Beranda blog Halaman 1465

Sekda: Penerapan MCP Tingkatkan Langkah Pencegahan Korupsi di Aceh

0

Nukilan.id – Pemerintah Aceh mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang selalu aktif mendukung dan mendampingi Pemerintah Aceh, salah satunya melalui program Monitoring Center For Prevention (MCP). Sejak MCP diterapkan, peningkatan terhadap langkah-langkah pencegahan korupsi di Aceh terus membaik.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Bustami Hamzah, saat menyampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi dan Audiensi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah se-Aceh, di Ruang Serbaguna Setda Aceh, Rabu (14/12/2022).

“Alhamdulillah, sejak penerapan MCP di Aceh pada tahun 2018, terlihat ada peningkatan terhadap langkah-langkah pencegahan korupsi di daerah kita. Pada tahun 2018 misalnya, nilai agregat MCP Aceh berada pada posisi 43 persen, kemudian pada tahun 2019 naik menjadi 46 persen, sehingga di tahun 2020 membaik menjadi 50 persen,” kata Sekda.

Selanjutnya, sambung Sekda, pada tahun 2021, nilai agregat MCP Aceh mencapai 72,2 persen. Artinya, sejak dilakukan penerapan MCP ini, terus ada perbaikan di Aceh. Harapan kami, semoga di tahun 2022 ini, capaian MCP bisa lebih baik lagi.

“Di samping Program MCP, tentu ada berbagai aspek lain yang penting untuk kita pahami, terkait upaya pemberantasan korupsi. Oleh sebab itu, kami ingatkan seluruh peserta Rakor agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga materi yang disampaikan bisa dipahami dengan jelas, untuk selanjutnya dapat kita terapkan di wilayah kerja masing-masing,” ujar Sekda.

Sebagaimana diketahui, kebijakan Perang Melawan Korupsi lahir dari keprihatinan banyak pihak tentang maraknya kasus penyalahgunaan kekuasaan di berbagai lembaga di Indonesia. Berbagai survei, baik yang dilakukan lembaga nasional maupun internasional, menunjukkan bahwa kasus korupsi masih menjadi persoalan utama di Indonesia.

Meski demikian, tidak berarti Pemerintah hanya diam menyikapi permasalahan ini. Berbagai cara telah dan masih terus dilakukan untuk memberantas korupsi, mulai dari peningkatan penegakan hukum, sosialisasi gerakan anti korupsi, hingga menjatuhkan vonis berat bagi para pelaku.

Sekda menjelaskan, tanpa mengenyampingkan upaya penindakan yang telah ditempuh selama ini, hal yang tidak kalah penting dilakukan adalah upaya pencegahan. Pria itu menegaskan, upaya pencegahan ini sesungguhnya sangat erat kaitannya dengan perbaikan tata kelola pemerintahan. Karena itu, ada delapan Area yang menjadi intervensi KPK dalam program MCP ini, semuanya terkait dengan bagaimana mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Bila dikaji lebih mendalam, dapat dipahami bahwa bila perbaikan terhadap 8 area ini bisa dilaksanakan dengan baik, maka bukan hanya mengurangi terjadinya tindak pidana korupsi, tapi juga bermuara pada membaiknya kinerja pemerintah, yang pada gilirannya, akan mewujudkan tujuan pembangunan, yaitu kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Aceh,” ujar Sekda.

“Terima kasih kepada Pimpinan dan jajaran KPK RI yang selama ini telah sangat intensif membimbing dan membantu kami dalam melakukan berbagai upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah di Aceh,” pungkas Sekda Aceh.

Kegiatan ini menghadirkan Deputi Koordinasi Dan Supervisi KPK RI Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah 1 KPK RI Edi Suryanto sebagai pembicara dan diikuti oleh seluruh Bupati dan Wali Kota se-Aceh. []

Ini Dia Urutan Partai Politik Local, calon peserta pemilu 2024

0

Nukilan.id – Berdasarkan PKPU 3 Tahun 2022, Rabu, 14 Desember 2022, KPU RI melnggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Nasional Hasil Verifikasi & Penetapan Partai Politik Calon peserta pemilu 2024.

Sedangkan Partai Politik Lokal Aceh sebelumnya telah ditetapkan oleh KIP Aceh pada tanggal 13 Desember 2022 berdasarkan SK KIP Aceh Nomor 34 Tahun 2022. Kata Divisi Teknis KIP Aceh
Munawarsyah, Banda Aceh, Rabu, (14/12/2022).

Hasil rekapitulasi verifikasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara dan SK KPU RI Nomor 518, ditetapkan sebanyak 17 Partai Politik Nasional dan 6 Partai Politik lokal Aceh sebagai peserta pemilu tahun 2024, dalam rekapitulasi hasil verifikasi Partai Ummat tidak memenuhi syarat 100 % propinsi, yaitu Propinsi NTT dan Sulut. Ujarnya

Kemudian hasil penetapan pengundian nomor urut partai politik dan partai politik lokal peserta pemilu tahun 2024 sebagaimana
SK KPU RI Nomor 519 sbb:
1. PKB
2. Partai Gerindra
3. PDI Perjuangan
4. Golkar
5. Nasdem
6. Partai Buruh
7. Partai Gelora
8. PKS
9. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
10. Partai Hanura
11. Partai Garuda
12. PAN
13. PBB
14. Partai Demokrat
15. PSI
16. Partai Perindo
17. PPP

Partai Politik Lokal Aceh
18. PNA
19. Partai Gabthat
20. PDA
21. Partai Aceh
22. Partai Adil Sejajtera
23. Partai Sira.

Reporter : [Hadiansyah]

 

FISIP UIN Ar-Raniry dan Pemkab Aceh Barat Teken MoA

0

Nukilan.id – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, hal tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua belah pihak yang berlangsung di Aula FISIP UIN Ar-Raniry, Rabu (14/12/2022).

Naskah MoA tersebut ditandatangani oleh Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Dr Muji Mulia, MAg dengan Penjabat Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi, disaksikan Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FISIP, Reza Idria SHI MA PhD, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan fakultas tersebut.

Dekan FISIP, Muji Mulia mengatakan, MoA ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dilakukan antara UIN Ar-Raniry dengan Pemkab Aceh Barat, pada MoA ini memuat secara spesifik terkait dengan kerja sama bidang pendampingan penguatan administrasi gampong, pendampingan pembenahan arsip gampong serta pendampingan manajemen pengelolaan Badan Usaha Milik Gampong.

Selanjutnya kata Muji Mulia, akan dilakukan penelitian kolaboratif, peningkatan dan pengembangan SDM, program magang mahasiswa, praktik kerja dan pengabdian kepada masyarakat. Pada kegiatan akademik bersama akan dilaksanakan kuliah umum, seminar nasional dan internasional serta kegiatan akademik lainnya yang disepakati para pihak.

“Pada FISIP UIN Ar-Raniry ada dua program studi, yaitu Prodi Ilmu Administrasi Negara dan Prodi Ilmu Politik, mahasiswa prodi IAN ini nantinya dapat melakukan pengabdian pada gampong-gampong untuk program penguatan gampong bidang administrasi, dan pilot project-nya nanti dilakukan di Kabupaten Aceh Barat,” ujarnya.

Penjabat Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UIN Ar-Raniry Banda Aceh atas kerja sama tersebut. Menurutnya, program tersebut sangat sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, yaitu melakukan penguatan administrasi gampong.

“Kami menyambut baik atas kerja sama ini, sebab program ini sangat sejalan dengan apa yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Aceh Barat dalam rangka penguatan administrasi pada gampong-gampong, dan Aceh Barat siap dijadikan sebagai pilot project,” kata dia.

Mahdi menambahkan, selain penguatan administasi, juga dapat dilakukan pengembangan sektor Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Saat ini SDM yang ada di Gampong-gampong masi kurang, oleh sebab itu perlu pembinaan bagi masyarakat.

Menurutnya, saat ini juga menjadi momentum yang tepat, di mana para pejabat pemerintahan di tingkat gampong masih baru. Ini awal yang baik untuk kita melanjutkan berbagai program dengan semangat baru yang ada di pemerintahan gampong. [Hadiansyah]

BNPT Mengaku Ada Mahasiswa Terpapar Radikalisme

0

Nukilan.id – Radikalisme dan terorisme merupakan ancaman yang serius bagi keamanan dan stabilitas negara. Mahasiswa yang terpapar paham radikalisme terorisme dapat menjadi ancaman bagi keamanan negara.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH mengaku dari yang pernah diidentifikasi ditemukan adanya mahasiswa yang terpapar (radikalisme). Mereka itu menyampaikan pesan-pesan terutama lewat sosial media.

Sementara konten-konten yang dibagikan mengarah kepada paham radikal teror. Jika tidak waspada ini bisa mengajak orang lain.

Itu sebabnya, kata dia, literasi digital juga membawa risiko yang harus diwaspadai. Harus memverifikasi keakuratan informasi.

“Dari berbagai rentan waktu, pernah diindentifikasi kita sebanyak 8 sampai 10 (orang), itu dari berbagai Perguruan Tinggi. Terpaparnya mereka itu menyampaikan pesan-pesan terutama lewat sosial media,”kata Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH kepada Nukilan.id di Gedung AAC Dayan Dawood, Kopelma Darussalam, Kota Banda Aceh, Rabu 14 Desember 2022.

Oleh sebab itu, ia mengajak kepada semua pihak agar tidak mudah percaya dengan narasi dan gambar-gambar yang dibagikan oleh kelompok-kelompok tertentu. [Hadiansyah]

Kepala BNPT Ajak Mahasiswa Aceh Cegah Terorisme dengan Rawat Budaya Leluhur

0
BNPT RI, Komjen Pol DR Boy Rafli Amar, FKPT, headline

Nukilan.id – Mahasiswa dan pemuda di Aceh diminta untuk melastarikan budaya dan adat istiadat yang ada, karena warisan yang ditinggal leluhur pasti sangat bermanfaat dibanding mengikuti ajakan perubahan dari “terorisme dan intoleran’ yang tidak baik.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Nasional Pencegahan Teroris (BNPT) Republik Indonesia Komjen Pol DR Boy Rafli Amar,MH saat berpidato pada Dialog Kebangsaan BNPT bersama Civitas Academica “Jaga Kampus Kita” dan mencegah Terorisme di Gedung Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Rabu (14/12/2022).

Komjen Roy Rafly mengatakan, banyak kelompok pelaku terorisme memanfaatkan media sosial untuk menyebar pengaruh, sehingga perlu dicegah.

Katanya, sedikitnya ada 5 “Vaksin” untuk mecegah trans ideologi yang dilakukan terorisme, yang pertama transformasi wawasan kebangsaan yang terdiri dari UUD 1945, Ideologi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Ini 4 butir konsensus yang dilakukan para pendiri bangsa Indonesia, ini harus diikuti sebagai kesetiaan kepada leluhur bangsa,” kata DR Boy Rafli Amar,MH saat .

Sementara “vaksin” kedua, BNPT meminta kepada menteri pendidikan dan kebudayaan agar beberapa jenjang pendidikan karakter bisa masuk dalam kurikulum, Ketiga Revitalisasi nilai-nilai Pancasila, Transformasi Moderasi dalam Beragama, keempat transformasi Akar Kebudayaan Bangsa, dan Transformasi Pembangunan Kesejahteraan.

“Terorisme kerap memanfaatkan media sosial sebagai dorongan merubah kebiasaan-kebiasaan yang ada di masyarakat,” katanya.

Komjen Roy menjelaskan, terorisme di Indonesia menerapkan ideologi anti terhadap konstitusi negara dan ideologi Pancasila.

“Terorisme juga menebar ideologi untuk pembentukan negara Islam, itu bukan hanya di Indonesia tetapi di Afrika juga sama, yang kemudian terjadi perang dengan sesama. Seperti Thaliban dan ISIS yang sekarang menjadi musuh bebuyutan,” jelasnya

Menurut Komjen Roy, organisasi Thaliban maupun ISIS disebut beranggotakan orang Islam, namun tindakan yang dilakukan sangat tidak Islam dengan menggunakan narasi-narasi Islam.

“Inilah salah satu karakter mereka, menyalahgunakan narasi agama. Begitu juga yang intoleran, radikal eksklusif, Anti kemanusiaan, menggunakan kekerasan ekstrem, bagi mereka halal kalau membunuh dan bunuh diri,” jelas Boy.

Oleh karena itu–Konjen Roy meminta generasi muda agar merawak kebudayaan dan istiadat sendiri yang diyakini berisi nilai-nilai positif, daripada terpengaruh dengan ajakan untuk merubah kebiasaan-kebiasaan baik.

Acara Dialog Kebangsaan turut dihadiri Mayjen. TNI Nisan Setiadi, S.E. (Deputi 1 BNPT RI ), Kombes Astuti Idris (Kabag Hukum Masyarakat BNPT RI),Kombes M Salim Siregar (Dirbimas Polda Aceh),Prof Dr Marwan
.I.U.P (Rektor USK), Prof Dr Yusni Sabi (Mantan Kepala FKPT Aceh),Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M. Pd (Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh), Kolonel Inf Catur Budi Andrijianto, S.Sos., MH (Kabag Duk Ops Binda Aceh), Dr Diana Yulianti Sulaeman (Dosen HI UNPAD), Letkol Inf Andi Bagus Dian Arika (Dandim 0101 KBA).

Peserta sebagian besar adalah mahasiswa dari lintas universitas di Banda Aceh.[red]

Aula Universitas Abulyatama Terbakar

0
Kampus Abulyatama terbakar. (Foto: Tangkapan layar)

Nukilan.id – Aula Universitas Abulyatama di Jalan Blang Bintang Lama, Gampong Lampoh Keude, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, dilalap sijago merah pada Rabu (14/12) siang.

Berdasarkan informasi yang diterima Nukilan, kebakaran tersebut diduga korsleting AC di ruangan perpustakaan kampus Ablyatama.

Api begitu cepat menjalar membakar ruangan-ruangan sekitar gedung sehingga asap hitam bergumpal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab kebakaran tersebut. [Reji]

SMKN 2 Langsa Jadi Tuan Rumah Jaksa Masuk Sekolah

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kota Langsa menjadi tuan rumah dalam rangka kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini merupakan kerjasama Kejaksaan Tinggi Aceh dengan Dinas Pendidikan Aceh,

Dengan kondisi banyaknya sekolah yang melakukan ujian kepada para siswa-siswi disekolah Menengah Atas ini, sejumlah siswa dan siswi yang belum melakukan ujian di sekolah menyempatkan diri untuk mendegar bimbingan dari Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, di Aula gedung SMK 2 Kota Langsa, Selasa (13/12/2022).

Tim Kejati Aceh yang di hadiri oleh Plh Kasipenkum Ali Rasab Lubis S.H dengan pemateri Amanto S.H,M.H dengan didampingi Azhari, Maulizar, junaidi mewakili tim Disdik Aceh, Kacabdin Kota Langsa Hamzah S.PD, M.Pd selaku pembuka acara kegiatan JMS tersebut mengatakan beberapa harapan kepada siswa-siswi agar selain mendengarapa yang disampaikan pemateri, juga dapat menjadi peserta aktif, sehingga lebih memahami bahaya narkotika terhadap generasi muda dan bahaya penggunaan ITE, pornografi, serta kenakalan remajan remaja lainnya.

Kemudian selain mendengar juga, saya juga mengharapkan agar siswa yang hadir diharapkan dapat menjadi pelopor kepatuhan hukum dan untuk dapat disampaikan kepada kawan sekolahnya juga, kepada lingkungan tempat tinggal dan terutama dalam keluarga, karena usia remaja merupakan investasi baik bagi para banda narkotika, serta sasaran kejahatan teknologi informasi yang semakin hari pekembanganya semakin pesat, ujar Hamzah.

Sementara itu Ali Rasab mengatakan, usia remaja merupakan usia yang paling potensial untuk dirusak, baik itu melalui sosial media, pornografi, bahkan judi online, yang lebih parahnya lagi usia remaja itu sudah kecanduan narkotika, menghirup Lem bahkan menjadi sasaran pengedar dari barang yang haram teresebut.

Perlu para adek-adek pelajar tahu, bahwa kedepan kita akan tahun 2045 menyambut Indonesia emas, karena kalian lah masa depan bangsa ini, jika saat ini para pelajar generasi harapan bangsa sudah kecanduan narkotika, judi online bahkan pornografi tentu ini tak lepas dari era digitalisasi yang terus menerus berkembang begitu pesat, imbuh Plh Kasipenkum.

Oleh karenanya saya mengharapkan kepada siswa-siswi agar selalu bijak menggunakan sosmed misalnya tiktok, youtube, instagram, facebook dan lainnya, tentu ada kebijakan dalam bersosial media, bagaimana mengelola sosial media sebagai bisnis sehingga mendapat keuntungan secara finasial, seperti berjualan Kue yang di produksi baik itu keluarga maupun saudara, memajukan daerah dengan cara membuat konten-konten destinasi wisata di daerah dan kuliner sehingga selain memperkenalkan daerah juga akan menambah income pendapatan daerah dengan adanya wisatawan datang, imbuhnya.

Tentunya moto kejaksaan “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” jadi jika para pelajar sudah bermasalah dengan hukum, maka pupus sudah apa yang akan dicita-citakan akan pupus ditengah jalan, karena jejak digital itu akan selalu bisa di akses, oleh sebab itu jaga diri baik-baik dari segala pengaruh narkotika, sosmed, pornografi, serta judi online, pungkasnya. []

KUR Bank Aceh Tersalur 100 Persen

0
T Andhika Risma Putra (tengah), Nasabah Bank Aceh Melakukan Penandatanganan Simbolis Akad Pembiayaan KUR. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Bank Aceh tuntas menyalurkan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah untuk membantu akses pembiayaan kepada usaha mikro, kecil dan menengah.

“Benar, hari ini Bank Aceh sudah menyalurkan 100 persen pembiayaan KUR,” kata Pemimpin Divisi UKM Bank Aceh, Iskandar, Selasa (13/12).

Sebagaimana diketahui, pembiayaan KUR oleh Bank Aceh sudah diakukan sejak 4 November 2022 lalu. Dengan begitu, plafon KUR sebesar Rp25 miliar tuntas disalurkan sebelum 15 Desember.

Bank Aceh Syariah sendiri tercatat sebagai penyalur KUR yang ke-47 pada 2022 dengan plafon sebesar Rp 25 miliar. Penandatangan Perjanjian Kerjasama Penyaluran (PKP) dilakukan Bank Aceh dengan KemenKopUKM selaku KPA pada Oktober lalu.

Lazuardi, Direktur Operasional BAS mengatakan tuntasnya penyaluran KUR tidak lepas dari peran Komisaris Utama Bank Aceh, Taqwallah, yang dalam kegiatan pantau hasil rapim dan kejar target memberi perspektif dan motivasi baru dalam cara-cara kerja berbasis pembiayaan, nasabah dan waktu untuk mencapai target dan komitmen serta rencana bisnis bank.

“Jadi, ada semangat baru yang mendorong perbaikan kinerja,” kata Lazuardi.

Kunjungan kerja Komut BAS yang ditemani Direktur Operasional BAS Lazuardi merupakan pendelegasian dari Gubernur sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP), Achmad Marzuki, untuk maksud evaluasi capaian target dari komitmen yang sudah dibuat oleh masing-masing pimpinan cabang diseluruh cabang BAS, termasuk langkah-langkah dalam mengakselerasi pembiayaan UMKM melalui plafon KUR mikro dan KUR kecil.

Direktur Operasional Bank Aceh Lazuardi mengajak seluruh jajaran Bank Aceh untuk terus membangun budaya kerja yang menjawab tantangan agar tidak hanya sukses bagi pengembangan karir pribadi tapi juga sukses mewujudkan BAS yang berperan dalam akselerasi perekonomian di Aceh.

“Sumbangsih Bank Aceh untuk membantu pembiayaan produktif harus makin kita tingkatkan khususnya untuk memperbanyak akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah,” kata Lazuardi dalam pesan-pesannya kepada Pemimpin Cabang, Pemimpin Cabang Pembantu dan Account Office Bank Aceh Syariah, []

Raih 13 Medali Emas, Pidie Pimpin Klasemen Panahan PORA XIV

0
Lomba panahan hari pertama divisi compound, recurve putra-putri jarak 70 meter langsung final pada PORA XIV/2022 Pidie di lapangan ruang terbuka hijau (RTH) Aneuk Mulieng, Sigli, Selasa (13/12/2022). Foto: Humas Perpani Aceh.

Nukilan.id – Kabupaten Pidie unggul lomba panahan hari pertama pada PORA XIV dengan meraup 13 medali emas, 7 medali perak dan 3 medali perunggu.

Fantastisnya, 16 medali emas yang diperebutkan dari lomba sesi 1, sesi 2, total sesi 1, 2, aduan/eliminasi divisi recurve, divisi compound sesi 1, 2, total sesi 1, 2 jarak 70 meter putra – putri di lapangan ruang terbuka hijau (RTH) Aneuk Mulieng, Sigli, Selasa (13/12/2022) dari pagi hingga sore, Pidie meraih 13 medali emas dan hanya menyisakan 3 medali emas yang masing-masing didapat satu medali emas oleh Aceh Timur, Aceh Aceh Besar dan Bireuen.

Dengan hasil tersebut, tuan rumah Pidie memimpin klasemen sementara perolehan medali cabang panahan (lihat klasemen sementara).

Klasemen sementara perolehan medali cabang panahan PORA XIV/ 2022 Pidie. Diagram TD panahan.

Pidie bisa merajai cabang panahan karena diperkuat atlet Pelatda PON yaitu Lilis Safriana, Munawarah, Salsabila Mutiara, Hendra Muchrizal, Mohammad Mondir

Perolehan medali emas Pidie yang fantastis itu dipersembahkan Lilis Safriana dengan empat emas di divisi recurve putri sesi 1, sesi 2, total sesi 1, 2 jarak 70 meter dan aduan /eliminasi recurve.

Hendra Muchrizal tiga emas di divisi compound putra sesi 1, total sesi 1 dan 2, dan aduan.

Salsabila Mutiara tiga emas compound putri dari sesi 1, 2, total sesi 1, 2. Mohammad Mondir satu emas divisi compound putra sesi 2 jarak 70 meter.

Sayuthi divisi recurve putra aduan/eliminasi. Munawarah divisi compound putri aduan masing -masing satu medali emas.

Technical delegate (TD) panahan, Irwansyah SE menyebutkan, lomba Rabu (14/12/2022) yang akan berlangsung dari pagi hingga sore yaitu aduan beregu putra, putri divisi recurve, beregu mixed team recurve dan compound.

Cabang panahan memperlombakan divisi nasional, recurve dan compound memperebutkan 35 medali emas, 35 medali perak dan 35 medali perunggu, berlangsung 12 hingga 17 Desember 2022. [Wanda]

Panahan Aceh Jaya Targetkan Dua Medali Emas di PORA Pidie

0
Para atlet melakukan official practice atau latihan bersama, uji alat dan lapangan usai pembukaan lomba panahan PORA di lapangan ruang terbuka hijau (RTH) Aneuk Mulieng, Sigli, Senin (12/12/2022). Foto: Humas Perpani Aceh.

Nukilan.id – Kabupaten Aceh Jaya menargetkan dua medali emas pada cabang olahraga panahan PORA XIV yang berlangsung di Pidie pada tanggal 10 sampai 22 Desember 2022.

Pelatih tim panahan Aceh Jaya, Abubakar, S.Pd, M.Pd kepada wartawan usai mengikuti pembukaan lomba panahan PORA XIV di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Aneuk Mulieng, Sigli, Senin (12/12/2022) mengatakan, Aceh Jaya pada PORA tersebut menurunkan lima pemanah putra dan dua putri. Para atlet merupakan hasil lolos dari Prakualifikasi PORA (Pra PORA) tahun lalu.

Abubakar menyebutkan, ke lima atlet putra yaitu Muhajir Saputrar, Nuzul Fujirama, Fani berlomba di divisi recurve, Yanuar Panji Indra (divisi compound) dan Abdul Kadir Ilham (divisi nasional).

Dua pemanah putri yaitu Syahna Munawarah, Siti Aisyah divisi nasional dan recurve.

Ia mengatakan, para atletnya itu akan turun berlomba di nomor aduan divisi nasional putra-putri, aduan, mix team dan beregu recurve putra.

Abubakar mengatakan, Aceh Jaya menargetkan dua medali emas karena punya dua pemanah andalan yaitu Nuzul Fujirama dan Fani yang atlet Pelatda 2022 sebagai persiapan PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.

Bahkan Nuzul peraih emas divisi nasional PON XIX/2016 dan pemanah Aceh nomor recurve PON XX/2021 Papua.

“Kita tidak hanya target dua medali emas, tetapi kita berharap dari PORA Pidie bisa bertambah lagi pemanah dari Aceh Jaya masuk Pelatda 2023,” ujarnya.

Katanya, para pemanah Aceh Jaya bersiap turun berlomba, Selasa (13/12/2022). Sedangkan Senin (12/12/2022) pagi tadi sudah melakukan official practice atau latihan bersama, uji peralatan dan lapangan.

Katanya, gelaran PORA Pidie juga dijadikan studi banding bagi Aceh Jaya untuk lebih baik lagi menggelar lomba panahan sebagai tuan rumah PORA XV/2026.

Kecuali itu, sebutnya, untuk pengembangan panahan di Aceh Jaya, pemerintah perlu memperhatikan sarana, prasarana seperti peralatan dan perlengkapan panahan yang maksimal.

Dalam kesempatan ini dirinya menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati, Dr Nurdin dan Ketua Umum KONI Aceh Jaya, Drs Teuku Irfan TB yang telah mendukung persiapan dan keikutsertaan atlet panahan ke PORA Pidie. [Wanda]