NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar program HMTP Goes to School Chapter XI sebagai upaya memperkenalkan dunia pertambangan kepada pelajar SMA dan MA di Banda Aceh serta Aceh Besar.
Mengusung tema “Mengenal Lebih Dekat Program Studi Teknik Pertambangan USK: Peluang, Tantangan, dan Prospek Karier di Industri Pertambangan”, kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi siswa untuk memahami lebih jauh tentang industri pertambangan, pendidikan tinggi di bidang tersebut, serta peluang karier yang tersedia di masa depan.
Program yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Pertambangan USK, HMTP, dan Perhapi Aceh ini menyasar sekitar 600 siswa dari 33 SMA, MA, dan sekolah sederajat di Banda Aceh dan Aceh Besar. Sejak dimulai pada 1 Mei 2026, mahasiswa Teknik Pertambangan USK secara bergantian mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi, pemaparan materi, hingga diskusi interaktif.
Ketua panitia, Muttaqina Mafaza, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan program studi, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai sektor pertambangan kepada generasi muda.
“HMTP Goes to School bukan hanya menjadi sarana promosi program studi, tetapi juga wadah edukasi bagi siswa untuk memahami bagaimana industri pertambangan berperan dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin menunjukkan bahwa pertambangan modern mengedepankan aspek keselamatan, keberlanjutan lingkungan, dan inovasi teknologi,” ujarnya.
Dalam setiap kunjungan, para siswa diperkenalkan pada berbagai tahapan kegiatan pertambangan, mulai dari eksplorasi, proses penambangan, hingga reklamasi lahan pascatambang. Selain itu, mereka juga mendapatkan informasi mengenai peluang kerja bagi lulusan Teknik Pertambangan di berbagai sektor industri.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari prospek kerja, tantangan yang dihadapi di lapangan, hingga kontribusi industri pertambangan terhadap pembangunan nasional.
Dosen Pembina Kemahasiswaan Program Studi Teknik Pertambangan USK, Ir. Febi Mutia, S.T., M.Sc., menilai program tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun pemahaman yang lebih baik mengenai dunia pertambangan di kalangan pelajar.
“Selama ini masih terdapat berbagai persepsi yang kurang tepat mengenai industri pertambangan. Melalui HMTP Goes to School, mahasiswa hadir langsung untuk berbagi pengalaman dan memberikan gambaran nyata bahwa pertambangan merupakan sektor yang sangat penting bagi pembangunan, sekaligus terus berkembang menuju praktik yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan Program Studi Teknik Pertambangan USK sebagai salah satu program studi yang semakin diminati calon mahasiswa.
Ketua Program Studi Teknik Pertambangan USK, Ir. Haqul Baramsyah, S.T., M.Eng.Sc., mengungkapkan bahwa minat terhadap program studi tersebut terus meningkat.
“Berdasarkan tingkat keketatan tertinggi pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) USK Tahun 2026, Program Studi Teknik Pertambangan termasuk dalam peringkat ke-8. Hal ini menunjukkan meningkatnya minat calon mahasiswa terhadap bidang pertambangan dan menjadi indikator bahwa program studi ini memiliki daya saing yang kuat serta prospek yang menjanjikan,” jelasnya.
Melalui HMTP Goes to School Chapter XI, para siswa memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai peran strategis industri pertambangan dalam pembangunan serta berbagai peluang karier yang dapat ditempuh di masa depan.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi stigma negatif terhadap sektor pertambangan dengan menghadirkan pemahaman bahwa praktik pertambangan yang baik dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Dengan melibatkan mahasiswa, dosen, praktisi, dan pihak sekolah, HMTP Goes to School terus menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia pertambangan serta berbagai peluang yang ditawarkannya di masa mendatang.



