Wednesday, June 19, 2024

Mudik Lebih Awal, Penumpang di Terminal Banda Aceh Mulai Meningkat

Nukilan.id – Jumlah penumpang dan aktivitas keberangkatan bus antar lintas provinsi di Terminal Bus Tipe A Batoh, Banda Aceh, mengalami peningkatan dalam beberapa hari ini.

Ami, salah seorang penjual tiket bus mengaku, jumlah penumpang yang berangkat mengalami kenaikan dibandingkan hari-hari biasa.

“Lebih meningkat dari hari-hari biasa,” kata Ami, kepada IDN Times, Kamis (29/4/2021) malam.

  1. Kenaikan penumpang sudah terlihat sejak 27 April

Kenaikan jumlah penumpang di terminal, dikatakan Ami, sudah mulai terlihat sejak 27 April 2021 lalu. Bahkan hingga beberapa hari ke depan tiket sudah mulai laku terjual.

Padahal jika dilihat berdasarkan pertanggal, waktu mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah diperkirakan baru terjadi 6-17 Mei 2021 mendatang.

Baca juga: Polda Aceh Dirikan Pos Pemeriksaan Larangan Mudik di Perbatasan

Arus mudik jelang lebaran kali ini, diakui belum terlalu ramai dan juga tidak terlalu sepi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu diperkirakan karena pengaruh surat edaran pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang dikeluarkan pemerintah pusat guna menekan penyebaran Covid-19.

“Kalau dibilang lebih ramai, ya lebih ramai lagi di tahun sebelumnya, karena surat juga sudah keluar dilarang mudik,” ujarnya.

  1. Tetap mengimbau warga patuhi protokol kesehatan

Walau aktivitas jumlah penumpang mulai meningkat, namun pihak perusahaan bus tetap menerapkan protokol kesehatan (Protkes) mengingat masih dalam suasana pandemik.

Baca juga: Cegah Mudik Lebaran, Polda Sekat Empat Perbatasan Aceh

“Kita juga memberikan imbauan kepada para penumpang untuk menerapkan protkes dan setiap penumpang harus memiliki surat hasil antigen,” ucapnya.

  1. Harga tiket sebagian alami kenaikan

Sehubungan dengan itu, untuk harga tiket dikatakan Ami, sebagian telah mengalami kenaikan, terutama untuk perjalanan lanjutan.

Untuk keberangkatan lintas provinsi atau di luar Aceh dan Sumatra Utara, mengalami kenaikan hingga 25 persen. “Kalau masih di dalam Aceh dan hanya sampai Medan, belum ada kenaikan,” imbuhnya.[idntimes]

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img