Saturday, 7 November 2026 Banda Aceh 25°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Advertorial

Bank Aceh Dipastikan Ikut Salurkan Banpres Rp3 Juta untuk UMKM Korban Bencana

BANK ACEH
Logo Bank Aceh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bank Aceh dilibatkan dalam penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi usaha sebesar Rp3 juta bagi pelaku UMKM yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

Kepastian tersebut diberikan setelah Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengusulkan agar bank daerah di Aceh turut menjadi penyalur bantuan. Usulan itu didasarkan pada penerapan prinsip syariah dalam sistem perbankan di Aceh.

“Tadi saya cross-check terakhir, Bank Aceh sudah bisa ikut merealisasikan. Aman. Karena memang betul kata Pak Wagub ini, memang kalau Aceh ini kan urusannya syariah-syariah ini, jadi kita harus tindak lanjuti semuanya,” kata Maman dalam rapat koordinasi rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Maman menyebutkan, pemerintah pusat akan menindaklanjuti sejumlah laporan dan usulan dari pemerintah daerah di Aceh dan Sumatera terkait penanganan bencana. Pelaksanaannya akan mengacu pada persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Ia juga meminta agar keterlibatan Bank Aceh dalam penyaluran bantuan tersebut segera dibahas lebih lanjut oleh tim teknis.

“Mengenai keterlibatan bank-bank daerah di dalam pendistribusian ini pun sudah kita, tindak lanjuti, Pak Wagub. Silakan saja nanti diselesaikan secara adat dengan teman-teman tim-tim di level teknis,” ucap Maman.

Sementara itu, Fadhlullah menjelaskan bahwa usulan melibatkan Bank Aceh turut mempertimbangkan kemampuan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai penyalur Banpres di wilayah Aceh. Menurutnya, jika hanya mengandalkan BSI, proses pendistribusian bantuan dalam jumlah besar berpotensi menjadi beban tersendiri.

Ia berharap keterlibatan Bank Aceh dapat membantu mempercepat penyaluran bantuan, terutama karena masyarakat Aceh membutuhkan dukungan untuk kembali menggerakkan aktivitas ekonomi setelah bencana yang terjadi pada November 2025.

“Kalau BSI sendiri kan berat nih menyalurkan begitu banyak. Nah, itulah salah satu yang kami usulkan. Jadi, harapan kami agar memudahkan kita semua, karena ini kan sudah setahun, Pak, paling tidak kami bisa memberikan bahwa hadiah bonus setahun bencana, anggaran semua sudah turun,” kata Fadhlullah.

Di sisi lain, Maman menyampaikan bahwa pencairan Banpres rehabilitasi usaha bagi UMKM terdampak bencana mulai dilakukan pada pekan ini.

Pada tahap pertama, bantuan akan diberikan kepada 112.849 UMKM yang telah dinyatakan lolos proses verifikasi dan pembersihan data (cleansing). Sementara itu, sekitar 88.000 UMKM lainnya dari total target 200.000 penerima manfaat akan masuk dalam penyaluran tahap kedua.

“Ini lagi kita siapkan nanti untuk percepatan yang tahap kedua nanti. Dan, saya pikir, karena target kita, pokoknya perintah dari Pak Presiden, melalui Pak Ketua Satgas sebelum Desember ini harus terealisasi semuanya,” ungkap Maman.

Untuk mempercepat penyaluran tahap kedua, Kementerian UMKM saat ini berkoordinasi dengan seluruh kepala dinas di tiga provinsi yang terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Maman menargetkan pengumpulan data calon penerima bantuan tahap kedua dapat diselesaikan pada 2 November 2026. Selanjutnya, data tersebut akan diverifikasi kembali sebelum bantuan dicairkan paling lambat Desember 2026.

Ia berharap bantuan sebesar Rp3 juta tersebut dapat membantu meringankan beban pelaku usaha yang terdampak bencana sekaligus mendukung pemulihan kegiatan ekonomi masyarakat.

Dana bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk membeli berbagai perlengkapan yang dibutuhkan agar usaha kecil dapat kembali beroperasi.

“Mereka bisa membeli peralatan-peralatan kebutuhan untuk menghidupkan dan beraktivitas ekonomi kembali, macam-macam seperti kompor, mungkin blender ataupun kebutuhan mereka untuk kebutuhan buka usaha-usaha kecil mereka,” tandas Maman. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News