Beranda blog Halaman 1584

Hermes Palace Hotel Kembali Gelar Aceh Wedding Expo 2022

0

Nukilan.id – Hermes Palace Hotel Banda Aceh berkolaborasi dengan MUA Community dan didukung Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (ASPEDI) Aceh kembali mengadakan acara tahunan, Aceh Wedding Expo 2022.

Acara yang berlangsung 3 hari mulai tanggal 21, 22 dan 23 Agustus 2022 di Hermes Palace Hotel ini akan memamerkan beberapa kebudayaan pernikahan. Bukan itu saja, serangkaian acara lainnya juga akan ikut memeriahkan acara ini seperti seminar make up, lomba make up wedding nusantara, vokal solo, lomba inai, dan glamour fashion show.

Acara ini rencananya akan dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safaruddin di Aula Aceh Ballroom, Hermes Palace Hotel pada Minggu (21/8/2022) pukul 20.00 WIB.

General Manager Hermes Palace Hotel, Budi Syaiful mengatakan Hermes Palace Hotel menjadi tempat yang sangat tepat dalam mengsukseskan acara ini dengan fasilitas ballroom yang sangat luas dan gedung yang mewah menciptakan kesan berkelas untuk acara Aceh Wedding Expo.

“Aceh Wedding Expo ini juga bertujuan meningkatkan wawasan masyarakat akan luasnya pengertian budaya yang terus berkembang, juga sebagai bentuk kecintaan dan kepedulian kita terhadap adat dan budaya Aceh yang mempunyai khas dan etnik yang menarik,” kata Budi dalam konferensi pers di Hermes Hotel Banda Aceh, Minggu.

Pada kesempatan kali ini, kata dia, Aceh Wedding Expo akan menawarkan harga yang beragam, disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin dan makanan yang bervariasi dengan cita rasa yang lezat.

“Karena itu, Aceh Wedding Expo ini nantinya akan meningkatkan citra dan seni budaya Aceh di mata nasional dan dunia,” pungkas Budi.

Untuk diketahui, tahun lalu Hermes Palace Hotel Banda Aceh menerima penghargaan “The Best Venue of Wedding in Aceh” oleh ASPEDI di Aceh Ballroom, Hermes Palace Hotel, Selasa (28/09/2021).

Penghargaan ini diberikan oleh Said Afit Alaydrus, Ketua Aspedi Aceh kepada Budi Syaiful, General Manager pada malam Seminar Trend Dekorasi 2022 Bersama Pakar Nasional yang dihadiri oleh para pengusaha dekorasi dari Aceh.

Penghargaan bergengsi ini menampilkan seluk beluk trend dekorasi di tahun 2020 di berbagai tempat di Indonesia. Hermes Palace Hotel dipilih karena memiliki ballroom yang luas, ekslusif dan menjadi favorit bagi setiap pendekor di Aceh khususnya Banda Aceh. [Wanda]

Polda Aceh Selidiki Video Pembakaran Bendera Merah Putih yang Viral di Medsos

0

Nukilan.id – Ditreskrimsus Polda Aceh sedang menyelidiki asal usul, termasuk pelaku dan lokasi pembakaran bendera merah putih yang videonya sempat beredar luas di media sosial (medsos).

“Kita masih menyelidiki pelaku ataupun lokasi pembakaran bendera merah putih dalam video yang beredar tersebut. Namun, kuat dugaan lokasinya di Aceh,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, dalam keterangan persnya di Polda Aceh, Minggu, 21 Agustus 2022.

Winardy menceritakan, video pembakaran bendera merah putih itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook yang diduga milik NU (53) pada 17 Agustus 2022, pukul 13:57 WIB.

NU diketahui merupakan warga Pidie, Aceh, yang menerima suaka politik dari UNHCR dan berdomisili di Horsens, Denmark. Ia juga tergabung dalam kelompok Acheh Sumatra National Liberation Front (ASNLF).

Video tersebut selanjutnya diunggah kembali oleh akun Facebook yang diduga milik TD (25), pada 17 Agustus 2022 pukul 16:25 WIB. TD merupakan warga Pidie Jaya yang juga mantan narapidana kasus narkoba.

“Kita masih terus mendalami pemilik akun Facebook yang menyebarkan video pembakaran bendera merah putih tersebut dan sejauh mana keterlibatannya dalam kasus pembakaran bendera itu. Bagi pemilik akun, jika terbukti akan dikenakan Pasal 28 ayat (2) UU ITE, karena dianggap dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA),” sebut Winardy.

Di samping itu, Winardy mengimbau masyarakat agar memanfaatkan media sosial secara positif dan jangan mudah termakan isu tidak benar. Karena, penyebaran informasi hoax dapat menimbulkan keresahan dan perpecahan.

“Menyebarkan berita hoaks atau konten negatif sangat bahaya baik dari sisi hukum, agama, kesusilaan, maupun kesopanan karena akan menyebabkan perpecahan. Oleh karena itu, gunakanlah medsos dengan bijak!” imbau Winardy.

Reporter: Reji

Polda Aceh Berhasil Ungkap 11 Kasus Perjudian

0
Kabid Humas Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si., (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh beserta jajaran berhasil ungkap 11 kasus perjudian selama bulan Agustus 2022.

Hal itu sesuai arahan dan Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam pemberantasan judi, baik bandar maupun pelaku.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Winardy menjelaskan, Polda Aceh sudah melakukan penindakan sebanyak 38 kasus perjudian dan 27 kasus sudah terselesaikan atau P21.

“Sebelum arahan dari bapak Kapolri, Polda Aceh sudah ungkap 38 kasus perjudian selama bulan Januari-Juli 2022. Sedangkan bulan Agustus kita berhasil ungkap 11 kasus perjudian,” jelas Winardy.

Winardy menyampaikan, Aceh merupakan daerah kekhususan yang memiliki qanun syariat Islam yaitu qanun nomor 8 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

“Tindak pidana maisir atau perjudian bisa diancam hukuman cambuk sebanyak 45 kali dan hukuman penjara 45 bulan,” ucap Kabid Humas Polda Aceh.

Karena itu Polda Aceh terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan permainan-permainan judi online atau domino tersebut.

Reporter: Reji

DPMG Aceh Khawatir Dana Desa Dipakai untuk Bimtek

0
Kepala DPMG Aceh Zulkifli. Foto: Ist

Nukilan.id – Dari total Rp4,6 Triliun Alokasi Dana Desa tahun 2022 untuk Aceh, Rp1,4 Triliun ditujukan untuk mewujudkan Desa tanpa kemiskinan di 6.497 gampong yang ada di Aceh.

Dari 23 kabupaten/kota yang ada di Aceh, hanya 5 kabupaten/kota yang mengalokasikan anggaran penanggulangan kemiskinan di atas Rp100 miliar, yaitu Aceh Utara, Pidie, Aceh Besar, Bireuen, dan Aceh Timur.

Sabang dengan 18 desa mengalokasikan Rp4,669 miliar untuk anggaran penanggulangan kemiskinan.

Selain untuk penanggulangan kemiskinan, Alokasi Dana Desa, antara lain juga diperuntukkan untuk Bumdes/Bumdesmas (Rp15,396 miliar), usaha ekonomi produktif (Rp206,765 miliar), Desa Wisata (Rp14,301 miliar), pangan (Rp594,567 miliar), dan penangganan stunting (Rp232,939 miliar).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, Zulkifli menyampaikan Penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2022 diprioritaskan pada tiga poin yaitu pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa, dan mitigasi dan penanganan bencana alam dan non alam.

Namun, kata Zulkifli, terdapat juga desa-desa yang belum menggunakan dana desanya sesuai program prioritas.

Ketika Nukilan.id bertanya soal kontroversi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kabupaten Bireuen yang setiap tahun menyelenggarakan Bimtek dengan menghabiskan dana desa yang besar, Zulkifli juga mengaku khawatir terkait kegiatan Bimtek yang digelar bersumber dari dana desa, karena banyak menguras anggaran.

Untuk diketahui, LPPM Anak Bangsa Bersatu melaksanakan pelatihan Life Skill dan Ketahanan Pangan Pertanian Tahun 2022 di Sumatera Utara selama 1 minggu, dari tanggal 19-25 Agustus 2022. Peserta kegiatan ini menyasar 609 peserta yang mewakili dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Bireuen.

“Berkaitan dengan Bimtek inilah yang menjadi tantangan besar, karena di prioritas penggunaan anggaran itu tidak diikat secara rigid kegiatan apa saja tentang ketahanan pangan,” jelasnya saat diwawancarai Nukilan.id, Minggu (21/8/2022).

Makanya, kata Zulkifli, masuk pihak ketiga untuk melaksanakan Bimtek, apalagi sampai dilakukan di luar desa. Padahal mungkin Dana Desa bisa mengalir dan berputar di desa atau antar desa dalam kecamatan/kabupaten/kota.

“Penyelenggaraan kegiatan Bimtek tidak dilarang tapi jangan setiap saat, cukup 1 atau 2 kali. Karena akan mubazir anggaran jika menghabisi untuk kegiatan yang tidak bermanfaat langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Untuk itu, selama ini pihaknya terus berupaya mengedukasi setiap desa untuk dapat merencanakan penggunaan dana desa kepada kegiatan yang berkualitas serta memberikan manfaat untuk masyarakat.

Zulkifli juga menyampaikan, DPMG Aceh sudah memberi gambaran kepada pemerintah pusat agar kedepan setiap program prioritas dijabarkan beserta jenis kegiatan apa saja yang boleh dilakukan. Hal itu, supaya lebih terarah, terukur, dan efisiensi.

Padahal, pemerintah sudah membentuk Badan Kerja Sama Antar-Desa (BKAD) yaitu badan yang dibentuk atas dasar kesepakatan antar-desa untuk membantu Kepala Desa dalam melaksanakan kerja sama antar-desa.

“Ternyata yang diharapkan juga tidak terwujud dengan maksimal, BKAD juga tidak bisa menyaring mana yang penting mana yang tidak,” ungkapnya.

Zulkifli mengajak semua pihak untuk sama-sama mengedukasi kepala desa agar mereka membuat perencanaan berbasis evidence-based planning, yaitu perencanaan berdasarkan pada data atau bukti nyata suatu kondisi. []

Hendra Budian: Sektor Pertanian Wilayah Tengah Harus Menjadi Kekuatan Ekonomi di Aceh

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian, kembali menyerahkan bantuan berupa komoditi pertanian kepada masyarakat yang tergabung di dalam 36 Kelompok Tani yang tersebar di wilayah Aceh Tengah.

Hal tersebut dilakukan karena sektor pertanian dan perkebunan pada wilayah tengah Provinsi Aceh saat ini masih menjadi ruang untuk masyarakat kecil, untuk itu Pemerintah Aceh harus berupaya untuk membina dengan serius para petani agar menjadikannya sebagai pondasi yang kuat dalam mendukung pemulihan ekonomi Provinsi Aceh.

Penyerahan bantuan tersebut diwakili oleh Iqbaludin (Aman Ikam) bersama tim, di Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (20/8/2022). Bantuan bibit tanaman diserahkan kepada 36 kelompok tani yang tersebar di 9 Kecamatan yang ada di Aceh Tengah, diantaranya Lut Tawar, Rusip Antara, Jagong Jeget, Kute Panang, Ketol, Rusip Antara, Pegasing, Atu Lintang, Kebayakan, dan Jagong Jeget.

Bantuan bibit tanaman tersebut merupakan usulan kelompok masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani dan diperjuangkan oleh Hendra Budian melalui APBA Tahun Anggaran 2022.

Bantuan yang diserahkan diantaranya adalah 11,5 Ton Bibit Kentang, 8 Ton Bibit Bawang, 858 Sachet Bibit Cabe, 675 Mulsa Plastik Roll, 29 Ton Pupuk, dan 68 Liter Insektisida.

Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian dalam siaran persnya, Sabtu (20/8/2022), mengatakan harapannya terhadap Pertanian dan Perkebunan di wilayah tengah Provinsi Aceh agar bisa menjadi pondasi yang kuat dalam pemulihan ekonomi Aceh.

Ketua Kelompok Setia Kawan, Indra Mulyana, dari Kampung Paya Dedep, Kecamatan Jagong Jeget merasa bersyukur atas bantuan yang di dapat kelompoknya dari Wakil Ketua DPRA. Kami berharap Bapak Hendra Budian bisa hadir dan ikut bersama kami pada masa panen nantinya.

Proses penyerahan pembagian bantuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian yaitu Petugas Lapangan/Teknis Kabupaten Aceh Tengah, Tamrin SP.

CPCD Unhas dan Pemerintah Papua Bahas Dinamika Wujudkan Papua Damai

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Pusat Penelitian Perdamaian, Konflik dan Demokrasi (Center for Peace, Conflict and Democracy atau CPCD) Universitas Hasanuddin bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan Ikatan Alumni Unhas Papua menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Merajut Dinamika Mewujudkan Papua Damai pada tanggal 20 Agustus 2022 di kampus Unhas Tamalanrea.

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa dengan menyampaikan bahwa Unhas menjadi bagian dari masyarakat Papua dan selalu mendukung untuk pengembangan masyarakat Papua, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia.

Prof Jamal menegaskan bahwa SDM Papua adalah kunci kesejahteraan Papua dan untuk Unhas terus berkomitmen untuk mendorong penguatan SDM dan Lembaga masyarakat Papua. Prof Jamal juga mendorong untuk terus membuka dialog dengan semua pihak dan berharap kegiatan CPCD sekarang menjadi ruang dialog yang terus dilakukan.

Kegiatan dilanjutkan kemudian penandatangan MoU Pemerintah Provinsi Papua dan Universitas Hasanuddin yang dilakukan oleh Dr. Mohammad Musa’ad yang juga Asisten Pereknomian dan Kesejahteraan dan Prof. Jamaluddin Jompa Rektor Universitas Hasanuddin.

Seminar nasional ini hadiri oleh Menteri Kordinator Hukum dan HAM, Prof Mahfud MD sebagai pembicara kunci. Seminar ini juga dihadiri oleh tiga narasumber yaitu Dr.Mohammad Musa’ad mewakili Pemerintah Provinsi Papua, Dr.Ir.Apolo Safanpo yang juga Rektor Universitas Cendrawasih dan Prof.Dr.Dwia Aries Tina Pulubuhu sebagai Senior Researcher CPCD dan Guru Besar Sosiologi Unhas. Kegiatan ini dipandu oleh Agussalim Burhanuddin, SI.IP, MIRAP yang juga peneliti CPCD Unhas dan dosen Hubungan Internasional Fisip Unhas.

Dalam presentasinya, Prof Mahfud menjelaskan sangat mengapresiasi seminar yang dilakukan CPCD Unhas dan berharap akan memberikan kontribusi pada kebijakan pemerintah dalam merespon permasalahan di Papua.

Prof Mahfud menyampaikan bahwa pemerintah senantiasa melakukan upaya pendekatan menjaga pengamanan yang tanpa kekerasan dan tanpa ada senjata. Untuk itu Prof Mahfud menyampaikan untuk terus meningkatkan intensitas dialog dengan melibatkan semua pihak untuk mencari solusi bersama pada pengelolaan SDA dan SDM.

Selanjutnya Dr Musa’ad menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan otonomi khusus Papua tidak cukup dari pemerintah daerah saja, namun membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat khususnya dalam hal penguatan kewenangan dalam pemerintah Papua untuk mengelola keuangan daerah dan tata kelola sesuai dengan konteks masyarakat Papua. Hal lain yang penting untuk agenda ke depan adalah pembangunan sosial berbasis konsteksual dan strategi kebutuhan dasar dengan peningkatan layanan sosial dan pemberian fasilitas sosial, peningkatan keadialan, pemerataan dan kedamaian serta lesempatan yang sama.

Demikian halnya dengan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM orang Papua Asli yang diharapkan dapat menjadi pemeran utama dalam pembangunan Papua. Hal lain yang penting adalah, diperlukan penyelesaian permasalahan HAM dengan pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. Rektor papua meminta penyelesaian masalah Papua harus dengan serius dan bermartabat dengan senantiasa menghargai nilai-nilai budaya masyarakat Papua.

Prof Dwia sebagai pembicara ketiga menjelaskan pentingnya memberi peluang soft-power dalam penyelesaian Papua. Beliau menawarkan beberapa agenda penting yaitu mengedepankan pendekatan keamanan yang humanis dan senantiasa menghargai nilai budaya Papua.

Agenda kedua adalah membuka dialog yang seluas-luasnya dengan semua kelompok untuk mendapatkan berbagai alternative penyelesaian masalah. Selain itu, Prof Dwia menyarankan untuk memaksimalkan Agenda ketiga adalah dengan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memastikan orang Papua asli yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan dan bekerja untuk pembangunan dan pelayanan publik. Agenda keempat terkait dengan peningkatan kesejahteraan dengan berbasis pengembangan masyarakat dengan berbasis lokal dengan menjadikan orang Papua sebagai subyek.

Agenda terakhir adalah mendorong lahirnya bibit perdamaian dengan mendorong mahasiswa Papua menjadi agen perdamaian untuk mewujudkan harmonisasi kehidupan di tingkat komunitas. Selain itu, Prof Dwia menyarankan penguatan organisasi masyarakat sipil dan tokoh masyarakat sebagai peace maker dan peace keeper. Setelah semua narasumber mempresentasikan materinya, seminar dilanjutkan dengan diskusi yang melibatkan penanya dari kepala desa dari Kabupaten Wajo, mahasiswa Unhas dari Papua dan mahasiswa Fakultas Hukum Unhas.

Kegiatan seminar dilakukan secara daring dan luring. Pelaksanaan luring dilakukan di Gedung Micro Finance Center Unhas yang dihadiri oleh peneliti, mahasiswa Unhas dari Papua, serta pejabat pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan universitas negeri dan swasta di Makassar dan Indonesia Kawasan Timur. Kegiatan daring dilaksanakan melalui aplikasi Zoom dan Youtube.
Pusat Penelitian Perdamaian, Konflik dan Demokrasi (Center for Peace, Conflict and Democracy atau CPCD) Universitas Hasanuddin bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan Ikatan Alumni Unhas Papua menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Merajut Dinamika Mewujudkan Papua Damai pada tanggal 20 Agustus 2022 di kampus Unhas Tamalanrea.

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa dengan menyampaikan bahwa Unhas menjadi bagian dari masyarakat Papua dan selalu mendukung untuk pengembangan masyarakat Papua, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia.

“SDM Papua adalah kunci kesejahteraan Papua dan untuk itu Unhas terus berkomitmen untuk mendorong penguatan SDM dan Lembaga masyarakat Papua. kami akan terus mendorong untuk terus membuka dialog dengan semua pihak dan berharap kegiatan CPCD sekarang menjadi ruang dialog yang terus dilakukan” jelasnya.

Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Aceh Iskandar Djalil Tutup Usia

0
(Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, kabar duka datang dari legenda sepak bola tanah rencong dengan meninggalnya Iskandar Djalil.

Iskandar Djalil menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Fauziah Bireuen pukul 11.13 WIB, Sabtu (20/8/2022). Ia dikebumikan di Gampong Geulanggang Kulam, Bireuen.

Kabar duka tersebut beredar di sejumlah media sosial. Iskandar Djalil merupakan mantan pemain PSSB Bireuen, Persiraja Banda Aceh dan Harimau Tapanuli, Medan. [Reji]

PDGI Sebut Indonesia Kekurangan 30.000 Dokter Spesialis Gigi

0
Ilustrasi Dokter gigi. (Foto: Halodoc)

Nukilan.id – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg. Tari Tritarayati, SH. MHKes mengatakan, Indonesia masih membutuhkan banyak dokter gigi spesialis. Mengingat baru ada 4.000 orang dokter spesialis gigi yang baru memenuhi kebutuhan di enam provinsi saja.

“Ini merupakan tantangan bagaimana organisasi profesi harus bekerja sama dengan pendidikan kedokteran gigi supaya produksi (lulusan dokter gigi) dengan kebutuhan secara nasional itu bisa terpenuhi karena ujung-ujungnya untuk kebutuhan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya di Jakarta, Sabtu (20/8).

Data Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) menunjukkan hingga kini tercatat total telah ada lebih dari 38.000 dokter gigi di Indonesia. Namun, jumlah tersebut masih didominasi oleh dokter gigi umum yang berjumlah sekitar 34.000 sementara dokter gigi spesialis hanya sekitar 4.000 orang.

“Dan data di PB PDGI menunjukkan dari 4.000 sekian dokter gigi spesialis itu baru enam provinsi yang memenuhi kebutuhan dokter spesialis atau yang secara lengkap ada dokter giginya,” ujarnya.

Tari menyebutkan saat ini satu dokter gigi spesialis melayani lebih dari 85.000 ribu pasien. Jumlah tersebut untuk kebutuhan persebaran dokter gigi masih jauh dari kata ideal mengingat Indonesia memiliki geografi yang luas dan jumlah penduduk yang banyak, terutama di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK).

“Yang menjadi masalah adalah distribusinya. Kita tahu masih banyak daerah-daerah, fasilitas kesehatan, terutama fasilitas kesehatan layanan primer yang di DTPK itu masih kurang dokter giginya, malah tidak ada, masih ada sekitar 40 persen puskesmas yang tidak memiliki dokter gigi,” ungkapnya seperti dilansir dari Antara.

Meskipun kebutuhan dokter gigi di Indonesia yang masih banyak, Tari mengatakan bahwa yang terpenting tidak hanya menghasilkan lulusan dalam jumlah banyak melainkan juga harus membekali mereka dengan kompetensi yang baik.

“Sejalan dengan pertumbuhan dokter gigi yang pesat, maka dirasa perlu untuk meningkatkan kualitas keilmuan, pengetahuan, dan keterampilan para dokter gigi dalam memberikan layanan kesehatan gigi dan mulut secara profesional,” tutupnya. [Merdeka]

Rumah Tgk Bulqaini di Lueng Bata Banda Aceh Terbakar

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Satu unit rumah panggung Aceh berkontruksi kayu dilalap si jago merah di Jalan Tgk. H. Muhammad Hasan, Gampong Lueng Bata Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Sabtu (20/8/2022).

Kebakaran tersebut terjadi pada pukul 14.14 WIB. Penyebab kebarakan diduga korsleting listrik namun pengembangan lanjutan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Yudi mengatakan rumah tersebut milik Tgk. Bulqaini (57) selaku pimpinan Dayah/Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah.

Ia menyampaikan, berdasarkan keterangan dari saksi Muhammad Edi Ruslan selaku humas Dayah/Pesantren Markaz Al Ishlah Al Aziziyah mengatakan bahwa pimpinan Tgk. Bulqaini sedang berada di Lhokseumawe dalam rangka dakwah tahun baru islam.

“Edi mengetahui kebakaran tersebut api sudah membesar disalah satu ruangan rumah panggung tersebut. Melihat api sudah menjalar Edi langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran,” kata Yudi dalam keterngannya kepada Nukilan.

Sekiranya pukul 15.00 wib api dapat dipadamkan dan selanjutnya dilakukan upaya pendinginan, dan selesai bertugas armada kembali ke pos pukul 15.55 wib.

Saat proses pemadaman turut dibantu petugas PLN, Polsek Lueng Bata di back up Polresta Banda Aceh, personel Kodim, Koramil setempat, relawan ERPA dan RAPI dalam pengamanan di lokasi kejadian.

Reporter: Reji

Bentangkan Bendera 100 Meter, Pangdam IM: Wujud Nasionalisme Aceh Terhadap NKRI

0
Kodam IM membentangkan bendera merah putih sepanjang 100 meter di Pantai Dream Lhongka, Aceh Besar, Sabtu (20/8/2022). Foto: Nukilan/Wanda

Nukilan.id – Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda melaksakan gowes merah putih dan pembentangan bendera merah putih sepanjang 100 meter di Pantai Dream Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (20/8/2021).

Hal itu dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77. Kegiatan tersebut dimulai dengan gowes merah putih bersama Pangdam IM, Kapolda Aceh, PJU Kodam IM, Ketua DPRA, Kajati Aceh dan Forkopimda lainnya.

Gowes merah putih dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki dengan start di Blang Padang menuju pantai Dream Lhoknga.

Pada kesempatan itu Pangdam IM Mayjen TNI Mohamad Hasan mengatakan, kegiatan gowes dan pembentangan bendera merah putih 100 meter di tepi laut sebagai wujud dan bentuk nyata kecintaan kita terhadap terhadap Negera Kesatuan Republik Indonesai (NKRI).

“Dengan kegiatan ini, kita menunjukkan rasa Nasionalisme orang Aceh terhadap NKRI sekaligus memperlihatkan kepada dunia luar bahwa Aceh sudah aman dan damai,” kata Pangdam IM

Sebelumnya, Kodam IM juga sudah melakukan sejumlah kegiatan dalam rangka HUT RI ke-77 seperti lombah perahu karet, lomba perahu hias, lomba tangkap bebek dan lainnya.

“Beberapa hari kedepan kita masih ada serangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka menyambut HUT RI yang akan di gelar di Blang Padang,” ucapnya.

Untuk diketahui, Kodam IM akan menggelar kegiatan kicauan merdeka seperti lomba kicauan burung, festival kopi se-Aceh dan pameran lainnya pada 24 sampai 27 Agustu di Blang Padang, Banda Aceh.

Reporter: Reji