Beranda blog Halaman 1624

Kelas Jauh di Pelosok Aceh Selatan Memulai Bersekolah

0

Nukilan.id – Setelah dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM beberapa waktu lalu, kini kelas jarak jauh yang berlokasi di Gampong (Desa) Sarah Baru, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Senin 18 Juli 2022 resmi memulai proses belajar mengajar. Kelas jarak jauh ini merupakan cabang dari SMAN I Kluet Tengah di Megamat Aceh Selatan.

Gampong Sarah Baru merupakan desa kecil yang berada di pelosok Kluet Tengah, sementara satu-satunya akses untuk menuju ke gampong tersebut adalah melalui Sungai Kluet dengan menggunakan transportasi sampan bermesin yang dipasang di buritan dengan jarak tempuh mencapai 3 jam perjalanan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh, Annadwi, S.Pd., MM mengatakan, proses belajar-mengajar kelas jauh di Gampong Sarah Baru resmi dimulai bersamaan dengan kalender pendidikan tahun ajaran baru Tahun 2021/2022.

“Alhamdulillah, tadi adalah hari pertama dimulainya proses belajar-mengajar di kelas jarak jauh ini yang diikuti oleh 12 orang siswa dari 21 siswa yang terdaftar,” kata Annadwi.

Annadwi menuturkan, kelas jauh ini merupakan upaya Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh dalam rangka menjangkau pemerataan pendidikan hingga ke pelosok daerah, karena pendidikan adalah hak setiap anak bangsa dimanapun mereka berada.

Maka dengan dibukanya kelas jauh ini, anak-anak gampong setempat yang semula putus sekolah setamat SMP, bisa langsung melanjutkan ke jenjang SMA melalui kelas jauh tersebut.

“Di Sarah Baru ada SD dan SMP, karena tidak belum ada bangunan SMA maka kita buka kelas jauh dengan meminjam kelas SD. Jadi siswa kelas jauh masuk belajar saat anak SD pulang sekolah,” kata Kepala Cabang Aceh Selatan itu.

Sementara untuk guru yang mengajar, mereka didatangkan dari sekolah terdekat yaitu SMAN 1 Kluet Tengah secara bergiliran. “Jadi para guru kita gilir sesuai dengan jam pelajaran mereka,” tambah Annadwi.

M. Nasir, orang tua dari Bahlian yang merupakan salah seorang siswa mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Aceh atas dibukanya kelas jauh tersebut.

Menurut Nasir, anaknya yang sebelumnya putus sekolah lantaran terlalu jauh untuk melanjutkan sekolah di SMAN Kluet Tengah, kini dapat melanjutkan jenjang SMA nya tanpa harus ke SMAN I Kluet Tengah, namun tercatat sebagai siswa pada sekolah tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas dibukanya kelas jauh ini, sehingga anak-anak di sini dapat bersekolah layaknya anak-anak lain yang tinggal di daerah yang dapat menjangkau fasilitas pendidikan dengan mudah,” katanya.

Pria yang juga mantan Keuchik Gampong Sarah Baru itu berharap agar kelas jauh ini dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga setiap anak-anak yang nantinya setemat SMP dapat langsung melanjutkan ke jenjang SMA dengan adanya kelas jauh ini.

“Sekali lagi kami ucapkan kepada Pemerintah Aceh, terutama Dinas Pendidikan Aceh,” tambahnya.

*Beli Sampan untuk Permudah Transportasi*

Dalam rangka mempermudah alat transportasi guru saat hendak mengajar di kelas jarak jauh, Dinas Pendidikan melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Aceh Selatan pada kesempatan itu juga menyerahkan satu unit sampan mesin kepada operator untuk digunakan mengantar para guru untuk mengajar kelas jauh di Alur Kejrun.

“Karena jika menunggu sampan masyarakat kan terbatas, dan tidak selalu ada kapan diperlukan, makanya melalui MKKS para kepala sekolah patungan untuk membeli sampan ini yang kemudian diserahkan pada operator atau sopir sampan yang telah ditunjuk,” kata Annadwi.

Dalam kesempatan itu turut hadir Kepala MKKS Kabupaten Aceh Selatan, Pengawas serta para dewan guru SMAN 1 Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan.[]

KoPAM Minta Kejati Aceh Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif Oknum DRPK Simeulue

2
Koalisi Pemuda Aceh Menggugat (KoPAM) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Selasa (19/7/2022). Foto: Nukilan/Reji

Nukilan.id – Koalisi Pemuda Aceh Menggugat (KoPAM) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Selasa (19/7/2022).

Aksi tersebut menuntut Kejati Aceh untuk segera menuntaskan kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif oknum Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue tahun 2019.

Koordinator Lapangan (Korlap) Ardi Irawan menyampaikan, kasus SPPD fiktif oknum DRPK Simeulue prosesnys sudah berlarut-larut. Sedangkan Gubernur Aceh sudah mengeluarkan surat perintah pemeriksaan Nomor: 187/10066 tertanggal 30 Juni 2022.

“Kenapa tidak ada penegakkan hukumnya, maka itu hari ini kami datang untuk membangunkan Kejati Aceh menuntaskan kasus SPPD fiktif oknum DRPK Simeulue yang merugikan negara senilai Rp2,7 M,” kata Ardi dalam orasinya di depan Kantor Kejati Aceh.

KoPAM mendukung dan terus mendorong Kejati Aceh untuk membuktikan siapa oknum DPRK Simeulue yang bermain terhadap SPPD Fiktif tersebut.

Reporter: Reji

Donnie Sibarani Tampil di Bhayangkara Seulawah Expo, Pengunjung Membludak

0

Nukilan.id – Donnie Sibarani yang merupakan mantan vokalis Ada Band tampil pada pergelaran Bhayangkara Seulawah Expo 2022 di Stadion Harapan Bangsa, pada Senin malam 18 Juli 2022.

Penampilan penyanyi kelahiran Surabaya tersebut berhasil memantik animo masyarakat untuk mengunjungi Bhayangkara Seulawah Expo.

“Penampilan Donnie Sibarani berhasil menarik minat pengunjung. Berdasarkan monitoring people counting pengunjung berjumlah 38.001 orang,” kata Kabid Humas Polda Aceh, dalam keterangannya, Selasa, 19 Juli 2022.

Selain Donnie Sibarani, sambungnya, pada expo tersebut juga tampil Rafli Kandi. Lewat tembang khas Aceh itu, Rafli yang merupakan Anggota DPR RI juga berhasil menyulap Stadion Harapan Bangsa menjadi lautan manusia.

Ia juga menginformasikan, bahwasanya nanti malam, 19 Juli 2022 juga tidak kalah menarik. Di mana pada pergelaran Hari Bhayangkara itu akan tampil penyanyi papan atas Pasha Ungu. []

Kasus PMK kembali Bertambah, Pemilik Hewan Ternak Diimbau Aktif Lakukan Pencegahan

0

Nukilan.id – Kasus hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Provinsi Aceh kembali naik. Berdasarkan laporan Satgas PMK yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II, jumlah penambahan tersebut adalah 193 kasus. Sehingga total PMK saat ini adalah 37.718 kasus.

“PMK di Aceh bertambah 193 kasus. Ini berdasarkan laporan Satgas dalam Operasi Aman Nusa II pada 18 Juli 2022,” kata Kombes Winardy, selaku Kasatgas Banops dalam operasi tersebut, Selasa, 19 Juli 2022.

Winardy mengatakan, dalam mencegah dan menangani penyakit yang menyerang hewan ternak ini, Satgas Ops Aman Nusa II juga butuh partisipasi dan kontribusi para pemilik ternak.

Oleh karena itu, dia mengimbau para pemilik ternak juga harus ikut aktif dalam melakukan pencegahan dan penanganan agar angka penyebaran kasus tersebut bisa ditekan.

Di samping itu, Perwira menengah Polda Aceh itu meminta, agar masyarakat yang mengetahui atau hewan ternaknya sendiri terinfeksi PMK agar segera melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penanganan. []

IKWI Peringati HUT Ke-61, Aceh Bergabung Secara Virtual

0
Ketua IKWI Aceh didampingi unsur pengurusnya memotong tumpeng HUT ke-61 IKWI dan menyuapkan kepada Ketua PWI Aceh selaku Pembina IKWI di Aula PWI Aceh, kawasan Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa, 19 Juli 2022. (Foto: Dok IKWI Aceh)

Nukilan.id – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Pusat melaksanakan peringatan HUT ke-61 yang digelar secara terpusat di Jakarta, Selasa, 19 Juli 2022.

Pengurus IKWI Provinsi hingga Kabupaten/Kota hadir secara virtual, termasuk IKWI Provinsi Aceh dan sejumlah IKWI Kabupaten/Kota.

IKWI Aceh menggelar peringatan HUT ke-61 di Aula Kantor PWI Aceh di kawasan Simpang Lima Banda Aceh.

Ketua IKWI Aceh, Ny. Hanifah Nasir Nurdin mengatakan, hampir semua Pengurus IKWI Aceh hadir lengkap di Aula PWI Aceh mengikuti semua rangkaian kegiatan HUT secara zoom dari Jakarta.

Hadir juga Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin selaku Pembina IKWI Aceh bersama beberapa pengurusnya.

Menurut Hanifah didampingi Sekretaris IKWI Aceh, Ny. Mara Dewi T. Haris Fadhillah, acara puncak HUT IKWI yang dilaksanakan oleh IKWI Pusat diisi dengan laporan Ketua Umum IKWI Pusat Ny. Indah Kirana Atal S. Depari, arahan Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari, dan pemaparan etika dan kedisiplinan dalam berorganisasi oleh Dr. Harbiah A. Gani, M.Pd dari unsur Pengurus IKWI Pusat.

Acara juga dirangkai dengan tanya jawab antara Pengurus IKWI di daerah dengan Pengurus Pusat.

Puncak peringatan HUT ke-61 IKWI ditandai dengan pemotongan tumpeng yang berlangsung secara serentak dikomandoi oleh IKWI Pusat.

“Semua rangkaian kegiatan puncak HUT ke-61 IKWI berjalan sebagaimana direncanakan. Terima kasih kepada Ibu Ketum IKWI Pusat dan jajaran pengurus atas berbagai arahan dan update informasi terkait organisasi IKWI. Terima kasih juga atas kerja sama kawan-kawan Pengurus IKWI Aceh yang telah menyukseskan kegiatan kita,” demikian Ny. Hanifah. []

Mengenal Asam Jawa, Tanaman Keramat yang Jadi Obat Tradisional Nusantara

0
Tanaman asam jawa © The Duck Diva/Shutterstock

Nukilan.id – Meski disebut dengan nama asam jawa, pohon asam jawa (Tamarindus indica) ternyata aslinya berasal dari benua Afrika. Orang-orang India mengembangkannya karena dianggap penuh dengan manfaat.

Ketika penyebarannya mencapai Asia Selatan melalui jalur transportasi manusia dan dipanen selama ratusan tahun, asam jawa lalu didistribusukan melalui jalur sabuk tropis, yakni dari Afrika dan sepanjang Asia Tenggara.

Nama asam jawa sendiri merupakan sebutan dari orang-orang Melayu karena buah asam ini banyak digunakan sebagai bumbu masakan orang Jawa. Selain itu, pohon asam jawa pun sangat dikeramatkan oleh sebagian masyarakat Jawa.

Banyak orang Jawa, pada siang hari di tengah teriknya matahari, berteduh di rimbunya pohon asam jawa. Sebagian dari mereka tidak hanya menumpang berteduh, namun sempat membaca doa kepada batang pohon tersebut.

“Orang-orang di kampung saya akan tetap percaya bahkan jika harus didebat hingga mulut berbusa. Mereka menyakini bahwa arwah nenek moyangnya bersemayam di dalam pohon,” tulis redaksi Klikhijau.com.

Walau begitu, ada juga yang mempercayai keberadaan pohon asam jawa tidak bagus untuk ditanam di dekat rumah, terutama di beranda. Sebab pohon ini diyakini mengundang makhluk-makhluk astral.

Namun pohon ini tetap menyebar ke berbagai provinsi yang ada di Indonesia. Daerah yang paling banyak menghasilkan tumbuhan ini adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Hendra Gunawan dari Pusat Litbang Hutan-KLHK menjelaskan pohon ini bisa mencapai tinggi hingga 30 meter, dengan diameter lebih dari 100 sentimeter. Daun majemuk menyirip dengan 8-16 pasang anak daun.

“Bunga harum serta menarik, berwarna krem dengan urat-urat coklat kemerahan,” tulis Hendra yang dimuat dalam bukunya berjudul Buku 100 Spesies Pohon Nusantara Target Konservasi Ex-Situ Taman Keanekaragaman Hayati (2019).

Sedangkan buah polong berbentuk silinder, kadang lurus dan melengkung, tidak pecah, memiliki panjang sekitar 14 cm, berbiji 1 sampai 10 buah. Hendra menyatakan asam jawa ini bisa tumbuh dan beradaptasi dengan baik di segala tempat.

Sementara itu kayu pohonnya biasa dipakai sebagai bahan baku mebel, patung, maupun ukir-ukiran. Pohon asam jawa, jelasnya, pada umumnya sering dimanfaatkan sebagai peneduh yang ditanam di tepi jalan.

Bukan hanya manfaat untuk kesehatan, pelaut-pelaut Bugis juga menanam pohon asam jawa di pantai utara Australia. Hal ini sebagai petunjuk adanya kontak orang Aborigin setempat dengan orang luar sebelum kedatangan bangsa Eropa.

Sebagai obat tradisional

Asam jawa memang salah satu jenis buah yang banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional. Sebagaimana namanya, rasanya asam, namun tanaman ini tidak hanya berkhasiat bagi pengobatan.

Asam jawa dapat digunakan sebagai campuran bahan masakan dan dapat dihidangkan sebagai minuman kesehatan. Hal ini merujuk dari penelitian Candra Rini Hasanah Putri yang berjudul Potensi dan Pemanfaatan Tamarindus Indica.

Diketahui melalui penelitian Candra, asam jawa memiliki beberapa kandungan yakni senyawa fenol, glikosida, mallic acid, tartaric acid, getah, pectin, arabinosa, xylosa, galaktosa, glukosa, dan uronic acid.

Menurut penelitiannya melalui ekstrak ethanol Tamarindus indica ditemukan adanya asam lemak dan berbagai elemen esensial, seperti arsenik, kalsium, tembaga, besi, soda, mangan, magnesium, zinc, dan sedikit vitamin A.

“Dari zat-zat inilah asam jawa berkhasiat menjadi obat. Tidak hanya itu, asam jawa juga mengandung kadar protein dan karbohidrat tertinggi dibanding berbagai buah lain,” ungkap penelitian dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kesuma Surabaya yang dimuat Mongabay Indonesia.

Dimuat di Wikipedia, daging buah asam jawa sangat pouler dan sering digunakan dalam aneka bahan masakan atau bumbu di berbagai belahan dunia. Buah yang muda sangat masam rasanya dan biasa digunakan untuk bumbu sayur asam atau campuran rujak.

Buah yang telah masak dapat disimpan lama setelah dikupas dan sedikit dikeringakan dengan bantuan sinar matahari. Buah ini disebut asam kawak dan biasa diperdagangkan antar pulau dan antar negara.

“Selain sebagai bumbu, untuk memberikan rasa asam atau untuk menghilangkan bau amis ikan, asem kawak biasa digunakan sebagai bahan sirup, selai, gula-gula, dan jamu,” tulis C.G.G.J van Steenis dalam Flora, untuk sekolah di Indonesia.

Di samping daging buah, banyak bagian pohon asam jawa yang dapat dijadikan bahan obat tradisional. Daun mudanya bisa digunakan sebagai kunyit dan bahan ramuan lainnya untuk membuat jamu jawa tradisional yaitu jamu sinom dan jamu gepyok.

Daun muda yang direbus juga bisa mengobati batuk dan demam. Kulit kayunya yang ditumbuk bisa digunakan untuk menyembuhkan luka, borok, bisul, dan ruam. Kulit asam jawa juga digunakan sebagai obat kuat.

Manfaat bagi kesehatan

Shri Ram Institute of Technology-Pharmcay melakukan penelitian tentang manfaat asam jawa bagi kesehatan manusia, dijelaskan bahwa tanaman ini membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Bahkan dalam penelitiannya disebutkan anak-anak Afrika menggunakan asam jawa sebagai bagian dari sarapan untuk mengatasi sembelit. Biasanya mereka mencampur buah yang belum matang dengan jus jeruk nipis dan madu.

Dilansir dari Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine menyatakan asam jawa juga membantu menurunkan berat badan dapat mengurangi risiko penyakit diabetes. Hal ini berdasarkan uji coba kepada tikus gemuk.

“Hasil pemberian ekstrak asam jawa terbukti menurunkan berat badan atau obesitas.”

Sementara itu dalam laman Hellosehat.com, asam jawa juga bermanfaat dalam upaya menjaga kesehatan jantung, membantu menurunkan kolesterol sehingga kesehatan jantung dapat terjaga.

Hal ini karena dalam asam jawa terdapat flavonoid. Efektivitas asam jawa untuk menurunkan kolesterol dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan di University of Malaya yang melibatkan binatang percobaan.

Dalam uji coba tersebut menunjukan adanya penurunan kadar kolesterol jahat, kolesterol total, dan trigliserida. Ekstrak asam jawa yang diberikan kepada hewan tersebut menyerap dan membantu membersihkan kolesterol jahat dan jaringan saraf.

Asam jawa juga bisa membantu mengontrol gula darah, sebab pemberian ekstrak tanaman ini mampu menurunkan risiko hiperglikemia karena kandungan magnesium yang relatif tinggi dan berperan penting atas 600 fungsi organ tubuh manusia.

Manfaat asam jawa selanjutnya bagi tubuh adalah sebagai antibakteri yang efektif menjaga kebersihan gigi. Hal ini karena daun asam jawa mengandung etanol dan klorin. Dua zat ini dapat membunuh berbagai jenis bakteri, termasuk Streptococcus dan Lactobacillus.

“Asam jawa memiliki kandungan etanol dan klorin yang memiliki khasiat sebagai pembunuh bakteri dan infeksi jamur,” tulis Rahmadi R dalam Asam Jawa, Obat Tradisional Nusantara yang Berasal dari Afrika. [GNFI]

Kapolda Aceh Terima Audiensi Anggota DPR RI Rafli Kande

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar menerima kunjungan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Rafi Kande di Ruang Kerjanya, Senin, 18 Juli 2022.

Tujuan kedatangan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut adalah untuk bersilaturahmi dengan Kapolda Aceh pada momen Hari Bhayangkara.

“Kedatangan Rafli Kande untuk bersilaturahmi. Apalagi dia merupakan salah satu putera Aceh yang menjadi perwakilan di Senayan,” ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, di Banda Aceh, Senin, 18 Juli 2022.

Winardy menyampaikan, dalam kunjungan itu, Rafli sangat mengaapresiasi Polda Aceh atas pergelaran Bhayangkara Seulawah Expo 2022 di Stadion Harapan Bangsa.

Rafli Kandi juga akan hadir dan menyanyikan dua lagu pada Bhayangkara Seulawah Expo 2022 malam ini sebelum penampilan Doni Ada Band. []

Pasca Idul Adha, Sampah di TPA Gampong Jawa Capai 1,4 Ribu Ton

0
TPA Gampong Jawa. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan (DLHK3) Banda Aceh mencatat sebanyak 1,495 ton sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa, Banda Aceh, seminggu setelah Idul Adha 1443 H.

Hal tersebut disampaikan Kepala DLHK3 melalui Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3), Asnawi.Z, dalam keterangannya kepada Nukilan, Senin (18/7/2022).

Ia menyebutkan, jumlah sampah plastik yang masuk di TPA Gampong Jawa masih normal yaitu 239.359 ton dari tanggal 11-17 Juli 2022.

“Sebelumnya, DLKH3 sudah memberi himbauan kepada masyarakat agar menggantikan sampah plastik dengan wadah makanan, besek bambu, tas anyaman bambu dll,” kata Asnawi.

TPA Kota Banda Aceh sekarang tidak bisa lagi menampung sampah yang berasal dari kota Banda Aceh dikarenakan sudah overload, saat ini gunungan sampah sudah mencapai 35 meter dari permukaan laut.

Asnawi berharap, untuk masyarakat Aceh khususnya Banda Aceh harus manjaga dan peduli terhadap lingkungan. Karena dengan begitu dapat menambahkan umur TPA yang berada di Gampong Jawa, Banda Aceh. [Reji]

BMA Salurkan Bantuan untuk 1.332 Lansia Miskin

0

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA) telah menyalurkan bantuan untuk 1.332 mustahik lansia miskin. Hingga Juli 2022, total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp2,781 miliar.

Bantuan yang bersumber dari dana zakat senif miskin itu ditransfer langsung ke rekening masing-masing mustahik. Setiap mustahik mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulannya.

“Alhamdulillah, pada tahun ini BMA mengalokasikan anggaran sebanyak Rp5,025 miliar untuk bantuan program tersebut,” kata Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, Senin (18/07/2022).

Rahmad Raden mengatakan bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban pengeluaran keluarga lansia miskin dan penyandang disabilitas produktif dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu untuk meningkatkan kualitas hidup lansia miskin yang berumur di atas 60 tahun dan penyandang disabilitas produktif dari keluarga miskin.

“Sasaran utama dari program tersebut adalah lansia yang berumur di atas 60 tahun dan penyandang disabilitas produktif dari keluarga miskin. Mareka merupakan mustahik pindahan dari kegiatan Santunan Bulanan Fakir Uzur Binaan BMA Lanjutan Tahun 2021 yang berdomisili di wilayah Banda Aceh dan sebagian Aceh Besar,” kata Rahmad Raden.

Ia berharap dengan program tersebut akan menjamin pemenuhan kebutuhan pokok yang berkelanjutan bagi lansia miskin dan penyandang disabilitas produktif.

“Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada muzaki yang telah memercayakan zakatnya melalui Baitul Mal Aceh. Semoga Allah memberkahi rezeki para muzaki dan diberikan kemudahan dalam segala urusan sehingga lebih banyak lagi mustahik dapat dibantu.,” pungkas Rahmad Raden. []

Pj Gubernur Aceh Ajak Semua Pihak Dukung Pj Bupati/Walikota

0

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki mengajak semua pihak untuk mendukung Pj Bupati/Walikota yang ditugaskan untuk menjalankan berbagai program pembangunan di setiap Kabupaten/Kota sehingga upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat segera terwujud.

Hal itu disampaikan Pj Gubernur Aceh dalam sambutannya pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap Pj Bupati Pidie dan Pj Bupati Aceh Jaya di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (18/7/2022) sore.

Selain itu, Achmad Marzuki meminta Pj Bupati/Walikota yang telah dilantik harus siap menjalankan program-program yang berpihak kepada kepentingan rakyat demi kemajuan Aceh.

“Dalam menjabat nantinya harus membuktikan bahwa saudara adalah pemimpin yang bijak, taat hukum dan siap menjalankan program program berpihak kepada kepentingan masyarakat demi kemajuan daerah,” katanya.

Achmad Marzuki juga meminta Pj Bupati yang dilantik tersebut harus membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan, mulai dari unsur Forkopimda hingga DPR Kabupaten/Kota.

“Walaupun program pandemi Covid-19 melandai program pemulihan ekonomi harus dapat dipacu melalui penggunaan APBK cepat sasaran dan efisien untuk menghidupkan UMKM serta mengurangi angka kemiskinan,” pinta Achmad Marzuki.

“Dana desa yang dikucurkan juga harus benar dikelola dengan baik, harus diberikan pendampingan dan pengawasan sehingga tepat sasaran,” sambungnya.

Terakhir, Pj Gubernur Aceh ini mengucapkan selamat kepada Pj Bupati Pidie dan Aceh Jaya yang telah resmi dilantik sebagai pimpinan pemerintah daerah.

“Saya ucapkan selamat atas pelantikannya, semoga saudara sekalian siap menjalankan amanah dengan baik, saudara yang telah ditunjuk sebagai Pj Bupati dan tentunya telah melalui proses pertimbangan kompotensi, kinerja dan persyaratan administrasi lainnya,” ucap Achmad Marzuki.

“Pesan Bapak Menteri Dalam Negeri, Pj Bupati/Walikota harus menjalankan amanah sebaik baiknya dengan penuh rasa tanggungjawab. Pj Bupati/Walikita harus koordinasikan program pembangunan daerah yang sejalan dengan pembangunan nasional dan Provinsi Aceh. Upaya tersebut untuk mempercepat laju pembangunan di Aceh,” pungkasnya.

Reporter: Hadiansyah