Karhutla Melanda Sembilan Kecamatan di Aceh Besar, Luas Lahan Terbakar Capai 16,87 Hektare

Share

NUKILAN.ID | Aceh Besar — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi secara bersamaan di sembilan kecamatan di Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan laporan kebencanaan Damkar BPBD Aceh Besar, total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 16,87 hektare.

Dihimpun Nukilan dari Damkar BPBD Aceh Besar, kebakaran dilaporkan terjadi di Kecamatan Montasik, Ingin Jaya, Kuta Malaka, Peukan Bada, Kota Jantho, Seulimum, Darul Imarah, Lembah Seulawah, dan Indrapuri.

Di Kecamatan Montasik, kebakaran terjadi di Desa Teubang Phui dengan jenis lahan berupa pohon rumbia. Area yang terbakar diperkirakan mencapai lima hektare. Penanganan dilakukan Pos Induk dan Pos Kuta Baro dengan mengerahkan lima unit armada dan 15 personel.

Sementara itu, di Gampong Bada, Kecamatan Ingin Jaya, kebakaran melanda lahan kebun tidak produktif seluas sekitar 0,1 hektare. Pemadaman dilakukan satu unit armada dengan tiga personel dari Pos Induk.

Karhutla juga terjadi di Gampong Lam Ara Teunong, Kecamatan Kuta Malaka, dengan luas area terbakar sekitar 0,5 hektare pada lahan kebun produktif. Petugas Pos Induk mengerahkan satu unit armada dan lima personel.

Di Kecamatan Peukan Bada, kebakaran terjadi di Gampong Lam Hasan pada lahan tidak produktif dengan area terbakar sekitar 100 meter. Penanganan dilakukan Pos Peukan Bada dengan satu unit armada dan empat personel.

Kebakaran lahan produktif juga dilaporkan terjadi di Gampong Tereubeh dan Barueh, Kecamatan Kota Jantho, dengan luas area sekitar 700 meter. Penanganan di lokasi melibatkan personel Yonif 117/KY bersama masyarakat.

Di Kecamatan Seulimum, kebakaran terjadi di kawasan Alue Gintong dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai tiga hektare. Pos Jantho mengerahkan satu unit armada dan empat personel untuk melakukan penanganan.

Selanjutnya, kebakaran hutan terjadi di kawasan Glee Taron, Kecamatan Darul Imarah, dengan luas sekitar satu hektare. Penanganan dilakukan oleh Pos Peukan Bada dengan satu unit armada dan empat personel.

Karhutla dengan luasan terbesar berikutnya terjadi di kawasan Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah. Kebakaran melanda kawasan hutan dengan luas sekitar 6,69 hektare. Penanganan melibatkan Pos Saree, Pos Seulimum, dan Pos Jantho dengan tiga unit armada dan 12 personel.

Sementara di Kecamatan Indrapuri, kebakaran terjadi di kawasan Tol Sibanceh pada lahan tidak produktif dengan luas sekitar 0,5 hektare. Petugas Pos Induk mengerahkan satu unit armada dan empat personel.

Damkar BPBD Aceh Besar menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 11.58 WIB. Laporan menyebutkan kebakaran lahan, hutan, dan pohon rumbia terjadi di sejumlah titik secara bersamaan.

Cuaca panas terik yang disertai hembusan angin kencang, serta kondisi ilalang, ranting dan kayu kering, membuat api cepat membesar dan menjalar ke area lainnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar BPBD Aceh Besar berkoordinasi dengan pos-pos terdekat untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Secara keseluruhan, BPBD Aceh Besar mengerahkan 10 unit armada pemadam kebakaran dan 35 personel. Petugas melakukan blokade api, pemadaman, pendinginan, serta upaya pencegahan agar api tidak kembali menjalar dan meluas.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam rangkaian kejadian karhutla tersebut.

Masyarakat juga dapat melaporkan kejadian kebakaran melalui layanan darurat Damkar BPBD Aceh Besar di nomor 0811-6713-113 agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan kebakaran tidak meluas. []

Reporter: Sammy

Read more

Local News