NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 120 mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) mengikuti kunjungan industri ke PT Pema Global Energi (PGE) guna memperdalam pemahaman mengenai industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Kegiatan tersebut berlangsung dalam tiga gelombang pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 di Point A, Nibong, Aceh Utara.
Kunjungan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik operasional di lapangan. Mahasiswa didampingi dosen Program Studi Teknik Perminyakan USK selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta memperoleh pemaparan dari tenaga profesional PT Pema Global Energi mengenai aktivitas operasional di Wilayah Kerja (WK) B, khususnya Cluster IV. Materi yang disampaikan meliputi proses eksplorasi dan produksi migas, pengelolaan reservoir, penerapan keselamatan kerja, hingga perkembangan serta tantangan industri hulu migas di Indonesia.
Selain mengikuti sesi presentasi dan diskusi, mahasiswa juga berkesempatan meninjau langsung fasilitas produksi di Cluster IV. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai penerapan teknologi dan sistem operasional yang digunakan dalam industri migas.
Melalui observasi lapangan, mahasiswa dapat melihat secara langsung tahapan produksi migas, mulai dari pengelolaan sumur, fasilitas pemrosesan, hingga sistem pendukung operasional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Perwakilan dosen pendamping mengapresiasi PT Pema Global Energi yang telah membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan industri.
“Kegiatan seperti ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa karena mereka tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga melihat langsung bagaimana proses operasional industri migas dijalankan. Pengalaman tersebut menjadi bekal yang sangat berharga untuk pengembangan kompetensi profesional mereka,” ujarnya.
Mahasiswa peserta kunjungan juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen dan tim PT Pema Global Energi atas sambutan serta kesempatan yang diberikan untuk mengenal lebih dekat aktivitas industri hulu migas.
Kolaborasi antara USK dan PT Pema Global Energi diharapkan terus berlanjut sebagai upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor energi. Sinergi antara dunia akademik dan industri dinilai penting dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi teknis, wawasan profesional, serta kesiapan menghadapi dinamika industri migas.
Melalui berbagai program pembelajaran berbasis pengalaman, seperti kunjungan industri, kerja praktik, penelitian kolaboratif, dan kemitraan strategis dengan berbagai mitra, USK terus berupaya menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu berkontribusi terhadap pengembangan sektor energi nasional maupun daerah, khususnya di Aceh.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News









