NUKILAN.ID | TAPAKTUAN – Tokoh Pemuda Trumon, Asaduddin, menyampaikan apresiasi kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Selatan dan Dinas Pendidikan Aceh atas langkah cepat yang dilakukan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang sempat mencuat di SMAN 1 Trumon.
Menurut Asaduddin, respons yang ditunjukkan oleh pihak Cabang Dinas Pendidikan Aceh Selatan bersama Dinas Pendidikan Aceh mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas serta kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Trumon.
“Kami mengapresiasi Kacabdin Aceh Selatan, Kadis Pendidikan dan Kabid SMA pendidikan Aceh yang telah menunjukkan keseriusan dalam menindaklanjuti persoalan yang terjadi di SMAN 1 Trumon. Langkah yang diambil menunjukkan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap aspirasi masyarakat dan kebutuhan dunia pendidikan,” ujar Asaduddin kepada media, Rabu (3/6/2026).
Ia menilai, upaya yang dilakukan oleh pemerintah menjadi bukti bahwa setiap persoalan pendidikan dapat ditangani secara cepat dan bijaksana dengan mengedepankan kepentingan peserta didik serta keberlangsungan proses belajar mengajar.
Selain itu, Asaduddin juga memberikan apresiasi atas penunjukan Rizal, S.Pd sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 1 Trumon. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan langkah yang tepat karena sosok yang ditunjuk berasal dari internal sekolah dan memahami kondisi serta kebutuhan lingkungan pendidikan setempat.
“Kami menyambut baik terpilihnya Bapak Rizal, S.Pd sebagai Plt Kepala SMAN 1 Trumon. Beliau sosok yang kami kenal dekat dengan guru dan siswa. Kami yakin di bawah kepemimpinan beliau, SMAN 1 Trumon akan kembali kondusif dan terus berprestasi,” katanya.
Asaduddin menambahkan, keberhasilan penyelesaian persoalan di SMAN 1 Trumon tidak terlepas dari terjalinnya komunikasi yang baik antara berbagai pihak. Melalui komunikasi yang terbuka, menurutnya, solusi yang dihasilkan dapat diterima oleh semua pihak dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.
“Kami melihat adanya itikad baik dan sikap terbuka dari Kacabdin Aceh Selatan maupun Kadis Pendidikan Aceh. Ini patut menjadi contoh bahwa setiap persoalan pendidikan harus diselesaikan dengan mengedepankan dialog, kebijaksanaan, dan kepentingan peserta didik,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap perhatian yang diberikan terhadap SMAN 1 Trumon dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya di Trumon tetapi juga di Aceh Selatan secara keseluruhan.
“Sebagai tokoh pemuda Trumon, saya merasa bangga melihat respons cepat yang diberikan oleh pemerintah. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjaga sehingga berbagai tantangan pendidikan dapat diselesaikan secara baik demi menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Asaduddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung berbagai upaya pemerintah dalam memajukan sektor pendidikan. Ia juga berharap peristiwa yang terjadi di SMAN 1 Trumon dapat menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi demi kemajuan pendidikan di masa mendatang.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Ketika pemerintah hadir dan responsif terhadap persoalan pendidikan, maka yang sesungguhnya sedang dijaga adalah harapan dan masa depan anak-anak kita,” tutup Asaduddin.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News



