NUKILANA.ID | ACEH TAMIANG – Empat pelajar asal Kabupaten Aceh Tamiang berhasil meraih kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Nusantara yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.
Kesempatan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi para penerima dan keluarga mereka, karena membuka jalan untuk meraih pendidikan yang sebelumnya sulit dijangkau.
Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi di berbagai daerah Indonesia, termasuk wilayah yang pernah terdampak bencana alam.
Seleksi beasiswa diikuti oleh siswa dari sejumlah sekolah di Aceh Tamiang, di antaranya SMK Negeri 1 Kuala Simpang dan SMA Negeri 1 Kejuruan Muda. Dari proses seleksi tersebut, empat siswa berhasil terpilih sebagai penerima beasiswa, yakni Muhammad Ramdan, Ardianti, Wan Fakhri Rifat Zakwa, dan Husna Yasmin.
Keberhasilan para siswa tersebut disambut dengan rasa bangga dan haru oleh pihak sekolah. Operator PDSS SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, Yulli Mahardika, menilai program tersebut memberikan harapan besar bagi pelajar di Aceh Tamiang, khususnya setelah daerah itu mengalami banjir bandang pada November 2025 lalu.
“Ini menjadi harapan baru. Kami sangat terharu karena ini adalah peluang besar bagi siswa-siswi kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Yulli dalam keterangan pers, Sabtu (5/6/2026).
Menurutnya, kehadiran program beasiswa tersebut menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi dan mengejar pendidikan yang lebih baik.
Rasa syukur juga datang dari keluarga penerima manfaat. Salah seorang orang tua siswa penerima beasiswa, Wan Akhyar, mengungkapkan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada anaknya untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
“Saya berterima kasih kepada Universitas Budi Luhur. Program Beasiswa Nusantara ini sangat membantu anak saya untuk melanjutkan pendidikan,” jelas Wan Akhyar.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, berharap Program Beasiswa Nusantara dapat melahirkan generasi muda yang kompeten, memiliki daya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah asal masing-masing.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting sebagai sarana mobilitas sosial yang dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dengan terselenggaranya seleksi di Aceh Tamiang, Budi Luhur University memperkuat upaya pemerataan akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong lahirnya talenta muda daerah yang siap berkembang di tingkat nasional,” ungkapnya.
Program Beasiswa Nusantara menjadi bukti nyata bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tinggi dapat menjangkau daerah-daerah yang membutuhkan.
Di tengah berbagai tantangan yang pernah dihadapi masyarakat Aceh Tamiang, keberhasilan empat pelajar tersebut menjadi kisah inspiratif tentang semangat belajar, kerja keras, dan harapan yang terus tumbuh demi masa depan yang lebih baik.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News



