Beranda blog Halaman 1462

Personel Polres Aceh Jaya Raih Mendali Emas pada Pora XIV Pidie

0

Nukilan.id – Personel Polres Aceh Jaya Polda Aceh Bripka Novi Asriadi berhasil meraih medali emas, pada cabang olahraga menembak dalam even PORA XIV yang dihelat di Kabupaten Pidie.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Yudi Wiyono mengucapakan selamat atas prestasi yang ditoreh personelnya pada perhelatan PORA XIV di Pidie.

“Selamat Bripka Novi Asriadi atas perolehan medali emas cabang olahraga menembak pada PORA XIV Pidie,” ucap Yudi Wiyono, Sabtu, (17/12/2022).

Yudi Wiyono menyampaikan, Bripka Novi Asriadi berlaga di PORA Pidie mewakili Kabupaten Aceh Jaya. Secara tidak langsung dia juga telah mengharumkan Polres Aceh Jaya melalui cabang olahraga menembak.

Ia berharap, prestasi yang diraih Bripka Novi Asriadi menjadi motivasi semua personel Polres Aceh Jaya dalam mengasah bakat di bidang olahraga maupun di bidang lainnya.

“Prestasi Bripka Novi Asriadi diharapkan menjadi role model, teladan, dalam mewujudkan SDM yang unggul, responsif, berkualitas, dan berdaya saing,” kata Yudi. []

Pidie Juara Umum, Aceh Besar Runner-up Panahan PORA XIV

0

Nukilan id – Tuan Pidie juara umum cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV/2022 dengan mengumpulkan 17 medali emas, 9 medali perak dan 7 medali perunggu.

Pidie yang sebelumnya telah unggul jauh dalam perolehan medali emas yaitu 16 emas, menambah lagi satu keping medali emas dari beregu putra aduan divisi nasional pada lomba terakhir cabang panahan di lapangan ruang terbuka hijau (RTH) Aneuk Mulieng, Sigli (17/12/2022).

Dengan tambahan satu medali emas, Pidie mengumpulkan 17 medali emas, 9 medali perak dan 7 medali perunggu tampil sebagai juara umum.

Sementara itu, Aceh Besar yang sebelumnya memiliki 6 emas, 4 perak dan 2 perunggu berhasil menambah tiga emas dari perseorangan putra, putri dan mixed team divisi nasional, sehingga menjadi 9 emas, 4 perak dan 2 perunggu berada di urutan kedua. Peringkat ketiga Gayo Lues, 2 emas, 4 perak dan 5 perunggu. (Peringkat lengkap lihat klasemen akhir perolehan medali).

Pidie Jaya juga berhasil meraih medali emas pada beregu putri divisi nasional. Hari terakhir lomba panahan dilangsungkan lima partai final aduan divisi nasional perseorangan, beregu putra, putri dan mixed team atau pasangan campuran, memperebutkan lima emas, lima perak dan lima perunggu.

Berikut hasil final aduan divisi nasional perseorangan, beregu putra, putri dan mixed team : Perseorangan putri aduan divisi nasional Rifaya Nailah Aceh Besar meraih emas setelah menang 6 – 4 atas Karmila Indria Putri (Pidie Jaya), sehingga pemanah Pidie Jaya ini harus puas medali perak. Tasya Permata Sari dari Aceh Barat meraih perunggu setelah menang 6 – 4 atas Cut Nisrina Nabilah (Pidie Jaya).

Perseorangan putra aduan divisi nasional, Dion Rifqi (Aceh Besar) meraih emas setelah dari Muhammad Rahil (Banda Aceh) dengan skor 6 – 5, pemanah Banda Aceh mendapat perak. Faris Athaillah (Bireuen) meraih perunggu setelah mengalahkan Mursyidan Zhafiri (Pidie) dengan skor 7 – 3.

Mixed team, pasangan Rifaya Nailah – Dion Rifqi dari Aceh Besar meraih medali emas setelah menang atas Ikramul Husna – Muhammad Karel (Lhokseumawe) dengan skor 6 – 2. Pasangan Lhokseumawe ini harus puas medali perak. Karmila Indria Putri – Hidayah Taufik (Pidie Jaya) meraih perunggu setelah mengalahkan Rihadatul Ais – Rizky Maulidin Akbar (Gayo Lues) 6 – 0.

Beregu putri aduan divisi nasional, Pidie Jaya meraih emas setelah menang atas Bireuen 6 – 0. Bireuen medali perak. Sedangkan medali perunggu diraih Aceh Barat Aceh setelah kalahkan Aceh Tengah 6 0. Beregu putra aduan, Pidie meraih emas setelah kalahkan Banda Aceh 6 – 0. Banda Aceh harus puas perak. Gayo Lues meraih perunggu setelah menang 5 – 4 atas Lhokseumawe.

Usai perlombaan final aduan divisi nasional, dilanjutkan upacara penghormatan pemenang (UPP) serta pengalungan medali dan langsung ditutup Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi Perpani Aceh, Ahmad Husein.

Ahmad Husein mengatakan, pelaksanaan lomba panahan PORA XIV berjalan lancar dan sukses. Persaingan antar pemanah juga berlangsung ketat mulai tiap divisi dan sesi.

Sebutnya, dari PORA XIV ini banyak muncul atlet baru berprestasi, sehingga bisa terus mengasah kemampuan dan berlatih untuk prestasi lebih baik lagi pada event lebih tinggi yaitu menghadapi PON XXI/ Aceh – Sumatera Utara. []

Ketua Pemprov PRSI Aceh Buka Cabor Renang PORA XIV PIDIE di Mata Ie

0
Ketrua Pengurus Pemprop PRSI Aceh Mukhlis Zulkifli. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Panitia PORA XIV Pidie memulai cabang olah raga Renang di Gelanggang Renang Reider Mata’i, Aceh Besar, selama 3 hari mulai Sabtu (17/12/2022).

Ketua Pemprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Mukhlis Zulkifli pada kesempatan itu menyampaikan, dirinya optimis atlet renang di Aceh bisa tampil maksimal, walau hingga kini atlet renang baru ada di 18 Kabupaten/kota di Aceh.

“Walau saat ini bidang olah renang baru ada di 18 Kabupaten Kota di Aceh, kita optimis atlet renang kita bisa meraih prestasi di PORA XIV 2022 ini,” kata Mukhlis saat membuka Cabor renang.

Untuk itu–Mukhlis berpesan kepada atlet untuk tetap menjaga stamina selama perlombaan perlangsung, agar PORA XIV Pidie dapat meraih rekor baru.

“Kita berharap di sini atlet mampu memecahkan rekor baru, bahkan memecah rekor PON,” ujarnya.

Pada hari pertama, perenang asal daderah mengikuti kempetisi untuk 400 meter putra, 400 meter putri, 200 meter punggung pria dan putri, 100 meter putra/putri, 50 meter putra/putri, dan estafet 200×4 meter.[red]

WTP Tujuh Tahun Secara Beruntun, Pemerintah Aceh Terima Penghargaan dari Kemenkeu

0
Foto:Ist

Nukilan.id – Sukses mempertahankan status Opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama tujuh tahun berturut-turut, Pemerintah Aceh menerima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI.

Prosesi penyerahan penghargaan dilakukan di sela-sela acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2023, di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Jum’at (16/12/2022) sore.

Penghargaan diserahkan oleh Plt Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Aceh Ismet Saputra atas nama Menteri Keuangan RI, kepada Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang turut didampingi oleh Wakil Ketua DPRA Dalimi dan Sekretaris Daerah Aceh Bustami Hamzah.

Sementara itu, dalam sambutannya usai penyerahan penghargaan, Pj Gubernur Aceh mengajak seluruh Bupati dan Wali Kota se-Aceh, bekerja lebih baik lagi dan tidak lalai dan puas dengan prestasi yang telah dicapai saat ini. “Kondisi saat ini, kita semua sudah berada di posisi Maghrib, sebentar lagi Isya dan selanjutnya kita semua akan terlelap, meninggal. Di Aceh, saya tidak mengejar karier, niat saya hanya menjalankan tugas, mengabdi. Saya hanya ingin Aceh ini maju dan berkembang. Jadi, mari kita introspeksi bersama, apakah dengan WTP yang sudah berturut-turut itu cukup? Atau kita harus terus bekerja lebih baik lagi,” kata Gubernur.

“Niat saya tidak muluk-muluk. Saya hanya berharap, mudah-mudahan pengabdian saya di Aceh ini menjadi ibadah bagi saya. Mari, terus jalin komunikasi intens antar sesama Pemda. Tantangan di tahun 2024 cukup berat, Aceh harus mampu menyukseskan PON dan Pemilu. Sementara inflasi juga harus kita tekan,” kata Achmad Marzuki.

“Mari bangun kerjasama, hilangkan sekat. Selagi kita diberi amanah, mari kita bekerja sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. Insya Allah, dengan kebersamaan kita akan mampu mewujudkan Aceh yang maju dan sejahtera seperti dahulu kala,” imbuh Pj Gubernur.

Pada kegiatan tersebut, Pj Gubernur bersama Plt Kakanwil DJPb, Wakil Ketua DPRA dan Sekda Aceh juga menyerahkan Penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang berhasil mempertahankan Opini WTP 10 kali dan 5 kali berturut-turut. []

Drumband Mulai Diperlombakan di PORA XIV Pidie

0
Foto; Ist

Nukilan.id – Cabang olahraga Drumband mulai bertanding di Pekan Olahraga Rakyat Aceh (PORA) XIV Pidie. Ada tujuh kabupaten kota yang bertanding selama PORA berlangsung di Sigli, Pidie.

Ketua Umum KONI Aceh H Muzakir Manaf yang diwakili Bendahara Umum KONI, Kennedi Husen mengatakan, pihaknya mematok target lima medali emas kepada cabang olahraga Drumband pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 nanti. Dalam keterangan Tertulisnya kepada Nukilan.id, Banda Aceh, sabtu (17/12/2022)

“Melihat dari pengalaman kita di PON XIX Jawa Barat, maka kita harus optimis mampu meraih lima medali emas di PON XXI Aceh-Sumut, setelah di PON Papua tidak dipertandingkan,” ujar Kennedi, saat membuka perlombaan Cabor Drumband PORA Pidie, di kompleks SMA Swiss, Tibang, Kecamatan Pidie, Jumat (16/12).

Ia menyebutkan, target tersebut tidak muluk-muluk, tapi ini untuk menambah motivasi bagi para atlet dalam bertanding. “Karena itu, semua atlet harus punya kedisiplinan yang tinggi serta bersikap (etika) yang bagus. Ini akan menjadi modal bagi masing-masing atlet ke depan,” sebut dia.

Dikatakan, ia berharap dalam PORA XIV ini akan lahir atlet-atlet yang bagus dan berkualitas yang akan memperkuat tim drumband Aceh pada PON mendatang. “Ini yang harus diperhatikan, sebab kita wajib mengharumkan nama Aceh di kancah nasional,” ujar Kennedi.

Karena itu, tambah dia, tim yang menjadi juara atau meraih medali emas di PORA, belum tentu punya jaminan akan dipanggil pada Pelatda PON mendatang. “Karena kita ingin membina dan mencari yang terbaik untuk tampil di PON Aceh Sumut. Drumband sendiri akan dipertandingkkan di Sumatera Utara,” ungkap Kennedi.

Menutup sambutannya ia meminta dewan juri untuk bertindak adil dan memberi pernilaian secara jujur. Kennedi meminta dewan juri agar tak berpihak kepada grup tertentu. “Jika dewan jurinya tidak bisa berlaku jujur dan adil, pulangkan saja,” tukas Kennedi yang mendapat tepuk tangan meriah dari peserta.

Sementara Technical Delegate Cabor Drumband Syafruddin menjelaskan, ada tujuh kabupaten/kota yang ambil bagian yakni, Aceh Besar, Bireuen, Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Sabang dan Langsa.

Disebutkan, adapun kategori yang diperlombakan yakni Lomba Berbaris Jarak Pendek (400 meter putri, 400 meter putra, 600 meter putra, 600 meter putri, 800 meter putra, 600 meter campuran dan 800 meter campuran.

Lalu, sambung Syafruddin, kategori Lomba Ketahanan Ketepatan Berbaris (LKKB) ada tiga nomor 6000 putra, 8.000 meter putra dan 8.000 meter campuran. “Yang kita langsungkan usai pembukaan Lomba Baris Berbaris (LBB),” ungkap dia.

Sedangkan Sekretaris Umum PDBI Aceh, Irvan Mirza menambahkan, peserta yang tampil di Pidie sudah lolos dari dari Pra-PORA yang digelar di Bireuen pada Agustus tahun lalu. “Semoga perlombaan berlangsung lancar dan sukses tanpa hambatan apapun,” harap dia.[]

Ombudman Bahas Permasalahan Pelayanan Publik Bagi Awak Kapal Asal Aceh  yang Bekerja di Kapal Asing.

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty SE Ak MPA, menggelar rapat koordinasi (rakor) terbatas atas adanya informasi terkait permasalahan pelayanan publik bagi awak kapal asal Aceh  yang bekerja di kapal asing,  di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Jumat, (16/12/2022).

Rakor dihadiri Kepala Komnas HAM Perwakilan Aceh, Sepriady Utama  SH, Kepala Badan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh, Drs  Jaka Prasetiyono  MSi dan Direktur Rumoh Transparansi, Crisna Akbar.

Direktur Rumoh Transparansi, Crisna Akbar, menyampaikan  temuan mereka tentang adanya praktik perbudakan terhadap pekerja migran awak kapal asal Aceh yang bekerja pada kapal asing, baik pada awak kapal perikanan, maupun kapal niaga. Mekanisme perekrutan awak kapal ini tidak sesuai dengan aturan, mulai dari penerbitan berbagai izin untuk perusahaan perekrut, proses mengurus izin kerja, proses pembuatan kontrak kerja, sampai pengawasan ketika awak kapal berada di atas kapal asing.

“Bahkan ditemukan adanya kontrak di atas kontrak, seperti yang terjadi di Peru. Temuan ini terjadi karena lemahnya pencegahan, penindakan dan pengawasan dari berbagai pihak terkait. Dalam kaitan ini, ada 39 awak kapal yang menjadi narasumber Rumoh Transparansi. Untuk itu, harus ada perbaikan tata kelola bagi pekerja migran tersebut,” lanjutnya.

Menanggapi temuan ini, Kepala BP3MI Aceh Drs  Jaka Prasetiyono  MSi mengakui adanya permasalahan yang terjadi menandakan negara belum sepenuhnya hadir melindungi pahlawan devisa.  Dia juga menyampaikan keseriusan Kepala BP3MI RI melindungi pekerja migran Indonesia. Tenaga kerja migran adalah penyumbang devisa negara kedua tertinggi setelah migas. “Karenanya kami berharap semua pihak terkait turut melindungi dan menyejahterakan mereka,” harapnya.

Dia menjelaskan, BP3MI bertindak berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam aturan tersebut diatur kewenangan dan tanggung jawab Pemerintah Daerah. “Pasal 40 itu mengatur kewenangan provinsi, pasal 41 kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota, dan pasal 42 mengatur kewenangan Pemerintah Desa,”  jelasnya.

Lebih lanjut Jaka Prasetiyono  mengatakan,  baru empat kabupaten/kota di Aceh yang membuat MoU dengan BP3MI yaitu Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Barat dan Aceh Tengah. Beberapa Pemerintah Kabupaten/Kota sedang berproses melakukan koordinasi dan pembahasan. “Namun, sungguh disayangkan, sudah lima  tahun UU tersebut disahkan, masih banyak Pemerintah Kabupaten/Kota yang belum menetapkan juknis lebih lanjut untuk perlindungan pekerja migran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Komnas HAM Perwakilan Aceh, Sepriady Utama mengatakan,  langkah yang tepat koordinasi antar pihak dilakukan, sebab isu pelanggaran HAM bagi awak kapal pekerja migran masih tergolong baru, namun penting dicermati dan ditangani. Tidak hanya memerlukan penyelesaian kasus yang terjadi, tapi diperlukan juga pencegahannya. “Kita harus berbagi peran merancang upaya-upaya yang bisa kita dilakukan segera,” sebutnya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty SE Ak MPA  mengatakan, isu pekerja migran awak kapal, baik kapal perikanan maupun kapal niaga merupakan isu pelayanan publik yang belum pernah dicermati khusus oleh Ombudsman RI Perwakilan Aceh. Untuk ini, Ombudsman RI akan menindaklanjuti permasalahan tersebut melalui narahubung pada pemerintah daerah untuk memastikan MoU dan PKS dengan kepala daerah dapat dilakukan segera.

Dalam kaitan ini, tegas Dian, akan ada beberapa titik sidak yang mungkin dilakukan oleh Ombudsman. “Seperti gayung bersambut, hasil koordinasi atas rakor ini akan kita sampaikan kepada pimpinan Ombudsman RI di Pusat, yang ternyata juga telah mengagendakan pertemuan dengan BP3MI minggu depan,” tutrnya [Hadiansyah]

Kejati: Program JMS Turunkan Angka Pelajar Lawan Hukum di Aceh

0
Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, SH pada kegiatan JMS di Sinabang, Kabupaten Simeulue pada Sabtu (17/12/2022).

Nukilan.id – Berdasarkan data statistik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) telah menurunkan tingkat perlakukan melawan hukum oleh pejalar di Aceh.

Hal tesebut disampaikan oleh Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, SH pada sela kegiatan JMS dengan tema”Memahami Hukum Sejak Dini Sebagai Upaya Pembentukan Karakter dan Kesadaran Hukum Generasi Muda yang Tangguh” di Sinabang, Kabupaten Simeulue pada Sabtu (17/12/2022).

Ali Rasab mengatakan, program JMS ini menekan terhadap permasalahan yang timbul di lingkungan seperti kejahatan-kejahatan yang dilakukan para remaja di sekolah.

“Kita mengedukasi kenakalan-kenakalan remaja melalui program jaksa masuk sekolah ini sehingga para pelajar menjadi sadar hukum akan kejahatan,” katanya.

Seperti diketahui, Kegiatan jaksa masuk sekolah merupakan program Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh berkolaborasi dengan Kejati Aceh yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

Pada kegiatan JMS di Sinabang ini turut hadir Kasi Pidsus dan Kasi Intelijen Kejari Simeulue, Kacabdin Simeulue Al Amin, S.Pd, Kasubbag Tata Usaha Cabdin Simeulue, Sri Mulyana, NST, S.Pd, dan Kepala SMA Negeri 1 Sinabang, Winda Safitri, S.Pd, M.Si. [Reji]

Aceh Besar Tiga Finalis di Aduan Lomba Akhir Divisi Nasional Panahan PORA XIV

0
Team juri/wasit dan petugas perlombaan melakukan melakukan briefing sebelum lomba aduan divisi nasional. Foto : Humas Perpani Aceh.

Nukilan.id – Kontingen Aceh Besar berhasil menempatkan tiga nomor aduan ke final pada lima lomba akhir divisi nasional Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV/2022 Pidie.

Cabang olahraga panahan yang menyisakan lomba lima kategori nomor aduan divisi nasional perorangan putra, putri, mixed team atau campuran, beregu putra dan putri berhasil menyelesaikan babak semi final yang berlangsung di lapangan ruang terbuka hijau (RTH) Aneuk Mulieng, Jumat (16/12) Patang.

Aceh Besar berhasil meloloskan tiga kategori nomor aduan ke final yaitu perseorangan putri yaitu Rifaya Nailah, perseorangan putra, Dion Rifqi dan mixed team (Rifaya Nailah – Dion Rifqi).

Di final perorangan putri, Rifaya Nailah akan berhadapan dengan Karmila Indria Putri dari Pidie. Perorangan putra, Dion Rifqi ditantang Muhammad Rahil (Banda Aceh). Mixed team, Rifaya Nailah – Dion Rifqi melawan IKramul Husna – Muhammad Karel A (Lhokseumawe).

Finalis dua kategori nomor aduan lainnya yaitu beregu putra, tuan rumah Pidie melawan Banda Aceh. Beregu putri yaitu Pidie berhadapan dengan Bireuen.

Lima partai final nomor aduan lomba akhir divisi nasional yang memperebutkan lima medali emas, lima perak dan lima medali perunggu tersebut akan berlangsung, Sabtu (17/12/2022).

Dapat Berjalan Lancar dan Sukses

Ketua Umum Pengprov Perpani Aceh, Prof Dr Nyak Amir, M.Pd mengatakan, cabang panahan memperlombakan divisi compound, recurve dan divisi nasional, memperebutkan 35 medali emas, 35 medali perunggu.

Nyak Amir menyebutkan, sebanyak 30 emas, 30 perak dan 30 medali perunggu sudah selesai diperebutkan dan dibagikan kepada masing-masing pemenang pada upacara penghormatan pemenang (UPP) Kamis (15/12/2022).

Sebutnya, hanya lima partai final lagi nomor aduan divisi nasional, memperebutkan lima medali emas, lima medali perak dan lima medali perunggu yang akan berlangsung Sabtu (17/12/2022), sekaligus UPP pembagian medali dan penutupan.

“Pelaksanaan sebelumnya, sejak hari pertama berjalan lancar, semoga pada pada final aduan divisi nasional pada hari terakhir perlombaan panahan PORA XIV dapat berlangsung mulus dan sukses,” ujar profesor olahraga ini.

Pidie Dipastikan Juara Umum

Sementara itu, tuan rumah Pidie tetap kokoh memimpin klasemen sementara dengan 16 emas, 9 perak dan 7 perunggu. Disusul peringkat kedua Aceh Besar dengan 6 emas, 4 perak dan 2 perunggu. Posisi ketiga, Gayo Lues 2 emas, 4 perak dan 4 perunggu. (Daftar peringkat lengkap, lihat klasemen sementara perolehan medali).

Selisih perolehan medali emas yang unggul terlalu banyak dari dari kabupaten/kota lainnya dan hanya sisa lima medali emas lagi diperebutkan, Pidie sudah dapat dipastikan juara umum cabang panahan.

Terlebih lagi di partai final aduan divisi nasional, Pidie menempat beregu putra dan beregu, sehingga berpeluang menambah dua medali emas lagi.

Berikut hasil semi final nomor aduan divisi nasional perseorangan, beregu putra, putri dan mixed team.

Perseorangan putri: Rifaya Nailah (Aceh Besar) mengalahkan Thasya Pertama Sari dari Aceh Barat dengan skor 6 – 0. Karmila Indria Putri (Pidie) menang 6 – 0 atas Cut Nisrina Nabilah dari Pidie Jaya.

Perseorangan putra : Dion Rifqi (Aceh Besar) menang 6 – 4 atas Mursyidan Zhafiri dari Pidie. Muhammad Rahil (Banda Aceh) mengalahkan Faris Athaillah dari Bireuen 6 – 4.

Beregu Putri: Pidie mengalahkan Aceh Tengah 6 – 0, Bireuen menang atas Aceh Barat 6 – 2. Beregu putra : Pidie mengalahkan Lhokseumawe 5 – 4, Banda Aceh menang 5 – 4 atas Gayo Lues.

Mixed team atau campuran, Dion Rifqi – Rifaya Nailah (Aceh Besar) menang 5 – 3 atas Rihadatul Ais – Rizky Maulidin Akbar(Gayo Lues), IKramul Husna – Muhammad Karel A (Lhokseumawe) mengalahkan Karmila Indria Putri – Hidayah Taufik dengan skor 5 – 1 (Pidie).

Bripka Juilham Jadi Wasit Tinju PORA XIV Pidie

0
Bripka Juilham (tengah). Foto: Ist

Nukilan.id – Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja menerima surat dari Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) terkait izin salah satu anggotanya untuk jadi wasit tinju pada PORA XIV 2022 di Kabupaten Pidie.

Izin dalam surat tersebut dimintakan atas nama Bripka Juilham, personel yang bertugas di Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Bireuen.

“Bripka Juilham ditunjuk jadi wasit atau hakim tinju pada PORA XIV 2022, yang di gelar di Kabupaten Pidie, 10-18 Desember 2022,” kata Mike, Jumat, 17 Desember 2022.

Olahraga tinju bukan hal baru bagi Bripka Juilham. Ia sudah mengenal tinju semenjak lahir. Bagaimana tidak, ayah Bripka Juilham juga diketahui merupakan atlet tinju.

Juilham serius menggeluti olahraga tinju sejak tahun 2002. Ia juag pernah mengikuti PORA IX 2002 yang saat itu juga dihelat di Kabupaten Pidie.

Tahun 2015, Bripka Juilham resmi bergabung dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Bireuen sebagai wasit atau hakim daerah. []

Kunker ke Aceh, Komisi VIII DPR-RI Bahas Haji Dengan Kanwil Kemenag

0

Nukilan.id – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja selama 2 hari di Aceh, sejak 16 – 17 Desember 2022, kunjungan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII, Hj Diah Pitaloka SSos MSi dan para anggota.

Pada kunker ini, DPR RI mengadakan pertemuan dengan jajaran Kanwil Kemenag Aceh, membahas persiapan pelaksanaan haji tahun 2023, pengembangan pendidikan pada pesantren dan madrasah.

Pada kunjungan di salah satu pesantren di Kabupaten Aceh Besar, Komisi VIII ini juga akan menyalurkan sejumlah bantuan kepada 5 pesantren di Aceh Besar. Selain itu mereka juga berziarah ke komplek makam Syiah Kuala di Banda Aceh.

Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg ikut mendampingi rombongan DPR RI mulai ketibaan hingga tuntasnya seluruh agenda kunker selama 2 hari ini.

Dalam pertemuan dengan Komisi VIII DPR RI, Kakanwil sampaikan poin-poin penting terkait perhajian, pendidikan, dan keumatan, Jumat (16 Desember 2022) di Aula Arafah UPT Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Tim DPR Pusat tiba pagi dan shalat Jumat di Masjid Al-Mabrur Asrama Haji.

“Semoga kunjungan Komisi VIII akan menambah semangat kami di Kementerian Agama Provinsi Aceh dalam berbuat dan terutama dalam penyelenggaraan ibadah haji 2023.” katanya di depan tamu dan jajaran Kanwil.

Hadir pula sebagai peserta dialog dari jajaran Kankemenag Banda Aceh, Aceh Besar, juga dewan guru dan KUA.

Selain menyampaikan dinamika, Kakanwil sampaikan data penting di lingkup Kementerian Agama Provinsi Aceh.

Melalui Komisi VIII kami berharap madrasah swasta diperlakukan seperti madrasah negeri baik anggaran dan lain sebagainya.

Iqbal mengatakan pihak Kemenag berikhtiar melanjutkan pelayanan haji yang maksimal dan memuaskan.

“Untuk mewujudkan hal tersebut,juga dengan ditunjang adanya PLHUT yakni di 8 kabupaten/kota, sehingga pelayanan bisa prioritas dan fisik yang memadai,” ungkap Iqbal, dalam sambutan setelah sesi penyerahan mobil operasi ibadah haji.

Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerjasama Ir. H. Iskandar Syukri, MM, MT menyebutkan merasa senang dengan pelayanan haji dan kehadiran DPR RI di Aceh.

“Semoga ini menjadi semangat, kita harapkan juga biaya haji dari pemanfaatan pengelolaan dana haji semakin lebih baik, dan adanya penambahan kuota khusus untuk Aceh,” katanya.

Ia menjelaskan selama ini telah terbangun harmonisasi dan sinergi yang sangat baik antara Kanwil Kemenag Aceh dan pemerintah Aceh dalam melakukan berbagai program kegiatan bersama.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan bantuan musibah gempa Cianjur dari Pj Gubernur pada Wakil Ketua VIII DPR RI.

Kegiatan tersebut dihadiri Dewas dan Pelaksana BPKH, Pimpinan Baznas, Kepala UPT Asrama Haji, Baitul Mal Aceh dan sejumlah mitra komisi VIII lainnya.[Wanda]