Beranda blog Halaman 1003

Menpora Dito Ariotedjo Awasi Persiapan PON XXI 2024 Wilayah Aceh dengan Ketat

0
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, bersama Pj. Gubernur Aceh Bustami Hamzah dan rombongan meninjau persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh. (Foto: Kemenpora)

NUKILAN.id | Jakarta  — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, mengingatkan Panitia Besar (PB) PON XXI 2024 Wilayah Aceh untuk berhati-hati dalam setiap persiapan menjelang perhelatan akbar olahraga nasional tersebut. Pesan ini disampaikan saat Dito menerima kunjungan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Bustami Hamzah beserta jajaran PB PON XXI 2024 Wilayah Aceh di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Dito menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk upacara pembukaan PON XXI 2024 yang akan digelar di dua provinsi, Aceh dan Sumatera Utara.

“Saya minta hati-hati dan tolong semua perencanaan dikomunikasikan dengan Pemerintah Pusat,” ujar Dito dalam rilis resmi Kemenpora yang diterima pada Kamis (1/8/2024).

Menurut Dito, upacara pembukaan merupakan momen krusial dalam ajang empat tahunan ini, sehingga persiapannya harus dilakukan dengan kehati-hatian dan melibatkan orang-orang terbaik.

“Intinya kita berikan yang terbaik,” tambah Dito, yang kini berusia 33 tahun.

Kemenpora berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung setiap tahapan persiapan PON. Dito juga menyebut bahwa Kemenpora akan menunggu konsep besar untuk pelaksanaan upacara pembukaan yang akan dikomunikasikan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono, menambahkan bahwa PB wilayah Aceh diminta untuk menyampaikan setiap masalah yang belum terselesaikan terkait persiapan upacara pembukaan.

“Pending matters ini nantinya bisa dibicarakan bersama kementerian/lembaga terkait untuk segera diselesaikan,” ujar Surono.

Sementara itu, Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB PON XXI 2024 Wilayah Aceh, memastikan bahwa persiapan untuk pelaksanaan PON, khususnya upacara pembukaan, terus berjalan dengan lancar.

“Kami memastikan semua persiapan, mulai dari kedatangan di bandara hingga upacara pembukaan, telah dipersiapkan dengan baik,” ungkap Bustami.

Sebagai bagian dari persiapan, PB PON XXI 2024 Wilayah Aceh sedang menyelesaikan berbagai detail akhir untuk memastikan acara ini dapat berlangsung dengan sukses dan memberikan kejutan yang dinantikan masyarakat.

Editor: Akil

Kisah Arnia, Putri Buruh Tani dari Abdya Jadi Maba di Teknik Nuklir UGM

0
Arnia Fatmawati Mirsanda bersama Ayahanda, Arman. (Foto: UGM)

NUKILAN.id | Yogyakarta – Raut bahagia terpancar jelas di wajah Arnia Fatmawati Mirsanda, 17 tahun, saat mengikuti rangkaian pembukaan PIONIR Gadjah Mada di lapangan Pancasila. Berbalut jas almamater, Nia—sapaan akrabnya—menceritakan pengalaman hari pertamanya sebagai mahasiswa baru Program Studi Teknik Nuklir, Fakultas Teknik UGM.

Nia merupakan satu dari 10.678 mahasiswa baru yang diterima di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2024 dan wajib mengikuti kegiatan PIONIR sebelum memulai perkuliahan. PIONIR Gadjah Mada adalah kegiatan pembelajaran, pengenalan, penggalian potensi, dan orientasi yang bertujuan mendidik calon pemimpin muda dengan nilai-nilai ke-UGM-an. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 3 Agustus mendatang.

Ayah Nia, Arman (45), bekerja sebagai buruh tani di Desa Lhang, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh. Arman, yang hanya lulusan SMP, bekerja sebagai buruh tani harian lepas yang menggarap lahan sawah milik orang lain. Sedangkan ibunda Nia, Muasiah (43), adalah seorang ibu rumah tangga yang terkadang membantu suaminya jika ada panggilan kerja.

“Penghasilan tiap bulan tidak menentu, terkadang Rp 700 ribu, bisa sampai satu juta kalau sedang banyak yang butuh tenaga buruh,” kata Arman, seperti dilansir dari laman UGM.

Di sela-sela pekerjaannya sebagai buruh tani, Arman juga sesekali bekerja sebagai buruh bangunan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dari pekerjaan tidak tetap inilah, Arman membiayai sekolah kedua anaknya.

Nia, anak sulung Arman, memiliki prestasi akademik dan non-akademik yang cemerlang di sekolah. Selain pernah menjabat sebagai Ketua OSIS, Nia juga terpilih menjadi Duta Pelajar Kamtibmas se-Kabupaten Aceh Barat Daya dan memenangkan Lomba Desain Poster FLS2N tingkat Kabupaten.

“Tadinya saya tidak yakin kalau Nia bisa kuliah di UGM. Selain keterbatasan ekonomi, saya tidak bisa membayangkan kalau dia merantau ke Pulau Jawa sendirian. Kami tidak punya sanak saudara dan kenalan di Jogja,” tutur Arman.

Namun, pandangan Arman berubah setelah Nia mendapatkan beasiswa. Kini, ia mendoakan agar Nia dapat menjalani kuliahnya dengan baik dan lulus tepat waktu. Arman pun mengikuti kegiatan Temu Orang Tua Mahasiswa Baru Program Sarjana dan Sarjana Terapan Tahun Akademik 2024/2025 di Grha Sabha Pramana.

“Ternyata banyak mahasiswa baru yang dapat beasiswa seperti Nia. Terima kasih UGM sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak tidak mampu ini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya.

Seperti mahasiswa penerima Uang Kuliah Tunggal Pendidikan Unggul bersubsidi 100 persen (UKT 0) lainnya, Nia yang merupakan lulusan SMA Negeri 1 Aceh Barat Daya ini akan dibebaskan dari biaya pendidikan selama kuliah.

Nia diterima di Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Nuklir melalui jalur Seleksi Nasional Berdasar Prestasi (SNBP).

“Masih tidak menyangka bisa diterima di UGM, apalagi SMA saya dulu bukan termasuk jajaran top 1000 sekolah terbaik di Indonesia,” ucapnya riang.

Memiliki keinginan untuk mengubah nasib keluarga, pilihan Nia untuk kuliah di UGM tidaklah mudah karena harus melalui perdebatan dengan sang ayah.

“Ayah tidak mau saya putus kuliah di tengah jalan, ayah lebih memilih saya kuliah di Aceh saja,” kata Nia.

Beasiswa yang diperoleh Nia semakin mengobarkan semangatnya untuk lulus tepat waktu, meskipun Teknik Nuklir terhitung antimainstream bagi sebagian orang.

“Banyak yang berpikir kalau nuklir itu tidak baik, padahal penggunaan teknologi nuklir itu luas sekali, mulai dari pembangkit daya, radiasi dalam dunia industri, hingga radiologi klinik untuk diagnosa medis,” tutur Nia.

Keinginan Nia untuk memperdalam ilmu nuklir didorong oleh hobi membacanya yang tekun sejak sekolah dasar. Ia mulai terpapar banyak informasi terkait nuklir sejak SMA. Nia pun berharap bisa bekerja di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) atau industri lain yang terkait dengan teknik nuklir untuk memajukan teknologi nuklir di Indonesia.

Editor: Akil Rahmatillah

Aceh Besar Gelar Rakor Menuju Kabupaten Layak Anak

0
Aceh Besar Gelar Rakor Menuju Kabupaten Layak Anak. (Foto: MC Abes)

NUKILAN.id | Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPP-PA) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan Aceh Besar menuju Kabupaten Layak Anak. Rakor ini dihadiri oleh perwakilan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berlangsung di Aula DPPKBPP-PA Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (1/8/2024).

Kepala Dinas PPKBPP-PA Aceh Besar, Drs. Fadhlan, dalam sambutannya mengharapkan adanya sinergi antar instansi yang terlibat dalam upaya mewujudkan Aceh Besar sebagai Kabupaten Layak Anak.

“Kontribusi dan bantuan dari seluruh organisasi perangkat daerah, instansi, dan sektor selama ini sangat membantu, untuk itu kami ucapkan terima kasih,” katanya.

Fadhlan menambahkan bahwa angka partisipasi cukup tinggi di bidang pendidikan, kesehatan, dan gampong ramah anak di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong.

“Partisipasi semua stakeholders inilah yang akan menjadi indikator untuk menjadikan Aceh Besar layak anak, harus terus kita rawat dan bina dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemenuhan Kebutuhan Perempuan dan Anak Dinas PPKBPP-PA Aceh Besar, Zaslina, menjelaskan bahwa pertemuan ke-3 ini merupakan tindak lanjut untuk memperkuat koordinasi pemenuhan kebutuhan data pada aplikasi.

“Ini merupakan pertemuan lanjutan, untuk melakukan koordinasi kembali atas jawaban bersama pada pertemuan sebelumnya. Pertemuan hari ini lebih kepada memenuhi kebutuhan data pada aplikasi,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah yang diambil melalui Rakor ini, Pemkab Aceh Besar berharap dapat semakin dekat dengan tujuan menjadikan Aceh Besar sebagai Kabupaten Layak Anak, di mana hak-hak dan kebutuhan anak-anak dapat terpenuhi dengan baik.

Editor: Akil

Kepala Kemenag Aceh Berikan Dukungan kepada Peserta KSM Tingkat Provinsi di Banda Aceh

0
Kepala Kemenag Aceh Berikan Dukungan kepada Peserta KSM Tingkat Provinsi di Banda Aceh. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Aceh yang tengah berlaga di Banda Aceh pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Di sela-sela kunjungannya, Azhari menekankan pentingnya KSM sebagai salah satu bukti nyata kualitas pendidikan bagi generasi muda.

“Harapan saya dengan adanya kompetisi sains madrasah ini, anak-anak kita terus termotivasi dan semangat untuk belajar,” ujar Azhari.

Kunjungan Azhari dimulai dari MAN 1 Kota Banda Aceh, dilanjutkan ke MTSN 1 Banda Aceh di kawasan Jambo Tape, dan MTsN 2 Banda Aceh di kawasan Lueng Bata. Dalam kunjungan tersebut, Azhari didampingi oleh Kabag TU Ahmad Yani, S.Pd.I., Kabid Pendidikan Madrasah (Penmad) H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., dan Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota yang turut memberikan dukungan kepada kontingennya masing-masing.

Kabid Penmad, Zulkifli, yang pernah mengepalai MTsN 1, menambahkan bahwa KSM tingkat provinsi tahun 2024 ini diikuti oleh 372 siswa-siswi madrasah sebagai peserta individu dan 79 peserta beregu dari 23 kabupaten/kota.

“Adapun bidang studi yang dilombakan dalam KSM ini di jenjang MI adalah Matematika dan IPAS, jenjang MTS melombakan Matematika, IPAS, dan IPS Terpadu. Sedangkan untuk jenjang MA adalah Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Geografi, dan Ekonomi,” ujarnya.

Kompetisi ini dibagi dalam tiga sesi sejak pukul 07.30 WIB hingga 14.30 WIB. Zulkifli juga menambahkan bahwa para pemenang di setiap bidang studi pada KSM Tingkat Provinsi ini akan mewakili Aceh dalam KSM Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Provinsi Maluku Utara, Kota Ternate, pada 2-7 September 2024 mendatang.

Editor: Akil

Desak Mendagri Copot PJ Gubernur Aceh JAM Gelar Aksi Jilid 2 di kemendagri

0
JAM Gelar Aksi Jilid 2 Desak Mendagri Copot PJ Gubernur Aceh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Pulahan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dari Jaringan Aksi Mahasiswa Indonesia ( JAM Idonesia) melakukan aksi demonstrasi jilid 2 di depan kementerian dalam negri (Kemendagri), pada Kamis, 1/08/2024

Pihaknya mendesakan Kemendagri Tito karnavian untuk segara mencopot PJ Gubernur Aceh yang dinilai telah melangar aturan karena akan maju sebagai calon Gubernur pada pilkada serentak 2024 mendatang.

“Kami Minta Mendagri bersikap tegas dengan segera mencopot Bustami dari Pj gubernur Aceh” kata Koordinator JAM Indoneseia Andre dalam orasi di depan gedung mendagri , Kamis (1/8/2024)

Mendagri harus netral jangan sampai ada Pj kepala daerah yang di anak emaskan karena saat ini jelas-jelas bustami sudah bekerja untuk kampanyekan dirinya maju sebagai Calon gubernur, lanjut Andre

“Kerana Dalam surat edaran Mendagri jelas menegaskan bagi Pj yang akan mencalonkan diri dalam pilkada harus mundur paling lambat 40 hari sebelum pendaftaran yang berarti paling lambat harus mundur 17 Juli yang lalu,” tambah Andre.

Perlu di ketahui, Saat ini Sepanduk dukunganya sudah bertebaran, Tim dan Relawan pendukung sudah terbentuk namun sampai hari ini bustami masih menjabat sebagi PJ gubernur dan mendagri seolah tutup mata membiarkan hal tersebut.

“Kami tunggu ketegasan mendagri untuk segera mencopot Bustami jika tidak kami akm kembali melakukan aksi dengan mengerahkan masa lebih banyak lagi” tegas Andre.

Editor: Akil

Rektor UTU Lepas 5 Mahasiswa untuk KKN Internasional 2024

0
Rektor UTU Lepas 5 Mahasiswa untuk KKN Internasional 2024. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Rektor Universitas Teuku Umar (UTU), Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si, melepas lima mahasiswa dari empat program studi untuk mengikuti KKN Internasional 2024 yang berlokasi di Sumatera Utara. Pelepasan ini dilakukan pada Kamis (1/8/2024) di ruang kerja Rektor, lantai II Gedung Rektorat, Kampus UTU.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Koordinator Pusat (Korpus) KKN dan Pemagangan UTU, Sufriadi, SP., MP., serta Dosen Pendamping Lapangan, Dr. Edwarsyah, SP., MP. Kelima mahasiswa yang berpartisipasi adalah Ulfa Destari dari Ilmu Komunikasi, Adam Kaisar dari Teknik Sipil, Cut Annisa Fitriati dan Lilis Sartika dari Ilmu Administrasi Negara, serta Aulya Fazira dari Kesehatan Masyarakat. Tema KKN Internasional kali ini adalah “Sustainable Tourism.”

Mereka akan bergabung dengan mahasiswa dari 38 kampus di wilayah Barat Indonesia dan peserta dari tujuh negara lainnya yaitu Jerman, Thailand, Myanmar, Malaysia, Tajikistan, Yaman, dan Sri Lanka.

Dalam amanatnya, Prof. Ishak Hasan menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam melakukan pemberdayaan di lokasi KKN.

“Semua mahasiswa KKN Internasional 2024 diharapkan bisa membuat perubahan dengan melakukan pengajaran, pendampingan, dan membantu proses kegiatan di tempat KKN,” ujar Prof. Ishak kepada Nukilan.id, Kamis (1/8/2024).

Beliau juga mengingatkan pentingnya mengenalkan nama baik UTU di kancah internasional.

“Tunjukkan jati diri bahwa UTU adalah yang terbaik di mata internasional, kembangkan komunikasi aktif sesama peserta KKN Internasional dan jalin networking yang kuat,” pesan Prof. Ishak.

Selain itu, Prof. Ishak berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Perkenalkan skill yang kalian miliki dalam bidang bahasa asing, seni, dan budaya Indonesia, khususnya budaya Aceh, kepada pelajar dan masyarakat di lokasi KKN agar mereka tertarik untuk datang dan belajar di Universitas Teuku Umar,” tutupnya.

Sufriadi, selaku Korpus KKN dan Pemagangan UTU, menyampaikan bahwa kelima mahasiswa ini telah lolos seleksi administrasi dan wawancara.

“Mereka layak untuk diberangkatkan dalam KKN Internasional 2024 di Sumut,” ujarnya.

Sufriadi juga menekankan pentingnya menjaga etika, sopan santun, dan nilai-nilai yang mencerminkan mahasiswa UTU.

“Para mahasiswa harus menjaga moralitas dan bisa mengenalkan budaya maupun sistem pendidikan yang telah diajarkan di UTU. Selain itu, menjaga nama baik almamater UTU tercinta agar terjadi harmonisasi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat sekitar,” pesan Sufriadi.

Kegiatan KKN Internasional ini diikuti oleh 38 perguruan tinggi anggota BKS PTN Wilayah Barat, di mana setiap PTN dapat mengirimkan 1-5 mahasiswa sebagai peserta. Program ini bertujuan memperluas wawasan dan kepemimpinan peserta melalui integrasi pengalaman belajar ke tingkat internasional, bekerja sama dengan kampus luar negeri dan BKS PTN Barat.

Sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan kelompok masyarakat menjadi kunci keberhasilan KKN Internasional. Program-program kegiatan harus memberikan solusi kreatif terhadap berbagai permasalahan masyarakat desa dengan memperhatikan keragaman budaya, kearifan lokal, dan konteks global yang ada. Dengan kerja sama ini, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan di tingkat nasional dan internasional, mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Universitas Sumatera Utara sebagai tuan rumah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kabupaten Karo untuk pelaksanaan KKN Internasional Forum KKN Bersama BKS PTN Barat yang akan berlangsung dari 5 Agustus hingga 5 September 2024.

Editor: Akil

Libatkan Pelaku UMKM Binaan dalam PON, Pemerhati Ekonomi Apresiasi Langkah Diskopukmdag Aceh Besar 

0
Ilustrasi UMKM. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebanyak 66 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Aceh Besar akan ambil bagian dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Para pelaku UMKM ini akan memanfaatkan momen PON untuk memasarkan beragam makanan, suvenir, dan produk-produk unggulan kepada tamu yang datang ke Aceh.

Menaggapi hal ini, Mukhlis, seorang pemerhati ekonomi Aceh, memberikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh Diskopukmdag Aceh Besar. Menurutnya, keterlibatan para pelaku UMKM ini tidak hanya mendukung kesuksesan PON Aceh-Sumut, tetapi juga memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan mereka.

“Keterlibatan UMKM dalam PON adalah langkah strategis yang sangat baik. Ini adalah kesempatan bagi pelaku UMKM untuk tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri, tetapi juga untuk aktif berpartisipasi dan meraih manfaat ekonomi dari event besar ini,” ujar Mukhlis saat diwawancarai oleh Nukilan.id, Kamis, (1/8/2024).

Selain itu, Mukhlis juga menyoroti pentingnya para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka.

“Dengan adanya event sebesar PON, pelaku UMKM harus terpacu untuk meningkatkan kualitas produk, memenuhi permintaan pasar, melakukan inovasi, melengkapi legalitas, dan membuat pengemasan yang lebih menarik,” jelas Mukhlis.

Ia juga berharap agar para pelaku UMKM dapat menyediakan sistem pembayaran dengan QRIS dan metode non-tunai lainnya untuk memudahkan transaksi bagi pembeli yang datang dari berbagai provinsi.

“Sistem pembayaran yang modern akan memudahkan transaksi dan menarik lebih banyak pembeli,” ungkapnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan produk-produk UMKM Aceh Besar dapat bersaing di pasar yang lebih luas dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Musim Kemarau Berlanjut, Aktivis Muda Ingatkan Masyarakat Tidak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

0
Syahrul Amin. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Aceh Selatan sejak Selasa, 23 Juli 2024, hingga kini masih terus berlangsung. Tim gabungan dari BPBD Aceh Selatan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat terus berupaya memadamkan api, meski terkendala oleh medan yang sulit dan akses jalan yang tidak memadai.

Kondisi medan yang berat menyebabkan tim pemadam kesulitan mencapai lokasi kebakaran, memperlambat proses pemadaman yang seharusnya bisa lebih cepat dilakukan. Situasi ini menambah tantangan bagi petugas yang bekerja keras mengendalikan api yang terus meluas.

Menanggapi kejadian ini, Syahrul Amin, Aktivis Muda Peduli Aceh Selatan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kekeringan dan ancaman karhutla selama musim kemarau ini.

“Kita tentu harus tetap waspada selama musim kemarau ini,” ujar Syahrul kepada Nukilan.id melalui sambungan telepon pada Kamis (1/8/2024).

Menurut Syahrul, kebakaran hutan bukanlah murni faktor alam, melainkan juga akibat ulah manusia. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

“Laporan BMKG menunjukkan bahwa musim kemarau akan terus berlangsung hingga awal musim penghujan pada November 2024. Oleh karena itu, tidak boleh membuka atau membersihkan lahan dan pekarangan dengan cara membakar, terutama di dekat lahan kering karena sangat rentan memicu kebakaran,” jelasnya.

Syahrul juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam mencegah terjadinya karhutla di tengah cuaca yang semakin ekstrem. Ia berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak luas pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang bekerja siang dan malam untuk mengendalikan api. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segera jika melihat titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Sejumlah Pengurus Forum Jurnalis Ekonomi Aceh Dilantik

0
Sejumlah Pengurus Forum Jurnalis Ekonomi Aceh Dilantik. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sejumlah pengurus yang bergabung dalam forum Jurnalis Ekonomi Aceh (JEA), dilantik di Banda Aceh pada Kamis (1/8/2024).

Pelantikan sekaligus pembacaan deklarasi ini dipimpin oleh dewan pendiri JEA, Zulkarnaini Masry.

Dalam sambutanya Zulkarnaini Masry mengatakan bahwa forum ini mengatakan bahwa JEA hadi, dimana melihat ekosistem media di Aceh sudah bagus, namun ada suatu ruang yang belum terisi secara maksimal di bidang ekonomi.

“Sehingga ini menjadi inisiatif untuk mendorong pertumbuhan dan keadilan ekonomi,” paparnya.

JEA juga menjadi tempat belajar, dimana jurnalis dalam penulisan yang selama ini belum tertulis secara mendalam, lantaran keterbatasan dalam pemahaman jurnalis.

“Yang belum maksimal seperti data-data yang mendalam sehingga hadir kami bisa menjawab setiap data yang keluar dari instansi terkait,” lanjutnya.

Ketua forum Andika Ichsan berharap dengan adanya forum ini akan menjadi bermanfaat untuk semuanya elemen masyarakat.

“Banyak isu ekonomi yang nantinya akan kita gelar secara berjenjang, yang memberikan korelasi dan manfaat bagi banyak pihak, dengan tetap mempertimbangkan ekonomi yang berkeadilan,” paparnya.

Selain pelantikan dan pembacaan deklarasi, juga terdapat sesi Talkshow dan diskusi interaktif dengan tema “Karbon sebagai Potensi Ekonomi Aceh dan strategi Pengelolaanya”.

Yang mana terdapat empat pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh (DLHK), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Aceh, Direktur PT. PEMA dan Direktur Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Syiah Kuala (USK).

Editor: Akil

Xiaomi Pensiunkan Beberapa Model Populer, Pengguna Terancam Tanpa Pembaruan Keamanan

0
Xiaomi Pensiunkan Beberapa Model Populer, Pengguna Terancam Tanpa Pembaruan Keamanan. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kabar kurang baik datang untuk para Mi Fans. Xiaomi, perusahaan teknologi asal Tiongkok, baru saja mengumumkan bahwa beberapa model HP populernya sudah masuk daftar End-of-Life (EOL) atau masa pensiun. HP yang masuk daftar EOL ini tidak akan lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi Android terbaru, fitur terkini, maupun tambalan keamanan, membuatnya rentan terhadap serangan virus atau malware.

Model-model yang terdampak termasuk seri Mi 10, yang dulu sempat menjadi primadona, hingga Redmi Note 10 yang populer di kalangan anak muda. Poco M3 Pro 5G, yang terkenal dengan harga ramah di kantong, juga masuk dalam daftar tersebut.

Untuk lini Mi yang sekarang dikenal sebagai Xiaomi, beberapa model yang resmi memasuki masa pensiun adalah Mi 10S, Mi 10 Pro, Mi 10, Mi 10 Ultra, hingga Mi 11 Lite 5G. Sementara itu, untuk lini Redmi, terdapat Redmi Note 10, Redmi Note 10 Pro, Redmi Note 10 5G, Redmi Note 10T, dan Redmi Note 8. Poco M3 Pro 5G juga termasuk dalam daftar EOL ini.

Keputusan Xiaomi ini sebenarnya terbilang wajar di industri smartphone, di mana setiap perusahaan memiliki masa dukungan yang berbeda-beda untuk tiap produknya. Namun, bagi pengguna yang HP-nya masuk daftar pensiun, ada dua pilihan yang bisa diambil. Pertama, tetap menggunakan smartphone tersebut dengan risiko keamanan yang lebih tinggi. Kedua, mulai mencari HP baru yang masih mendapatkan pembaruan software.

Editor: Akil