NUKILAN.ID | Blangpidie – Pemadaman listrik yang terjadi selama dua hari terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha kecil. Salah satunya dialami pemilik Usaha Dagang (UD) Ayam Bersama di Desa Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-tangan, Asnawi. Dia mengaku puluhan ayam potong miliknya mati akibat tidak adanya penerangan selama listrik padam.
Asnawi mengatakan pemadaman listrik terjadi di seluruh wilayah Kecamatan Tangan-tangan dan berdampak langsung terhadap usaha ayam potong yang dijalankannya.
“Listrik mati semua, bukan hanya di Desa Kuta Bak Drien, tapi seluruh Kecamatan Tangan-tangan mati semua. Tadi saya pulang dari Blangpidie, listrik mati mulai dari Kecamatan Manggeng sampai Babahrot, hanya Desa Babah Lhok di Blangpidie yang hidup,” ujar Asnawi kepada Nukilan, Sabtu (23/5/2026).
Menurut dia, listrik sempat menyala sekitar pukul 17.00 WIB, namun kembali padam sekitar pukul 17.30 WIB dan belum kembali normal hingga malam hari.
Akibat kondisi tersebut, sekitar 20 ekor ayam potong miliknya dilaporkan mati dalam dua malam terakhir. Ia menyebut ayam potong membutuhkan penerangan dan suhu hangat agar tetap bertahan.
“Yang sudah pasti seperti saya yang ada usaha dagang ayam potong ini, ayam sudah banyak yang mati karena tidak ada penerangan lantaran mati lampu, sekitar 20 ekor ada dalam dua malam ini. Malam ini belum tahu lagi,” sebutnya.
Untuk mengurangi dampak pemadaman, Asnawi mengaku terpaksa menggunakan lilin sebagai penerangan darurat. Namun upaya itu dinilai belum mampu menggantikan kebutuhan penerangan bagi ternak.
Ia menilai kondisi tersebut membuat pelaku usaha kecil semakin terbebani karena keuntungan yang diharapkan justru berubah menjadi kerugian.
“Kami sangat dirugikan dengan kondisi ini. Ayam banyak yang mati akibat listrik padam, padahal usaha ini untuk mencari keuntungan, justru sekarang mengalami kerugian,” katanya.
Selain berdampak pada usaha, pemadaman listrik juga mengganggu kebutuhan rumah tangga warga, mulai dari keterbatasan air bersih hingga aktivitas memasak yang bergantung pada peralatan listrik.
Asnawi menyebut hingga saat ini dirinya belum mengetahui adanya pemberitahuan resmi terkait pemadaman listrik tersebut. []
Reporter: Sammy

