Beranda blog Halaman 1428

Percepat Penurunan Stunting, BKKBN Aceh Launching Rumah Data Ku

0

Nukilan.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN Provinsi Aceh bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas Cempaka Putih Desa Koto Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan, 20/01/2023.

Kepala BKKBN Aceh Drs Sahidal Kastri, M.Pd melaunching Rumah Data Kependudukan (Rumah Data Ku) “Rumah MULO” Kampung KB Cempaka Putih didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Selatan Drs.Shaumi Radli, Kepala puskesmas Lazuardi,A.md.Kep, Danramil Serma Kadiman, Kapolsek Kluet Tengah Ipda Marwazi lubis.SH dan Cut Erli Suriany,S.IP selaku koordinator kegiatan.

Kegiatan tersebut secara terjadwal dilaksanakan pada awal tahun ini dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting, selain Kepala BKKBN Aceh, Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dan Kepala puskesmas menjadi narasumber pada kegiatan tersebut dan dilanjutkan dengan demo memasak oleh ahli gizi dengan memanfaatkan bahan lokal, bergizi tinggi, kaya akan protein, sehat dan pastinya juga citarasa yang lezat.

Didalam arahannya Kepala Perwakilan BKKBN menekankan bahwa di Rumah DataKu tersebut diharapkan terdapat data keluarga beresiko stunting yang nantinya dapat dilakukan intervensi dalam rangka percepatan penurunan stunting, Perencanaan yang matang merupakan upaya mewujudkan keluara berkuakutas

Selain melaunching Rumah DataKu, melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas, pelayanan KB, Kepala BKKBN Aceh juga berkesempatan menjadi khatib shalat Jumat di masjid Agung Al-muslimun Koto Manggamat Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan “BKKBN hadir dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas bahagia dan sejahtera”

Ciri Generasi yang cerdas mempunyai Kecerdasan Atot, Kecerdasan Otak dan Kecerdasan Spiritual yang seimbang.

Kepala BKKBN Aceh juga mendapat penghormatan dengan di Peusijuk sebagai adat daerah tersebut, dengan demikian beliau dianggap sudah menjadi bagian dari keluarga besar Manggamat Kluet Tengah Aceh Selatan. []

Perencanaan Matang Merupakan Upaya Mewujudkan Keluarga Berkualitas

0
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Sahidal Kastri. (Foto: Nukilan/Wanda)

Nukilan.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN Provinsi Aceh bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas Cempaka Putih Desa Koto Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan, 20/01/2023

Kepala BKKBN Aceh Drs Sahidal Kastri, M.Pd melaunching Rumah Data Kependudukan (Rumah Data Ku) “Rumah MULO” Kampung KB Cempaka Putih didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Selatan Drs.Shaumi Radli, Kepala puskesmas Lazuardi,A.md.Kep, Danramil Serma Kadiman, Kapolsek Kluet Tengah Ipda Marwazi lubis.SH dan Cut Erli Suriany,S.IP selaku koordinator kegiatan.

Kegiatan tersebut secara terjadwal dilaksanakan pada awal tahun ini dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting, selain Kepala BKKBN Aceh, Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana dan Kepala puskesmas menjadi narasumber pada kegiatan tersebut dan dilanjutkan dengan demo memasak oleh ahli gizi dengan memanfaatkan bahan lokal, bergizi tinggi, kaya akan protein, sehat dan pastinya juga citarasa yang lezat.

Didalam arahannya Kepala Perwakilan BKKBN menekankan bahwa di Rumah DataKu tersebut diharapkan terdapat data keluarga beresiko stunting yang nantinya dapat dilakukan intervensi dalam rangka percepatan penurunan stunting, Perencanaan yang matang merupakan upaya mewujudkan keluara berkuakutas

Selain melaunching Rumah DataKu, melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas, pelayanan KB, Kepala BKKBN Aceh juga berkesempatan menjadi khatib shalat Jumat di masjid Agung Al-muslimun Koto Manggamat Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan “BKKBN hadir dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas bahagia dan sejahtera”

Ciri Generasi yang cerdas mempunyai Kecerdasan Atot, Kecerdasan Otak dan Kecerdasan Spiritual yang seimbang.

Kepala BKKBN Aceh juga mendapat penghormatan dengan di Peusijuk sebagai adat daerah tersebut, dengan demikian beliau dianggap sudah menjadi bagian dari keluarga besar Manggamat Kluet Tengah Aceh Selatan. []

UIN Ar-Raniry Gelar Wisuda Gel. I 2023, Cek Jadwal Per Fakultas

0

Nukilan.id – Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh akan menggelar Rapat Senat terbuka dalam Rangka Wisuda Gelombang I tahun 2023 pada 24-26 Januari di Auditorium Prof Ali Hasjmy Kopelma Darussalam Banda Aceh.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelambagaan UIN Ar-Raniry, Dr Muhammad Yasir Yusuf, MA mengatakan, mulai tahun 2023 UIN Ar-Raniry akan melaksanakan wisuda tiga kali dalam satu tahun, yaitu gelombang pertama dilaksanakan pada awal tahun, gelombang kedua pada pertengahan tahun dan gelombang ketiga akan dilaksanakan pada akhir tahun yang jadwalnya disesuaikan dengan kalender akademik. disela rapat evaluasi panitia, Jumat (20/1/2023)

“Mengingat jumlah mahasiswa dan lulusan UIN Ar-Raniry terus bertambah serta demi efesiensi prosesi tersebut, maka pimpinan memutuskan untuk melaksanakan wisuda selama tiga kali dalam setahun, yang dijadwalkan pada awal tahun, pertangahan dan diakhir tahun,” ujarnya.

M Yasir Yusuf menambahkan, pada tahun 2023 ini wisuda akan digelar pada 24-26 Januari dengan pembagian fakultas antara lain, hari pertama 24 Januari untuk Pacasarjana, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, serta Fakultas Adab dan Humaniora. Sementara hari kedua, 25 Januari wisuda bagi lulusan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Selanjutnya kata Yasir, pada hari ketiga 26 Januari akan digelar wisuda untuk Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Pemerintahan, dan Fakultas Psikologi.

Warek I Muhammad Yasir Yusuf mengingatkan kepada calon peserta wisuda agar mengikuti Gladi Bersih yang akan dilaksanakan pada Senin, 23 Januari 2023 pukul 14.30 Wib di Auditorium Ali Hasjmy, gladi ini dilaksanakan secara luring dan daring.

“kami berharap semua calon wisudawan dapat mengikuti geladi bersih, agar mengetahui serta faham seluruh agenda dan alur yang berlangsung pada prosesi wisuda tersebut, panitia mempersiapkan dua model, yaitu offline dan online,” imbuh Ketua Panitia.

Yasir telah memastikan pada tim agar peserta yang memilih mengikuti gladi bersih secara online, untuk dikirim link, ID dan passcode zoom kepada peserta malaui pesan WA. Selain itu panitia juga akan menayangkan langsung melalui media sosial dan chanel youtube kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. [Hadiansyah]

Prodi S-2 IAI UIN Ar-Raniry Raih Akreditasi Unggul

0

Nukilan.id – Program Studi Magister Ilmu Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh berhasil meraih akreditas unggul, terhitung sejak tanggal 18 Januari 2023 sampai dengan 30 September 2026 mendatang. Hal tersebut berdasarkan Sertifikat Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang diterbitkan di Jakarta pada (18/1/2023).

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani, PhD, Jumat (20/1/2023) mengatakan, berdasarkan Sertifikat Akereditasi BAN-PT nomor 9813/SK/BAN-PT/Ak.KP/M/I/2023 yang ditandatangani Direktur Dewan Eksekutif, Prof Ari Purbayanto, PhD menyatakan Program Studi Ilmu Agama Islam pada program magister UIN Ar-Raniry Banda Aceh memenuhi syarat peringkat Akreditasi Unggul.

“Alhamdulillah tahun 2023 ini Prodi IAI Pascasarjana dapat meraih akreditasi unggul, ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas para akademisi di Lingkungan UIN Ar-Raniry, khususnya pada Pascasarjana UIN Ar-Raniry baik yang sedang memimpin maupun yang telah berkontribusi pada tahun sebelumnya,” ujarnya.

Prof Eka menyebutkan, predikat akreditasi unggul pada prodi IAI tersebut merupakan persembahan pertama dari Pascasarjana untuk universitas dalam rangka meraih akreditasi UIN Ar-Raniry Unggul pada awal 2024 mendatang.

Ketua Prodi Magister IAI, Dr Loeziana Uce, MAg mengungkapkan, bahwa program studi IAI ini merupakan satu-satunya prodi di Pascasarjana yang meraih akreditasi unggul, sejak dari beberapa tahun sebelumnya hanya mampu meraih pada peringkat A.

“Civitas akademika prodi IAI Pascasarjana berupaya keras untuk mendukung misi Rektor dalam rangka menjadikan UIN Ar-Raniry unggul di masa mendatang,” ujarnya.

Loeziana menambahkan, proses persiapannya telah dilakukan sejak awal 2021 dan seluruh syarat dan kelengkapan lainnya dikirim ke pihak BAN-PT pada bulan Mei 2021, selanjutnya pada tahun 2022 keluar akreditasi A. tim terus berusaha untuk melengkapi boring BAN-PT lainnya, sehingga pada awal 2023 Prodi IAI mampu meraih akreditasi Unggul.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman, MAg menyampaikan apresiasi kepada Prodi Magister IAI atas capaian mampu meraih akreditasi unggul. Hal tersebut merupakan prestasi yang membanggakan dalam rangka proses menuju akreditasi UIN Ar-Raniry Unggul di masa mendatang.

“Ini merupakan hasil yang dicapai atas kerja keras dan kerja cerdas civitas akademika UIN Ar-Raniry, khususnya Pascasarjana, untuk itu atas nama pimpinan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat dalam pencapaian tersebut,” ucapnya.

Prof Mujiburrahman mengharapkan kepada pimpinan fakultas dan prodi lainnya di Lingkungan UIN Ar-Raniry agar termotivasi untuk meraih akreditasi unggu pada setiap prodi, semoga terus menyusul menyandang akreditasi unggul pada masa mendatang. [Hadiansyah]

Melihat Legenda Banta Seudang dari Aceh

0
Ilustrasi Rumah Aceh. Karamullah (Shutterstock)

Nukilan.id – Mendengar kata Aceh, tentu banyak yang mengenal daerah ini sebagai daerah penghasil kopi dan punya bentang alam yang indah. Selain itu, mungkin ada pula yang melihat kekhasan Aceh sebagai daerah istimewa dengan otonomi khususnya.

Tapi, sudahkah kamu mengenal soal kebudayaan Aceh? Atau paling tidak mengetahui sedikit saja? Layaknya daerah lain, tentu Aceh juga kaya akan warisan kebudayaan. Namun, yang akan kita bahas kali ini adalah mengenai folklor atau cerita rakyatnya.

Ada salah satu kisah legenda dari Aceh yang bernama Banta Seudang. Menurut cerita, ia adalah seorang anak dari raja Aceh yang berusaha untuk mencarikan obat untuk ayahnya. Bagaimana kisah lengkapnya?

Sang raja yang buta dan turun takhta sementara

Dikisahkan bahwa pada zaman dulu di Nanggroe Aceh Darussalam, terdapat seorang raja yang dicintai oleh rakyatnya.

Raja ini juga memiliki permaisuri sebagai pendamping hidupnya dan suatu ketika sang permaisuri hamil dan hendak melahirkan. Saat ketika bayinya hendak lahir ini bersamaan ketika sang raja sedang berburu ke hutan.

Namun nahas, ketika di tengah perburuannya ia tidak bisa melihat rupa dari anak laki-lakinya, terjadi kecelakaan yang membuat kedua matanya tercolok ranting tidak bisa melihat lagi. Anak laki-laki itu dinamai Banta Seudang.

Sejak kejadian itu, sementara adik kandung sang rajalah yang kemudian memegang takhta kerajaan. Sementara adik raja ini berkuasa, Banta Seudang pun terus tumbuh menjadi anak yang cerdas.

Kemudian, Banta Seudang terpikirkan sesuatu mengenai siapa yang membiayai kehidupan mereka. Karena sejak kecil ia mengetahui sang ayah matanya sudah buta dan tidak bisa bekerja. Lalu, ibunya pun memberitahu bahwa si pakcik atau adik sang ayahnya yang membiayai kehidupan mereka.

Banta Seudang pun memahaminya dan menganggap sang pakcik sebagai raja adalah orang yang baik hati.

Singkat cerita, Banta Seudang dan ibunya pergi untuk menghadap sang raja. Tujuannya adalah untuk meminta agar Banta Seudang bisa bersekolah. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh sang raja sambil mencibir mereka sebagai orang yang tidak tahu diri.

Mendengar respon sang raja yang demikian, ibunya pun teramat sedih karena sudah seharusnya Banta Seudang bersekolah karena umurnya sudah cukup. Banta Seudang kemudian menenangkannya dan sejak saat itu ia bertekad untuk mencari obat untuk menyembuhkan penyakit ayahnya.

Perjalanan Banta Seudang mencari obat

Kemudian, Banta Seudang pun berkelana melintasi alam selama berbulan-bulan. Suatu ketika, ia sampai di hutan lebat dan menemukan sebuah balai. Kemudian, ia beristirahat. Tetapi, ia juga berpikir bagaimana bisa ada balai di tengah hutan yang lebat.

Tak lama, ada orang-orang dengan jubah putih datang ke balai untuk melakukan salat Ashar berjamaah. Usai salat, mereka pun menghilang dengan sekejap. Ternyata mereka adalah arwah waliyullah, namun Banta belum mengetahuinya.

Supaya mereka tidak menghilang, ia pun memutuskan menunggu sampai maghrib untuk memegang tangan sang imam ketika mereka datang. Rencananya pun ia jalankan hingga sang imam memahami apa tujuan dari Banta Seudang. Akhirnya, Banta pun diperintahkan untuk mengikuti seekor gajah putih dan menaikinya.

Lalu, ia bertemu dengan Mak Toyo, juru kunci dari taman milik raja yang berkuasa. Yang mana, sang raja punya 7 anak gadis yang hobi mandi di kolam yang ada di taman tersebut. Katanya, di kolam itu ada bunga bengkawali yang bisa menyembuhkan kebutaan.

Ketika hari Jumat tiba, semua putri raja datang ke taman tersebut untuk mandi. Setelah mereka selesai, Mak Toyo segera menepukkan tangannya di air kolam selama tiga kali. Tak lama, bunga bengkawali pun muncul dan diberikan ke Banta Seudang.

Namun, tanpa diketahui Mak Toyo, Banta Seudang sebelumnya telah menyelinap ke taman dan mengambil baju terbang salah satu putri raja sehingga ia tidak bisa pulang dan harus menginap di rumah Mak Toyo.

Ketika menginap, ternyata putri raja ini jatuh suka dengan Banta dan akhirnya mereka pun menikah. Kemudian, mereka pun kembali bersama-sama untuk kembali ke kediaman Banta Seudang untuk memberikan bunga bengkawali.

Setelah sampai, Banta kemudian merendam bunga tersebut di semangkuk air dan air rendamannya diusapkan ke wajah sang ayah

Secara ajaib, ayahnya pun bisa melihat kembali dan akhirnya kekuasaan kerajaan kembali ke tangannya. Seluruh warga pun turut senang karena raja yang mereka cintai bisa kembali berkuasa. []

Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Pencurian Mobil Box

0

Nukilan.id – Satreskrim Polresta Banda Aceh, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian ranmor mobil box pada 14 Januari 2023 lalu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, SH, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadhillah Aditya Pratama, SIK, mengatakan, pelaku berinisial KH (19) yang merupakan warga Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh.

Ia ditangkap setelah korban M Faisal (30) warga Kajhu melaporkan satu unit mobil box Mitsubishi pada 14 Januari 2023 hilang dicuri oleh pelaku. Kejadian pencurian itu terjadi di parkiran depan Kantor Pt. Wicaksana O.I Desa Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Pada saat itu korban sengaja memarkir di depan kantor karena telah selesai jam kerja. Namun tidak lama sekitar pukul 16.55 wib, ia dihubungi temannya bahwa kendaraan mobil box itu sudah pergi dikendarai seseorang. Korban kemudian menanyakan kepada sopir apa benar itu kendaraan mereka.

Lalu Sopir Menjawab “Kayaknya iya Itu Benar Kendaraan Kita” lalu pelapor kembali ke kantor untuk memastikan informasi dari sopir tersebut.

“Namun setelah pelapor Tiba di TKP sekira pukul 17.00 wib melihat Bahwa kendaraan R6 tidak ada lagi di parkiran depan kantor,” kata Kasat Reskrim, Jumat (20/1/2023).

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.135.000.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banda Aceh guna pengusutan lebih lanjut.

Dikatakan Fadhillah, setelah mendapat laporan tersebut, Tim Rimueng Polresta Banda Aceh melakukan penyelidikan dan mengambil keterangan saksi-saksi.

Dari keterangan saksi itu diduga pelaku pencurian ranmor R6 tersebut sedang berada di Gampong Rambayan, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Selanjutnya tim Rimueng bergerak menuju Pidie untuk melakukan penangkapan. Saat tiba di lokasi tim melihat terduga pelaku sedang berada di sebuah warung kopi pinggir jalan dan tim langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti ranmor R6 yang dibawanya.

Pihaknya kemudian mengintrogasi pelaku. Dari hasil keterangan pelaku bahwasanya ia mengakui telah melakukan pencurian mobil box tersebut yang awalnya mobil tersebut terparkir di depan ruko Pt.Wicaksana O.I.

“Selanjutnya untuk pelaku beserta barang bukti di bawa ke Polresta Banda Aceh untuk penyidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP,” tambahnya. []

Hari Ini, Aceh Dilanda Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir

0
Ilustrasi Hujan (Foto: beritatrans.com)

Nukilan.id – Prakiraan cuaca di beberapa daerah wilayah Provinsi Aceh untuk hari ini, Sabtu, 21 Januari 2023 sebagai berikut.

Berdasarkan informasi dihimpun Nukilan.id dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa daerah di Provinsi Aceh berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.

Adapun daerah yang berpontensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir pada Sabtu (21/1/2023), yaitu wilayah Bireun, Aceh Tengah, Subulussalam, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Selatan, Aceh Tenggara.

Selanjutnya, Langsa, Aceh Barat, Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Timur, Aceh Jaya, Bener Meriah, Banda Aceh, Aceh Barat Daya, Lhokseumawe, Nagan Raya, Gayo Lues, Aceh Besar, Sabang, Pidie Jaya, dan sekitarnya.

Berikut prakiraan cuaca di sejumlah daerah lainnya di Provinsi Aceh hari ini:

Aceh Barat

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Petir
Malam : Berawan

Aceh Besar

Pagi : Hujan Ringan
Siang : Berawan
Malam : Berawan

Aceh Singkil

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Ringan
Malam : Hujan Petir

Aceh Tamiang

Pagi : Berawan
Siang : Hujan Ringan
Malam : Berawan

Aceh Tenggara

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Ringan
Malam : Berawan

Banda Aceh

Pagi : Hujan Ringan
Siang : Cerah Berawan
Malam : Berawan

Bireun

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Sedang
Malam : Cerah Berawan

Lhoksumawe

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Sedang
Malam : Cerah Berawan

Pidie

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Berawan Petir
Malam : Berawan

Sabang

Pagi : Hujan Ringan
Siang : Berawan
Malam : Hujan Ringan

Subulussalam

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Lebat
Malam : Berawan

[Reji]

Pemerintah Gratiskan PKB Mobil dan Motor Listrik

0
Ilustrasi STNK dan BPKB (Dok. Dispendukcapil Jember).

Nukilan.id – Pemerintah bakal menggratiskan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi pemilik kendaraan listrik mulai 2025.

Ketentuan itu diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Inti aturan tersebut, pemerintah bakal mengecualikan pungutan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik yang masuk dalam kategori kendaraan bermotor energi terbarukan.

Pengecualian pungutan PKB bakal kendaraan bermotor energi terbarukan tercantum pada Pasal 7 ayat 3 yang isinya:

Yang dikecualikan dari objek PKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah kepemilikan dan atau penguasaan atas:

a. Kereta api;
b. Kendaraan bermotor yang semata-mata digunakan untuk keperluan pertahanan dan keamanan negara;
c. Kendaraan bermotor kedutaan, konsulat, perwakilan negara asing dengan asas timbal balik, dan lembaga-lembaga internasional yang memperoleh fasilitas pembebasan pajak dari pemerintah;
d. Kendaraan bermotor berbasis energi terbarukan; dan
e. Kendaraan bermotor lainnya yang ditetapkan dengan perda.

Sedangkan, pengecualian pungutan BBNKB bakal kendaraan bermotor energi terbarukan ada di Pasal 12 ayat 3 poin D.

UU tersebut mulai berlaku sejak pertama kali diundangkan 5 Januari tahun lalu oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Namun demikian, merujuk Pasal 191 ketentuan tentang PKB dan BBNKB mulai berlaku tiga tahun sejak diundangkan, yang berarti pada 5 Januari 2025.

Saat ini kendaraan listrik berbasis baterai tetap dipungut PKB sebesar 20-30 persen dari Dasar Pengenaan Pajak (DPP) yang seharusnya (2022) dari 10 persen dari DPP yang seharusnya (2021-2022). Walau kena PKB, namun bebannya lebih ringat daripada kendaraan konvensional, misalnya Wuling Air EV produksi 2022 besar PKB hanya Rp388.500.

Menurut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kebijakan pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dan menekan emisi karbon penyebab polusi.

“Diharapkan dapat mendorong pengembangan pasar kendaraan berbasis energi terbarukan yang lebih kompetitif,” tulis Kemenkeu di media sosial resminya. []

Wakapolda Aceh Ikut Rakorsus Kemenko Polhukam Bahas Penanganan Karhutla

0

Nukilan.id – Wakapolda Aceh Brigjen Syamsul Bahri mengikuti rapat koordinasi khusus (rakorsus) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) secara virtual di Mapolda Aceh, Jumat, 20 Januari 2023.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan, rakorsus tersebut membahas terkait antisipasi dan penangulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2023.

“Rakorsus Wakapolda Aceh dengan Kemenko Polhukam membahas terkait antisipasi dan penangulangan kebakaran hutan dan lahan tahun 2023,” kata Joko, dalam rilisnya, Jumat, 20 Januari 2023.

Hasil rapat tersebut, kata Joko, akan menentukan langkah-langkah yang dapat diambil oleh pihak terkait atau Satgas Karhutla nantinya dalam mengantisipasi dan menangulangi karhutla.[]

Hubdam Iskandar Muda Bangun Sinergitas Dengan Elemen Masyarakat Gampong Alue Deah Teungoh

0

Nukilan.id – Hubdam Iskandar Muda membangun sinergitas dengan elemen masyarakat lainya melalui kegiatan kerja bakti Jumat Bersih dan Peduli dengan membersihkan komplek makam peninggalan sejarah era Kerajaan Aceh di Gampong Alue Deah Teungoh, Meuraxa, Banda Aceh, Jumat (20/01/2023).

Kegiatan meuseuraya yang dilaksanakan hari ini merupakan kesinambungan dari kerja bakti yang telah dilaksanakan minggu lalu. Kegiatan diawali dengan apel pengarahan untuk memberikan arahan tentang mekanisme pembersihan dan penataan makam. Kemudian peserta kegiatan meuseuraya melaksanakan pembersihan dengan memotong semak belukar dan rumput yang menutupi area makam.

Setelah area komplek makam bersih kemudian dilakukan pendataan dan pendokumentasian tentang makam yaitu meliputi kondisi awal makam, posisi nisan dan jumlah nisan. Setelah semua pendataan dan pendokumentasian tentang makam selesai dilaksanakan, peserta kerja bakti kemudian menegakkan dan membersihkan nisan sesuai dengan prosedur dan ketentuan.

Kahubdam IM Kolonel Chb Jun H. Mastra menenyampaikan kegiatan meuseuraya kerja bakti Jumat Bersih dan Peduli merupakan upaya Hubdam IM untuk membangun sinergitas dengan elemen masyarakat dengan menggelar kerja bakti membersihkan makam kuno peninggalan sejarah di wilayah Aceh.

Kegiatan meuseuraya dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan meuseuraya dihadiri Perangkat Gampong dan Geuchik Alue Deah Teungoh, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Aceh, Staf Wali Nanggroe Aceh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banda Aceh, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Banda Aceh, Babinsa Meuraxa Kodim 0101/KBA, Polsek Ulee Lheue, Mapesa, Warga masyarakat sekitar dan Mahubdam IM.[]