NUKILAN.ID | JANTHO – Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, S.KM., M.KM., meninjau perkembangan Program Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 di Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (6/6/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin (PFM) Dinas Sosial Aceh, Mahdani Muchtar, dan diterima Direksikeet Sekolah Rakyat, Dolly Abu Zain.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat koordinasi berbagai pihak dalam mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Budi Afrizal membahas sejumlah perkembangan dan progres pelaksanaan Sekolah Rakyat yang tengah berjalan di berbagai kabupaten/kota di Aceh. Ia menjelaskan, sebagian besar lokasi yang telah diusulkan saat ini telah memasuki tahap pembangunan, sementara beberapa daerah lainnya masih berada pada tahap persiapan serta penguatan dukungan masyarakat.
“Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Karena itu, komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat menjadi bagian penting agar keberadaan program ini dapat dipahami dan didukung bersama,” ujar Budi Afrizal.
Menurutnya, berdasarkan tujuh laporan perkembangan yang diterima, enam lokasi telah memasuki tahap pembangunan. Sementara satu lokasi lainnya belum dapat dilanjutkan. Meski demikian, Pemerintah Aceh terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan berbagai pihak guna memastikan program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain membahas progres pembangunan, pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif itu juga membicarakan rencana kunjungan jajaran Kementerian Sosial Republik Indonesia ke Aceh. Dalam kesempatan tersebut turut dibahas kebutuhan data dan informasi pendukung yang akan digunakan dalam penyusunan laporan perkembangan Program Sekolah Rakyat.
Budi Afrizal menekankan pentingnya pembaruan informasi secara berkala dari setiap daerah agar seluruh perkembangan pembangunan dapat dipantau dengan baik. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menyukseskan program yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Aceh di masa mendatang.
Sebagai tindak lanjut dari kunjungan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang menjadi bagian dari pengembangan Sekolah Rakyat. Hasil peninjauan akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus laporan untuk mendukung percepatan pelaksanaan program di berbagai wilayah Aceh.
Melalui Program Sekolah Rakyat, Pemerintah Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga rentan untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, sekaligus mendukung lahirnya generasi Aceh yang unggul dan berdaya saing.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News



