NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, menyambangi Kementerian Sosial (Kemensos) guna memperjuangkan nasib para penyintas banjir, khususnya terkait alokasi bantuan pemerintah pusat berupa jaminan hidup (jadup), stimulan ekonomi, dan bantuan isian hunian.
“Kedatangan Pak Bupati ke Kemensos untuk berkoordinasi langsung dengan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, terkait rencana bantuan pemerintah pusat untuk penyintas banjir,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli, saat dihubungi dari Banda Aceh, Kamis.
Muntasir menjelaskan, data penyintas banjir yang diusulkan telah melalui proses berjenjang, mulai dari pendataan, verifikasi, validasi, hingga penyepadanan dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Setelah ditetapkan oleh Bupati, data tersebut turut ditandatangani bersama oleh Kapolres, Dandim, dan Kajari.
Menurutnya, usulan bantuan tahap pertama telah direalisasikan kepada 667 kepala keluarga (KK), kemudian tahap kedua sebanyak 4.043 KK.
Sementara untuk tahap ketiga, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali mengusulkan bantuan bagi 58.528 kepala keluarga dan saat ini masih menunggu proses realisasi dari pemerintah pusat.
“Pak Bupati yang diterima langsung oleh Pak Mensos berharap bantuan yang diusulkan untuk para penyintas banjir tahap ketiga dapat segera dicairkan sebelum Lebaran Idul Adha 1447 Hijriah,” katanya.
Ia menambahkan, Bupati yang akrab disapa Ayah Wa juga mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja maksimal dalam menyiapkan data penerima bantuan. Ia berharap bantuan jaminan hidup tersebut dapat segera dicairkan agar bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinan bupati dan wakil bupati dalam penanganan bencana hidrometeorologi, khususnya terkait proses pendataan yang dilakukan secara berjenjang, hati-hati, dan sesuai prosedur agar bantuan tepat sasaran.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

