NUKILAN.ID | MEUREUDU – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Universitas Syiah Kuala (USK) menerima kunjungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Mukhrijal, M.I.P., dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Gampong Lancang, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (19/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendampingan pelaksanaan KKN untuk meninjau perkembangan program kerja mahasiswa sekaligus memberikan arahan agar seluruh kegiatan pengabdian dapat berjalan lebih optimal hingga masa KKN berakhir.
Rangkaian monitoring diawali dengan mengunjungi tambak garam milik warga yang menjadi lokasi produksi garam di Gampong Lancang. Dalam kesempatan tersebut, DPL bersama mahasiswa melihat secara langsung aktivitas pembuatan garam sekaligus mengenal potensi ekonomi masyarakat setempat.
Setelah kunjungan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai perkembangan program kerja Tim KKN 19. Mahasiswa memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, program yang masih berjalan, serta rencana kegiatan yang akan direalisasikan selama sisa masa pengabdian. Tim juga menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan beserta langkah-langkah yang telah dilakukan untuk mengatasinya.
Berdasarkan pemaparan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan memberikan evaluasi dan masukan terhadap setiap program yang telah dijalankan. Evaluasi mencakup kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat, efektivitas pelaksanaan kegiatan, kualitas dokumentasi, hingga peluang keberlanjutan program setelah masa KKN selesai.
Melalui diskusi yang berlangsung secara interaktif, mahasiswa memperoleh berbagai saran yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja serta memperkuat dampak kegiatan bagi masyarakat Gampong Lancang.
Dalam arahannya, Mukhrijal menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik dengan aparatur gampong maupun masyarakat agar setiap program dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
“Selama menjalankan KKN, saya berharap seluruh mahasiswa terus menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik dengan aparatur gampong serta masyarakat. Program yang dirancang harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Selain itu, tetaplah mengedepankan kerja sama tim, kedisiplinan, tanggung jawab, serta melakukan evaluasi secara berkala agar setiap kegiatan dapat terlaksana dengan lebih baik hingga akhir masa pengabdian,” kata Mukhrijal, dalam keterangan tertulis yang diterima Nukilan.id pada Kamis (23/7/2026).
Bagi Tim KKN 19, kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi sarana refleksi untuk menilai capaian program sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki. Berbagai masukan dari Dosen Pembimbing Lapangan diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota tim untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Tim KKN 19 USK berharap seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menciptakan dampak yang berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, mahasiswa berkomitmen memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui berbagai program yang relevan dengan kebutuhan Gampong Lancang. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

