NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Aceh agar tetap mewaspadai potensi angin kencang yang diprakirakan terjadi pada Minggu (12/7/2026), meskipun sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.
Dikutip Nukilan dari prakiraan cuaca terbarunya, BMKG menempatkan Aceh sebagai salah satu wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang. Kondisi tersebut berisiko mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di kawasan terbuka, wilayah pesisir, dan perairan.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan pohon tumbang, gangguan pelayaran, serta dampak lain yang dapat dipicu oleh embusan angin kencang.
Secara nasional, BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah, seperti Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Namun, hingga periode prakiraan tersebut tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori siaga maupun awas untuk potensi hujan lebat hingga ekstrem.
Selain Aceh, potensi angin kencang juga diperkirakan terjadi di Bali, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.
BMKG mengimbau masyarakat Aceh untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan menyesuaikan aktivitas apabila kondisi cuaca memburuk, terutama bagi nelayan, pelaku transportasi laut, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan. []
Reporter: Sammy









