Bak Monster, Haaland Robohkan Brasil dan Raih Man of the Match

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Erling Haaland kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia. Striker berusia 25 tahun itu dinobatkan sebagai man of the match pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil melawan Norwegia, Senin (6/7/2026) dini hari WIB.

Amatan Nukilan.id, Haaland menjadi aktor utama kemenangan Norwegia berkat dua gol yang dicetaknya ke gawang Brasil. Kontribusi tersebut memastikan timnya menang 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke babak perempat final.

Pertandingan ini juga menghadirkan duel menarik antara Haaland dan bek Brasil, Gabriel Magalhaes. Keduanya sudah beberapa kali berhadapan di Liga Inggris saat memperkuat klub masing-masing sehingga bentrokan di panggung Piala Dunia turut menjadi sorotan.

Pada babak pertama, Haaland belum mampu menunjukkan ancaman yang berarti. Kesempatan pertamanya di kotak penalti Brasil hanya menghasilkan tembakan yang masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh Alisson.

Meski demikian, duel fisik antara Haaland dan Gabriel mulai memanas setelah pertandingan memasuki menit ke-30. Memasuki babak kedua, penyerang Manchester City tersebut tampil jauh lebih agresif dan semakin sulit dihentikan.

Pada menit ke-67, Haaland sempat lolos dari pengawalan Douglas Santos untuk menyambut umpan silang Kristoffer Ajer. Namun peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol meski menjadi pertanda meningkatnya tekanan yang dibangun Norwegia.

Gol yang dinantikan akhirnya lahir pada menit ke-79. Andreas Schjelderup mengirimkan umpan lambung ke area penalti, sementara Haaland yang dikawal ketat Gabriel Magalhaes berhasil memenangkan duel udara. Sundulannya memantul ke tanah sebelum bersarang di gawang Brasil dan membawa Norwegia unggul 1-0.

Ketajaman Haaland kembali terlihat menjelang pertandingan berakhir. Pada menit ke-90, ia menerima umpan Schjelderup di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang gagal dijangkau Alisson.

Gol kedua tersebut membuat Norwegia unggul 2-0. Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada menit ke-90+10 sehingga pertandingan ditutup dengan kemenangan 2-1 untuk Norwegia.

Dua gol Haaland menjadi penentu keberhasilan negaranya melangkah ke babak delapan besar sekaligus mengakhiri perjalanan Brasil di fase gugur.

Selain membawa timnya lolos, Haaland juga menorehkan catatan istimewa. Ia menjadi pemain Eropa kedelapan yang mampu mencetak gol dalam empat penampilan pertamanya di ajang Piala Dunia. Prestasi tersebut merupakan yang pertama sejak Christian Vieri melakukannya bersama Italia pada edisi 1998.

Produktivitas Haaland juga membuat persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 semakin sengit. Kini koleksi golnya telah mencapai tujuh, menyamai torehan Kylian Mbappe dari Perancis dan Lionel Messi dari Argentina.

Berdasarkan data FotMob, Haaland menjadi pemain dengan nilai tertinggi pada pertandingan tersebut, yakni 8,8. Dari tiga tembakan tepat sasaran yang dilepaskannya, dua berhasil berbuah gol. Ia juga membukukan 30 sentuhan sepanjang pertandingan, termasuk empat sentuhan di dalam kotak penalti Brasil.

Performa impresif itu kembali menegaskan reputasi Haaland sebagai predator haus gol. Dengan kekuatan fisik, kemampuan duel udara, serta penyelesaian akhir yang tajam, penyerang Norwegia tersebut tampil bak monster dan menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Brasil. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News