Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Pastikan Beasiswa Tetap Diupayakan

Share

NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan tetap mengupayakan program beasiswa bagi mahasiswa meskipun belum dapat dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Tahun Anggaran 2026.

Menurut Mirwan, kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi defisit anggaran yang cukup besar, ditambah kebijakan efisiensi belanja yang berdampak pada sejumlah program pemerintah.

Dalam keterangannya kepada media, Kamis (16/7/2026), ia menegaskan pemerintah sedang mencari solusi agar program beasiswa tetap dapat direalisasikan.

“Waalaikum salam. Kita kondisi lagi defisit yang sangat besar, tambah efisiensi anggaran juga besar. Kita lagi upayakan cari solusi, dinda. Jika tidak tertampung, tahun 2027 kita akan anggarkan,” ujar H. Mirwan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas aspirasi mahasiswa yang meminta pemerintah daerah lebih menunjukkan keberpihakan terhadap sektor pendidikan melalui penyediaan beasiswa daerah.

Sebelumnya, mahasiswa menilai besarnya APBK Aceh Selatan yang mencapai sekitar Rp1,322 triliun seharusnya memberi ruang bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran bagi mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Demisioner Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Ar-Raniry Tahun 2024, Khairi Munahar, menilai pembangunan sumber daya manusia perlu mendapat perhatian yang seimbang dengan pembangunan infrastruktur.

“APBK yang mencapai sekitar Rp1,322 triliun seharusnya tidak hanya pada pembangunan fisik. Pemerintah juga perlu memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui program beasiswa yang berkelanjutan,” kata Khairi.

Ia juga menyebut hingga kini masyarakat belum melihat adanya program beasiswa daerah yang menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pendidikan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Mirwan menegaskan pemerintah tidak mengabaikan kebutuhan mahasiswa. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga sejumlah program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Meski demikian, Pemkab Aceh Selatan terus mengkaji berbagai alternatif agar program beasiswa dapat direalisasikan. Jika kondisi fiskal belum memungkinkan pada tahun 2026, pemerintah daerah berkomitmen mengalokasikan anggaran beasiswa dalam APBK Tahun 2027.

Dengan demikian, program beasiswa tetap menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah, meskipun pelaksanaannya bergantung pada membaiknya kondisi keuangan daerah. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News