NUKILAN.ID | SABANG — PT PLN (Persero) menambah kapasitas pembangkit sekitar 3 megawatt (MW) untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kota Sabang, Aceh, pada 2026.
Penambahan kapasitas tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pertumbuhan beban listrik pelanggan sekaligus memastikan ketersediaan daya, terutama ketika sejumlah unit pembangkit menjalani pemeliharaan terjadwal.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Aceh, Zulfan M Jamil, mengatakan sistem kelistrikan Sabang saat ini ditopang 12 unit mesin yang tersebar di PLTD Aneuk Laot dan PLTD Cot Abeuk.
Total daya mampu yang tersedia mencapai 7,8 MW dan melayani 16.093 pelanggan di seluruh wilayah Kota Sabang.
“Pada tahun 2026, PLN melakukan penguatan keandalan sistem melalui penambahan kapasitas mesin sebesar sekitar 3 MW,” kata Zulfan dalam keterangannya kepada awak media, termasuk Nukilan.
Berdasarkan pola konsumsi harian, beban listrik pada siang hari tercatat sekitar 4,08 MW, baik untuk beban tertinggi maupun rata-rata.
Sementara pada malam hari, beban puncak rata-rata mencapai 6,1 MW dengan titik tertinggi sebesar 6,5 MW.
Dengan tambahan kapasitas tersebut, PLN berharap cadangan daya sistem kelistrikan Sabang semakin memadai untuk menghadapi peningkatan kebutuhan listrik masyarakat.
PLN juga memastikan penguatan sistem dilakukan untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik, termasuk ketika terdapat unit pembangkit yang sedang menjalani pemeliharaan.
Menurut Zulfan, keandalan pasokan listrik menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik hingga pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Sabang.
“Melalui peningkatan kapasitas tersebut, PLN berkomitmen menjaga kontinuitas pasokan listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Sabang,” tutupnya.
Reporter: Rezi




