Beranda blog Halaman 1556

Sidak MPP, Pj Walikota: Pelayanan Harus Lebih Cepat

0
Pj Walikota Banda Aceh Bakri Siddiq melakukan sidak ke Mal Pelayanan Publik di lantai III Pasar Aceh Baru. Foto: Ist

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq Inspeksi Mendadak (Sidak) dengan mendatangi Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai III Pasar Aceh Baru, Jumat (16/9/2022).

Kunjungan mendadak itu dilakukan Bakri Siddiq dalam rangka melihat langsung pelayanan publik di MPP.

Tampak Kepala DPMPTSP Banda Aceh, Muchlis menyambut kedatangan tiba-tiba orang nomor satu di jajaran Pemko Banda Aceh itu.

Tiba di sana, Pj Wali Kota berkesempatan berbincang-bincang dengan petugas di beberapa counter pelayanan yang tersedia di MPP.

Ia juga menyapa masyarakat yang sedang mengurus berbagai keperluan administrasi berbagai administrasi, seperti administrasi kependudukan, pembayaran pajak kendaraan bermotor, air bersih dan pajak bumi bangunan.

Bakri Siddiq meminta Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai pengelola Mall Pelayanan Publik dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota.

“Tujuan dibangunnya MPP dengan layanan ratusan jenis perizinan ini tentunya untuk memudahkan pelayanan. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan maksimal, pelayanan yang lebih cepat,” kata Bakri Siddiq.

“Kita ada disini untuk melayani masyarakat. Saya minta metode atau cara pelayanan perlu ditingkatkan. perlakukan warga yang sedang membutuhkan pelayanan dengan baik,” pintanya.

Saat sidak, Ia juga melihat beberapa counter pelayanan ada yang kosong, padahal masih jam kerja.
“Hari ini masih ada loket yang tidak ada petugasnya. Ini tolong dievaluasi, kenapa dan apa sebab tidak ada petugasnya hingga loket kosong, kalau masyarakat butuh, apa warga harus menunggu petugas datang,” ujar Pj Wali Kota.

Pj wali kota menegaskan DPMPTSP harus mampu menyelesaikan proses administrasi dengan lebih cepat, tepat, akurat. efektif dan efisien.
“Kalau kemarin untuk menyelesaikan satu dokumen butuh waktu dua minggu, ke depan saya ingin dipercepat. Kalau bisa satu atau dua hari selsai. Intinya jangan dipersulit, harus dapat dipermudah,” pinta Bakri Siddiq.

Usai Sidak di MPP, Bakri Siddiq kemudian menuju Kantor Camat Kutaraja.

Selain untuk melihat kondisi bangunan kantor camat tersebut, kedatangannya juga untuk melakukan silaturrahmi dengan para pegawai dari ruangan ke ruangan.

“Kantor camat menjadi tempat pelayanan yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan mempunyai tugas membina gampong-gampong. Saya minta pegawai-pegawai di kantor camat juga terus memberikan dan meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. []

Penghapusan Listrik 450 VA Bukan Solusi Oversupply Listrik

0
Ilustrasi kelistrikan (Foto: SINDOnews)

Nukilan.id – Kebijakan pemerintah bersama DPR RI yang sepakat untuk menghapus dan menaikkan daya listrik rendah bagi warga tak mampu pengguna listrik subsidi, mendapat kecaman dari masyarakat sipil. Terutama kebijakan itu keluar saat masyarakat tengah didera kenaikan tarif bahan bakar minyak.

Daya listrik warga tak mampu yang dihapus adalah 450 volt ampere (VA), dinaikkan menjadi 900 VA dan daya 900 VA dinaikkan menjadi 1.200 VA. Kebijakan tersebut diambil dalam Rapat Panitia Kerja pembahasan RAPBN 2023 di Gedung DPR RI, Senin (12/9/2022).

Lucunya, dalam rapat tersebut, Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah berargumen, kebijakan ini diambil untuk mengatasi kondisi PLN yang oversupply-kelebihan pasokan listrik mencapai 6 GW. Menurutnya, kelebihan listrik ini akan semakin membebani PLN sehingga pemerintah perlu menaikkan daya listrik warga miskin, rentan miskin, dan di bawah garis kemiskinan, agar listrik PLN semakin terserap.

Juru Kampanye Energi Trend Asia, Novita Indri menyebut, kebijakan ini dan mendesak pemerintah untuk segera mencabutnya. Novita menilai kebijakan menghapus golongan listrik 450 VA sama sekali tidak menyelesaikan akar persoalan, dan hanya mendorong warga miskin untuk lebih konsumtif di tengah situasi pelik pemangkasan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang berimplikasi pada kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Di tengah bayang-bayang inflasi tinggi, keputusan sepihak ini semakin menegaskan bahwa pemerintah telah gagal dalam melakukan perencanaan dan penyediaan energi, dengan membebankan “penyelesaian” masalah oversupply ke masyarakat kepada kelompok paling rentan,” kata Novita.

Novita menjelaskan, jika ditarik ke pangkal persoalan, kondisi oversupply PLN telah terjadi menahun karena pemerintah Indonesia terus memaksakan pembangunan PLTU baru meski ekonomi melambat. Contoh paling kentara, yakni megaproyek infrastruktur listrik 35.000 MW, program ambisius Presiden Joko Widodo yang ia gagas pada kampanye pemilihan presiden 2014 lalu.

Megaproyek ini didominasi pembangkit listrik energi kotor batu bara. Seperti PLTU Jawa 9 & 10 di Suralaya, Banten yang sedang dalam tahap konstruksi dan PLTU Tanjung Jati B di Jepara yang sudah masuk tahap Commercial On Date (COD) pada September tahun ini. Kedua PLTU berkapasitas jumbo ini akan memasok listrik di dalam jaringan kelistrikan Jawa-Bali yang telah oversupply mencapai 50 persen.

Hingga akhir 2022 tambahan pasokan dari proyek 35 GW akan menambah dominasi batu bara dalam bauran energi nasional hingga 68,7 persen (ESDM, 2022). Kondisi akan semakin buruk jika pembangunan PLTU batu bara sebesar 13,8 GW dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021-2030 yang pemerintah klaim sebagai “RUPTL terhijau” tetap dijalankan.

Studi lembaga think tank Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA, 2021) pun mengungkap, situasi oversupply dari PLTU batu bara ini akan semakin mengunci upaya Indonesia untuk bertransisi energi.

Masifnya pembangunan PLTU batu bara dalam program 35.000 MW inilah yang semakin mencekik posisi PLN yang juga terikat skema take or pay, alias listrik terpakai atau tidak terpakai, PLN tetap harus beli. Solusi atas kondisi oversupply yang dialami PLN, kata Novita, tidak boleh dibebankan kepada warga, terlebih warga miskin.

“Alih-alih memacu rakyat semakin konsumtif dengan tujuan hanya untuk menyerap kelebihan pasokan listrik batu bara, pemerintah seharusnya fokus menyelesaikan permasalahan mendasar yakni tidak membangun PLTU baru. Pemerintah harus segera mengubah arah rencana penyediaan energi ke sumber energi bersih dan berkeadilan,” tegas Novita.

Ia juga mendesak agar pemerintah serius melakukan renegosiasi skema take or pay yang terus menguntungkan pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) dan sebaliknya terus merugikan keuangan negara karena menambah beban keuangan PLN.

“Renegosiasi tidak cukup pada pembangkit yang belum beroperasi, tetapi juga harus dilakukan pada pembangkit yang sudah secara komersil beroperasi,” tutup Novita. [Betahita]

Kahubdam IM: Wirausaha Punya Peran Penting Untuk Generasi Muda

0
Hubdam IM melakukan kegiatan Komunikasi Sosial dengan komponen masyarakat. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Perhubungan Daerah Militer (Hubdam) Iskanda Muda (IM) melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsol) dengan komponen masyarakat di desa Lampermai, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Jum’at (16/9/2022).

Kegiatan mengusung tema “Generasi Muda Sebagai Wirausaha Milenial Inovatif dan Berwawasan Kebangsaan” dibuka langsung Kepala Hubdam IM, Kolonel. CHB. Jun H. Mastra.

Pada kesempatan itu, Kolonel, CHB. Jun. H. Mastra menilai peranan generasi muda terhadap wirausaha sangat penting dalam memajukan Aceh dan perekonomian masyarakat.

“Kita harapkan dengan kegiatan ini pemuda dapat terinspirasi bahwa wirausaha itu memegang peranan penting untuk memajukan Aceh,” katanya.

Ia berharap kepada generasi muda untuk berani memulai usaha tanpa menilai berapa modal yang akan dikeluarkan untuk membuka usaha.

“Jangan pernah malu untuk berusaha, usaha apa aja itu yang penting halal intinya sekecil apapun usahanya harus berani memulai,” ujarnya.

Selain itu, Kahubdam IM juga melakukan kegiatan kerja bakti melalui Jum’at bersih dan peduli terhadap situs makam sejarah kuno di desa Lampermai, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Reporter: Reji

Indonesia Youth Robotic Association Beri Penghargaan ke Kakanwil Kemenag Aceh

0

Nukilan.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg mendapat perhargaan dari Indonesia Youth Robotic Association (IYRA).

Penganugerahan Penghargaan untuk Kakanwil Kemenag Aceh ini, dihadiri dan diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Zulkifli SAg MPd ada kegiatan “STEM Leaders Awards” gedung Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta, Jumat, 16 September 2022.

“Kakanwil Kemenag Aceh mendapat penghargaan“STEM Leaders Awards 2022”, atas kontribusi lembaga Bapak dalam Pengembangan STEM Robotic di Entitas Kementrian Agama Provinsi Aceh yang secara konsisten mendukung kegiatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Robotic,” sebutnya.

Kabid Penmad Zulkifli SAg MPd menyampaikan ucapan terima kasih kepada IYRA atas apresiasi ini.

“Terma kasih pada asosiasi IYRA yang telah memberikan motivasi kepada kami dalam rangka pengembangan robotic di madrasah. Hal ini sejalan dengan program Kementerian Agama dalam rangka menyongsong era 5,0 di mana semua sektor akan dilakukan oleh robot dan automasi,” pungkas Kabid Penmad setelah menerima penghargaan bergengsi di hari yang barakah, Jumat ini.

Penghargaan diserahkan Chairman Indonesia Indonesia Youth Robotic Association (ID-IYRA) Firdianayah MT untuk para penerima.

Dua bulan lalu sesi webinar untuk pengembangan robotik madrasah juga telah dilangsungkan. []

Kakanwil Kemenag Aceh Apresiasi Faisal Ali Hasyim Jabat Irjen Kemenag RI

0
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg

Nukilan.id – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr. H. Iqbal, S.Ag, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan selamat atas dilantiknya putra asli Aceh Dr Faisal Ali Hasyim SE MSi CA CSEP sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Faisal Ali Hasyim dilantik oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas aula HM. Rasyidi Tamren Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Untuk diketahui, Faisal merupakan pria kelahiran Pidie yang sudah lama berkarier di pusat dan orang Aceh pertama yang dipercayakan sebagai Irjen Kemenag RI.

Iqbal mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepada putra Aceh pada posisi Irjen Kemenag RI menjadi kebanggaan keluarga besar kemenag aceh dan kebanggaan semua masyarakat Aceh.

Pak faisal terpilih dan masuk tiga besar calon irjen setelah melewati seleksi yg ketat beberapa waktu yang lalu. Hal itu, kata dia, menunjukkan bahwa putra aceh juga mampu dan cakap dalam mengisi ruang jabatan eselon satu di kementerian agama. Kita doakan semoga amanah yg diberikan kepada bapak faisal sebagai irjen dpt dijalankan dengan baik dan sukses serta memberikan konstribusi nyata dalam membangun dan mengawal lembaga kementerian agama.

Menurut Iqbal, penempatan Dr Faisal sebagai Irjen Kemenag merupakan pilihan yang tepat, dikarenakan yang bersangkutan memiliki kapasitas dan juga memiliki kemampuan dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan fungsi pengelolaan keagamaan dengan baik di negeri ini. []

Hewan Ternak Terinfeksi PMK Makin Berkurang, Sisa 109 Ekor Lagi

0

Nukilan.id – Hewan ternak terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) dilaporkan semakin berkurang. Terhitung 15 September 2022 hanya tersisa 109 lagi.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, dalam rilisnya, Jumat, 16 September 2022.

Winardy merincikan, jumlah kesembuhan saat ini sudah 46.874 ekor, mati 300 ekor, dan potong dengan syarat 64 ekor.

Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tetap aktif melakukan pencegahan, seperti pembersihan kandang, disinfeksi, dan tidak membiarkan ternak berkeliaran agar kesembuhan bisa 100 persen.

“Masyarakat yang mengetahui atau hewan ternaknya sendiri terinfeksi PMK agar melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penanganan. Hal itu agar angka kesembuhan bisa sempurna,” ujar Winardy.

Masyarakat Diimbau Segera Tuntaskan Vaksin

0

Nukilan.id – Masyarakat yang melakukan perjalanan dalam negeri dengan transportasi darat diwajibkan memakai aplikasi PeduliLindungi dan sudah vaksin dosis III atau booster.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy menyampaikan, aturan wajib booster bagi pelaku perjalanan diatur dalam Surat Edaran Kemenhub Nomor 85 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Covid-19.

Winardy mengimbau, masyarakat yang belum melaksanakan vaksin khususnya booster untuk segera melakukannya agar saat melakukan perjalanan tidak terhambat.

“Bagi masyarakat yang belum vaksin booster agar segera melakukannya di gerai-gerai vaksin yang digelar TNI Polri dan Pemerintah,” kata Winardy, dalam rilisnya, Jumat, 16 September 2022.

Ia juga menyampaikan capaian harian vaksinasi Polda Aceh dan Jajaran, di mana pada 15 September 2022 berjumlah 3.906 orang. Jumlah itu terus meningkat seiring keluarnya Surat Edaran Kemenhub Nomor 85 Tahun 2022.

HUT Ke-76 Bhayangkara Lalu Lintas, DitLantas Polda Aceh Gelar Baksos di Jalanan

0

Nukilan.id – Jelang hari ulang tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara Lalu Lintas yang jatuh pada 22 September 2022 mendatang, personel Ditlantas Polda Aceh menggelar bakti sosial (baksos) di Jalanan Kota Banda Aceh, Kamis, 15 September 2022.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Muji Ediyanto mengatakan, baksos yang digelar pihaknya dilakukan dengan membagikan sembako kepada para pengguna jalan, seperti ojek online dan tukang becak.

Selain itu, kata Muji, sembako juga dibagikan kepada tukang parkir, tukang asongan, pemulung, dan korban kebakaran.

“Baksos ini adalah bentuk kepedulian kita pada HUT ke-76 Bhayangkara Lalu Lintas kepada pengguna jalan, masyarakat tertimpa musibah, dan masyarakat yang membutuhkan,” kata Muji, dalam keterangannya, Jumat, 16 September 2022.

Saat pembagian sembako tersebut juga diselipkan pesan-pesan tertib berlalu lintas dan imbauan agar masyarakat berhati-hati di jalan serta mengutamakan keselamatan. [Wanda]

PPP Aceh Tunduk Kepimimpinan Muhammad Mardiono

0

Nukilan.id – Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang terbit pada tanggal 9 September 2022 secara yuridis formal memberikan legitimasi kepada Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua DPW PPP Aceh, Dr H Amiruddin Idris SE MSi menyatakan, seluruh kader partai PPP di Aceh tunduk dan patuh terhadap keputusan Kemenkumham atas legitimasi penunjukkan Muhammad Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP.

“Kita semuanya tunduk dan patuh kepada ketentuan yang berlaku, yang memang sudah bapak Mardiono sekarang ketua umumnya,” ujar Amiruddin di Banda Aceh, Kamis (15/9/2022).

Amiruddin melanjutkan, kader PPP Aceh telah menerima keputusan tersebut. pihaknya akan bekerja serius untuk membesarkan nama PPP menjadi lebih besar di tingkat lokal dan nasional.

Dirinya menegaskan, semua kader PPP di Aceh tidak ada yang terpecah pasca keluarnya SK Kemenkumham terkait Ketua Umum DPPP PPP.

“Kader di Aceh cukup solid. Dari 23 kabupaten/kota se-Aceh, tidak ada yang berbeda pandangan. Bahkan kita cukup patuh dan takzim kepada pimpinan,” ungkapnya.

Di samping itu, Amiruddin juga mengaku yakin pergantian ketua umum ini tidak akan mempengaruhi soliditas para kader partai. Bahkan ia mengaku yakin mantan ketua umum Suharso Monoarfa akan bahu membahu membantu sesama untuk membesarkan nama partai.

“Kita optimis PPP akan lebih besar, insyaallah.Tentunya bapak ketum lama (Suharso) saya lihat kebersamaan dengan bapak murdiono cukup bagus. Kita lihat sudah bersama-sama beliau duduk bersama,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua DPW PPP Aceh menyatakan pihaknya sudah siap sepenuhnya menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Bahkan pihaknya sudah membentuk tim pemenangan Pemilu di daerah.

“Kita akan terus bekerja. bahkan ini sudah mulai kita bentuk panitia pemenagang Pemilu. Kita sudah terjun ke lapangan semuanya. Menggiatkan Kerja-kerja elektoral dan marapatkan barisan,” pungkasnya. []

Resmi Ditutup, Pendaftar Bantuan Usaha Individu BMA 2022 Capai 22.609 Orang

0

Nukilan.id – Pendataan online calon penerima Bantuan Usaha Individu Baitul Mal Aceh (BMA) Tahun 2022 resmi ditutup pada Jumat (16/09/22) pukul 17.00 WIB petang tadi. Total pendaftar mencapai 22.602 orang.

Jumlah pendaftar tersebut berasal dari 5 kabupaten/kota dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Aceh berdasarkan data BPS per Maret 2022. Rincian pendaftar dari masing-masing kabupaten/kota adalah: 7.702 orang dari Aceh Singkil, 552 orang dari Gayo Lues, 5.026 orang dari Pidie, 8.772 orang dari pidie Jaya, dan 557 orang dari Bener Meriah.

“Setelah pendaftaran, tahapan selanjutnya adalah seleksi dan verifikasi administrasi oleh amil Baitul Mal Aceh, dilanjutkan dengan survey lapangan untuk melihat kondisi usaha dan wawancara langsung dengan calon penerima bantuan usaha,” kata Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, Jumat (16/09/22).

Rahmad Raden mengatakan, tingginya jumlah pendaftar tersebut menandakan bahwa informasi terkait Bantuan Usaha Individu BMA berhasil menjangkau berbagai lapisan kelompok sasaran program di kabupaten/kota.

“Pendaftaran kita buka secara online untuk memudahkan masyarakat. Mereka bisa mendaftar cukup bermodal handphone, kapan saja di mana saja selama periode pendaftaran, tanpa harus mengirimkan dokumen atau datang langsung ke BMA,” kata Rahmad.

Ia juga menyebut, syarat administrasi yang diminta BMA pun cukup mudah, sehingga tidak memberatkan pelaku usaha mikro yang ingin mendapatkan bantuan dari BMA. Selama proses pendaftaran, masyarakat yang mengalami kendala juga diberi kesempatan untuk berkonsultasi melalui nomor whatsapp dan akun-akun sosial media BMA.

“Untuk tahap seleksi administrasi ini, hanya pendaftar yang dinyatakan layak yang akan dihubungi untuk dilakukan survey lapangan. Kemudian, hasil akhir calon penerima bantuan yang dinyatakan lulus akan dipublis secara terbuka di website, berdasarkan hasil survey lapangan,” jelas Rahmad.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pendaftaran Bantuan Usaha Individu BMA tahun 2022 berlangsung selama 5 hari, yaitu 12-16 Septmber 2022. Sasaran dari program ini adalah pelaku usaha mikro dengan aset di bawah Rp50juta, memiliki usaha milik pribadi yang sudah berjalan kurang lebih 1 tahun, serta tidak sedang menerima pendanaan dari lembaga keuangan lainnya.

Selain itu, domisili dan lokasi usaha calon penerima bantuan harus di salah satu dari 5 kabupaten/kota dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Aceh, yaitu: Aceh Singkil, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.

Bantuan yang diberikan bersumber dari dana infak. Bantuan akan disalurkan kepada penerima manfaat dalam bentuk dana, yang pemanfataannya dibatasi untuk pembelian alat dan perlengkapan kerja serta bahan usaha. []