Demo Tolak Pergub JKA Jilid III Memanas, Massa Bertahan di Tengah Hujan

Share

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Ratusan mahasiswa dan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) Kembali melakukan aksi demonstrasi penolakan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (13/5/2026). Aksi jilid III ini berlangsung tegang setelah ratusan demonstran mencoba masuk ke area kantor gubernur di tengah hujan deras.

Pantauan Nukilan di lokasi, massa mulai berkumpul sejak sore hari dan bertahan di depan gerbang utama kantor gubernur sambil menyampaikan orasi penolakan terhadap Pergub JKA. Meski hujan mengguyur kawasan aksi, demonstran tetap bertahan sambil membawa spanduk dan poster tuntutan.

Situasi mulai memanas sekitar pukul 15.35 WIB ketika massa bergerak maju dan memaksa masuk ke area kantor gubernur. Aksi dorong-mendorong antara demonstran dengan aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di pintu gerbang pun tak terhindarkan. Aparat berupaya menahan laju massa agar tidak memasuki gedung utama pemerintahan tersebut.

Dalam orasinya, massa mendesak agar Gubernur Aceh maupun Wakil Gubernur Aceh turun langsung menemui demonstran. Massa menolak jika hanya ditemui perwakilan pemerintah atau asisten gubernur.

Ketegangan kembali meningkat ketika demonstran terus mendesak barikade aparat. Polisi kemudian menyiagakan kendaraan water cannon di halaman kantor gubernur untuk mengantisipasi eskalasi aksi. Aparat sempat menyemprotkan water cannon setelah massa berupaya merangsek masuk ke dalam gedung gubernur.

Aksi demonstrasi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di depan Kantor Gubernur Aceh sempat ditutup sementara akibat membludaknya massa aksi. Hingga sore hari, demonstran dilaporkan masih bertahan di lokasi dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Sebelumnya, aksi penolakan Pergub JKA telah berlangsung dalam dua gelombang demonstrasi. Pada aksi jilid II, Polresta Banda Aceh mengerahkan ratusan personel gabungan untuk pengamanan dan mengizinkan massa bertahan di halaman kantor gubernur setelah adanya kesepakatan dengan perwakilan demonstran. []

Reporter: Sammy

Read more

Local News