Sebanyak 2.352 Calon Haji Aceh Telah Tiba di Tanah Suci

Share

NUKILAN.ID BANDA ACEH — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan sebanyak 2.352 jamaah calon haji asal Aceh kini telah berada di Arab Saudi dari total keseluruhan 5.426 jamaah yang dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun ini. Hingga Senin (11/5), sebanyak enam kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.

“Sampai hari ini, jumlah calon haji yang sudah tiba di Arab Saudi sebanyak 2.352 orang, dan sudah terbang sebanyak enam kloter,” kata Arijal.

Dari total jamaah yang telah tiba, sebagian besar sudah berada di Makkah, sementara 393 jamaah lainnya masih berada di Madinah. Kloter pertama diketahui mendarat di Madinah, sedangkan kloter kedua hingga kloter ke-14 dijadwalkan langsung menuju Bandara Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

“Insyaallah, kloter satu sudah berada di Madinah, dan insyaallah hari Kamis (14/5) mereka sudah menuju ke Makkah,” ujar Arijal.

Seluruh jamaah calon haji asal Aceh ditempatkan di sektor enam kawasan Jarwal, dengan jarak sekitar 2,6 kilometer dari Masjidil Haram.

Selain perkembangan keberangkatan, PPIH juga mencatat adanya enam jamaah yang mengalami penundaan keberangkatan meski sebelumnya telah mendapatkan kursi penerbangan. Penundaan tersebut disebabkan oleh faktor kesehatan. Rinciannya, tiga jamaah berasal dari kloter enam, dua jamaah dari kloter dua, dan satu jamaah dari kloter tiga.

“Jumlah keseluruhan open seat atau tertunda keberangkatan karena alasan kesehatan ada enam orang, yaitu tiga orang di kloter enam, dua dari kloter dua, dan satu orang dari kloter tiga,” katanya.

PPIH Embarkasi Aceh juga mengimbau keluarga maupun masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada para jamaah beristirahat selama berada di asrama haji, dan tidak terlalu lama melakukan pertemuan sebelum keberangkatan.

“Berikan ruang dan waktu kepada jamaah yang sedang berada Embarkasi Aceh, jangan memaksakan diri untuk bertemu atau bercengkrama terlalu lama dengan jamaah di Asrama Haji,” demikian Arijal.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Read more

Local News