Beranda blog Halaman 1246

Gelar Side Event di CSW68, Kowani-KPPPA Bahas Isu Pembiayaan Pemberdayaan Perempuan

0
Kowani-KPPPA Bahas Isu pembiayaan pemberdayaan perempuan di PBB (Foto: medcom.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyelenggarakan side event pada ajang Commission on the Status of Women (CSW68) di Markas Besar PBB, New York, Senin, (18/3/2024).

“Kehadiran Indonesia dalam forum PBB merupakan hal yang istimewa, karena PBB memberikan kepercayaan untuk berbagi pengalaman kepada dunia. Indonesia sendiri dalam hal ini diwakili oleh Kowani yang merupakan bagian dari badan dunia ECOSOC,” ujar Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo, dalam sambutannya.

Dia menambahkan  sebuah kehormatan untuk menjadi tuan rumah bagi para pemimpin, aktivis, visioner, dan pejabat pemerintah yang beragam, yang semuanya berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan pada perempuan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang telah memberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan Kowani dalam penyelenggaraan side event hari ini dan secara konsisten bersinergi mendukung program-program Kowani demi kemajuan perempuan Indonesia, ” kata Giwo.

Kowani dengan lebih dari 90 juta anggota perempuan dari 103 organisasi perempuan di seluruh Indonesia dan sebagai anggota konsultatif ECOSOC sejak tahun 1998.

“Sudah menjadi kewajiban kami di Kowani untuk terus menyuarakan isu-isu hak-hak, kesetaraan, dan pemberdayaan perempuan,” tambah dia.

Kowani yang merupakan anggota ICW sejak tahun 1973 dan penggagas berdirinya ACWO pada tahun 1981 dan telah berhasil menyelenggarakan acara tingkat ASEAN “ACWO Fair and Expo (AFE)” pada Oktober 2023 di Jakarta yang dihadiri oleh lebih dari 1.300 peserta dari negara-negara ASEAN, negara anggota W20 (Rusia dan Italia), dan organisasi perempuan di seluruh Indonesia, sebagai upaya mendukung UMKM dan memperkuat jaringan perempuan.

“Dalam CSW68 ini, kami akan membahas lebih dalam mengenai akar permasalahan kemiskinan, penguatan kelembagaan, dan pembiayaan pemberdayaan perempuan. Acara ini akan menjadi wadah untuk menampilkan inisiatif, ide, dan konsep untuk mendorong partisipasi perempuan, “jelas dia lagi.

Dari ketiga tema utama tersebut, kemiskinan merupakan isu utama dalam pembangunan yang bersifat kompleks dan multidimensi. Oleh karena itu, pembangunan perlu didistribusikan di berbagai sektor sosial, bisnis, pendidikan, kesehatan, dan kelembagaan.

Adapun komponen-komponen kunci yang perlu dibahas antara lain pengembangan potensi, kreativitas melalui peningkatan kapasitas, Achievement Motivation Training untuk menumbuhkan kesadaran, memperluas jaringan dan koneksi, serta bagaimana intervensi atau dukungan dari para pemangku kepentingan, baik dari pemerintah, swasta, maupun LSM, dalam hal pendanaan/pembiayaan dan sumber daya manusia.

Melalui forum ini, kata dia, menjadi ajang berbagi praktik-praktik terbaik dengan para pembicara dan seluruh peserta untuk diimplementasikan dan ditindaklanjuti di masing-masing negara.

“Forum ini seharusnya tidak hanya membatasi diri pada diskusi saat ini, tetapi juga berfokus pada bagaimana langkah kecil kita dapat menghasilkan langkah signifikan dalam pemberdayaan perempuan di seluruh dunia,” imbuh Giwo.

Forum tersebut dihadiri Staf Ahli Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Pembangunan Keluarga Indra Gunawan, SKM., MA., delegasi dari Brasil dan CEO Mastertech Camilla Achuti, Presiden Komisaris PT Sarana Jabar Ventura dan PT Medco Energi Internasional, Tbk Yani Panigoro.

Hadir pula Ketua W20 Italia Dr Linda Laura Sabbadini, Presiden Direktur W20 Indonesia Dian Siswarini, President of ASEAN Confederation of Women’s Organization (ACWO) Dr Cecilia MDy, Ketua Ikatan Alumni Universitas Jawa Barat Irawati Hermawan, Pendiri dan CEO LSPR Dr (HC) Prita Kemal Gani, Co-head of the US Delegation to W20 Virginia Littlejohn, dan perwakilan Dian Kemala dr Niken Manohara MGizi.

Editor: Akil Rahmatillah

Rp667,1 Miliar Dana Desa 2024 Sudah Tersalurkan di Aceh: Fokus pada Pemberdayaan dan Ketahanan Pangan

0
Ilustrasi dana desa. (Foto: dpmpd.kaltimprov.go.id)

NUKILAN.idBanda Aceh – Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) telah menyalurkan Rp667,1 miliar Dana Desa 2024 tahap awal kepada masyarakat Aceh. Dana tersebut disalurkan melalui sejumlah program pemberdayaan dan ketahanan pangan.

Zulkifli, Kepala DPMG Aceh, menyatakan bahwa empat kabupaten/kota di provinsi tersebut, yakni Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, dan Kota Sabang, belum melakukan pencairan Dana Desa.

“Ada dua kabupaten yang sedang verifikasi di kabupaten, mudah-mudahan dalam minggu ini ada yang sudah salur,” kata Zulkifli.

Tahun ini, Aceh mendapat alokasi Dana Desa sebesar Rp4,79 triliun, yang diperuntukkan bagi 6.497 gampong yang tersebar di 290 kecamatan seluruh daerah Tanah Rencong itu.

Hingga saat ini, terdapat 19 kabupaten/kota yang sedang berproses melakukan pencairan Dana Desa yakni Bener Meriah dengan anggaran sebesar Rp70,6 miliar, Langsa sebesar Rp22,1 miliar, Pidie Jaya Rp57,9 miliar, Subulussalam Rp22,6 miliar, Gayo Lues sebesar Rp35,6 miliar, Aceh Besar Rp109,8 miliar.

Kemudian, Aceh Barat Rp54,6 miliar, Aceh Tengah sebesar Rp48 miliar, Aceh Jaya Rp23,4 miliar, Aceh Tenggara Rp50,2 miliar, Lhokseumawe Rp7,9 miliar, Aceh Selatan Rp24,5 miliar, Aceh Utara Rp76,4 miliar.

Selanjutnya, Kabupaten Nagan Raya sebesar Rp10,8 miliar, Banda Aceh Rp6,2 miliar, Aceh Timur sebesar Rp28 miliar, Pidie sebesar Rp16,6 miliar, Aceh Barat Daya Rp860,9 juta dan Bireuen sebesar Rp299,2 juta.

Ia menjelaskan, penyaluran Dana Desa 2024 yang ditentukan penggunaan atau earmark yakni untuk mendanai program Bantuan Langsung Tunai (BLT), ketahanan pangan dan hewani serta pencegahan dan penurunan stunting.

Sementara yang non-earmark atau penyaluran Dana Desa yang tidak ditentukan penggunaannya yakni mendanai program sektor prioritas di desa dan penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Penyaluran yang earmark mencapai Rp345,6 miliar dan untuk non-earmark sebesar Rp321,5 miliar sehingga total Rp667,1 miliar untuk 1.842 desa,”
ujarnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Pelita Air Bakal Layani Rute Jakarta-Aceh Mulai 3 April 2024

0
Ilustrasi Pelita Air. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Jantho – Otoritas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar menyatakan dalam menghadapi mudik Idul Fitri 1445 Hijriah, pilihan transportasi udara masyarakat Aceh bertambah dengan hadirnya Pelita Air yang segera beroperasi di daerah itu.

“Insya Allah 3 April ini ada penambahan maskapai penerbangan Pelita Air yang akan melayani rute Banda Aceh-Jakarta dan sebaliknya,” kata Executive General Manager Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Darmadi di Aceh Besar, Selasa, (19/3/2024).

Ia menjelaskan masyarakat di provinsi ujung barat Indonesia itu semakin punya banyak pilihan maskapai penerbangan yang akan digunakan seiring bertambahnya maskapai penerbangan yang melayani Banda Aceh-Jakarta dan sebaliknya.

Ia menyebutkan dengan penambahan maskapai penerbangan tersebut, maka jumlah pesawat domestik yang akan beroperasi di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda sebanyak enam maskapai.

Adapun maskapai penerbangan domestik di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar yakni Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, Pelita Air (beroperasi 3 April) dan Susi Air (perintis).

Kemudian untuk maskapai penerbangan internasional Air Asia, Firefly, Garuda Indonesia dengan rute Kuala Lumpur, Penang dan Jeddah.

Kemudian untuk rute domestik terdiri dari Jakarta, Kualanamu dan untuk perintis Kutacane, Sabang, Simeulue, Tapaktuan, Gayo Lues.

“Kami berharap Pelita Air yang akan terbang setiap hari tersebut dapat terus berlanjut guna memberikan kemudahan dan pilihan bagi masyarakat untuk bepergian dengan menggunakan transportasi udara,” katanya.

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar memiliki dimensi landas pacu 3.000 x 45 meter dengan area parkir pesawat mampu menampung delapan pesawat.

Adapun untuk kapasitas terminal lebih kurang 1,5 juta penumpang per tahun dan lebih kurang 4 ribu penumpang per hari.

Editor: Akil Rahmatillah

Bus Transkoetaradja Kembali Beroperasi Setelah 2 Bulan Lebih Vakum  

0
Bus Transkoetaradja. (Foto: Dishub Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bus Trans Koetaradja akhirnya kembali beroperasi hari ini setelah lebih dari dua bulan vakum akibat kendala subsidi dari Pemerintah Aceh. Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, mengonfirmasi hal ini dalam sebuah wawancara melalui sambungan telepon dengan Nukilan.id.

Kendati demikian, Faisal menekankan bahwa keputusan untuk mengaktifkan kembali layanan Bus Trans Koetaradja tidak terlepas dari upaya koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan pihak terkait.

“Kami menyadari pentingnya layanan transportasi publik bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami telah melakukan segala upaya untuk memastikan agar layanan ini dapat berjalan kembali,” ujar Faisal pada Rabu, (20/3/2024) sore.

Menurut Faisal, kendala utama yang menyebabkan vakumnya operasional Bus Trans Koetaradja karena faktor belum disahkannya APBA 2024 sejak awal tahun.

“Karena Trans Koetaradja hingga saat ini masih disubsidi oleh Pemerintah Aceh,” kata Faisal.

Selain itu, Faisal menambahkan bahwa pada awal tahun juga dilakukan pengecekan teknis guna memastikan kelayakan bus saat dioperasikan.

“Pengecekan teknis sebelum dioperasikan guna keselamatan dan kenyamanan penumpang,” tambahnya.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini. Alhamdulillah, hari ini kami dapat mengumumkan bahwa layanan bus ini dapat kembali beroperasi,” tambahnya.

Dengan kembalinya operasional Bus Trans Koetaradja, Faisal berharap bisa memberikan dampak positif bagi mobilitas masyarakat Aceh. Ia berujar pemerintah daerah bersama pihak terkait berkomitmen untuk terus memperjuangkan kelancaran dan keberlangsungan layanan transportasi publik ini untuk kepentingan bersama.

“Pemerintah Aceh menyubsidi agar masyarakat dapat menikmati transportasi gratis. Sehingga efeknya memudahkan mobilitas masyarakat dalam beraktivitas. Jika mobilitas masyarakat lancar tentunya akan membawa dampak yang positif pertumbuhan perekonomian,” tandas Faisal.

Saat ditanya mengenai rute layanan Trans Koetaradja, Faisal mengatakan masih seperti sebelumnya, yakni untuk kota Banda Aceh dan wilayah Aceh besar. Termasuk melayani kawasan kampus Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry,Pusat Kota Banda Aceh dengan Bandara Sultan Iskandar Muda, Terminal Batoh, hingga Pelabuhan Ulee Lheue.

“Selain itu kawasan wisata seperti pantai lampuuk juga dapat diakses dengan Trans Koetaradja,” tutupnya.

Reporter: Akil Rahmatillah
Editor: Akil Rahmatillah

Pemerintah Kota Banda Aceh Pasang Tapping Box di Suzuya Mall

0
Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, meninjau pemasangan tapping box di Suzuya Mall. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.idBanda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui badan pengelolaan keuangan memasang alat perekam transaksi online (tapping box) di Suzuya Mall Banda Aceh, Rabu, 20 Maret 2024.

Pemasangan tapping box dilakukan pada sejumlah tempat usaha Wajib Pajak Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) berupa restoran dan jasa parkir yang ada di pusat perbelanjaan modern tersebut.

Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin berkesempatan meninjau langsung pemasangan tapping box di Suzuya Mall. Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fadhil, Asisten Administrasi Umum Faisal, dan Plt Kepala BPKK Banda Aceh Alriandi Adiwinata beserta jajaran.

Amiruddin di sela-sela pemasangan tapping box menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah melalui implementasi Qanun Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

Menurutnya, dengan adanya alat tapping box pada dasarnya mempermudah wajib pajak itu sendiri dalam melakukan pelaporan pajak daerah.

“Dan melaporkan omset secara berkala adalah kewajiban sebagai wajib pajak. Itu ketentuan undang-undang yang harus dipatuhi oleh seluruh wajib pajak,” kata Amiruddin.

Lebih lanjut Amiruddin menegaskan bahwa pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada wajib pajak yang lalai terhadap kewajibannya. Sanksi tersebut kata Amiruddin dapat berupa denda hingga pidana.

“Sebab pemerintah harus memastikan setiap rupiah pajak yang dipungut dari masyarakat benar-benar masuk ke kas daerah untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPKK Alriandi Adiwinata dalam keterangannya menyebutkan hingga saat ini telah ada 79 perangkat tapping box yang telah terpasang. Targetnya, akan ada 200 tapping box yang akan merekam data transaksi wajib pajak secara real time di Banda Aceh.

“Kita terus mendorong para wajib pajak untuk dapat melakukan pelaporan pajak secara benar, salah satunya dengan pemasangan alat ini. Selain itu, bagi usaha yang tidak memiliki mesin cash register, kita akan menyediakannya secara cuma-cuma. Harapan kita alat tersebut dapat memudahkan pengusaha dalam melakukan pencatatan keuangan,” tuturnya.

Alriandi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Bank Aceh Syariah sebagai mitra pemerintah kota dalam upaya optimalisasi PAD di Banda Aceh. Menurutnya, dukungan ini merupakan wujud nyata semangat gotong-royong dalam membangun kota.

Pemimpin Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Utama Ali Muhayatsyah yang pada kesempatan itu  juga hadir mengatakan bahwa pihaknya akan selalu menjadi mitra utama Pemkot Banda Aceh dalam mewujudkan kota yang sejahtera.

“Ini merupakan bentuk komitmen Bank Aceh Syariah kepada Pemkot dalam hal peningkatan PAD yang pada akhirnya juga akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Nilai Tukar Petani Aceh Tahun 2023 Naik 6,41 Persen

0
Ilustrasi petani. (Foto: Antara)

Nukilan.id – Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Aceh pada tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 6,41 persen dibandingkan dengan tahun 2022. Pada tahun 2022, rata-rata NTP yaitu 107,45 persen, sementara pada tahun 2023 nilai rata-rata NTP naik menjadi 114,34 persen.

Dirangkum dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, pada awal dan pertengahan tahun, NTP tahun 2023 sempat turun ke level terendah yaitu 111,27 persen. Namun selanjutnya sejak bulan Juli hingga Desember 2023 NTP cenderung mengalami kenaikan dan pada akhir tahun NTP mencapai 116,08 persen. NTP paling tinggi selama tahun 2023 terdapat pada bulan September 2023, yaitu 118,03.

Selama tahun 2021 sampai 2023 rata-rata NTP tahunan Provinsi Aceh menunjukkan peningkatan. Hal ini disebabkan karena peningkatan NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat dan subsektor tanaman pangan.

Subsektor yang mengalami peningkatan NTP rata-rata tahun 2023 yaitu subsektor tanaman pangan, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan. Sementara subsektor hortikultura mengalami penurunan NTP pada tahun 2023.

Reporter: Sammy
Editor: Sammy

Dipastikan Duduk di Senayan, Jamaluddin Idham: Terima kasih Masyarakat Aceh

0
Jamaludin Idham, Ketua DPC PDIP Nagan Raya. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.idBanda Aceh — Pengusaha muda asal Nagan Raya, Jamaluddin Idham, berhasil mengamankan satu kursi DPR RI di daerah pemilihan (Dapil) Aceh 1 pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024.

Berdasarkan dari keterangan tertulis yang diterima oleh Nukilan.id, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nagan Raya itu dipastikan lolos ke parlemen Senayan setelah unggul perolehan suara atas caleg lainnya di partai yang sama.

Selain itu, di Dapil Aceh 1 Jamaluddin bersaing ketat dengan sejumlah caleg dari partai lainnya. Namun berdasarkan hasil penetapan KPU pada Rabu (20/3/2024) malam Jamaluddin berhasil finish di kursi kelima dengan perolehan suara badan sebanyak 71.608, dan total suara partai sebanyak 133.277.

“Terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, tim pemenangan, dan seluruh relawan yang telah berjuang serta memilih saya pada Pemilu serentak tahun 2024,” kata Jamaluddin Idham yang juga Ketua Pemuda MPTTI, Rabu (20/3/2024).

Jamaluddin Idham mengaku tanpa dukungan dari masyarakat, serta seluruh relawan, tentu hasil yang didapatkan tidak maksimal. Atas itu, dirinya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberitkan terhadap dirinya.

Selain itu, ia juga berharap seluruh usaha dan perjuangan yang selama ini dilakukan bersama-sama mendapatkan ridha dari Allah, sehingga pada Pemilu tahun ini PDIP bisa kembali mendapat kursi di Dapil Aceh 1 setelah hilang sejak tahun 2004.

“Kita terus berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT, semoga amanah yang diberikan ini dapat saya pergunakan sebagai jalan terbaik untuk mengabdi bagi bangsa dan masyarakat Aceh,” ungkapnya.

Editor: Akil Rahmatillah

KPU Tetapkan Hasil Pilpres 2024: Siapa Pemenangnya?

0
Perolehan suara Pilpres 2024. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.idJakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah menetapkan hasil Pilpres 2024 berdasarkan Berita Acara KPU nomor 218/PL.01.08-BA/05/2024. Keputusan ini diumumkan langsung oleh KPU setelah menyelesaikan rekapitulasi nasional dan rapat pleno pada hari Rabu (20/3/2024).

Berdasarkan amatan Nukilan.id, proses rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU mencakup perolehan suara di 38 provinsi di dalam negeri serta 128 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Hasil rekapitulasi tersebut menjadi dasar penentuan hasil akhir Pilpres 2024.

Ketua KPU, dalam keterangannya kepada wartawan, menyampaikan bahwa proses rekapitulasi nasional dilaksanakan dengan cermat dan transparan, mengikuti ketentuan yang berlaku. “Kami telah memastikan bahwa proses ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada dan memperoleh kesepakatan dari seluruh pihak terkait,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis oleh KPU, partisipasi pemilih dalam Pilpres 2024 cukup tinggi, mencerminkan antusiasme yang besar dari masyarakat Indonesia untuk menentukan arah masa depan negara.

Hasil resmi Pilpres 2024 yang telah ditetapkan akan menjadi landasan bagi langkah-langkah selanjutnya dalam proses demokrasi di Indonesia. Semua pihak diharapkan dapat menerima hasil ini dengan lapang dada dan bersama-sama membangun Indonesia ke depan.

Perlu dicatat bahwa hasil Pilpres 2024 yang telah ditetapkan akan diumumkan secara lengkap oleh KPU dan dapat diakses oleh masyarakat melalui berbagai saluran informasi resmi yang disediakan oleh lembaga tersebut.

Total keseluruhan suara sah nasional sebanyak 164.227.475;

Berikut perolehan suara nasional Pilpres 2024:

01- Anies-Cak Imin 40.971.906 suara

02- Prabowo-Gibran 96.214.691 suara

03- Ganjar-Mahfud 27.040.878 suara

Reporter: Akil Rahmatillah
Editor: Akil Rahmatillah

Kesetiaan dan Harapan, Pesan Terakhir dari Illiza Sa’aduddin Djamal Pasca-Pemilu 2024

0
Illiza Sa'aduddin Djamal Caleg Dapil Aceh 1 dari Partai Persatuan Pembangunan. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di tingkat nasional pada Rabu (20/3/2024). Proses ini melibatkan 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Dari hasil rekapitulasi tersebut, suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya mencapai 5.878.777 suara, yang setara dengan 3,87% dari total suara sah nasional sebesar 151.796.630 suara.

Dampak dari angka tersebut terasa bagi Caleg DPR RI PPP Dapil Aceh 1, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, yang memperoleh 137.835 suara, namun tidak berhasil meraih kursi sebagai anggota DPR RI.

Dalam pesan yang tersebar di media sosial, Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan bahwa meski pahit, perjuangan belum berakhir. Dia meminta untuk menerima kenyataan dengan lapang dada, sementara persoalan ini menjadi kewenangan DPP PPP.

Illiza Sa’aduddin Djamal juga mengajak semua simpatisan dan relawan yang telah berkontribusi keras untuk tetap merawat semangat kebersamaan dan persaudaraan yang telah terjalin.

Dengan tulus, dia mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah membantu dan mendukung dalam perjuangan pemilu 2024, berharap bahwa setiap upaya yang dilakukan akan menjadi amal yang dicatat oleh Allah SWT.

“Kami tak akan melupakan setiap bantuan yang telah diberikan, semoga kita bisa bersama-sama lagi di masa depan. Semoga Allah senantiasa membuka jalan terbaik bagi kita semua. Amin,” demikian tutup pesan singkat Illiza Sa’aduddin Djamal. [Biyu]

Pj Gubernur Harap BSI Beri Pelayanan Terbaik Sambut PON di Aceh

0
Bustami saat menerima audiensi CEO BSI Regional 1 Aceh beserta jajarannya di Kantor Gubernur. (Foto; acehprov.go.id)

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, mengungkapkan harapannya agar Bank Syariah Indonesia (BSI) mampu menyediakan layanan prima selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh yang akan berlangsung pada September 2024 nanti.

“Saya sangat berharap, karena event ini menjadi pertaruhan orang Aceh,” kata Bustami saat menerima audiensi CEO BSI Regional 1 Aceh beserta jajarannya di Kantor Gubernur, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh pada Selasa (19/3/2024).

Bustami menyatakan bahwa ketika PON dimulai, Aceh akan didatangi oleh puluhan ribu tamu dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk atlet, ofisial, dan penggemar, khususnya di daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan PON. Oleh karena itu, penting bagi lembaga keuangan untuk memberikan layanan yang memadai guna memastikan kelancaran transaksi ekonomi selama tamu dari luar berada di Aceh.

“Yang terpenting sinergi dan kolaborasi harus terus kita jaga untuk membangun Aceh,” kata Bustami.

Sebelumnya, CEO BSI Regional 1 Aceh Wisnu Sunandar mengatakan, mendukung pelaksanaan PON, pihaknya akan menambah 300 mesin ATM baru. Sementara mesin ATM yang sudah tersedia saat ini berjumlah 703 unit.

“Mesin ATM baru yang akan ditambah itu nantinya akan disebar di lokasi venue dan tempat atlit menginap,” kata Wisnu.

Dalam kesempatan itu, Wisnu juga melaporkan berbagai  perkembangan dan pertumbuhan bisnis BSI di Aceh kepada Pj Gubernur. Mulai dari pembangunan gedung landmark, pertumbuhan aset, pembiayaan komersial, pembiayaan UMKM, penyaluran KUR dan sejumlah proyek binaan BSI terhadap petani dan pelaku usaha di kabupaten/kota di Aceh.

“Semoga sinergi yang sudah terjalin bisa berlanjut dan didukung agar BSI bisa terus berkontribusi untuk membangun Aceh,” pungkas Wisnu.

Editor: Akil Rahmatillah