Kebakaran Hanguskan Kantor Dewan Guru Dayah di Kuta Baro, Api Berhasil Dipadamkan

Share

NUKILAN.ID | JANTHO – Kebakaran melanda kompleks dayah di Gampong Lam Raya, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 12.14 WIB. Insiden tersebut menyebabkan satu unit kantor dewan guru berkonstruksi permanen mengalami rusak berat.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Menerima laporan dari masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar langsung mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dan 10 personel ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman serta pendinginan guna mencegah api merambat ke bangunan lain di lingkungan dayah.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan pada pukul 12.47 WIB atau sekitar 33 menit setelah laporan diterima.

Bangunan yang terbakar diketahui berada di bawah pengelolaan Waled Zulfan Nuddin (58). Selain kerusakan berat pada kantor dewan guru, tidak ada warga yang terdampak, tidak terdapat pengungsi, dan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, mengapresiasi kinerja personel BPBD Kabupaten Aceh Besar yang berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke bangunan lain.

“Kami mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran yang berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat sehingga dampak kebakaran dapat diminimalkan,” ujar Bahron Bakti.

Ia juga mengimbau pengelola dayah, sekolah, fasilitas pendidikan, serta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memeriksa instalasi listrik secara berkala, menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) jika memungkinkan, serta memastikan akses bagi kendaraan pemadam tetap terbuka.

“Kami mengajak seluruh pengelola fasilitas pendidikan dan masyarakat agar secara berkala memeriksa kondisi instalasi listrik serta tidak mengabaikan potensi sumber api. Upaya pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menghindari kerugian yang lebih besar akibat kebakaran,” tambahnya.

Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News