” tandas Sukardi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM juga mengapresiasi kegiatan renovasi rumah warga tersebut. Ia berharap, kegiatan itu dapat menjadi pilot project yang bisa diikuti oleh SMK lainnya di Aceh.

“Bekerja sambil beramal adalah sebuah suri teladan yang patut ditiru oleh siswa Aceh lainnya. Apalagi dilakukan di bulan puasa yang dananya berasal dari sedekah siswa, guru, dan tenaga kependidikan,” tutup Kadisdik Aceh. []

Kacabdin Pendidikan Banda Aceh-Aceh Besar Berbagi Berkah Ramadhan

0
(Foto: Cabdin Pendidikan Wilayah Banda Aceh-Aceh Besar).

Nukilan.id – Memaknai bulan suci ramadhan penuh berkah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh-Aceh Besar, Syarwan Joni bersama pelajar SMA melakukan kegiatan sosial dengan membagi-bagikan takjil, Selasa, (26/04/2022).

Berdasarkan rilis yang diterima nukilan, Rabu (27/4/2022), pembagian takjil menjelang berbuka puasa atau sering disebut ngabuburit, berlangsung di depan Kantor Dinas Pendidikan Aceh, tepatnya di kawasan Jalan Teungku Nyak Arief, Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Dalam kondisi Pandemi yang belum usai, pelajar, guru, kepala sekolah dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh-Aceh Besar, Syarwan Joni, tetap menggunakan masker, saat menyerahkan takjil kepada pelintas di kawasan itu.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh-Aceh Besar, Syarwan Joni, mengatakan, berbagi berkah di bulan penuh ampunan ini merupakan hal yang tepat untuk terus meningkatkan amal dan perbuatan dalam hal kebaikan.

“Kegiatan rutinitas ini seyogyanya dilakukan oleh semua sekolah, dalam rangka penyelenggaraan Dinul Islam. Kita ketahui, bahwa di bulan suci ramadhan ini ada sebuah pendidikan karakter yang memang ditanamkan berdasarkan Syariat Islam, dimana diajarkan untuk saling berbagi,” ujar Syarwan.

Menurutnya, ada sejumlah sekolah bergabung dalam kegiatan tersebut yang dikoordinasikan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh-Aceh Besar.

“Ini kita selenggarakan untuk semua para pelajar. Dan kegiatan ini sudah masuk dalam beberapa tahapan. Hari ini tahap ke tiga penyaluran takjil,” katanya.

Ia menyebutkan, pada pembagian takjil ramadhan yang berlangsung hari ini yaitu SMA Negeri 1 Banda Aceh, SMA Negeri 7 Banda Aceh dan SMA Kartika XIV-I Banda Aceh. []