Beranda blog Halaman 1025

Keterbukaan Informasi Publik Aceh Mengakar Kuat

0
FGD Indeks Keterbukaan Informasi Publik. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Arya Sandhiyudha, menyebutkan bahwa keterbukaan informasi publik di Aceh memiliki akar yang khas, alami, dan evolutif.

“Jika kita melihat perkembangan Keterbukaan Informasi Publik di Aceh, ini memiliki akar yang kuat, karena dilatarbelakangi oleh tahapan demokratisasi lokal, seperti dampak Tsunami 2004 yang mengundang perhatian dunia, momentum rekonsiliasi 2005, dan tren media baru pada skala nasional tahun 2010,” kata Arya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) yang didiskusikan pada Focus Group Discussion (FGD) bersama para informan ahli dan stakeholder di Hermes Hotel, Banda Aceh, Selasa (23/7).

Arya, yang meraih gelar Doktor Hubungan Internasional dari Turki, menyebutkan bahwa situasi tahun 2005 dan 2010 menjadi fase penting yang secara bertahap menguatkan agenda Keterbukaan Informasi Publik.

“Situasi krisis pasca Tsunami, rekonsiliasi lokal, dan media baru nasional mendukung tumbuhnya kebebasan pers, demokratisasi budaya, dan regulasi lokal yang kondusif bagi keterbukaan informasi publik. Ekosistem ini mempengaruhi indikator dalam IKIP yang didiskusikan di FGD,” ujarnya.

Sementara itu, tim ahli dari Universitas Indonesia, Dr. Maria Puspita Sari, menyatakan bahwa keterbukaan informasi publik ini menjadi titik awal bagi Aceh untuk diteruskan ke provinsi lain di Indonesia.

Untuk mengukur IKIP Aceh, melibatkan lima kelompok informan ahli yaitu unsur pemerintah, pengusaha, akademisi, jurnalis, dan masyarakat.

“Konsepnya adalah untuk menilai sejauh mana keterbukaan informasi publik agar lebih terbuka lagi dengan pemberian penilaian secara objektif sehingga konsep demokrasi dan HAM, politik, hukum, dan lingkungan/sosial menjadi prioritas bagi IKIP sehingga dapat mendukung salah satu program pemerintah yang bersih dan transparan,” kata Maria.

Penilaian yang diberikan oleh informan ahli di daerah menjadi sangat penting dengan proporsi yang benar-benar melaksanakan ataupun yang masih terus berproses menuju keterbukaan informasi kepada publik. Informan ahli daerah direkrut dari unsur akademisi, pengusaha, LSM, dan jurnalis yang siap memberikan penilaian kepada instansi pemerintah dan lembaga lain.

Ketua Komisi Informasi Aceh, Arman Fauzi, didampingi Ketua Pokja Muhammad Hamzah, menyebutkan bahwa selama ini pihaknya terus mendata lembaga-lembaga yang belum atau sedang dalam proses melakukan keterbukaan informasi, maupun terkait kasus-kasus sengketa publik yang dibawa ke ranah hukum.

“Kita perlu terus mendorong agar pemerintah Aceh maupun lembaga lainnya dapat memberikan informasi yang akurat dan tidak ditutupi,” kata Hamzah.

Editor: Akil

Lima Beasiswa ke Luar Negeri Tanpa Surat Rekomendasi: Peluang Emas untuk Studi Internasional

0
Ilustrasi Beasiswa. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menggapai mimpi untuk studi di luar negeri kini semakin mudah dengan adanya beasiswa yang tidak memerlukan surat rekomendasi dalam persyaratannya. Surat rekomendasi, yang biasanya ditulis oleh dosen pembimbing atau atasan kerja, bisa menjadi salah satu berkas yang cukup sulit dikumpulkan. Namun, beberapa program beasiswa memberikan kemudahan dengan tidak mewajibkan surat rekomendasi tersebut. Berikut ini lima beasiswa S1-S3 gratis ke luar negeri yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Invest Your Talent in Italy

Program Invest Your Talent in Italy menawarkan beasiswa S2 dari pemerintah Italia melalui Kementerian Luar Negeri dan bekerja sama dengan Italia Trade Agency (ITA). Beasiswa ini mencakup beberapa program studi seperti teknologi, manajemen ekonomi, dan desain arsitektur.

Cakupan Beasiswa:

  • Tunjangan hidup bulanan
  • Biaya pendidikan penuh
  • Kursus bahasa Italia
  • Praktek kerja di perusahaan Italia
  • Dukungan tempat tinggal

Syarat Pendaftaran:

  • Transkrip nilai
  • Kemampuan bahasa Inggris
  • Kemampuan bahasa Italia (opsional)
  • Aplikasi video esai dalam bahasa Inggris maksimal satu menit
  • CV akademik terbaru
  • Paspor

Jadwal Pendaftaran: Januari – Maret setiap tahun

2. Russian Government Scholarship

Beasiswa dari pemerintah Rusia ini mencakup jenjang pendidikan S1, S2, dan S3 di salah satu dari 18.000 universitas di Rusia. Beasiswa ini bisa didaftarkan melalui kedutaan besar Rusia di Indonesia atau langsung ke universitas di Rusia.

Cakupan Beasiswa:

  • Biaya kuliah
  • Biaya hidup

Syarat Pendaftaran:

  • Bukan warga negara Rusia
  • Formulir pendaftaran
  • Salinan paspor
  • Ijazah terakhir
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Motivation letter

Jadwal Pendaftaran: Oktober – November setiap tahun

3. Manaaki New Zealand Scholarship

Manaaki New Zealand Scholarship menawarkan beasiswa S2 dan S3 dengan pendanaan penuh untuk studi di Selandia Baru.

Cakupan Beasiswa:

  • Biaya kuliah
  • Biaya hidup
  • Biaya kepindahan sebesar NZD 3.000
  • Asuransi kesehatan dan kecelakaan
  • Biaya transportasi
  • Biaya penelitian
  • Hibah kelulusan

Syarat Pendaftaran:

  • Usia minimal 18 tahun
  • Memenuhi syarat pengurusan visa
  • Kemampuan bahasa Inggris (dibuktikan dengan TOEFL atau IELTS)
  • Memenuhi syarat program studi di universitas tujuan

Jadwal Pendaftaran: Februari setiap tahun

4. Graduate Research Scholarship – University of Melbourne

Beasiswa S2 dan S3 di University of Melbourne, Australia ini tidak memerlukan surat rekomendasi dan diberikan secara otomatis jika diterima di program riset di universitas tersebut.

Cakupan Beasiswa:

  • Biaya kuliah
  • Biaya hidup
  • Asuransi kesehatan
  • Biaya kepindahan sebesar AUD 3.000
  • Biaya penelitian

Jadwal Pendaftaran: Hingga 31 Oktober untuk tahun berikutnya

5. Romanian Government Scholarship

Beasiswa dari pemerintah Rumania ini menawarkan pendanaan untuk S1, S2, dan S3 di semua bidang, kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi. Beasiswa ini ditujukan bagi warga negara non-Uni Eropa dengan prestasi akademik minimal rata-rata nilai 7.

Cakupan Beasiswa:

  • Biaya kuliah
  • Akomodasi atau asrama
  • Biaya hidup bulanan

Syarat Pendaftaran:

  • Bukan warga negara Rumania
  • Ijazah dan transkrip
  • Rata-rata nilai pendidikan yang baik
  • Mematuhi metodologi pengajuan aplikasi
  • Usia maksimal 35 tahun untuk S1 dan S2
  • Usia maksimal 45 tahun untuk S3

Jadwal Pendaftaran: Januari – Maret setiap tahun

Dengan peluang beasiswa ini, persiapkan diri sebaik mungkin untuk mendaftar dan meraih kesempatan belajar di luar negeri tanpa surat rekomendasi. Sudah siap untuk mendaftar tahun 2025?

Editor: Akil

Tim Sepak Bola Aceh Jadwalkan Dua Uji Tanding Jelang PON XXI Aceh-Sumut 2024

0
Tim Sepak Bola Aceh Jadwalkan Dua Uji Tanding Jelang PON XXI Aceh-Sumut 2024. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim sepak bola PON Aceh yang tengah mempersiapkan diri untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 akan melakoni dua laga uji coba pekan ini. Pertandingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kekompakan dan performa tim.

Tim PON Aceh dijadwalkan bertanding melawan tim PON Aceh 2020 yang sukses meraih medali perak di PON Papua 2021. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Kuta Asan, Sigli, pada Rabu, 24 Juli 2024.

Selain itu, tim PON Aceh juga akan menghadapi Mutiara Raya FC, juara Piala Kapolres Pidie 2024. Laga tersebut akan berlangsung pada Kamis, 25 Juli 2024.

Pelatih tim PON Aceh, Mukhlis Rasyid, menyatakan bahwa para pemain terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. “Insya Allah ada progres secara merata dari individu pemain,” ujarnya singkat.

Saat ini, tim PON Aceh ditangani oleh tim pelatih yang terdiri dari Mukhlis Rasyid, Safrizani, Munanda Faisal, Sukirmanto, dan Fakhrurradli. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari tim pelatih, tim PON Aceh optimis bisa meraih hasil maksimal di PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Editor: Akil

Sanggar Keumala Hayati Binaan Cut Anda Seleksi Peserta Binaan di Jantho

0
Sanggar Keumala Hayati Binaan Cut Anda. (Foto: MC Abes)

NUKILAN.id | Jantho – Sanggar Tarian Keumala Hayati yang dibina oleh Cut Rezky Handayani, akrab disapa Cut Anda, menggelar seleksi peserta binaan di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Sabtu (20/07/2024). Seleksi ini sekaligus menjadi pertemuan perdana Sanggar Keumala Hayati Kabupaten Aceh Besar yang diikuti oleh para siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Cut Anda menekankan pentingnya pembinaan kesenian secara berkelanjutan. Menurutnya, literasi tarian dan tari kreasi baru perlu terus dikembangkan dan diwariskan kepada generasi muda agar tetap terjaga kelestariannya. Ia juga menggarisbawahi bahwa penanaman seni budaya sebagai bagian dari kearifan lokal sangat penting, terutama bagi generasi Z.

“Maka untuk menjaga kelestarian itu, pemerintah ikut bertanggung jawab, dan kita juga ikut membentuk dan membina melalui sanggar ini,” ujar Cut Anda yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Aceh Besar.

Sanggar Keumala Hayati telah membentuk pengurus dan memiliki pelatih yang akan menentukan jadwal pelatihan. “Hari ini kita melakukan seleksi peserta yang akan dibina nanti. Ada beberapa tarian yang akan dilatih nanti,” tambahnya, dengan harapan para pelajar mau ikut serta menjaga budaya Aceh melalui tarian.

Ketua Sanggar Keumala Hayati, Muhammad Rizha Falufi, mengungkapkan bahwa tarian yang akan dibina meliputi Ranup Lampuan, Ratoh Jaroe, Rapai Geleng, Rapai Garapan, hingga Tari Kreasi Baru. “Tarian yang akan dibina di sini nanti, yaitu Ranup Lampuan, Ratoh Jaroe, Rapai Geleng, Rapai Garapan hingga Tari Kreasi Baru,” sebut Rizha.

Dengan adanya seleksi ini, diharapkan generasi muda Aceh semakin terpacu untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian daerah mereka. Sanggar Keumala Hayati berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga warisan budaya Aceh.

Editor: Akil

Delegasi Thailand Selatan Kunjungi Kantor Partai Aceh untuk Pelajari Perdamaian

0
Delegasi Thailand Selatan Kunjungi Kantor Partai Aceh untuk Pelajari Perdamaian. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Kantor Partai Aceh menerima kunjungan istimewa dari 28 delegasi berbagai lembaga dari Thailand Selatan pada hari ini, pukul 16.00 WIB. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Asosiasi Sekolah Swasta Thailand Selatan, Mr. Koddaree Binsen, ini terdiri dari perwakilan polisi, tentara, serta wartawan Thailand.

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari proses perdamaian Aceh dari perspektif Partai Aceh. Delegasi diterima oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar, Ketua Harian Partai Aceh, Tgk Anwar Ramli, dan Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh, Nurzahri.

Dalam pertemuan, Kamaruddin Abubakar berbagi cerita tentang riwayat konflik Aceh dan pengalamannya sebagai wakil panglima perang Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ia juga menjelaskan dinamika dan sistem yang berjalan di dalam GAM hingga proses perdamaian Aceh di Helsinki.

Jubir Partai Aceh, Nurzahri, menambahkan penjelasan mengenai perjalanan perdamaian yang berlangsung hingga saat ini. Ia memaparkan berbagai capaian yang telah diraih Aceh serta dinamika perdebatan regulasi antara Aceh dan Jakarta akibat multi tafsir terhadap MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintah Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Nurzahri juga menyampaikan perhatian Partai Aceh terhadap kondisi yang sedang berlangsung di Thailand Selatan. Ia menyoroti pengaruh besar perdamaian di Thailand Selatan terhadap Aceh, terutama terkait maraknya penyelundupan narkoba dari Thailand ke Aceh yang bermula dari kawasan Thailand Selatan karena faktor geografis yang dekat. Selain itu, banyak nelayan Aceh yang terdampar atau ditangkap oleh otoritas Thailand karena jarak yang dekat.

Perwakilan dari Thailand Selatan turut berbagi tentang proses penjajakan damai di wilayah mereka yang sedang berlangsung. Mereka mengungkapkan bahwa dinamika yang terjadi sedikit berbeda dengan Aceh dan mengakui tantangan yang sedang dihadapi.

Pada akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk terus melanjutkan komunikasi guna mendukung proses pembicaraan damai di Thailand Selatan. Perwakilan kepolisian Thailand yang hadir juga berjanji akan menyampaikan permasalahan nelayan-nelayan Aceh yang masih berada dalam penahanan otoritas Thailand agar bisa dipulangkan ke Aceh.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata antara kedua belah pihak, menandai komitmen bersama untuk terus menjalin hubungan baik dan mendukung proses perdamaian di kedua wilayah.

Editor: Akil Rahmatillah

Kepengurusan KORMI Aceh Resmi Dilantik, M Nasir Syamaun Ketua Umum

0
M Nasir Syamaun Ketua Umum KORMI Aceh. (Foto: Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepengurusan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Aceh masa bakti 2024-2028 resmi dilantik oleh Ketua Umum KORMI Nasional (KORMINAS) Hayono Isman, malam Minggu 19 Juli 2024, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Turut hadir pada pelantikan itu Pj Sekda Aceh Azwardi mewakili Pj Gubernur Aceh.

Pelantikan tersebut merupakan hasil dari Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KORMI Aceh, pada 9 Mei lalu, yang menetapkan secara aklamasi M. Nasir Syamaun MPA sebagai Ketua Umum untuk masa bakti empat tahun ke depan.

Dalam arahannya usai seremoni pelantikan, Ketua Umum KORMINAS Hayono Isman menyampaikan apreasiasi atas usaha keras yang telah dilaksanakan, sehingga kepengurusan KORMI Aceh telah dibentuk dan dikukuhkan secara resmi.

Selain itu, ia juga berpesan agar KORMI Aceh dapat mempersiapkan diri dalam rangka menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Tradisional (Fornas) VIII tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pada kesempatan itu, Hayono yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia periode 1993-1998 mengingatkan mengenai tugas utama KORMI, yang salahsatunya adalah membugarkan masyarakat.

“Itu sasaran kita,” kata Hayono.

“21 triliun anggaran negara dikeluarkan untuk penyakit jantung, yang padahal bisa dicegah dengan olahraga. Dan berbagai penyakit lainnya bisa dicegah dengan olahraga, sehingga membuat masyarakat bugar,” tambah Hayono.

Sementara itu, Ketua Umum KORMI Aceh dalam sambutan usai pelantikan mengatakan, pihaknya akan terus mendorong agar masyarakat Aceh untuk aktif berolahraga melaui berbagai program yang akan dilaksanakan kedepannya.

“Memastikan semua kalangan, mulai dari anak-anak, pemuda, remaja hingga orang tua untuk giat berolahraga. Baik melalui olahraga prestasi, kreasi, atau olahraga olahraga lain yang diciptakan untuk kebugaran,” kata M. Nasir.

Selain itu, sebagai Ketua Umum yang baru, M. Nasir mengatakan bahwa ada beban organisasi yang harus dilaksanakan segera, yaitu membangun KORMI Kabupaten/kota.

Untuk diketahui, saat ini baru ada tujuh KORMI Kabupaten/Kota.

“Insya Allah dalam tahun pertama masa jabatan, kami akan menuntaskan pembentukan KORMI di 23 kabupaten/kota se-Aceh,” kata M. Nasir.

Editor: Akil

Aktivis Muda Kluet Raya Ajak Masyarakat Bijak Hadapi Pemilihan Bupati November Mendatang

0
Aktivis Muda, Syahrul Amin. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Syahrul Amin, seorang aktivis muda yang dikenal aktif di Kluet Raya, mengimbau masyarakat Aceh Selatan, khususnya wilayah Kluet Raya, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi menjelang Pemilihan Bupati pada November mendatang.

Dalam wawancara eksklusif dengan Nukilan.id, Syahrul menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari kampanye hitam yang dapat memecah belah masyarakat.

“Masyarakat harus waspada dan tidak mau terjebak dalam hasutan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ini adalah momen penting yang seharusnya digunakan untuk memperkuat demokrasi, bukan untuk memecah belah,” kata Syahrul kepada Nukilan.id, Senin (22/7/2024).

Syahrul Amin, yang juga merupakan kader PMII UIN Ar-Raniry, mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama di Kluet Raya, untuk menggunakan hak pilih mereka dengan bijak. Ia menekankan pentingnya pemilihan yang berdasarkan pada pilihan hati dan bukan terpengaruh oleh isu-isu provokatif.

“Ayo kita bijak dalam memilih. Beda pilihan itu hal yang biasa, yang penting adalah memilih kandidat yang sesuai dengan hati kita masing-masing,” pungkasnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Menelusuri Jejak Sejarah di Kerkhof Peucut: Pemakaman Militer Belanda di Banda Aceh

0
Kerkof Peucut, pemakaman militer belanda terbesar kedua di dunia. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Di tengah pusat kota Banda Aceh, terdapat sebuah kompleks pemakaman yang menyimpan berbagai cerita sejarah penting dari masa lalu. Kerkhof Peucut, kompleks pemakaman militer Belanda terbesar kedua di dunia, kini menjadi salah satu objek wisata sejarah yang menarik perhatian baik wisatawan lokal maupun internasional.

Dikenal sebagai Kerkhof, yang secara harfiah berarti halaman gereja atau kuburan, kompleks ini berdiri sebagai saksi bisu dari Perang Aceh yang berlangsung selama 30 tahun, dari tahun 1873 hingga 1904. Sekitar 2.200 tentara Belanda, termasuk empat jenderal, dimakamkan di sini, di tempat yang juga merupakan arena perjuangan gigih rakyat Aceh melawan penjajahan kolonial.

Namun, Kerkhof Peucut bukan hanya menyimpan kisah serdadu Belanda. Di antara deretan makam, terdapat juga sejumlah penduduk pribumi yang direkrut sebagai tentara Marsose dan pasukan KNIL dari Ambon, Manado, dan Jawa. Nama-nama mereka yang tercatat di dinding kompleks menjadi bukti nyata keterlibatan berbagai kelompok dalam konflik tersebut.

Yang menarik, di tengah-tengah kuburan militer tersebut, terdapat sebuah makam yang unik dan terpisah dari yang lainnya. Makam tersebut adalah Meurah Pupok, putera Sultan Iskandar Muda yang dihukum rajam oleh ayahnya sendiri karena melakukan perbuatan zina. Makam Meurah Pupok, yang berdiri sekitar 300 tahun sebelum Belanda mendirikan pemakaman militer mereka, mencerminkan kekuatan hukum dan keadilan Sultan Iskandar Muda dalam menjalankan hukum Islam pada masa pemerintahannya.

Dalam suatu kesempatan, Nukilan.id melakuakan wawancara dengan salah seorang pengunjung lokal, Fajri Maulana. Fajri yang juga seorang guru sejarah di Banda Aceh, mengatakan, bahwa pemakaman ini bukan hanya situs sejarah, namun juga simbol perjuangan dan keadilan.

“Kerkhof Peucut bukan hanya sekadar situs sejarah. Ini adalah simbol perjuangan dan keadilan. Makam Meurah Pupok menunjukkan betapa ketatnya penegakan hukum pada masa Sultan Iskandar Muda. Dan makam-makam tentara Belanda di sini menjadi pengingat akan panjangnya perjuangan rakyat Aceh melawan penjajah,” kata Fajri kepada Nukilan.id, Senin (22/7/2024).

Menurut Fajri, Ini adalah tempat yang harus dijaga dan dipahami oleh generasi sekarang agar tidak lupa akan sejarah.

“Tempat ini harus dijaga, agar kita tidak lupa akan sejarah kita,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kerkhof Peucut kini menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi, terutama oleh wisatawan mancanegara dari Belanda. Pemerintah Kerajaan Belanda masih menunjukkan rasa hormat dan penghargaan yang mendalam kepada warga Banda Aceh yang merawat dan menjaga dengan baik kompleks pemakaman ini. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Hristo Stoichkov Desak Barcelona Segera Wujudkan Transfer Nico Williams

0
Pemain muda Timnas Spanyol. (Foto: Detik)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Barcelona, sang raksasa LaLiga, tengah bersiap untuk memperkuat skuadnya di bursa transfer musim panas ini. Salah satu target utama mereka adalah Nico Williams, winger berbakat dari Athletic Bilbao. Menyusul penampilan gemilangnya bersama Timnas Spanyol di Euro 2024, mantan pemain top Barca, Hristo Stoichkov, mendesak Blaugrana untuk segera merampungkan transfer Williams.

Williams, yang memiliki darah Ghana, menjadi salah satu motor serangan Spanyol sepanjang turnamen Euro 2024. Kontribusinya tidak main-main; dua gol dan satu assist tercatat atas namanya, termasuk gol penting di final yang mengantarkan Spanyol menang 2-1 atas Inggris.

Dengan klausul pelepasan sebesar 58 juta euro (Rp 1,023 triliun), Barcelona harus merogoh kocek dalam-dalam untuk mendatangkan Williams ke Camp Nou. Di tengah kondisi finansial klub yang belum ideal, langkah ini dinilai cukup berani. Namun, Stoichkov memperingatkan bahwa Barcelona tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.

“Dia seharusnya dibeli sekarang. Saya sudah mengatakan kepada orang-orang di Barcelona agar mereka membeli dia,” tegas pemenang Ballon d’Or 1994 itu kepada Sport. “Namun, mereka tidak membeli dia dan sekarang mereka menginginkan dia. Laporta dan Deco tidak usah ragu bahwa dia itu seorang pemain yang bisa bermain untuk Barcelona,” sambungnya.

Stoichkov menambahkan bahwa Williams adalah pemain serba bisa yang mampu bermain di berbagai posisi di lini depan. “Dia tidak hanya piawai bermain sebagai seorang pemain sayap kiri, tapi juga di sisi sayap lainnya, sebagai penyerang tengah atau false 9. Dia bisa membuat perbedaan besar untuk Anda di Barca,” cetusnya.

Penampilan cemerlang Williams tidak hanya terlihat di level internasional, tetapi juga di level klub. Pada musim lalu, pemain berusia 22 tahun itu mencatatkan delapan gol dan 14 assist untuk membantu Athletic Bilbao finis kelima di LaLiga dan memenangi titel juara Copa del Rey.

Dengan segala potensi dan kemampuannya, Williams dinilai sebagai sosok yang tepat untuk memperkuat lini serang Barcelona. Kini, keputusan berada di tangan manajemen Barca untuk segera mewujudkan transfer yang didesak oleh sang legenda, Hristo Stoichkov.

Editor: Akil

BDK Aceh Tandatangani MoU Kerjasama Antar Perpustakaan untuk Tingkatkan Literasi

0
BDK Aceh Tandatangani MoU Kerjasama Antar Perpustakaan untuk Tingkatkan Literasi. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Provinsi Aceh resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Perjanjian Kerjasama Antar Perpustakaan, Senin (22/7/2024). Acara yang berlangsung di Aula BDK Aceh ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari berbagai instansi perpustakaan dan pendidikan di Aceh.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Aceh Dr. Edi Yandra, S.STP, MSP, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh Alimsyah, S.Pd, M.S., serta perwakilan dari Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas literasi membaca publik di Aceh. Hj. Asmahan, S.Ag, M.H, Sc, ASL, Ph.D., yang bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala BDK Aceh, menekankan pentingnya kerjasama ini dalam mencetak SDM unggul.

“Kerjasama ini bertujuan meningkatkan mutu, output, dan outcome pelatihan sebagai bentuk pelayanan literasi peserta. Kami membangun kerjasama dengan Dispersip Provinsi Aceh, Dispersip Kota Banda Aceh, UPT Perpustakaan & E-Learning USK, dan UPT Perpustakaan UIN Ar-Raniry,” ujar Hj. Asmahan.

Ia menambahkan bahwa perpustakaan adalah gudang ilmu, dan membaca merupakan kunci untuk menambah wawasan, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Aceh, Dr. Edi Yandra, dalam sambutannya menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan langkah penting untuk mempersiapkan generasi masa depan.

“Perpustakaan tidak lagi hanya tempat membaca buku secara konvensional, tetapi juga hadir dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui aplikasi dengan lebih dari 1.400 buku yang tersedia. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan literasi publik di Aceh,” ungkapnya.

Prosesi penandatanganan MoU ini bertepatan dengan pembukaan Diklat PAI SD, SMP, dan SMA serta Diklat Teknis Penyusunan Program dan Rencana Kerja yang dihadiri oleh seluruh peserta. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dispersip Aceh secara resmi membuka pelatihan tersebut.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan perpustakaan BDK Aceh dapat menyediakan akses literasi yang lebih luas kepada masyarakat, terutama peserta diklat, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas SDM di Provinsi Aceh.

Editor: Akil